Berita Terkini
Perkuat Pengelolaan Zakat, BAZNAS Riau Resmikan UPZ PONPES Teknologi Riau
Pekanbaru, 08 Mei 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada Pondok Pesantren Teknologi Riau sebagai upaya memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan pesantren.
Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Riau, Yahanan, turut memberikan sosialisasi kepada para santri mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai bentuk kepedulian sosial dan pemberdayaan umat.
Pimpinan Ponpes Teknologi Riau, Ahmad Mantiq Alimuddin, menyampaikan bahwa zakat memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan santri serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan pesantren.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau turut meresmikan kantor Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Ponpes Teknologi Riau. Kehadiran kantor UPZ ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung dalam memaksimalkan penghimpunan dan penyaluran zakat di lingkungan pesantren.
Peresmian kantor UPZ ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Riau dalam memperluas jangkauan layanan zakat di berbagai lingkungan pendidikan. Dengan hadirnya UPZ Ponpes Teknologi Riau, diharapkan semangat berzakat, berinfak, dan bersedekah dapat terus tumbuh serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi santri dan masyarakat sekitar.
08/05/2026 | MARKOM BAZNAS RIAU
Rapat Kerja Teknis Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se-Provinsi Riau
Selasa, 28 April 2026. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se-Provinsi Riau dengan mengusung tema “Sinergi dan Penguatan Tata Kelola Penyaluran di Provinsi Riau.”
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi forum strategis bagi seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Riau untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, serta meningkatkan kualitas pengelolaan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada penghimpunan, tetapi juga harus memastikan penyaluran yang efektif, produktif, dan berkelanjutan.
“Kepercayaan muzaki akan terus tumbuh ketika penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Oleh karena itu, seluruh BAZNAS harus membangun sistem yang kuat dari hulu hingga hilir,” jelasnya.
Rakernis ini juga menghadirkan Direktur Pendayagunaan dan Layanan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, yang memberikan penguatan terkait pentingnya tata kelola penyaluran ZIS yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, keberhasilan penyaluran zakat harus dimulai dari perencanaan yang matang, pelaksanaan yang terukur, pengendalian yang baik, hingga pelaporan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Riau Dr. Yahanan, M.Sy., Wakil Ketua II Jamaluddin, S.Ag., M.Sy., Wakil Ketua III H. Mester Hasuhunan Hamzah, S.Ag., M.H., Wakil Ketua IV H. Eddi Ambran, Lc., M.A., serta seluruh pimpinan BAZNAS se-Provinsi Riau.
Melalui Rakernis ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap terwujud sinergi yang lebih kuat antar wilayah dalam menghadirkan program-program penyaluran yang inovatif, berkelanjutan, dan benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik.
28/04/2026 | MARKOM BAZNAS RIAU
Melalui JEMARI, BAZNAS Riau Perkuat Akses Air Bersih bagi Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau secara resmi memperkenalkan program JEMARI (Jejak Mata Air Riau), sebuah langkah nyata untuk meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di daerah pinggiran hingga wilayah terpencil di Riau (26/04/2026).
Program ini difokuskan pada sembilan lokasi strategis, yang meliputi empat titik di Kota Pekanbaru dan lima titik di Kabupaten Indragiri Hilir. Kehadiran program JEMARI diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih yang layak.
Sebagai program berbasis pemberdayaan masyarakat, JEMARI tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana air bersih, tetapi juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keberlanjutan sumber air tersebut. Program ini akan direalisasikan di sembilan titik, yakni empat lokasi di Pekanbaru dan lima lainnya di Indragiri Hilir.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Provinsi Riau bekerja sama dengan LAZ Energi Kebaikan sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat program sekaligus memastikan pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan.
Ketua Yayasan Energi Kebaikan Rokan, Kukuh Kertasari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Riau.
“Kami berterima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas kepercayaan untuk berkolaborasi dalam program ini. Semoga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Kami juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga serta merawat fasilitas dan sumber air ini agar tetap memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin S.Ag, M.Sy, menegaskan bahwa JEMARI memiliki makna yang lebih dari sekadar program bantuan.
