WhatsApp Icon
Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran

Pekanbaru – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menggelar program Baznas Beraye 2026 yang ditujukan untuk membantu anak-anak yatim di Pekanbaru, Minggu (8/3/2026).

Program belanja baju lebaran dan kebutuhan sekolah ini menyasar sebanyak 1.000 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru. Melalui program tersebut, para penerima manfaat diberikan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyebutkan bahwa pihaknya mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk program ini. Setiap anak yatim menerima voucher belanja senilai Rp1 juta yang dapat digunakan untuk membeli pakaian lebaran maupun kebutuhan sekolah di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman.

“Dana sebesar Rp1 miliar kita alokasikan pada program ini, dengan harapan dapat memberi kesan mendalam dan keberkahan bagi anak yatim di Pekanbaru. Kami berharap anak-anak dapat ikut bergembira dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Masriadi Hasan.

Masriadi menjelaskan bahwa dana yang disalurkan dalam program tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Riau serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Ia juga berharap program Baznas Beraye dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat terbantu.

“Kami berharap program ini dapat memicu besaran zakat, infak, dan sedekah di Riau, sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat tersantuni. Kita juga mendoakan para muzakki agar selalu diberi keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau, memberikan apresiasi terhadap program yang dilaksanakan oleh Baznas Riau tersebut.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Baznas Riau melalui berbagai program sosial dinilai sangat membantu dalam meringankan tugas pemerintah dalam memperhatikan masyarakat yang membutuhkan.

“Kami sangat mengapresiasi program yang dijalankan Baznas Riau. Karena menyantuni anak-anak kurang beruntung merupakan tanggung jawab pemerintah dan tugas tersebut telah diringankan oleh Baznas Riau,” ujar Zulkifli.

Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para anak yatim dan keluarga mereka, serta menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Semoga ini bermanfaat bagi anak yatim dan keluarganya. Mudah-mudahan anak-anak kita bergembira, dan kita terjauhkan dari orang yang mendustakan agama,” tutupnya.

 

08/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”

Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menyalurkan bantuan sosial senilai Rp4,25 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dalam kegiatan “Baznas Beraye 2026” yang digelar di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (8/3/2026).

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari zakat masyarakat serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Total dana sebesar Rp4,25 miliar itu kemudian disalurkan melalui beberapa program yang ditujukan untuk membantu kelompok mustahik selama bulan Ramadan.

Salah satu program yang dijalankan adalah bantuan belanja baju raya bagi 1.000 anak yatim di Kota Pekanbaru dengan total anggaran Rp1 miliar. Melalui program ini, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp1 juta agar dapat merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idulfitri.

Selain itu, Baznas Riau juga menyalurkan bantuan konsumtif Ramadan dhuafa sebesar Rp2 miliar kepada 2.000 pekerja paruh waktu, tenaga kebersihan, petugas keamanan, serta tenaga lepas yang bekerja di berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

Dalam program lainnya, Baznas Riau turut menyiapkan program “Ramadan Berkah” berupa paket sembako bagi keluarga kurang mampu. Sebanyak 250 keluarga menerima paket bantuan senilai Rp500 ribu per paket dengan total anggaran Rp1,25 miliar. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap program-program sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengajak anak-anak yatim yang hadir untuk mendoakan kesehatan serta kelancaran tugas Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam memimpin daerah. Ia juga berharap jajaran Baznas dapat terus menjalankan amanah dalam mengelola zakat umat sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat.

“Semoga anak-anak kita bergembira dan program ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya menutup kegiatan.

 

08/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali melaksanakan program Keteladanan Pimpinan Berzakat Tahun 2026 yang bertempat di Masjid Kampus Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Senin (02/03/2026).

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNILAK, Junaidi, M.Hum., beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNILAK menunaikan zakat maal yang diterima secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan.

 

Dalam sambutannya, Rektor UNILAK menyampaikan bahwa kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan budaya zakat di lingkungan akademik. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban personal yang memiliki dimensi sosial dan strategis dalam memperkuat solidaritas serta kepedulian di tengah masyarakat.

 

“Ketika pimpinan memberikan teladan, maka nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi akan tumbuh serta mengakar di tengah sivitas akademika,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen UNILAK dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan pembentukan karakter, termasuk dalam membangun kesadaran berzakat.

 

Ia menambahkan bahwa program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong peningkatan partisipasi zakat melalui contoh nyata dari para pemimpin institusi.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau, Ade Kurniawan, menyampaikan bahwa UNILAK merupakan kampus pertama yang melaksanakan kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya di UNILAK, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada tahun 2025.

