Berita Terkini
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menyalurkan bantuan sosial senilai Rp4,25 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dalam kegiatan “Baznas Beraye 2026” yang digelar di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (8/3/2026).
Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari zakat masyarakat serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Total dana sebesar Rp4,25 miliar itu kemudian disalurkan melalui beberapa program yang ditujukan untuk membantu kelompok mustahik selama bulan Ramadan.
Salah satu program yang dijalankan adalah bantuan belanja baju raya bagi 1.000 anak yatim di Kota Pekanbaru dengan total anggaran Rp1 miliar. Melalui program ini, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp1 juta agar dapat merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idulfitri.
Selain itu, Baznas Riau juga menyalurkan bantuan konsumtif Ramadan dhuafa sebesar Rp2 miliar kepada 2.000 pekerja paruh waktu, tenaga kebersihan, petugas keamanan, serta tenaga lepas yang bekerja di berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.
Dalam program lainnya, Baznas Riau turut menyiapkan program “Ramadan Berkah” berupa paket sembako bagi keluarga kurang mampu. Sebanyak 250 keluarga menerima paket bantuan senilai Rp500 ribu per paket dengan total anggaran Rp1,25 miliar. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap program-program sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengajak anak-anak yatim yang hadir untuk mendoakan kesehatan serta kelancaran tugas Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam memimpin daerah. Ia juga berharap jajaran Baznas dapat terus menjalankan amanah dalam mengelola zakat umat sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat.
“Semoga anak-anak kita bergembira dan program ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya menutup kegiatan.
08/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali melaksanakan program Keteladanan Pimpinan Berzakat Tahun 2026 yang bertempat di Masjid Kampus Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Senin (02/03/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNILAK, Junaidi, M.Hum., beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNILAK menunaikan zakat maal yang diterima secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan.
Dalam sambutannya, Rektor UNILAK menyampaikan bahwa kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan budaya zakat di lingkungan akademik. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban personal yang memiliki dimensi sosial dan strategis dalam memperkuat solidaritas serta kepedulian di tengah masyarakat.
“Ketika pimpinan memberikan teladan, maka nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi akan tumbuh serta mengakar di tengah sivitas akademika,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen UNILAK dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan pembentukan karakter, termasuk dalam membangun kesadaran berzakat.
Ia menambahkan bahwa program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong peningkatan partisipasi zakat melalui contoh nyata dari para pemimpin institusi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau, Ade Kurniawan, menyampaikan bahwa UNILAK merupakan kampus pertama yang melaksanakan kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya di UNILAK, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada tahun 2025.
BAZNAS Provinsi Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya di Provinsi Riau untuk turut serta membangun ekosistem zakat yang kuat, transparan, dan berkelanjutan.
02/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Rizaludin menjelaskan bahwa penggunaan ZIS memiliki aturan yang jelas dalam syariat Islam dan tidak dapat dialihkan untuk keperluan lain di luar asnaf yang telah ditetapkan. Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS harus berada dalam koridor syariah. Program MBG merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat dan diatur ketat sesuai syariat Islam. Rizaludin menekankan bahwa dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program di luar asnaf, termasuk program MBG. Pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) untuk tetap sesuai dengan ajaran agama, taat hukum, dan mendukung kepentingan bangsa. Program pendayagunaan ZIS di BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan termasuk dalam asnaf. Masyarakat diimbau agar tidak terpengaruh oleh informasi tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Rizaludin menegaskan bahwa seluruh dana zakat disalurkan dengan tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di Indonesia. BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan melakukan pelaporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.
27/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bogor
Agenda Pimpinan

BAZNAS Tanah Datar Laksanakan Kunjungan Kerja ke BAZNAS Provinsi Riau
Pekanbaru — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanah Datar melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke BAZNAS Provinsi Riau dalam rangka memperkuat strategi pengumpulan zakat, khususnya melalui penerapan Payroll System bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) (03/02/2026).
Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut. Ia menjelaskan bahwa pengumpulan zakat di Provinsi Riau saat ini didominasi oleh zakat ASN, dengan sekitar 80 persen dana zakat dihimpun melalui mekanisme Payroll System.