“JEMARI bukan hanya sekadar penyediaan air bersih, melainkan simbol jejak kebaikan yang kita bangun bersama. Sumber air ini merupakan bentuk rasa syukur yang perlu dijaga. Program ini juga mencerminkan semangat gotong royong dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik,” jelasnya.
Sebagai upaya memperkuat aspek lingkungan, program ini juga dilengkapi dengan kegiatan penanaman pohon kelengkeng di sekitar sumber air dan wilayah penerima manfaat. Langkah ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan daya serap tanah, serta menciptakan ekosistem yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Melalui inisiatif ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan air bersih, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana.
26/04/2026 | Humas BAZNAS Riau
Agenda Pimpinan

BAZNAS Riau Tawarkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di UNRI
Pekanbaru, Jumat, 20 Februari 2026 – BAZNAS Provinsi Riau melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kampus Universitas Riau (UNRI). Pertemuan tersebut disambut langsung oleh Rektor UNRI, Prof. Dr. Sri Indarti, SE., M.Si., didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Mexsasai Indra, serta Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Yuana Nurulita, S.Si., M.Si., Ph.D.
Kunjungan ini membahas rencana pelaksanaan program Keteladanan Pimpinan Berzakat di lingkungan civitas akademika Universitas Riau sebagai upaya memperkuat budaya zakat di kalangan pimpinan dan sivitas kampus.
Rektor UNRI menyambut baik program yang ditawarkan BAZNAS Riau serta menyampaikan apresiasi atas dukungan BAZNAS Provinsi Riau dalam membantu mahasiswa kurang mampu melalui berbagai program pendistribusian zakat.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., menyampaikan apresiasi atas capaian penghimpunan ZIS di lingkungan UNRI pada Tahun 2025. Ia mengucapkan terima kasih kepada Rektor dan seluruh jajaran pimpinan yang telah berperan aktif dalam mendukung pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di Universitas Riau.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Riau, Dr. Yahanan, M.Sy., serta Kepala Bagian Pengumpulan, Ade Kurniawan, ME.
Melalui keteladanan pimpinan dalam menunaikan zakat, diharapkan partisipasi civitas akademika Universitas Riau dapat semakin meningkat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi kelembagaan antara BAZNAS Provinsi Riau dan Universitas Riau.
20-02-2026 | Markom BAZNAS Riau

BAZNAS Tanah Datar Laksanakan Kunjungan Kerja ke BAZNAS Provinsi Riau
Pekanbaru — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanah Datar melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke BAZNAS Provinsi Riau dalam rangka memperkuat strategi pengumpulan zakat, khususnya melalui penerapan Payroll System bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) (03/02/2026).
Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengumpulan zakat di Provinsi Riau saat ini didominasi oleh zakat ASN, dengan sekitar 80 persen dana zakat dihimpun melalui mekanisme Payroll System.
“Alhamdulillah, sekitar 80 persen pengumpulan zakat di Provinsi Riau berasal dari ASN yang disalurkan melalui sistem payroll. Ini menjadi kekuatan utama dalam optimalisasi penghimpunan zakat di daerah,” ujar Masriadi.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Yasmansyah, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas sambutan serta fasilitas yang diberikan selama kunjungan kerja. Ia menegaskan bahwa kedatangan rombongan BAZNAS Tanah Datar bertujuan untuk menuntut ilmu dan menggali pengalaman guna memperkuat pengumpulan zakat melalui Payroll System di daerahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas penerimaan dan fasilitas yang diberikan. Kunjungan ini menjadi sarana bagi kami untuk belajar dan memperkuat sistem pengumpulan zakat, khususnya melalui Payroll System,” ungkap Yasmansyah.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau, Okto, menjelaskan bahwa pembayaran zakat ASN di Provinsi Riau dilaksanakan melalui aplikasi SimGaji, dengan landasan hukum berupa Surat Edaran Gubernur Riau Tahun 2022.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin sinergi dan pertukaran praktik terbaik antar BAZNAS daerah, sehingga pengelolaan zakat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
04-02-2026 | Humas BAZNAS Riau

BAZNAS Riau dan Fakultas Dakwah UIN Suska Riau Teken MoU Pembentukan UPZ Kampus
Pekanbaru - BAZNAS Provinsi Riau menerima kunjungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sultan Syarif Kasim Riau dalam rangka kegiatan edukasi Zakat, Infak, Dan Sedekah. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa tentang pengelolaan dana ZIS serta memperkenalkan peran strategis lembaga amil zakat dalam pemberdayaan umat pada rabu (12/11/2025)
Kunjungan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Masduki, M.Ag, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, didampingi Muhlasin, M.Pd.I selaku dosen pembimbing lapangan. Dari pihak BAZNAS Provinsi Riau, hadir Dr. Yahanan, M.Sy selaku Wakil Ketua I dan Ade Kurniawan, M.E selaku Kepala Bagian Pengumpulan.