 

BAZNAS Provinsi Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya di Provinsi Riau untuk turut serta membangun ekosistem zakat yang kuat, transparan, dan berkelanjutan.

 

 

02/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Rizaludin menjelaskan bahwa penggunaan ZIS memiliki aturan yang jelas dalam syariat Islam dan tidak dapat dialihkan untuk keperluan lain di luar asnaf yang telah ditetapkan. Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS harus berada dalam koridor syariah. Program MBG merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat dan diatur ketat sesuai syariat Islam. Rizaludin menekankan bahwa dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program di luar asnaf, termasuk program MBG. Pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) untuk tetap sesuai dengan ajaran agama, taat hukum, dan mendukung kepentingan bangsa. Program pendayagunaan ZIS di BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan termasuk dalam asnaf. Masyarakat diimbau agar tidak terpengaruh oleh informasi tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Rizaludin menegaskan bahwa seluruh dana zakat disalurkan dengan tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di Indonesia. BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan melakukan pelaporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.

27/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bogor
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat

Semarang - Terdapat kekhawatiran publik terkait dana zakat yang disinyalir dialihkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini. Kontroversi ini muncul setelah munculnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa zakat digunakan untuk membiayai program pemerintah tersebut. Namun demikian, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, telah membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang mengalihkan zakat untuk MBG. Al Asyhar menegaskan bahwa zakat harus diberikan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sebagaimana diatur dalam Q.S. At-Taubah ayat 60.

Klarifikasi terbaru datang dari BAZNAS RI. Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menegaskan bahwa penggunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) memiliki panduan yang jelas. Dia menekankan bahwa ZIS tidak boleh dialihkan ke program lain selain delapan asnaf yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.

“Kami pastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS tidak digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Semuanya didistribusikan sesuai dengan delapan asnaf yang telah ditentukan,” kata Rizaludin dalam pernyataan tertulis di Jakarta.

Rizaludin kembali menjelaskan bahwa delapan asnaf tersebut meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menegaskan bahwa kategori ini menjadi pedoman yang harus diikuti dalam pengelolaan zakat di BAZNAS.

Dia juga menjelaskan bahwa program MBG dan pengelolaan zakat memiliki sumber pendanaan yang berbeda. MBG didanai oleh anggaran negara, sedangkan ZIS merupakan amanah masyarakat yang diatur oleh syariat Islam.

“Oleh karena itu, dana zakat tidak bisa dialihkan ke program di luar asnaf, termasuk MBG,” tegasnya.

Pengelolaan zakat di BAZNAS didasari oleh prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sebagai standar untuk mematuhi aturan agama dan hukum.

Rizaludin juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang meragukan. Dia menjamin bahwa dana zakat akan disalurkan dengan tepat kepada fakir miskin dan penerima manfaat lainnya di seluruh Indonesia.

“Kami mengelola zakat dengan transparan dan akuntabel melalui pelaporan dan audit berkala. Laporan lengkap dapat diakses melalui situs resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” tambahnya.

