WhatsApp Icon
BAZNAS Riau Salurkan Bantuan Rp197 Juta untuk 9 Pasien Rujukan ke Jakarta

Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui Program Riau Sehat. Pada Kamis (4/6), BAZNAS Riau menyalurkan bantuan dana zakat sebesar Rp197.338.000 kepada sembilan pasien rujukan yang akan menjalani pengobatan lanjutan di Jakarta.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Riau terhadap masyarakat dhuafa yang menghadapi kendala ekonomi saat harus menjalani perawatan medis di luar daerah. Kesembilan pasien tersebut terdiri dari tujuh anak-anak dan dua orang dewasa yang akan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program kesehatan yang secara konsisten dijalankan BAZNAS Riau untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan biaya pendampingan selama proses pengobatan.

"Hari ini kita ikut melepas sembilan pasien rujukan ke Jakarta. Sebagai lembaga pengelola zakat, BAZNAS Riau memiliki program untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan biaya selama menjalani perawatan, baik di dalam maupun di luar Provinsi Riau," ujar Masriadi Hasan.

Ia menjelaskan, dana bantuan yang disalurkan tidak digunakan untuk biaya pengobatan karena telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Bantuan tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan pendamping pasien selama berada di Jakarta.

"Dana sebesar Rp197 juta ini akan digunakan untuk kebutuhan transportasi, tiket pesawat, biaya makan dan minum, serta biaya tempat tinggal selama proses pengobatan berlangsung. Sementara biaya medis sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan," jelasnya.

Masriadi menambahkan, program ini merupakan hasil sinergi antara BAZNAS Riau dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Ini adalah bentuk kolaborasi yang baik antara Dinas Kesehatan dan BAZNAS Riau. Kami saling bersinergi untuk membantu masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya mereka yang tergolong kurang mampu. Sebab, sasaran utama penerima manfaat zakat adalah masyarakat miskin yang membutuhkan dukungan dan bantuan," tambahnya.

Prosesi pelepasan pasien dilaksanakan melalui VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Keberangkatan para pasien beserta pendamping diharapkan dapat memperlancar proses pengobatan sehingga mereka dapat segera memperoleh penanganan medis yang optimal.

Melalui Program Riau Sehat, BAZNAS Provinsi Riau terus berupaya menghadirkan manfaat nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi ujian kesehatan, sekaligus memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

 

05/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Pertahankan Opini WTP Ke-9 Berturut-turut

Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2025. Predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut diberikan setelah proses audit independen yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Moch. Zainuddin, Sukmadi & Rekan.

Pencapaian ini semakin mengukuhkan komitmen BAZNAS Provinsi Riau dalam menjaga tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Sejak tahun 2016, BAZNAS Provinsi Riau secara konsisten berhasil mempertahankan Opini WTP, sehingga raihan tahun ini menjadi Opini WTP yang ke-9 secara berturut-turut.

Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Provinsi Riau, H. Eddi Amran, Lc., M.A., menyampaikan bahwa keberhasilan meraih Opini WTP merupakan bukti nyata bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan BAZNAS Provinsi Riau telah sesuai dengan standar akuntansi dan regulasi keuangan yang berlaku.

“Alhamdulillah, pencapaian ini menjadi bukti komitmen kami dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Opini WTP yang kami raih secara konsisten sejak tahun 2016 merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga amanah para muzaki dan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi lembaga, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengelolaan, serta pendistribusian zakat yang lebih tepat sasaran dan berdampak luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, mitra, serta masyarakat yang selama ini telah memberikan kepercayaan dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Riau.

Kepercayaan yang terus diberikan menjadi energi dan semangat bagi BAZNAS Provinsi Riau untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan dan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan tata kelola yang baik dan akuntabel, BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen untuk terus menjaga amanah umat serta memperkuat peran zakat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau.

 

03/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
DUKUNG PENUH DUNIA PENDIDIKAN PROVINSI RIAU, BAZNAS RIAU HADIRI ANUGERAH PENDIDIKAN 2026

Pekanbaru, 20 Mei 2026 – BAZNAS Provinsi Riau menghadiri kegiatan Anugerah Pendidikan Provinsi Riau 2026 yang diselenggarakan di Balai Serindit, Komplek Kediaman Gubernur Riau, Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi bagi insan pendidikan yang telah memberikan kontribusi dan dedikasi terbaik dalam memajukan dunia pendidikan di Provinsi Riau.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh pendidikan, kepala sekolah, guru, pelajar, serta sejumlah instansi dan lembaga yang memiliki perhatian terhadap perkembangan pendidikan di Provinsi Riau. Kehadiran BAZNAS Provinsi Riau menjadi bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, turut menyerahkan penghargaan kepada para penerima anugerah di beberapa kategori pendidikan. Penghargaan diberikan kepada insan pendidikan yang dinilai berprestasi dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.

Adapun penghargaan tersebut di antaranya diberikan pada kategori siswa SMA/SMK/MA terbaik, kategori guru daerah terpencil terbaik yang diraih oleh Rosmiatin dari MA Darul Ulum Rupat Utara, serta kategori prestasi SLB terbaik yang diberikan kepada Febriani Sisma dari SLB Negeri Pelalawan. Penyerahan penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras dan pengabdian para tenaga pendidik maupun peserta didik dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Tidak hanya menghadiri dan menyerahkan penghargaan, BAZNAS Provinsi Riau juga memberikan perhatian khusus terhadap fasilitas pendidikan di wilayah terpencil. Pada momentum tersebut, BAZNAS Provinsi Riau memberikan bantuan renovasi atap dan plafon untuk MA Darul Ulum Rupat Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap sarana dan prasarana pendidikan yang layak dan nyaman bagi para siswa dan tenaga pengajar.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu sektor penting yang menjadi perhatian BAZNAS dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan lembaga sosial sangat diperlukan agar pemerataan pendidikan di Provinsi Riau dapat terus ditingkatkan.

“BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan. Kami berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi para guru, pelajar, dan sekolah untuk terus berprestasi dan memberikan manfaat bagi daerah,” ujar Masriadi Hasan.

Kegiatan Anugerah Pendidikan Provinsi Riau 2026 juga menjadi momentum memperkuat sinergi antar lembaga dalam membangun pendidikan yang lebih maju, inklusif, dan merata hingga ke daerah pelosok. Dengan adanya penghargaan dan dukungan nyata terhadap fasilitas pendidikan, diharapkan semangat para tenaga pendidik dan peserta didik semakin meningkat dalam menciptakan generasi unggul untuk masa depan Riau yang lebih baik.

 

20/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
MELALUI PEMBINAAN BEASISWA TUAH RIAU, BAZNAS RIAU CETAK GENERASI QUR’ANI

Pekanbaru, 09 Mei 2026 – BAZNAS Provinsi Riau melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Setoran Hafalan Mahasiswa Tahfidz Beasiswa Tuah Riau (BESTARI) dengan tema “Melalui Zakat Kita Muliakan Al-Qur’an, Mengukir Prestasi dan Membangun Peradaban.” Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan BAZNAS Riau dalam mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi dan berdaya.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau menyerahkan bantuan BESTARI sebesar Rp470.000.000 kepada 47 mahasiswa tahfidz sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan perjuangan para penghafal Al-Qur’an.

Kegiatan ini juga diisi dengan setoran hafalan Al-Qur’an mahasiswa tahfidz yang didampingi langsung oleh para penguji. Melalui program ini, diharapkan para mahasiswa dapat terus menjaga hafalan serta menjadi generasi yang memberi manfaat bagi umat.

Selain penyerahan bantuan, mahasiswa tahfidz juga mendapatkan pembinaan langsung dari pimpinan BAZNAS Provinsi Riau mengenai pengembangan diri serta pemahaman mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam membangun kepedulian sosial.

Melalui pembinaan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap mahasiswa tahfidz tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki semangat untuk tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

 

09/05/2026 | Kontributor: MARKOM BAZNAS RIAU
Perkuat Pengelolaan Zakat, BAZNAS Riau Resmikan UPZ PONPES Teknologi Riau

Pekanbaru, 08 Mei 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada Pondok Pesantren Teknologi Riau sebagai upaya memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan pesantren.

Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Riau, Yahanan, turut memberikan sosialisasi kepada para santri mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai bentuk kepedulian sosial dan pemberdayaan umat.

Pimpinan Ponpes Teknologi Riau, Ahmad Mantiq Alimuddin, menyampaikan bahwa zakat memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan santri serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan pesantren.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau turut meresmikan kantor Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Ponpes Teknologi Riau. Kehadiran kantor UPZ ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung dalam memaksimalkan penghimpunan dan penyaluran zakat di lingkungan pesantren.

Peresmian kantor UPZ ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Riau dalam memperluas jangkauan layanan zakat di berbagai lingkungan pendidikan. Dengan hadirnya UPZ Ponpes Teknologi Riau, diharapkan semangat berzakat, berinfak, dan bersedekah dapat terus tumbuh serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi santri dan masyarakat sekitar.

 

 