Dalam sambutannya, Dr. Yahanan, M.Sy menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat budaya berzakat, terutama di lingkungan kampus. Ia juga menjelaskan berbagai program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS Riau sebagai bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Prof. Dr. Masduki, M.Ag menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Riau atas sambutan yang hangat kepada mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Ia berharap kerja sama ini dapat berlanjut dalam bentuk kegiatan bersama maupun pembentukan unit zakat di lingkungan kampus.
“Kami berterima kasih kepada BAZNAS Riau yang telah membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa kami. Semoga sinergi ini terus terjalin dalam meningkatkan kesadaran dan semangat berzakat di kalangan akademisi,” ujarnya. Ade Kurniawan, M.E menambahkan, pihaknya mengapresiasi inisiatif fakultas dalam mengedukasi mahasiswa terkait pengelolaan zakat.
“Kunjungan ini merupakan langkah positif dari pihak kampus dalam memperkuat literasi zakat di kalangan mahasiswa. Kami berharap setelah kegiatan ini, muncul duta-duta zakat yang mampu menjadi penggerak di lingkungannya masing-masing,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BAZNAS Provinsi Riau dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska Riau. Melalui kerja sama ini, akan dibentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan fakultas sebagai upaya meningkatkan partisipasi sivitas akademika dalam berzakat dan memperkuat gerakan zakat di kampus.
Tunaikan zakat melalui : riau.baznas.go.id/bayarzakat
Sedekah online melalui : riau.baznas.go.id/sedekah
13-11-2025 | Markom BAZNAS Riau
Berita Pendistribusian

BAZNAS Riau Salurkan 581 Paket “Ramadhan Bahagia” Tahap I, Total 2.500 Paket Sia
BAZNAS Provinsi Riau kembali menyalurkan bantuan sosial melalui program Ramadhan Bahagia Tahap I sebanyak 581 paket kepada masyarakat yang membutuhkan. Secara keseluruhan, sebanyak 2.500 paket Ramadhan Bahagia akan disalurkan secara bertahap kepada kaum duafa di berbagai wilayah Provinsi Riau (04/03/26).Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin, S.Ag., M.Sy, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bantuan konsumtif Ramadhan yang diperuntukkan bagi kaum duafa yang membutuhkan. Ia berharap paket Ramadhan Bahagia tersebut dapat memberikan manfaat dan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para penerima.“Semoga paket ini bisa bermanfaat bagi bapak dan ibu sekalian, sekaligus menjadi THR bagi kita semua. Mari kita doakan para muzakki yang telah menunaikan zakatnya agar diberikan kesehatan dan dimudahkan segala urusannya,” ujarnya.Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, Lc., M.Sy, menjelaskan bahwa semangat saling membantu merupakan simbol kekuatan iman. Ia menegaskan bahwa bantuan ini berasal dari zakat para muzakki di Riau yang telah mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS.“Zakat ini adalah amanah dari seluruh orang-orang yang berzakat di Riau. Mari kita doakan bersama agar para muzakki senantiasa diberikan keberkahan dan terus istiqamah dalam menunaikan zakatnya di mana pun berada,” ungkapnya.Melalui program Ramadhan Bahagia ini, BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat zakat secara tepat sasaran dan memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan suci Ramadhan.