27/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Riau Bersama Gubernur Riau menyalurkan bantuan kepada keluarga terdampak banjir di Kampar
BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Riau Bersama Gubernur Riau menyalurkan bantuan kepada keluarga terdampak banjir di Kampar
BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Riau bersama Gubernur Riau, Bapak Abdul Wahid, menyalurkan bantuan kepada keluarga yang terdampak banjir di Desa Kampung Panjang, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar. Banjir yang melanda daerah tersebut mengakibatkan banyak warga mengalami kesulitan, sehingga bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka. Dalam kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Riau melalui BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Riau menyalurkan 100 paket sembako kepada warga terdampak. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah banjir. Pimpinan BAZNAS Riau, Wakil Ketua II Jamaluddin, S.Ag., M.Sy., yang didampingi oleh Komandan BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Riau, Idris, SE. Sy., menyampaikan bahwa kehadiran mereka di lokasi bencana bertujuan untuk memberikan dukungan langsung kepada warga yang terdampak. Ia juga menegaskan bahwa Baznas Provinsi Riau terus berkomitmen untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah. Gubernur Riau, Bapak Abdul Wahid, juga turut serta dalam penyaluran bantuan tersebut. Kehadiran beliau bersama Bupati Kampar dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan lembaga kemanusiaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat memberikan sedikit kelegaan bagi warga yang terdampak banjir. Baznas Provinsi Riau berkomitmen untuk terus hadir dalam membantu masyarakat yang mengalami bencana, sehingga mereka dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
BERITA03/03/2025 | Humas BAZNAS Riau
Dukung Dakwah Ramadhan, BAZNAS Riau Berikan Servis Motor Gratis untuk 500 Dai
Dukung Dakwah Ramadhan, BAZNAS Riau Berikan Servis Motor Gratis untuk 500 Dai
Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan, BAZNAS Provinsi Riau mengadakan layanan servis dan ganti oli gratis untuk 500 dai di Pekanbaru. Kegiatan ini dimulai dengan servis tahap pertama untuk 50 unit motor dai yang dilaksanakan di Rumah Qur’an Nurul Azhar, Jl. Paus Gg. Udang No. 01, Pekanbaru, pada 27/02/25. Selanjutnya, sebanyak 450 unit motor Dai yang sudah terdaftar akan mendapatkan layanan serupa di kantor BAZNAS Provinsi Riau pada 08-09 Maret 2025. Program ini bertujuan untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan para dai dalam menjalankan kegiatan dakwahnya, mengingat mobilitas mereka yang tinggi selama bulan Ramadhan, terutama dalam mengisi kajian setiap selesai salat fardhu. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin, S.Ag. M.Sy, menyatakan bahwa layanan ini diharapkan dapat membantu para dai agar tetap dapat berdakwah dengan lancar tanpa kendala teknis pada kendaraan mereka. Selain untuk Dai, program ini juga memberikan manfaat bagi mustahik Z-Auto binaan BAZNAS Provinsi Riau yang ikut serta dalam program servis motor gratis. Dengan adanya program ini, mereka berkesempatan untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan dan meningkatkan penghasilan mereka. Tidak hanya itu, mustahik Z-Chicken binaan BAZNAS Provinsi Riau juga mendapatkan manfaat sebagai penyedia konsumsi snack dan makanan bagi para peserta. Dengan demikian, program ini tidak hanya mendukung para dai, tetapi juga memberikan dampak positif bagi mustahik binaan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mereka. Jamaluddin menambahkan bahwa program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BAZNAS Provinsi Riau dalam mendukung kegiatan dakwah sekaligus pemberdayaan ekonomi mustahik di bulan Ramadhan.
BERITA28/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau menghadiri wisuda Fundraising Development Program
BAZNAS Riau menghadiri wisuda Fundraising Development Program
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau turut menghadiri acara wisuda Fundraising Development Program (FDP) yang diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi amil profesional di lingkungan BAZNAS. Acara ini menjadi momen penting bagi para peserta yang telah mengikuti pelatihan intensif dalam mengelola penggalangan dana zakat secara lebih efektif dan modern. Fundraising Development Program (FDP) merupakan program pelatihan yang dirancang untuk memperkuat kapasitas para amil dalam mengelola zakat dengan lebih transparan, efisien, dan mudah diakses oleh masyarakat. Program ini juga bertujuan mencetak kader amil berkualitas dalam bidang pengumpulan zakat serta mendorong pertumbuhan dan penguatan penggalangan dana zakat di tingkat nasional. Dengan pemanfaatan teknologi digital dan sumber daya manusia yang kompeten, diharapkan pengelolaan zakat dapat semakin optimal untuk kesejahteraan umat. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc. M. Sha, menyampaikan bahwa salah satu peserta yang diwisuda dalam program ini adalah Azmizar, SH. MH, yang merupakan amil pelaksana di BAZNAS Provinsi Riau. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan dalam meningkatkan strategi pengumpulan zakat di wilayah Riau. Selain Ketua BAZNAS Provinsi Riau, acara wisuda ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua IV Drs. H.M. Aziz, MM. MA, serta Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Riau, Idris, SE. Sy. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program pengembangan kompetensi amil yang diinisiasi oleh BAZNAS. Program FDP ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan capaian penghimpunan dana zakat, memperkuat kapasitas lembaga zakat di Indonesia, serta mengembangkan strategi penggalangan sumber daya manusia yang efektif. Selain itu, peserta FDP juga mendapatkan pelatihan dan sertifikasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), sehingga mampu menjalankan tugasnya secara profesional. Peserta yang mengikuti FDP BAZNAS berasal dari berbagai wilayah, termasuk amilin dan amilat dari BAZNAS RI serta BAZNAS Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia. Dengan adanya program ini, diharapkan pengelolaan zakat di Indonesia semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA25/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS dan KSrelief Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Pemulung
BAZNAS dan KSrelief Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Pemulung
Dalam upaya membantu masyarakat kurang mampu menghadapi bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief), menyalurkan bantuan pangan bagi warga Kampung Pemulung di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.Bantuan ini merupakan bagian dari ribuan paket pangan yang didistribusikan di berbagai wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Paket berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, dan bahan makanan lainnya, yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadhan.Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, mengungkapkan apresiasinya terhadap kerja sama ini, yang telah membantu banyak keluarga dalam menghadapi tantangan ekonomi."Kami bersyukur atas kepedulian KSrelief kepada masyarakat Indonesia. Bantuan ini sangat berarti, terutama bagi mereka yang membutuhkan tambahan dukungan pangan menjelang Ramadhan," ujar dia.Ia juga menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata solidaritas internasional yang mempererat hubungan antarnegara dalam aksi kemanusiaan.Salah satu warga penerima manfaat, Inem (60), seorang pedagang kecil, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami untuk persiapan sahur dan berbuka puasa," kata dia.Melalui kerja sama ini, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang terbantu, serta semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk berkontribusi dalam aksi sosial serupa.
BERITA25/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
Aziz, Alumni Berprestasi Sekolah Cendekia BAZNAS Raih IPK Sempurna 4,00 di Kampus
Aziz, Alumni Berprestasi Sekolah Cendekia BAZNAS Raih IPK Sempurna 4,00 di Kampus
Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh salah satu alumni Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB), Aziz Asya Dicky. Mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta ini berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 di semester pertamanya. Prestasi ini menegaskan bahwa Aziz tidak hanya unggul saat menempuh pendidikan di SCB, tetapi juga mampu mempertahankan keunggulannya di jenjang perkuliahan.Aziz, yang berasal dari Koto Baru, Padang, diterima di Jurusan Perbandingan Mazhab UIN Jakarta melalui jalur Beasiswa Nilai Rapor dan Hafiz Qur’an. Keberhasilannya meraih IPK sempurna mencerminkan dedikasi dan ketekunannya dalam menempuh pendidikan. "Saya selalu percaya bahwa kita jauh lebih besar dari apa yang kita pikirkan. Jika kita memiliki tekad dan usaha yang sungguh-sungguh, tidak ada yang tidak mungkin," ungkap Aziz baru-baru ini,Sejak bersekolah di SCB, Aziz memang dikenal sebagai siswa yang berprestasi. Ia telah menghafal 12 Juz Al-Qur’an serta 120 hadist pilihan. Selain itu, ia juga menorehkan berbagai prestasi di tingkat provinsi maupun internasional. Beberapa pencapaiannya antara lain Juara 1 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi, Juara 1 Lomba Pidato tingkat Provinsi, serta menjadi da'i dalam berbagai acara. Tak hanya itu, Aziz juga pernah mengikuti program pertukaran pelajar ke Malaysia, sebuah pengalaman yang semakin memperkaya wawasan dan kemampuannya dalam dunia akademik maupun dakwah.Bagi Aziz, pendidikan bukan hanya sekadar mendapatkan nilai tinggi, tetapi juga tentang membentuk karakter dan memberi manfaat bagi orang lain. Prestasi Aziz di UIN Jakarta tentu menjadi kebanggaan bagi Sekolah Cendekia BAZNAS. Lembaga pendidikan yang berfokus pada pemberdayaan anak-anak berprestasi dari kalangan dhuafa ini sekali lagi membuktikan bahwa dengan pendidikan yang berkualitas dan pembinaan yang tepat, para siswanya mampu meraih kesuksesan di berbagai bidang.Keberhasilan Aziz di dunia akademik diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lainnya, baik di SCB maupun di sekolah-sekolah lain. Dengan semangat belajar yang tinggi serta tekad yang kuat, siapa pun memiliki kesempatan untuk mencapai impian mereka.Sekolah Cendekia BAZNAS terus berkomitmen untuk mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat. Keberhasilan Aziz adalah bukti nyata bahwa pendidikan dapat menjadi jalan untuk mengubah masa depan menjadi lebih cerah.