“Alhamdulillah, sekitar 80 persen pengumpulan zakat di Provinsi Riau berasal dari ASN yang disalurkan melalui sistem payroll. Ini menjadi kekuatan utama dalam optimalisasi penghimpunan zakat di daerah,” ujar Masriadi.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Yasmansyah, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas sambutan serta fasilitas yang diberikan selama kunjungan kerja. Ia menegaskan bahwa kedatangan rombongan BAZNAS Tanah Datar bertujuan untuk menuntut ilmu dan menggali pengalaman guna memperkuat pengumpulan zakat melalui Payroll System di daerahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas penerimaan dan fasilitas yang diberikan. Kunjungan ini menjadi sarana bagi kami untuk belajar dan memperkuat sistem pengumpulan zakat, khususnya melalui Payroll System,” ungkap Yasmansyah.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau, Okto, menjelaskan bahwa pembayaran zakat ASN di Provinsi Riau dilaksanakan melalui aplikasi SimGaji, dengan landasan hukum berupa Surat Edaran Gubernur Riau Tahun 2022.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin sinergi dan pertukaran praktik terbaik antar BAZNAS daerah, sehingga pengelolaan zakat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
04-02-2026 | Humas BAZNAS Riau

BAZNAS Riau dan Fakultas Dakwah UIN Suska Riau Teken MoU Pembentukan UPZ Kampus
Pekanbaru - BAZNAS Provinsi Riau menerima kunjungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sultan Syarif Kasim Riau dalam rangka kegiatan edukasi Zakat, Infak, Dan Sedekah. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa tentang pengelolaan dana ZIS serta memperkenalkan peran strategis lembaga amil zakat dalam pemberdayaan umat pada rabu (12/11/2025)
Kunjungan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Masduki, M.Ag, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, didampingi Muhlasin, M.Pd.I selaku dosen pembimbing lapangan. Dari pihak BAZNAS Provinsi Riau, hadir Dr. Yahanan, M.Sy selaku Wakil Ketua I dan Ade Kurniawan, M.E selaku Kepala Bagian Pengumpulan.
Dalam sambutannya, Dr. Yahanan, M.Sy menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat budaya berzakat, terutama di lingkungan kampus. Ia juga menjelaskan berbagai program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS Riau sebagai bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Prof. Dr. Masduki, M.Ag menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Riau atas sambutan yang hangat kepada mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Ia berharap kerja sama ini dapat berlanjut dalam bentuk kegiatan bersama maupun pembentukan unit zakat di lingkungan kampus.
“Kami berterima kasih kepada BAZNAS Riau yang telah membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa kami. Semoga sinergi ini terus terjalin dalam meningkatkan kesadaran dan semangat berzakat di kalangan akademisi,” ujarnya. Ade Kurniawan, M.E menambahkan, pihaknya mengapresiasi inisiatif fakultas dalam mengedukasi mahasiswa terkait pengelolaan zakat.
“Kunjungan ini merupakan langkah positif dari pihak kampus dalam memperkuat literasi zakat di kalangan mahasiswa. Kami berharap setelah kegiatan ini, muncul duta-duta zakat yang mampu menjadi penggerak di lingkungannya masing-masing,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara BAZNAS Provinsi Riau dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska Riau. Melalui kerja sama ini, akan dibentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan fakultas sebagai upaya meningkatkan partisipasi sivitas akademika dalam berzakat dan memperkuat gerakan zakat di kampus.
Tunaikan zakat melalui : riau.baznas.go.id/bayarzakat
Sedekah online melalui : riau.baznas.go.id/sedekah
13-11-2025 | Markom BAZNAS Riau

BAZNAS Provinsi Riau Sosialisasikan Zakat di PT Riau Petroleum Mahato
16.00
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri",sans-serif;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;
mso-ansi-language:EN-US;
mso-fareast-language:EN-US;}
Pekanbaru, 21 Juli 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau hari ini mengadakan kegiatan sosialisasi zakat bersama manajemen dan karyawan PT Riau Petroleum Mahato. Kegiatan ini berlangsung di kantor PT Riau Petroleum Mahato dan dihadiri langsung oleh Direktur Riau Petroleum Mahato beserta jajaran karyawan.