08/05/2026 | Kontributor: MARKOM BAZNAS RIAU

Berita Terbaru

BAZNAS Riau Salurkan Bantuan Rp197 Juta untuk 9 Pasien Rujukan ke Jakarta
BAZNAS Riau Salurkan Bantuan Rp197 Juta untuk 9 Pasien Rujukan ke Jakarta
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui Program Riau Sehat. Pada Kamis (4/6), BAZNAS Riau menyalurkan bantuan dana zakat sebesar Rp197.338.000 kepada sembilan pasien rujukan yang akan menjalani pengobatan lanjutan di Jakarta. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Riau terhadap masyarakat dhuafa yang menghadapi kendala ekonomi saat harus menjalani perawatan medis di luar daerah. Kesembilan pasien tersebut terdiri dari tujuh anak-anak dan dua orang dewasa yang akan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program kesehatan yang secara konsisten dijalankan BAZNAS Riau untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan biaya pendampingan selama proses pengobatan. "Hari ini kita ikut melepas sembilan pasien rujukan ke Jakarta. Sebagai lembaga pengelola zakat, BAZNAS Riau memiliki program untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan biaya selama menjalani perawatan, baik di dalam maupun di luar Provinsi Riau," ujar Masriadi Hasan. Ia menjelaskan, dana bantuan yang disalurkan tidak digunakan untuk biaya pengobatan karena telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Bantuan tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan pendamping pasien selama berada di Jakarta. "Dana sebesar Rp197 juta ini akan digunakan untuk kebutuhan transportasi, tiket pesawat, biaya makan dan minum, serta biaya tempat tinggal selama proses pengobatan berlangsung. Sementara biaya medis sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan," jelasnya. Masriadi menambahkan, program ini merupakan hasil sinergi antara BAZNAS Riau dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan. "Ini adalah bentuk kolaborasi yang baik antara Dinas Kesehatan dan BAZNAS Riau. Kami saling bersinergi untuk membantu masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya mereka yang tergolong kurang mampu. Sebab, sasaran utama penerima manfaat zakat adalah masyarakat miskin yang membutuhkan dukungan dan bantuan," tambahnya. Prosesi pelepasan pasien dilaksanakan melalui VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Keberangkatan para pasien beserta pendamping diharapkan dapat memperlancar proses pengobatan sehingga mereka dapat segera memperoleh penanganan medis yang optimal. Melalui Program Riau Sehat, BAZNAS Provinsi Riau terus berupaya menghadirkan manfaat nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi ujian kesehatan, sekaligus memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.
BERITA05/06/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Pertahankan Opini WTP Ke-9 Berturut-turut
BAZNAS Riau Pertahankan Opini WTP Ke-9 Berturut-turut
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2025. Predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut diberikan setelah proses audit independen yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Moch. Zainuddin, Sukmadi & Rekan. Pencapaian ini semakin mengukuhkan komitmen BAZNAS Provinsi Riau dalam menjaga tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Sejak tahun 2016, BAZNAS Provinsi Riau secara konsisten berhasil mempertahankan Opini WTP, sehingga raihan tahun ini menjadi Opini WTP yang ke-9 secara berturut-turut. Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Provinsi Riau, H. Eddi Amran, Lc., M.A., menyampaikan bahwa keberhasilan meraih Opini WTP merupakan bukti nyata bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan BAZNAS Provinsi Riau telah sesuai dengan standar akuntansi dan regulasi keuangan yang berlaku. “Alhamdulillah, pencapaian ini menjadi bukti komitmen kami dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Opini WTP yang kami raih secara konsisten sejak tahun 2016 merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga amanah para muzaki dan masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi lembaga, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengelolaan, serta pendistribusian zakat yang lebih tepat sasaran dan berdampak luas bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, mitra, serta masyarakat yang selama ini telah memberikan kepercayaan dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Riau. Kepercayaan yang terus diberikan menjadi energi dan semangat bagi BAZNAS Provinsi Riau untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan dan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan tata kelola yang baik dan akuntabel, BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen untuk terus menjaga amanah umat serta memperkuat peran zakat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau.
BERITA03/06/2026 | Humas BAZNAS Riau
DUKUNG PENUH DUNIA PENDIDIKAN PROVINSI RIAU, BAZNAS RIAU HADIRI ANUGERAH PENDIDIKAN 2026
DUKUNG PENUH DUNIA PENDIDIKAN PROVINSI RIAU, BAZNAS RIAU HADIRI ANUGERAH PENDIDIKAN 2026
Pekanbaru, 20 Mei 2026 – BAZNAS Provinsi Riau menghadiri kegiatan Anugerah Pendidikan Provinsi Riau 2026 yang diselenggarakan di Balai Serindit, Komplek Kediaman Gubernur Riau, Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi bagi insan pendidikan yang telah memberikan kontribusi dan dedikasi terbaik dalam memajukan dunia pendidikan di Provinsi Riau. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh pendidikan, kepala sekolah, guru, pelajar, serta sejumlah instansi dan lembaga yang memiliki perhatian terhadap perkembangan pendidikan di Provinsi Riau. Kehadiran BAZNAS Provinsi Riau menjadi bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, turut menyerahkan penghargaan kepada para penerima anugerah di beberapa kategori pendidikan. Penghargaan diberikan kepada insan pendidikan yang dinilai berprestasi dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. Adapun penghargaan tersebut di antaranya diberikan pada kategori siswa SMA/SMK/MA terbaik, kategori guru daerah terpencil terbaik yang diraih oleh Rosmiatin dari MA Darul Ulum Rupat Utara, serta kategori prestasi SLB terbaik yang diberikan kepada Febriani Sisma dari SLB Negeri Pelalawan. Penyerahan penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras dan pengabdian para tenaga pendidik maupun peserta didik dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Tidak hanya menghadiri dan menyerahkan penghargaan, BAZNAS Provinsi Riau juga memberikan perhatian khusus terhadap fasilitas pendidikan di wilayah terpencil. Pada momentum tersebut, BAZNAS Provinsi Riau memberikan bantuan renovasi atap dan plafon untuk MA Darul Ulum Rupat Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap sarana dan prasarana pendidikan yang layak dan nyaman bagi para siswa dan tenaga pengajar. Ketua BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu sektor penting yang menjadi perhatian BAZNAS dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan lembaga sosial sangat diperlukan agar pemerataan pendidikan di Provinsi Riau dapat terus ditingkatkan. “BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan. Kami berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi para guru, pelajar, dan sekolah untuk terus berprestasi dan memberikan manfaat bagi daerah,” ujar Masriadi Hasan. Kegiatan Anugerah Pendidikan Provinsi Riau 2026 juga menjadi momentum memperkuat sinergi antar lembaga dalam membangun pendidikan yang lebih maju, inklusif, dan merata hingga ke daerah pelosok. Dengan adanya penghargaan dan dukungan nyata terhadap fasilitas pendidikan, diharapkan semangat para tenaga pendidik dan peserta didik semakin meningkat dalam menciptakan generasi unggul untuk masa depan Riau yang lebih baik.