BERITA24/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Dukung Peternak Mustahik, Domba Cimande Siap Penuhi Kebutuhan Kurban
BAZNAS Dukung Peternak Mustahik, Domba Cimande Siap Penuhi Kebutuhan Kurban
Kelompok Balai Ternak BAZNAS Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merupakan kelompok peternak binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang berfokus pada pengembangan domba kurban berkualitas. Dengan komitmen terhadap kesejahteraan ternak, kelompok ini terus berinovasi dalam meningkatkan standar pemeliharaan domba agar sesuai dengan prinsip kesehatan dan kesejahteraan hewan.Untuk memastikan domba yang dihasilkan sehat dan berkualitas, kelompok ini melakukan perbaikan kandang secara menyeluruh. Lingkungan kandang yang lebih kokoh dan higienis diterapkan guna mengurangi risiko penyakit serta meningkatkan pertumbuhan domba secara optimal. Dengan kandang yang lebih bersih dan terstruktur, peternak berharap dapat memenuhi kebutuhan hewan kurban yang lebih baik saat musim Idul Adha mendatang.Selain program peningkatan kualitas kandang, BAZNAS juga tengah mengembangkan berbagai inisiatif lain dalam sektor peternakan, seperti program penguatan pakan ternak dan pendampingan usaha bagi peternak mustahik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas serta memastikan keberlanjutan usaha ternak yang dikelola oleh penerima manfaat. Dengan pendekatan holistik, BAZNAS berharap dapat menciptakan ekosistem peternakan yang mandiri dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat.Dengan adanya program pemberdayaan ini, peternak di Desa Cimande Hilir kini memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Melalui penerapan sistem peternakan yang lebih higienis dan profesional, diharapkan domba kurban yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar kesehatan, tetapi juga menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin berkurban dengan hewan berkualitas tinggi.
BERITA20/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
Untaian Cita Ahmad Hotimi: Profil Santri Sekolah Cendekia BAZNAS
Untaian Cita Ahmad Hotimi: Profil Santri Sekolah Cendekia BAZNAS
Ahmad Hotimi, seorang santri asal Sukabumi, membuktikan bahwa tekad, semangat, dan dukungan lingkungan dapat mengubah hidup seseorang. Lahir dari keluarga sederhana, dengan ayah yang bekerja sebagai petani dan ibu sebagai ibu rumah tangga, Hotimi tumbuh dengan semangat untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarganya. Berkat dorongan orang tuanya, ia mendapat kesempatan emas untuk melanjutkan pendidikan dengan beasiswa penuh di Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB), sebuah lembaga pendidikan yang dikelola melalui dana zakat dan berkomitmen mencetak generasi unggul dan berakhlak mulia.Saat pertama kali memasuki SCB, Hotimi hanya menghafal satu juz Al-Quran. Namun, berkat lingkungan yang mendukung dan semangat belajar yang tinggi, ia berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran dan 130 hadist pilihan. Prestasi ini tidak diraih dengan mudah, tetapi melalui disiplin dan ketekunan yang luar biasa. “Awalnya, saya hanya hafal 1 juz. Tapi di SCB, lingkungannya sangat mendukung. Semua teman-teman semangat menghafal, dan itu memacu saya untuk terus belajar,” ujar Hotimi mengenang perjalanan pendidikannya.Tidak hanya unggul dalam bidang hafalan, Hotimi juga berhasil mengembangkan potensi dirinya dalam bidang organisasi. Meskipun awalnya ia adalah sosok yang introvert dan enggan terlibat dalam keramaian, SCB berhasil mengubah pandangannya. Sejak kelas 7, ia mulai dibentuk menjadi seorang pemimpin. Pada kelas 11, Hotimi mencalonkan diri sebagai ketua OSIS dan berhasil terpilih. "Dulu, organisasi itu seperti sosok menakutkan bagi saya. Saya tidak suka keramaian dan merasa tidak percaya diri. Tapi SCB mengajarkan saya bahwa menjadi pemimpin itu tentang tanggung jawab dan melayani. Sekarang, saya justru bersyukur bisa menjadi ketua OSIS," kata Hotimi.Sebagai ketua OSIS, Hotimi tetap menjaga fokus pada hafalan Al-Quran. Ia mengungkapkan bahwa wejangan dari ustaz tentang pentingnya quality time bersama Al-Quran setelah shalat Magrib dan Subuh sangat membantunya. "Ustaz pernah bilang, 'Harus bisa bersama Al-Quran setelah Magrib dan Subuh.' Kata-kata