Dari pihak BAZNAS Provinsi Riau, hadir Wakil Ketua I, Dr. Yahanan, M.Sy, didampingi oleh Kepala Bagian Pengumpulan, Ade Kurniawan, serta staf bagian pengumpulan, Rahman Bahar.
Dalam sambutannya, Dr. Yahanan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya strategis dalam menegakkan syiar zakat di Provinsi Riau. “Sosialisasi ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk memperluas pemahaman dan kesadaran berzakat, serta sebagai bentuk pelaksanaan amanah Undang-Undang dan Surat Edaran Gubernur Riau Nomor 59 Tahun 2022,” ujarnya.
Direktur PT Riau Petroleum Mahato menyambut baik kunjungan dari BAZNAS Riau tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara ketaatan kepada negara dan kepada Allah. “Selain kita wajib taat kepada negara dengan membayar pajak, kita juga memiliki kewajiban spiritual dengan membayar zakat sebagai bentuk ketaatan kepada Allah,” jelasnya.
Sementara itu, Ade Kurniawan selaku Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Riau menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari implementasi rencana kerja BAZNAS yang telah disusun sebelumnya. “Silaturrahmi dan sosialisasi ini juga merupakan tindak lanjut dari kunjungan sebelumnya yang telah kami laksanakan ke kantor pusat PT Riau Petroleum di Jalan Arifin Achmad, serta PT Riau Petroleum Bertuah Jalan Thamrin Pekanbaru, kedepannya kita juga akan melaksanakan kunjungan ke Anak Petroleum lain” ungkapnya.
BAZNAS Provinsi Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi awal yang baik untuk menjalin sinergi dan kerja sama dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat secara lebih optimal, serta mendorong kesadaran kolektif untuk berzakat demi kesejahteraan masyarakat Riau.
21-07-2025 | -
Berita Pendistribusian

BAZNAS Riau Salurkan 581 Paket “Ramadhan Bahagia” Tahap I, Total 2.500 Paket Sia
BAZNAS Provinsi Riau kembali menyalurkan bantuan sosial melalui program Ramadhan Bahagia Tahap I sebanyak 581 paket kepada masyarakat yang membutuhkan. Secara keseluruhan, sebanyak 2.500 paket Ramadhan Bahagia akan disalurkan secara bertahap kepada kaum duafa di berbagai wilayah Provinsi Riau (04/03/26).Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin, S.Ag., M.Sy, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bantuan konsumtif Ramadhan yang diperuntukkan bagi kaum duafa yang membutuhkan. Ia berharap paket Ramadhan Bahagia tersebut dapat memberikan manfaat dan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para penerima.“Semoga paket ini bisa bermanfaat bagi bapak dan ibu sekalian, sekaligus menjadi THR bagi kita semua. Mari kita doakan para muzakki yang telah menunaikan zakatnya agar diberikan kesehatan dan dimudahkan segala urusannya,” ujarnya.Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, Lc., M.Sy, menjelaskan bahwa semangat saling membantu merupakan simbol kekuatan iman. Ia menegaskan bahwa bantuan ini berasal dari zakat para muzakki di Riau yang telah mempercayakan penyalurannya melalui BAZNAS.“Zakat ini adalah amanah dari seluruh orang-orang yang berzakat di Riau. Mari kita doakan bersama agar para muzakki senantiasa diberikan keberkahan dan terus istiqamah dalam menunaikan zakatnya di mana pun berada,” ungkapnya.Melalui program Ramadhan Bahagia ini, BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat zakat secara tepat sasaran dan memberikan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan suci Ramadhan.