BERITA20/05/2026 | Humas BAZNAS Riau
MELALUI PEMBINAAN BEASISWA TUAH RIAU, BAZNAS RIAU CETAK GENERASI QUR’ANI
MELALUI PEMBINAAN BEASISWA TUAH RIAU, BAZNAS RIAU CETAK GENERASI QUR’ANI
Pekanbaru, 09 Mei 2026 – BAZNAS Provinsi Riau melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Setoran Hafalan Mahasiswa Tahfidz Beasiswa Tuah Riau (BESTARI) dengan tema “Melalui Zakat Kita Muliakan Al-Qur’an, Mengukir Prestasi dan Membangun Peradaban.” Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan BAZNAS Riau dalam mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi dan berdaya. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau menyerahkan bantuan BESTARI sebesar Rp470.000.000 kepada 47 mahasiswa tahfidz sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan perjuangan para penghafal Al-Qur’an. Kegiatan ini juga diisi dengan setoran hafalan Al-Qur’an mahasiswa tahfidz yang didampingi langsung oleh para penguji. Melalui program ini, diharapkan para mahasiswa dapat terus menjaga hafalan serta menjadi generasi yang memberi manfaat bagi umat. Selain penyerahan bantuan, mahasiswa tahfidz juga mendapatkan pembinaan langsung dari pimpinan BAZNAS Provinsi Riau mengenai pengembangan diri serta pemahaman mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam membangun kepedulian sosial. Melalui pembinaan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap mahasiswa tahfidz tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki semangat untuk tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat.
BERITA09/05/2026 | MARKOM BAZNAS RIAU
Perkuat Pengelolaan Zakat, BAZNAS Riau Resmikan UPZ PONPES Teknologi Riau
Perkuat Pengelolaan Zakat, BAZNAS Riau Resmikan UPZ PONPES Teknologi Riau
Pekanbaru, 08 Mei 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada Pondok Pesantren Teknologi Riau sebagai upaya memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan pesantren. Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Riau, Yahanan, turut memberikan sosialisasi kepada para santri mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai bentuk kepedulian sosial dan pemberdayaan umat. Pimpinan Ponpes Teknologi Riau, Ahmad Mantiq Alimuddin, menyampaikan bahwa zakat memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan santri serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan pesantren. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau turut meresmikan kantor Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Ponpes Teknologi Riau. Kehadiran kantor UPZ ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung dalam memaksimalkan penghimpunan dan penyaluran zakat di lingkungan pesantren. Peresmian kantor UPZ ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Riau dalam memperluas jangkauan layanan zakat di berbagai lingkungan pendidikan. Dengan hadirnya UPZ Ponpes Teknologi Riau, diharapkan semangat berzakat, berinfak, dan bersedekah dapat terus tumbuh serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi santri dan masyarakat sekitar.
BERITA08/05/2026 | MARKOM BAZNAS RIAU
Rapat Kerja Teknis Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se-Provinsi Riau
Rapat Kerja Teknis Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se-Provinsi Riau
Selasa, 28 April 2026. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se-Provinsi Riau dengan mengusung tema “Sinergi dan Penguatan Tata Kelola Penyaluran di Provinsi Riau.” Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi forum strategis bagi seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Riau untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, serta meningkatkan kualitas pengelolaan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada penghimpunan, tetapi juga harus memastikan penyaluran yang efektif, produktif, dan berkelanjutan. “Kepercayaan muzaki akan terus tumbuh ketika penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Oleh karena itu, seluruh BAZNAS harus membangun sistem yang kuat dari hulu hingga hilir,” jelasnya. Rakernis ini juga menghadirkan Direktur Pendayagunaan dan Layanan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, yang memberikan penguatan terkait pentingnya tata kelola penyaluran ZIS yang profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, keberhasilan penyaluran zakat harus dimulai dari perencanaan yang matang, pelaksanaan yang terukur, pengendalian yang baik, hingga pelaporan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Riau Dr. Yahanan, M.Sy., Wakil Ketua II Jamaluddin, S.Ag., M.Sy., Wakil Ketua III H. Mester Hasuhunan Hamzah, S.Ag., M.H., Wakil Ketua IV H. Eddi Ambran, Lc., M.A., serta seluruh pimpinan BAZNAS se-Provinsi Riau. Melalui Rakernis ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap terwujud sinergi yang lebih kuat antar wilayah dalam menghadirkan program-program penyaluran yang inovatif, berkelanjutan, dan benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik.
BERITA28/04/2026 | MARKOM BAZNAS RIAU
Melalui JEMARI, BAZNAS Riau Perkuat Akses Air Bersih bagi Masyarakat