04/03/2026 | Humas BAZNAS Riau

BAZNAS Riau Salurkan Bantuan Rp375 Juta untuk Korban Kebakaran di Simpang Gaung
Indragiri Hilir - Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Merdeka, Dusun Pasar Lama RT 01 RW 01, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga hangus terbakar dan menyebabkan kerugian materiil bagi masyarakat yang terdampak.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp375.000.000 kepada warga yang terdampak kebakaran. Bantuan tersebut diberikan kepada 23 kepala keluarga dengan kategori rumah milik pribadi, rumah menumpang, dan rumah sewa. Untuk rumah milik pribadi diberikan kepada 17 kepala keluarga dengan masing-masing bantuan sebesar Rp20.000.000, sementara untuk warga yang menumpang diberikan kepada 5 kepala keluarga dengan masing-masing bantuan sebesar Rp5.000.000, dan satu kepala keluarga yang menempati rumah sewa menerima bantuan sebesar Rp10.000.000.
Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Jamaluddin, yang didampingi Kepala Pelaksana Idris, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Riau dengan Pemerintah Provinsi Riau dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.
Menurut Jamaluddin, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban serta membantu mereka untuk kembali bangkit setelah musibah kebakaran yang melanda permukiman warga di Desa Simpang Gaung tersebut. Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Riau di Kabupaten Indragiri Hilir. Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan langsung kepada para penerima melalui transfer ke rekening masing-masing penerima manfaat.
Melalui penyaluran bantuan ini, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau berharap dapat memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana serta memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong di tengah masyarakat.
24/02/2026 | Humas BAZNAS Riau

BAZNAS Riau Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Provinsi Sumatera Utara. Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah dan BAZNAS Kota Sibolga.
Pimpinan BAZNAS Provinsi Riau, Mester, menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat diterima dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat yang dihimpun melalui zakat, infak, dan sedekah.
Adapun bantuan logistik yang disalurkan meliputi beras, mi instan, hygiene kit, minyak goreng, sarden, gula, teh, susu UHT, roti dan makanan ringan, air mineral, obat-obatan, perlengkapan dalam wanita dewasa dan anak, perlengkapan dewasa dan anak laki-laki, pakaian layak pakai, perlengkapan salat, selimut, bantal, serta handuk.
Selain bantuan logistik, BAZNAS Provinsi Riau juga menyalurkan bantuan uang tunai masing-masing sebesar Rp100 juta melalui BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah dan BAZNAS Kota Sibolga guna mendukung penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.
Komandan BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Riau, Idris, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim di lapangan serta kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada BAZNAS Provinsi Riau sebagai lembaga penyalur bantuan kemanusiaan.
26/12/2025 | Humas BAZNAS Riau
Artikel Terbaru
Mari kenali Jenis-Jenis Zakat Beserta Cara Menghitungnya
Secara umum zakat terbagi menjadi dua jenis, yaitu zakat fitrah dan zakat maal. Zakat fitrah merupakan zakat yang ditunaikan menjelang hari raya idul fitri dan berfungsi untuk mensucikan diri. Zakat Fitrah wajib ditunaikan oleh setiap muslim dengan besarannya sebesar 2,5 kg atau 3,5 liter perjiwa berupa beras atau makanan pokok.
Sementaara itu zakat maal merupakan zakat yang terdiri dari beberapa jenis, yaitu:
Zakat Penghasilan
Zakat Penghasilan atau biasa dikenal juga dengan zakat profesi merupakan zakat yang wajib dikeluarkan dari harta yang berasal dari pendapatan pekerjaan yang tidak melanggar syariah. Seseorang dapat dikatakan wajib menunaikan zakat penghasilan apabila telah mencapai nishab zakat pendapatan sebesar 85 gram emas per tahun. Hal ini juga didukung oleh SK Ketua BAZNAS Nomor 13 tahun 2025 mengenai nilai nisab zakat penghasilan dan jasa tahun 2025, yaitu nishab zakat penghasilan adalah senilai 85 gram emas.