04/03/2026 | Humas BAZNAS Riau

BAZNAS Riau Salurkan Bantuan Rp375 Juta untuk Korban Kebakaran di Simpang Gaung
Indragiri Hilir - Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Jalan Merdeka, Dusun Pasar Lama RT 01 RW 01, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga hangus terbakar dan menyebabkan kerugian materiil bagi masyarakat yang terdampak.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp375.000.000 kepada warga yang terdampak kebakaran. Bantuan tersebut diberikan kepada 23 kepala keluarga dengan kategori rumah milik pribadi, rumah menumpang, dan rumah sewa. Untuk rumah milik pribadi diberikan kepada 17 kepala keluarga dengan masing-masing bantuan sebesar Rp20.000.000, sementara untuk warga yang menumpang diberikan kepada 5 kepala keluarga dengan masing-masing bantuan sebesar Rp5.000.000, dan satu kepala keluarga yang menempati rumah sewa menerima bantuan sebesar Rp10.000.000.
Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Jamaluddin, yang didampingi Kepala Pelaksana Idris, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Riau dengan Pemerintah Provinsi Riau dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.
Menurut Jamaluddin, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban serta membantu mereka untuk kembali bangkit setelah musibah kebakaran yang melanda permukiman warga di Desa Simpang Gaung tersebut. Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Riau di Kabupaten Indragiri Hilir. Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan langsung kepada para penerima melalui transfer ke rekening masing-masing penerima manfaat.
Melalui penyaluran bantuan ini, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau berharap dapat memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana serta memperkuat semangat kepedulian dan gotong royong di tengah masyarakat.
24/02/2026 | Humas BAZNAS Riau

BAZNAS Riau Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Provinsi Sumatera Utara. Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah dan BAZNAS Kota Sibolga.
Pimpinan BAZNAS Provinsi Riau, Mester, menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat diterima dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat yang dihimpun melalui zakat, infak, dan sedekah.
Adapun bantuan logistik yang disalurkan meliputi beras, mi instan, hygiene kit, minyak goreng, sarden, gula, teh, susu UHT, roti dan makanan ringan, air mineral, obat-obatan, perlengkapan dalam wanita dewasa dan anak, perlengkapan dewasa dan anak laki-laki, pakaian layak pakai, perlengkapan salat, selimut, bantal, serta handuk.
Selain bantuan logistik, BAZNAS Provinsi Riau juga menyalurkan bantuan uang tunai masing-masing sebesar Rp100 juta melalui BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah dan BAZNAS Kota Sibolga guna mendukung penanganan darurat dan pemulihan pascabencana.
Komandan BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Riau, Idris, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim di lapangan serta kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada BAZNAS Provinsi Riau sebagai lembaga penyalur bantuan kemanusiaan.
26/12/2025 | Humas BAZNAS Riau
Artikel Terbaru
Mari kenali Jenis-Jenis Zakat Beserta Cara Menghitungnya
Secara umum zakat terbagi menjadi dua jenis, yaitu zakat fitrah dan zakat maal. Zakat fitrah merupakan zakat yang ditunaikan menjelang hari raya idul fitri dan berfungsi untuk mensucikan diri. Zakat Fitrah wajib ditunaikan oleh setiap muslim dengan besarannya sebesar 2,5 kg atau 3,5 liter perjiwa berupa beras atau makanan pokok.
Sementaara itu zakat maal merupakan zakat yang terdiri dari beberapa jenis, yaitu:
Zakat Penghasilan
Zakat Penghasilan atau biasa dikenal juga dengan zakat profesi merupakan zakat yang wajib dikeluarkan dari harta yang berasal dari pendapatan pekerjaan yang tidak melanggar syariah. Seseorang dapat dikatakan wajib menunaikan zakat penghasilan apabila telah mencapai nishab zakat pendapatan sebesar 85 gram emas per tahun. Hal ini juga didukung oleh SK Ketua BAZNAS Nomor 13 tahun 2025 mengenai nilai nisab zakat penghasilan dan jasa tahun 2025, yaitu nishab zakat penghasilan adalah senilai 85 gram emas.
Contoh:
Penghasilan yang diterima setiap bulannya Rp.10.000.000 X 2,5%. Maka zakat yang wajib ditunaikan sebesar Rp.250.000/ Bulan.