Melalui JEMARI, BAZNAS Riau Perkuat Akses Air Bersih bagi Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau secara resmi memperkenalkan program JEMARI (Jejak Mata Air Riau), sebuah langkah nyata untuk meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di daerah pinggiran hingga wilayah terpencil di Riau (26/04/2026). Program ini difokuskan pada sembilan lokasi strategis, yang meliputi empat titik di Kota Pekanbaru dan lima titik di Kabupaten Indragiri Hilir. Kehadiran program JEMARI diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih yang layak. Sebagai program berbasis pemberdayaan masyarakat, JEMARI tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana air bersih, tetapi juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keberlanjutan sumber air tersebut. Program ini akan direalisasikan di sembilan titik, yakni empat lokasi di Pekanbaru dan lima lainnya di Indragiri Hilir. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Provinsi Riau bekerja sama dengan LAZ Energi Kebaikan sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat program sekaligus memastikan pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Ketua Yayasan Energi Kebaikan Rokan, Kukuh Kertasari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Riau. “Kami berterima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas kepercayaan untuk berkolaborasi dalam program ini. Semoga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Kami juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga serta merawat fasilitas dan sumber air ini agar tetap memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ungkapnya. Di sisi lain, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin S.Ag, M.Sy, menegaskan bahwa JEMARI memiliki makna yang lebih dari sekadar program bantuan. “JEMARI bukan hanya sekadar penyediaan air bersih, melainkan simbol jejak kebaikan yang kita bangun bersama. Sumber air ini merupakan bentuk rasa syukur yang perlu dijaga. Program ini juga mencerminkan semangat gotong royong dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik,” jelasnya. Sebagai upaya memperkuat aspek lingkungan, program ini juga dilengkapi dengan kegiatan penanaman pohon kelengkeng di sekitar sumber air dan wilayah penerima manfaat. Langkah ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan daya serap tanah, serta menciptakan ekosistem yang lebih hijau dan berkelanjutan. Melalui inisiatif ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan air bersih, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana.
BERITA26/04/2026 | Humas BAZNAS Riau
PEMPROV RIAU DAN BAZNAS PROVINSI RIAU TANDATANGANI PKS BANTUAN JAMINAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN
PEMPROV RIAU DAN BAZNAS PROVINSI RIAU TANDATANGANI PKS BANTUAN JAMINAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN
Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau terkait program bantuan pembiayaan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu di Provinsi Riau, pada Kamis (16/04/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Kepala BPKAD Provinsi Riau, Kepala Bappeda Provinsi Riau, Inspektur Inspektorat Provinsi Riau, Kepala Bapenda Provinsi Riau, Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Kepala Biro Tata Pemerintahan, serta Kepala Biro Hukum. Perjanjian kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan sinergi dan koordinasi antara para pihak dalam mendukung pembiayaan jaminan kesehatan melalui pemanfaatan dana zakat, khususnya bagi masyarakat fakir dan miskin di Provinsi Riau. Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu golongan penerima zakat adalah fakir dan miskin. Fakir diartikan sebagai individu yang sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan hidupnya, sedangkan miskin adalah mereka yang memiliki penghasilan namun tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. “Kelompok inilah yang menjadi sasaran utama dalam program bantuan pembiayaan jaminan kesehatan yang kita sinergikan melalui kerja sama ini,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dalam perjanjian kerja sama. Pemerintah Provinsi Riau bersama BAZNAS Provinsi Riau berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di daerah. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat miskin di Provinsi Riau yang terkendala dalam memperoleh layanan kesehatan akibat keterbatasan biaya.
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RIAU GELAR BUKA PUASA BERSAMA DAN SALURKAN SANTUNAN UNTUK 213 ANAK YATIM DI PEKANBARU
BAZNAS RIAU GELAR BUKA PUASA BERSAMA DAN SALURKAN SANTUNAN UNTUK 213 ANAK YATIM DI PEKANBARU
Pekanbaru, Selasa (17/3/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus penyaluran santunan kepada 213 anak yatim dari berbagai panti asuhan di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Provinsi Riau sebagai bentuk kepedulian dan upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, Wakil Ketua II Jamaluddin, para pendamping panti asuhan, serta seluruh anak yatim penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Riau menyalurkan santunan sebesar Rp300.000 per anak kepada 213 anak yatim. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka, khususnya dalam menyambut momen lebaran yang penuh kebahagiaan. Ketua BAZNAS Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata amanah dari para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. “Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di bulan suci Ramadhan dan menjelang Idulfitri. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS Riau. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi pahala berlipat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga mempererat silaturahmi antara BAZNAS, anak-anak yatim, dan para pengelola panti asuhan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang acara, mencerminkan semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan. BAZNAS Riau terus berkomitmen untuk menyalurkan amanah umat secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA17/03/2026 | Markom BAZNAS Riau
Gerakan Zakat Riau Menguat, PLT Gubernur Riau Beserta Forkopimda Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Provinsi Riau
Gerakan Zakat Riau Menguat, PLT Gubernur Riau Beserta Forkopimda Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Provinsi Riau
Pekanbaru - Gerakan pembayaran zakat di Provinsi Riau terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan lembaga zakat. Kegiatan Gerakan Pembayaran Zakat digelar di Pekanbaru pada Jumat (13/3/2026) dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan daerah serta masyarakat. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan zakat dari keluarga besar Alm. H. Awaloeddin dari RS Awal Bros Group kepada BAZNAS Provinsi Riau dengan nilai mencapai Rp800.000.000. Penyerahan ini menjadi salah satu kontribusi besar dalam mendukung berbagai program sosial dan kemasyarakatan di Provinsi Riau. Selain gerakan zakat, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan dukungan terhadap Program Pembangunan Jembatan Presisi Tahap II di Provinsi Riau. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ketua BAZNAS Riau kepada perwakilan Kepolisian Daerah Riau sebagai mitra dalam pelaksanaan program Jembatan Presisi, yang bertujuan membantu membuka akses masyarakat di wilayah terpencil. Plt Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pembangunan jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat karena dapat memperlancar mobilitas, aktivitas ekonomi, serta akses pendidikan dan kesehatan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau menegaskan bahwa dana zakat yang dihimpun akan dikelola secara transparan, profesional, dan tepat sasaran. Dana tersebut akan disalurkan untuk berbagai program kemasyarakatan, seperti bantuan sosial, pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, aparat keamanan, serta masyarakat dalam membangun Provinsi Riau yang lebih sejahtera, peduli, dan berkeadilan. Dalam kegiatan tersebut, pembayaran zakat juga dilakukan secara simbolis oleh Plt Gubernur Riau bersama jajaran Forkopimda Riau kepada BAZNAS Provinsi Riau. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya aparatur pemerintah dan pejabat daerah, untuk menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Salurkan Santunan Rp. 54 Juta untuk 124 Anak Yatim Dhuafa