Contoh:
Penghasilan yang diterima setiap bulannya Rp.10.000.000 X 2,5%. Maka zakat yang wajib ditunaikan sebesar Rp.250.000/ Bulan.
Zakat Emas dan Perak
Seseorang wajib menunaikan zakat emas dan perak apabila emas yang dimiliki telah mencapai 85 gram atau perak mencapai 595 gram. Kemudian besaran nilai yang wajib dikeluarkan adalah 2,5% dari emas atau perak yang dimiliki.
Contoh:
Selama setahun Bapak Hasan telah menabung emas sebanyak 100 gram, sehingga Pak Hasan telah tergolong sebagai orang yang wajib berzakat. Jika harga emas saat ini Rp. 1.000.000/gram maka emas yang dimiliki oleh Pak Hasan bernilai Rp.100.000.000
Nilai emas Rp. 100.000.000 X 2,5%. Maka besaran nilai yang wajib dikeluarkan sebesar Rp. 2.500.000
Zakat Perdagangan
Zakat perdagangan merupakan zakat yang dikeluarkan dari harta niaga. Harta niaga merupakan harta atau aset yang diperjualbelikan dengan maksud mendapatkan keuntungan. Harta niaga dapat dihitung dengan cara aset dikurangi hutang jangka pendek (hanya satu tahun). Jika selisihnya telah mencapai nisab, maka wajib membayar zakat. Nishab zakat perdagangan senilai dengan 85 gram emas dengan besaran nilai zakat yang wajib dikeluarkan sebesar 2,5% dari harta niaga yang dimiliki.
Contoh:
Bapak Bahar memiliki aset usaha senilai Rp.300.000.000 dengan hutang jangka pendek senilai Rp.40.000.000. Jika harga emas saat ini Rp. 1.000.000/gram, maka nishab zakat senilai Rp85.000.000,- Sehingga Pak Bahar sudah wajib zakat atas dagangannya. Zakat yang perlu ditunaikan sebesar 2,5%x (Rp.300.000.000-Rp.40.000.000) = Rp.6.500.000
Zakat Pertanian
Zakat Pertanian merupakan zakat yang wajib dikeluarkan apabila seseorang atau kelompok yang memiliki lahan pertanian atau hasil panennya telah mencukupi nishab. Nishab untuk zakat pertanian adalah 5 wasaq atau sebanyak 653 kg beras. Kemudian, kadar zakat pertanian adalah sebesar 5% untuk lahan yang diairi irigasi dan 10% untuk lahan yang diairi dengan mata air.
Contoh
Bapak abdul mendapatkan hasil panen sebanyak 800 kg yang dimana lahannya aliri oleh irigasi. Maka zakat yang wajib dikeluarkan oleh Pak Abdul adalah 800 kg x 5% = Rp.400.000
Zakat Tabungan
Zakat tabungan merupakan zakat yang dikeluarkan apabila tabungan baik berupa uang maupun deposito telah mencapai nishabnya. Besaran nishab zakat yaitu sebesar 85 gram emas dengan haul selama satu tahun.
Contoh:
Pak Suryadi memiliki tabungan sebesar Rp. 100.000.000 kemudian Jika harga emas saat ini Rp. 1.008.070/gram, maka nishab zakat senilai Rp. 85.685.972. Sehingga Bapak Suryadi sudah wajib zakat atas tabungannya. Maka zakat yang wajib Pak Suryadi keluarkan adalah Rp.100.000.000 X 2,5% = Rp.2.500.000
Zakat Saham
Zakat saham merupakan zakat yang dikeluarkan atas dasar kepemilikan saham. Zakat saham wajib ditunaikan jika total harga saham bersama dengan keuntungan telah mencapai nishab dan batas haul. Nishab zakat saham adalah 85 gram emas dengan kadar zakat sebesar 2,5%.
Contoh :
Bapak Edwar selama satu tahun telah memiliki aset saham senilai Rp.200.000.000.