Zakat Emas dan Perak
Seseorang wajib menunaikan zakat emas dan perak apabila emas yang dimiliki telah mencapai 85 gram atau perak mencapai 595 gram. Kemudian besaran nilai yang wajib dikeluarkan adalah 2,5% dari emas atau perak yang dimiliki.
Contoh:
Selama setahun Bapak Hasan telah menabung emas sebanyak 100 gram, sehingga Pak Hasan telah tergolong sebagai orang yang wajib berzakat. Jika harga emas saat ini Rp. 1.000.000/gram maka emas yang dimiliki oleh Pak Hasan bernilai Rp.100.000.000
Nilai emas Rp. 100.000.000 X 2,5%. Maka besaran nilai yang wajib dikeluarkan sebesar Rp. 2.500.000
Zakat Perdagangan
Zakat perdagangan merupakan zakat yang dikeluarkan dari harta niaga. Harta niaga merupakan harta atau aset yang diperjualbelikan dengan maksud mendapatkan keuntungan. Harta niaga dapat dihitung dengan cara aset dikurangi hutang jangka pendek (hanya satu tahun). Jika selisihnya telah mencapai nisab, maka wajib membayar zakat. Nishab zakat perdagangan senilai dengan 85 gram emas dengan besaran nilai zakat yang wajib dikeluarkan sebesar 2,5% dari harta niaga yang dimiliki.
Contoh:
Bapak Bahar memiliki aset usaha senilai Rp.300.000.000 dengan hutang jangka pendek senilai Rp.40.000.000. Jika harga emas saat ini Rp. 1.000.000/gram, maka nishab zakat senilai Rp85.000.000,- Sehingga Pak Bahar sudah wajib zakat atas dagangannya. Zakat yang perlu ditunaikan sebesar 2,5%x (Rp.300.000.000-Rp.40.000.000) = Rp.6.500.000
Zakat Pertanian
Zakat Pertanian merupakan zakat yang wajib dikeluarkan apabila seseorang atau kelompok yang memiliki lahan pertanian atau hasil panennya telah mencukupi nishab. Nishab untuk zakat pertanian adalah 5 wasaq atau sebanyak 653 kg beras. Kemudian, kadar zakat pertanian adalah sebesar 5% untuk lahan yang diairi irigasi dan 10% untuk lahan yang diairi dengan mata air.
Contoh
Bapak abdul mendapatkan hasil panen sebanyak 800 kg yang dimana lahannya aliri oleh irigasi. Maka zakat yang wajib dikeluarkan oleh Pak Abdul adalah 800 kg x 5% = Rp.400.000
Zakat Tabungan
Zakat tabungan merupakan zakat yang dikeluarkan apabila tabungan baik berupa uang maupun deposito telah mencapai nishabnya. Besaran nishab zakat yaitu sebesar 85 gram emas dengan haul selama satu tahun.
Contoh:
Pak Suryadi memiliki tabungan sebesar Rp. 100.000.000 kemudian Jika harga emas saat ini Rp. 1.008.070/gram, maka nishab zakat senilai Rp. 85.685.972. Sehingga Bapak Suryadi sudah wajib zakat atas tabungannya. Maka zakat yang wajib Pak Suryadi keluarkan adalah Rp.100.000.000 X 2,5% = Rp.2.500.000
Zakat Saham
Zakat saham merupakan zakat yang dikeluarkan atas dasar kepemilikan saham. Zakat saham wajib ditunaikan jika total harga saham bersama dengan keuntungan telah mencapai nishab dan batas haul. Nishab zakat saham adalah 85 gram emas dengan kadar zakat sebesar 2,5%.
Contoh :
Bapak Edwar selama satu tahun telah memiliki aset saham senilai Rp.200.000.000.
Jika harga emas saat ini Rp. 800.000/gram, maka nishab zakat senilai Rp. 68.000.000. Sehingga Bapak Edwar sudah wajib zakat atas sahamnya. Maka zakat yang wajib Pak Edwar keluarkan adalah Rp.200.000.000 X 2,5% = Rp.5.000.000
Setelah Sahabat BAZNAS menghitung dengan cermat jenis dan jumlah zakat yang wajib dikeluarkan, kini saatnya menunaikannya.