BAZNAS Provinsi Riau Salurkan Santunan Rp. 54 Juta untuk 124 Anak Yatim Dhuafa
Kandis — BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan santunan kepada 124 anak yatim dhuafa di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah Kandis. Total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut sebesar Rp54.000.000 (12/03/2026). Kegiatan penyaluran santunan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS Provinsi Riau dalam mendukung dan membantu anak-anak yatim dhuafa. Bantuan diserahkan langsung kepada para penerima manfaat di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah Kandis. Penyaluran santunan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima serta memberikan dukungan bagi anak-anak yatim dhuafa di lingkungan yayasan. BAZNAS Provinsi Riau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzakki serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan penyaluran santunan ini dapat terlaksana dengan baik.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Perkuat Budaya Berzakat di Kampus, BAZNAS Riau Lanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di UNRI
Perkuat Budaya Berzakat di Kampus, BAZNAS Riau Lanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di UNRI
Pekanbaru – BAZNAS Provinsi Riau kembali melanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di lingkungan perguruan tinggi. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Universitas Riau (UNRI) dan disambut antusias oleh pimpinan serta sivitas akademika kampus. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNRI, Sri Indarti, beserta jajaran pimpinan universitas, Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UNRI, para Wakil Rektor, Ketua Program Studi, serta sivitas akademika UNRI. Dari BAZNAS Provinsi Riau, hadir Ketua BAZNAS Riau Masriadi Hasan, Wakil Ketua I BAZNAS Riau Yahanan, bersama tim pengumpulan BAZNAS Riau. Dalam kesempatan tersebut, Ketua UPZ UNRI memaparkan perkembangan pengumpulan zakat di lingkungan kampus yang menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran sivitas akademika dalam menunaikan zakat melalui UPZ UNRI. Meski demikian, potensi zakat di lingkungan Universitas Riau diperkirakan masih cukup besar, yakni sekitar Rp3 miliar per tahun. Dengan penguatan literasi zakat serta dukungan pimpinan kampus, potensi tersebut diharapkan dapat terus dioptimalkan secara bertahap. Saat ini, pengumpulan zakat melalui UPZ UNRI telah mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Rektor UNRI Sri Indarti dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan budaya berzakat di lingkungan kampus. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan nilai kepedulian terhadap sesama. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau Masriadi Hasan menyampaikan bahwa Program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong kesadaran berzakat melalui contoh langsung dari para pimpinan lembaga. “Keteladanan pimpinan memiliki pengaruh besar dalam menumbuhkan kesadaran kolektif. Ketika pimpinan memberi contoh dalam menunaikan zakat, hal tersebut akan menginspirasi dan menggerakkan lebih banyak orang untuk ikut berzakat,” ujarnya. Antusiasme sivitas akademika juga terlihat dalam kegiatan ini. Banyak pimpinan dan civitas kampus yang hadir serta turut menunaikan zakat melalui BAZNAS Riau sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan budaya berzakat di lingkungan perguruan tinggi. Melalui Program Keteladanan Pimpinan Berzakat ini, BAZNAS Riau berharap sinergi dengan perguruan tinggi dapat terus diperkuat sehingga potensi zakat di lingkungan kampus dapat dioptimalkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA12/03/2026 | Markom BAZNAS Riau
BAZNAS Riau–BKKBN Tandatangani MoU, Perkuat Program Keluarga dan Pencegahan Stunting
BAZNAS Riau–BKKBN Tandatangani MoU, Perkuat Program Keluarga dan Pencegahan Stunting
Pekanbaru — BAZNAS Provinsi Riau menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan BKKBN dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Provinsi Riau Tahun 2026 yang digelar di Hotel Grand Central Pekanbaru. Penandatanganan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antar lembaga guna mendukung program pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau (11/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Yusuf, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Muhammad Irzal, serta Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sestama BKKBN, Budi Setiyono, yang hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Dari BAZNAS Provinsi Riau, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Riau, Masriadi Hasan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Muhammad Irzal, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Riau atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia menilai kolaborasi antara BAZNAS dan BKKBN sangat strategis, terutama dalam mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan serta upaya percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Riau. Melalui penandatanganan MoU ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS dan BKKBN dapat semakin diperkuat, khususnya dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas keluarga, serta intervensi sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi langkah konkret dalam membangun kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan keluarga yang berkualitas, sehat, dan sejahtera di Provinsi Riau.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran
Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran
Pekanbaru – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menggelar program Baznas Beraye 2026 yang ditujukan untuk membantu anak-anak yatim di Pekanbaru, Minggu (8/3/2026). Program belanja baju lebaran dan kebutuhan sekolah ini menyasar sebanyak 1.000 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru. Melalui program tersebut, para penerima manfaat diberikan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyebutkan bahwa pihaknya mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk program ini. Setiap anak yatim menerima voucher belanja senilai Rp1 juta yang dapat digunakan untuk membeli pakaian lebaran maupun kebutuhan sekolah di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman. “Dana sebesar Rp1 miliar kita alokasikan pada program ini, dengan harapan dapat memberi kesan mendalam dan keberkahan bagi anak yatim di Pekanbaru. Kami berharap anak-anak dapat ikut bergembira dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Masriadi Hasan. Masriadi menjelaskan bahwa dana yang disalurkan dalam program tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Riau serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Ia juga berharap program Baznas Beraye dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat terbantu. “Kami berharap program ini dapat memicu besaran zakat, infak, dan sedekah di Riau, sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat tersantuni. Kita juga mendoakan para muzakki agar selalu diberi keberkahan,” tambahnya. Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau, memberikan apresiasi terhadap program yang dilaksanakan oleh Baznas Riau tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Baznas Riau melalui berbagai program sosial dinilai sangat membantu dalam meringankan tugas pemerintah dalam memperhatikan masyarakat yang membutuhkan. “Kami sangat mengapresiasi program yang dijalankan Baznas Riau. Karena menyantuni anak-anak kurang beruntung merupakan tanggung jawab pemerintah dan tugas tersebut telah diringankan oleh Baznas Riau,” ujar Zulkifli. Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para anak yatim dan keluarga mereka, serta menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri. “Semoga ini bermanfaat bagi anak yatim dan keluarganya. Mudah-mudahan anak-anak kita bergembira, dan kita terjauhkan dari orang yang mendustakan agama,” tutupnya.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menyalurkan bantuan sosial senilai Rp4,25 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dalam kegiatan “Baznas Beraye 2026” yang digelar di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (8/3/2026). Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari zakat masyarakat serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Total dana sebesar Rp4,25 miliar itu kemudian disalurkan melalui beberapa program yang ditujukan untuk membantu kelompok mustahik selama bulan Ramadan. Salah satu program yang dijalankan adalah bantuan belanja baju raya bagi 1.000 anak yatim di Kota Pekanbaru dengan total anggaran Rp1 miliar. Melalui program ini, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp1 juta agar dapat merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idulfitri. Selain itu, Baznas Riau juga menyalurkan bantuan konsumtif Ramadan dhuafa sebesar Rp2 miliar kepada 2.000 pekerja paruh waktu, tenaga kebersihan, petugas keamanan, serta tenaga lepas yang bekerja di berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Dalam program lainnya, Baznas Riau turut menyiapkan program “Ramadan Berkah” berupa paket sembako bagi keluarga kurang mampu. Sebanyak 250 keluarga menerima paket bantuan senilai Rp500 ribu per paket dengan total anggaran Rp1,25 miliar. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap program-program sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengajak anak-anak yatim yang hadir untuk mendoakan kesehatan serta kelancaran tugas Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam memimpin daerah. Ia juga berharap jajaran Baznas dapat terus menjalankan amanah dalam mengelola zakat umat sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat. “Semoga anak-anak kita bergembira dan program ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya menutup kegiatan.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali melaksanakan program Keteladanan Pimpinan Berzakat Tahun 2026 yang bertempat di Masjid Kampus Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Senin (02/03/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNILAK, Junaidi, M.Hum., beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNILAK menunaikan zakat maal yang diterima secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan. Dalam sambutannya, Rektor UNILAK menyampaikan bahwa kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan budaya zakat di lingkungan akademik. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban personal yang memiliki dimensi sosial dan strategis dalam memperkuat solidaritas serta kepedulian di tengah masyarakat. “Ketika pimpinan memberikan teladan, maka nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi akan tumbuh serta mengakar di tengah sivitas akademika,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen UNILAK dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan pembentukan karakter, termasuk dalam membangun kesadaran berzakat. Ia menambahkan bahwa program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong peningkatan partisipasi zakat melalui contoh nyata dari para pemimpin institusi. Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau, Ade Kurniawan, menyampaikan bahwa UNILAK merupakan kampus pertama yang melaksanakan kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya di UNILAK, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada tahun 2025. BAZNAS Provinsi Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya di Provinsi Riau untuk turut serta membangun ekosistem zakat yang kuat, transparan, dan berkelanjutan.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Rizaludin menjelaskan bahwa penggunaan ZIS memiliki aturan yang jelas dalam syariat Islam dan tidak dapat dialihkan untuk keperluan lain di luar asnaf yang telah ditetapkan. Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS harus berada dalam koridor syariah. Program MBG merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat dan diatur ketat sesuai syariat Islam. Rizaludin menekankan bahwa dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program di luar asnaf, termasuk program MBG. Pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) untuk tetap sesuai dengan ajaran agama, taat hukum, dan mendukung kepentingan bangsa. Program pendayagunaan ZIS di BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan termasuk dalam asnaf. Masyarakat diimbau agar tidak terpengaruh oleh informasi tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Rizaludin menegaskan bahwa seluruh dana zakat disalurkan dengan tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di Indonesia. BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan melakukan pelaporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.
BERITA27/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bogor
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat
Semarang - Terdapat kekhawatiran publik terkait dana zakat yang disinyalir dialihkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini. Kontroversi ini muncul setelah munculnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa zakat digunakan untuk membiayai program pemerintah tersebut. Namun demikian, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, telah membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang mengalihkan zakat untuk MBG. Al Asyhar menegaskan bahwa zakat harus diberikan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sebagaimana diatur dalam Q.S. At-Taubah ayat 60. Klarifikasi terbaru datang dari BAZNAS RI. Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menegaskan bahwa penggunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) memiliki panduan yang jelas. Dia menekankan bahwa ZIS tidak boleh dialihkan ke program lain selain delapan asnaf yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. “Kami pastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS tidak digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Semuanya didistribusikan sesuai dengan delapan asnaf yang telah ditentukan,” kata Rizaludin dalam pernyataan tertulis di Jakarta. Rizaludin kembali menjelaskan bahwa delapan asnaf tersebut meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menegaskan bahwa kategori ini menjadi pedoman yang harus diikuti dalam pengelolaan zakat di BAZNAS. Dia juga menjelaskan bahwa program MBG dan pengelolaan zakat memiliki sumber pendanaan yang berbeda. MBG didanai oleh anggaran negara, sedangkan ZIS merupakan amanah masyarakat yang diatur oleh syariat Islam. “Oleh karena itu, dana zakat tidak bisa dialihkan ke program di luar asnaf, termasuk MBG,” tegasnya. Pengelolaan zakat di BAZNAS didasari oleh prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sebagai standar untuk mematuhi aturan agama dan hukum. Rizaludin juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang meragukan. Dia menjamin bahwa dana zakat akan disalurkan dengan tepat kepada fakir miskin dan penerima manfaat lainnya di seluruh Indonesia. “Kami mengelola zakat dengan transparan dan akuntabel melalui pelaporan dan audit berkala. Laporan lengkap dapat diakses melalui situs resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” tambahnya.
BERITA27/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Indonesia Menegaskan Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS Indonesia Menegaskan Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul dari muzaki dan masyarakat tidak akan dipakai untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., selaku Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, menegaskan bahwa penggunaan ZIS harus sesuai dengan aturan yang telah ditentukan dalam syariat Islam dan tidak boleh dialihkan untuk keperluan lain. "Kami ingin klarifikasi bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang diserahkan kepada BAZNAS tidak akan digunakan sama sekali untuk program Makan Bergizi Gratis. Semuanya akan disalurkan demi kesejahteraan umat sesuai dengan delapan asnaf," kata Rizaludin dalam pernyataan resmi di Jakarta pada Senin (23/2/2026). Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ajaran Islam, antara lain fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menyoroti bahwa program MBG dan pengelolaan zakat berbeda secara kelembagaan dan sumber pendanaan. Program MBG didanai oleh anggaran negara, sementara dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang harus diatur dengan ketat sesuai syariat Islam. "Oleh karena itu, dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program yang diluar kategori asnaf, termasuk program MBG," jelasnya. Rizaludin juga mengungkapkan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS dijalankan dengan prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, menekankan pentingnya agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai dengan ajaran agama, tetapi juga hukum dan mendukung kepentingan bangsa. Dalam prakteknya, program pendistribusian dan pemanfaatan ZIS yang dikelola oleh BAZNAS difokuskan pada mengurangi kemiskinan, meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan untuk kelompok rentan yang termasuk dalam delapan asnaf. Rizaludin pun mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan mengenai penggunaan dana zakat. Ia menegaskan bahwa amanah para muzaki akan tetap terpenuhi dan seluruh dana zakat akan disalurkan tepat sasaran bagi fakir, miskin, dan kelompok rentan di seluruh wilayah Indonesia. "Kami (BAZNAS) melaksanakan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lengkap dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id," tutup Rizaludin.
BERITA27/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Riau dan BULOG Wilayah Riau–Kepri Teken MoU Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat
BAZNAS Riau dan BULOG Wilayah Riau–Kepri Teken MoU Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau (BAZNAS Riau) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perum BULOG Kantor Wilayah Riau dan Kepulauan Riau melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka memperkuat program ketahanan pangan masyarakat di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret sinergi antara lembaga pengelola zakat dan badan usaha milik negara yang memiliki peran vital dalam penyediaan dan stabilisasi pangan nasional. Kerja sama ini diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat program distribusi logistik berbasis zakat. Ketua BAZNAS Riau, Masriadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BAZNAS dan BULOG memiliki visi yang sejalan dalam membangun ketahanan pangan umat. “BULOG dan BAZNAS memiliki tujuan yang sama, yakni sama-sama berperan dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan. Melalui MoU ini, kami ingin memastikan bahwa bantuan pangan yang bersumber dari zakat dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Masriadi. Ia menambahkan bahwa sinergi ini akan memperkuat program-program pendistribusian bantuan sembako, beras, serta kebutuhan pokok lainnya kepada mustahik di berbagai kabupaten/kota di Riau dan Kepri. Sementara itu, Pimpinan Wilayah BULOG Riau–Kepri, Dani Satrio, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. BULOG memiliki tujuan utama memastikan ketersediaan kebutuhan ketahanan pangan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi MoU ini sebagai bentuk kolaborasi nyata untuk saling mendukung dan memperkuat kerja sama dalam mendistribusikan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Dani Satrio. Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk saling mendukung dalam penyediaan dan penyaluran bahan pangan, khususnya beras, dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Kolaborasi antara BAZNAS dan BULOG ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung program nasional dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Riau
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Riau.

Lihat Daftar Rekening →