Jika harga emas saat ini Rp. 800.000/gram, maka nishab zakat senilai Rp. 68.000.000. Sehingga Bapak Edwar sudah wajib zakat atas sahamnya. Maka zakat yang wajib Pak Edwar keluarkan adalah Rp.200.000.000 X 2,5% = Rp.5.000.000
Setelah Sahabat BAZNAS menghitung dengan cermat jenis dan jumlah zakat yang wajib dikeluarkan, kini saatnya menunaikannya.
Tunaikan Zakat Sahabat BAZNAS sekarang melalui riau.baznas.go.id
11/11/2025 | Markom BAZNAS Riau
Lima Manfaat Sedekah Subuh, Mulai Dari Menghapus Dosa, Hingga Didoakan Para Malaikat
Sedekah merupakan suatu amalan yang ringan akan tetapi bernilai besar disisi Allah SWT. Tahukah Sahabat BAZNAS bahwa ada waktu-waktu khusus yang membuat sedekah kita jauh lebih bernilai Istimewa? Ya, salah satunya adalah waktu subuh.
Lantas apa yang membuat sedekah subuh begitu spesial? Mari, kita bahas lebih mendalam mengenai lima keutamaan bersedekah di waktu subuh.
Menghapus Dosa
Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus doa, sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi). Memulai hari dengan menunaikan sedekah di waktu subuh merupakan cara yang paling ampuh dalam membersihkan diri dan hati dari dosa-dosa dimasa lalu. Sedekah juga menjadi langkah bagi kita dalam menjadi pribadi yang lebih baik di sisi Allah SWT.
Membersihkan Harta
Setiap harta yang disedekahkan memiliki manfaat dalam membersihkan harta, dan hal ini merupakan tindakan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Salah satu dalil yaitu dalam surah Al-Baqarah ayat 267, “Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu infakkan, padahal kamu tidak mau mengambilnya, kecuali dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.”
Setiap harta yang kita keluarkan untuk sedekah akan menjadi pembersih bagi harta kita yang tersisa. Sedekah subuh menjamin harta kita menjadi harta yang berkah, terbebas dari hak orang lain, dan dijauhkan dari kerugian.
Membantu Terkabulnya Hajat
Sedekah subuh dikenal sebagai amalan pembuka pintu hajat atau keinginan. Jika Sahabat BAZNAS sedang memiliki keinginan atau hajat tertentu, Maka sedekah subuh patut menjadi amalan yang harus ditunaikan. Hal ini dapat terjadi karean ketika kita menolong sesama dengan harta kita, maka Allah SWT akan menolong kita dalam urusan dunia dan akhirat. Sedekah adalah salah satu wasilah (perantara) paling mujarab untuk terkabulnya doa.
Dipermudah Segala Urusan
Selain membantu terkabulnya hajat, sedekah subuh juga menjamin kemudahan dalam segala urusan. Urusan pekerjaan, keluarga, hingga masalah yang terasa berat, Insya Allah akan terasa ringan dan mendapat jalan keluar tak terduga berkat keikhlasan kita berbagi di waktu subuh.
Didoakan Para Malaikat
Ini adalah keutamaan tertinggi! Rasulullah SAW bersabda, Dari Abu Hurairah ra. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Setiap awal pagi saat matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Lalu salah satunya berkata, Ya Allah, berilah karunia kepada orang yang menginfakkan hartanya. Gantilah kepada orang tersebut yang membelanjakan hartanya karena Allah. Malaikat yang satu berkata, Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.” (HR. Bukhari dan Muslim). Sedekah subuh Anda akan langsung didoakan oleh malaikat agar mendapatkan ganti yang berlimpah dari Allah SWT.
Raih Keberkahan Subuh Anda Sekarang!
Sahabat BAZNAS, sudah jelas betapa besarnya keutamaan yang menanti kita. Jadikan momen subuh ini sebagai starting point kebaikan Anda setiap hari. Yakinlah, setiap harta yang kamu keluarkan sebagai sedekah subuh akan digantikan oleh Allah SWT dengan rezeki yang lebih berlimpah.