Tunaikan Zakat Sahabat BAZNAS sekarang melalui riau.baznas.go.id
11/11/2025 | Markom BAZNAS Riau
Lima Manfaat Sedekah Subuh, Mulai Dari Menghapus Dosa, Hingga Didoakan Para Malaikat
Sedekah merupakan suatu amalan yang ringan akan tetapi bernilai besar disisi Allah SWT. Tahukah Sahabat BAZNAS bahwa ada waktu-waktu khusus yang membuat sedekah kita jauh lebih bernilai Istimewa? Ya, salah satunya adalah waktu subuh.
Lantas apa yang membuat sedekah subuh begitu spesial? Mari, kita bahas lebih mendalam mengenai lima keutamaan bersedekah di waktu subuh.
Menghapus Dosa
Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus doa, sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi). Memulai hari dengan menunaikan sedekah di waktu subuh merupakan cara yang paling ampuh dalam membersihkan diri dan hati dari dosa-dosa dimasa lalu. Sedekah juga menjadi langkah bagi kita dalam menjadi pribadi yang lebih baik di sisi Allah SWT.
Membersihkan Harta
Setiap harta yang disedekahkan memiliki manfaat dalam membersihkan harta, dan hal ini merupakan tindakan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Salah satu dalil yaitu dalam surah Al-Baqarah ayat 267, “Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu infakkan, padahal kamu tidak mau mengambilnya, kecuali dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.”
Setiap harta yang kita keluarkan untuk sedekah akan menjadi pembersih bagi harta kita yang tersisa. Sedekah subuh menjamin harta kita menjadi harta yang berkah, terbebas dari hak orang lain, dan dijauhkan dari kerugian.
Membantu Terkabulnya Hajat
Sedekah subuh dikenal sebagai amalan pembuka pintu hajat atau keinginan. Jika Sahabat BAZNAS sedang memiliki keinginan atau hajat tertentu, Maka sedekah subuh patut menjadi amalan yang harus ditunaikan. Hal ini dapat terjadi karean ketika kita menolong sesama dengan harta kita, maka Allah SWT akan menolong kita dalam urusan dunia dan akhirat. Sedekah adalah salah satu wasilah (perantara) paling mujarab untuk terkabulnya doa.
Dipermudah Segala Urusan
Selain membantu terkabulnya hajat, sedekah subuh juga menjamin kemudahan dalam segala urusan. Urusan pekerjaan, keluarga, hingga masalah yang terasa berat, Insya Allah akan terasa ringan dan mendapat jalan keluar tak terduga berkat keikhlasan kita berbagi di waktu subuh.
Didoakan Para Malaikat
Ini adalah keutamaan tertinggi! Rasulullah SAW bersabda, Dari Abu Hurairah ra. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Setiap awal pagi saat matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Lalu salah satunya berkata, Ya Allah, berilah karunia kepada orang yang menginfakkan hartanya. Gantilah kepada orang tersebut yang membelanjakan hartanya karena Allah. Malaikat yang satu berkata, Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.” (HR. Bukhari dan Muslim). Sedekah subuh Anda akan langsung didoakan oleh malaikat agar mendapatkan ganti yang berlimpah dari Allah SWT.
Raih Keberkahan Subuh Anda Sekarang!
Sahabat BAZNAS, sudah jelas betapa besarnya keutamaan yang menanti kita. Jadikan momen subuh ini sebagai starting point kebaikan Anda setiap hari. Yakinlah, setiap harta yang kamu keluarkan sebagai sedekah subuh akan digantikan oleh Allah SWT dengan rezeki yang lebih berlimpah.
Tunaikan Sedekah Subuh Anda melalui BAZNAS Riau:
Transfer Bank BRK: 1011105992 a.n Badan Amil Zakat Provinsi Riau
Transfer Bank BSI: 7128888807 a.n Badan Amil Zakat Prov Riau
Kantor Digital BAZNAS Riau : donasi.online/baznasriau
Konfirmasi Sedekah : 0823 8698 1266 (WA)
07/11/2025 | Markom BAZNAS Riau
Lima Program Utama BAZNAS Provinsi Riau untuk Kesejahteraan Umat
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau adalah lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL). Sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan transparan, BAZNAS Provinsi Riau terus berkomitmen mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan umat, dan mengurangi kesenjangan sosial melalui pendistribusian dana zakat yang optimal.
Dalam melaksanakan tugas mulia ini, BAZNAS Provinsi Riau mengembangkan lima program utama yang menjadi pilar dalam memberikan manfaat bagi masyarakat:
1. Riau Peduli
Program Raiu Peduli berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tidak mampu, mulai dari sandang, pangan, hingga papan. Bantuan juga diberikan kepada korban bencana alam melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB).
Beberapa bentuk nyata Riau Peduli antara lain:
Bantuan biaya hidup dan konsumtif
Bantuan ibnu sabil
Paket Ramadhan Bahagia
Program Lebaran Yatim
Bantuan Rumah Layak Huni (RLH)
Solidaritas untuk Palestina
2. Riau Sehat
Program Riau Sehat hadir untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya pasien dhuafa yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama masa pengobatan rawat jalan. Riau Sehat hadir dalam bentuk beberapa program, diantaranya :
bantuan biaya pengobatan
penyediaan sarana sanitasi sekolah
layanan kesehatan gratis.
Salah satu wujud nyatanya adalah Rumah Singgah BAZNAS Provinsi Riau yang menyediakan 23 kamar dengan fasilitas lengkap, diperuntukkan bagi pasien dhuafa dari luar Pekanbaru yang sedang berobat di rumah sakit mitra seperti RSUD Arifin Ahmad dan RS Awal Bros.
3. Riau Cerdas
Pendidikan adalah kunci keluar dari lingkaran kemiskinan. Melalui program Riau Cerdas, BAZNAS Provinsi Riau memberikan hadir memberikan dukungan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Beberapa bentuk program Riau Cerdas meliputi:
Bantuan biaya pendidikan
Pelunasan hutang sekolah
Beasiswa untuk siswa dan mahasiswa
Bantuan riset & penelitian
Dukungan operasional pondok pesantren
4. Riau Makmur
Program Riau Makmur bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dengan memberikan modal usaha serta pendampingan berkelanjutan. Beberapa program unggulannya adalah:
Z Mart, Z Auto, Z Chicken yang telah membantu UMKM lokal tumbuh lebih produktif.
Program BIDARI (Bina Daya Riau)
Pelatihan menjahit
Zakat Community Development (ZCD) yang membangun ekonomi berkelanjutan di tingkat komunitas.
5. Riau Dakwah
Program Riau Dakwah berfokus pada penguatan iman dan ketakwaan masyarakat melalui pengiriman da’i ke berbagai pelosok Riau, kaderisasi ulama, serta pendampingan muallaf.
Bentuk nyata dari program ini antara lain:
Program Kado Da’i Riau
Bantuan guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA)
Dukungan kegiatan keagamaan
Bantuan perlengkapan masjid
Lima program BAZNAS Provinsi Riau ini bukan sekadar inisiatif, melainkan komitmen nyata dalam menghadirkan perubahan yang berkelanjutan bagi umat. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan menjadi bahan bakar utama dalam mewujudkan masyarakat Riau yang peduli, sehat, cerdas, makmur, dan bertakwa.
Mari bersama-sama menjadikan potensi zakat sebagai jalan untuk kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa.
Tunaikan zakat melalui : riau.baznas.go.id/bayarzakat
Sedekah online melalui : riau.baznas.go.id/sedekah
24/09/2025 | Markom BAZNAS Riau
BAZNAS TV
PROFILE RUMAH SINGGAH PASIEN DHUAFA BAZNAS RIAU
Penulis: Markom BAZNAS Riau
PROFILE BAZNAS PROVINSI RIAU
Penulis: Markom BAZNAS Riau