Tunaikan Sedekah Subuh Anda melalui BAZNAS Riau:
Transfer Bank BRK: 1011105992 a.n Badan Amil Zakat Provinsi Riau
Transfer Bank BSI: 7128888807 a.n Badan Amil Zakat Prov Riau
Kantor Digital BAZNAS Riau : donasi.online/baznasriau
Konfirmasi Sedekah : 0823 8698 1266 (WA)
07/11/2025 | Markom BAZNAS Riau
Lima Program Utama BAZNAS Provinsi Riau untuk Kesejahteraan Umat
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau adalah lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL). Sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan transparan, BAZNAS Provinsi Riau terus berkomitmen mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan umat, dan mengurangi kesenjangan sosial melalui pendistribusian dana zakat yang optimal.
Dalam melaksanakan tugas mulia ini, BAZNAS Provinsi Riau mengembangkan lima program utama yang menjadi pilar dalam memberikan manfaat bagi masyarakat:
1. Riau Peduli
Program Raiu Peduli berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tidak mampu, mulai dari sandang, pangan, hingga papan. Bantuan juga diberikan kepada korban bencana alam melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB).
Beberapa bentuk nyata Riau Peduli antara lain:
Bantuan biaya hidup dan konsumtif
Bantuan ibnu sabil
Paket Ramadhan Bahagia
Program Lebaran Yatim
Bantuan Rumah Layak Huni (RLH)
Solidaritas untuk Palestina
2. Riau Sehat
Program Riau Sehat hadir untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya pasien dhuafa yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama masa pengobatan rawat jalan. Riau Sehat hadir dalam bentuk beberapa program, diantaranya :
bantuan biaya pengobatan
penyediaan sarana sanitasi sekolah
layanan kesehatan gratis.
Salah satu wujud nyatanya adalah Rumah Singgah BAZNAS Provinsi Riau yang menyediakan 23 kamar dengan fasilitas lengkap, diperuntukkan bagi pasien dhuafa dari luar Pekanbaru yang sedang berobat di rumah sakit mitra seperti RSUD Arifin Ahmad dan RS Awal Bros.
3. Riau Cerdas
Pendidikan adalah kunci keluar dari lingkaran kemiskinan. Melalui program Riau Cerdas, BAZNAS Provinsi Riau memberikan hadir memberikan dukungan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Beberapa bentuk program Riau Cerdas meliputi:
Bantuan biaya pendidikan
Pelunasan hutang sekolah
Beasiswa untuk siswa dan mahasiswa
Bantuan riset & penelitian
Dukungan operasional pondok pesantren
4. Riau Makmur
Program Riau Makmur bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dengan memberikan modal usaha serta pendampingan berkelanjutan. Beberapa program unggulannya adalah:
Z Mart, Z Auto, Z Chicken yang telah membantu UMKM lokal tumbuh lebih produktif.
Program BIDARI (Bina Daya Riau)
Pelatihan menjahit
Zakat Community Development (ZCD) yang membangun ekonomi berkelanjutan di tingkat komunitas.
5. Riau Dakwah
Program Riau Dakwah berfokus pada penguatan iman dan ketakwaan masyarakat melalui pengiriman da’i ke berbagai pelosok Riau, kaderisasi ulama, serta pendampingan muallaf.
Bentuk nyata dari program ini antara lain:
Program Kado Da’i Riau
Bantuan guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA)
Dukungan kegiatan keagamaan
Bantuan perlengkapan masjid
Lima program BAZNAS Provinsi Riau ini bukan sekadar inisiatif, melainkan komitmen nyata dalam menghadirkan perubahan yang berkelanjutan bagi umat. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan menjadi bahan bakar utama dalam mewujudkan masyarakat Riau yang peduli, sehat, cerdas, makmur, dan bertakwa.
Mari bersama-sama menjadikan potensi zakat sebagai jalan untuk kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa.
Tunaikan zakat melalui : riau.baznas.go.id/bayarzakat
Sedekah online melalui : riau.baznas.go.id/sedekah
24/09/2025 | Markom BAZNAS Riau
BAZNAS TV
PROFILE RUMAH SINGGAH PASIEN DHUAFA BAZNAS RIAU
Penulis: Markom BAZNAS Riau
PROFILE BAZNAS PROVINSI RIAU
Penulis: Markom BAZNAS Riau