itu selalu saya ingat. Saya berusaha untuk selalu menyediakan waktu khusus bersama Al-Quran, meskipun sibuk sebagai ketua OSIS," tambahnya.Selain itu, Hotimi juga menunjukkan prestasi luar biasa di bidang akademik dan olimpiade. Ia meraih Medali Perak dalam Fisika National Olympiad of Outstanding Student (NOOS) 2023, Medali Perak Fisika South East Asia Olympiad of Science Medicine (SEAOSM) 2023, Medali Emas Bahasa Arab Olimpiade Sains Nusantara (OLIMNUS) 2024, Medali Perunggu dalam International Kangaroo Mathematics Contest (IKMC) 2024, serta Juara 2 Kitab Kuning Competition dalam ajang JANTARA (Jambore Santri Nusantara).Cita-cita Hotimi ke depan sangat mulia. Ia ingin menjaga hafalannya dan memberikan dampak positif bagi SCB dalam 5 hingga 10 tahun mendatang. "SCB telah mengubah hidup saya. Saya ingin suatu hari nanti bisa memberikan kontribusi yang berarti untuk sekolah ini dan masyarakat," ungkapnya penuh semangat.Dengan pendidikan berkualitas, dukungan lingkungan, dan tekad yang kuat, Hotimi menunjukkan bahwa impian dapat terwujud. SCB, yang dikelola dengan dana zakat, terus berkomitmen mencetak generasi cendekia yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan siap menjadi pemimpin di masa depan.
BERITA19/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
Raker Pendistribusian, BAZNAS Riau Perkuat SOP Penyaluran dan Pengadaan Zakat
Raker Pendistribusian, BAZNAS Riau Perkuat SOP Penyaluran dan Pengadaan Zakat
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menggelar Rapat Kerja (Raker) Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, yang pada tahun ini difokuskan untuk memperkuat Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penyaluran dan pengadaan zakat. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak yang berkepentingan dalam optimalisasi pengelolaan zakat di wilayah Riau. Raker yang berlangsung pada tahun 2025 ini menghadirkan pemateri dari BAZNAS RI, yaitu Dr. Ahmad Hambali (Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional), Resti Vurwarin (Kepala Divisi Sistem & Prosedur), Indri Wahyuni (Kepala Bagian Pengadaan), serta Fahri Hasari Srg (Staf Divisi Sistem & Prosedur). Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait implementasi SOP dalam pendistribusian dan pendayagunaan zakat secara efektif dan efisien. Peserta dalam rapat kerja ini terdiri dari perwakilan BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Riau, yang meliputi pimpinan bidang penyaluran, pimpinan bidang administrasi, SDM, dan umum, serta pelaksana terkait. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam tata kelola zakat yang lebih baik. Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc, M.Sha, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional Dr. Ahmad Hambali beserta tim yang telah berkenan hadir dalam rapat kerja ini. Ia berharap bahwa implementasi SOP yang diperkuat dalam pertemuan ini dapat diterapkan secara menyeluruh di seluruh BAZNAS kabupaten/kota di Riau. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan hingga selesai agar mendapatkan manfaat maksimal dalam penerapan SOP yang lebih baik. Sementara itu, Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional, Dr. Ahmad Hambali, menyampaikan bahwa kehadiran tim dari BAZNAS RI dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS Provinsi Riau sesuai dengan prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS Riau menjadi salah satu prioritas dalam implementasi SOP, mengingat capaian dan komitmen tinggi dalam pengelolaan zakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan adanya rapat kerja ini, diharapkan penguatan SOP dalam penyaluran dan pengadaan zakat dapat semakin meningkatkan efektivitas dan transparansi pengelolaan zakat di Provinsi Riau. Hal ini juga sejalan dengan visi BAZNAS untuk menjadikan zakat sebagai instrumen utama dalam meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA18/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Gelar Penguatan dan Pelatihan UPZ BAZNAS Rokan Hulu
BAZNAS Riau Gelar Penguatan dan Pelatihan UPZ BAZNAS Rokan Hulu
Rokan Hulu – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menggelar kegiatan penguatan dan pelatihan bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Rokan Hulu. Acara ini berlangsung di Masjid Islamic Center Rokan Hulu dan dihadiri oleh berbagai UPZ, termasuk dari perguruan tinggi, kecamatan, desa, serta masjid di lingkungan Rokan Hulu. 18/02/2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme para pengurus UPZ dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat. Dalam pelatihan ini, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Riau, Dr. Yahanan, M.Sy, hadir sebagai pemateri utama. Ia memberikan bimbingan teknis mengenai tata cara kerja UPZ sesuai dengan Peraturan BAZNAS Nomor 2 Tahun 2016. Dalam pemaparannya, Dr. Yahanan menjelaskan pentingnya peran UPZ dalam membantu BAZNAS mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat. Ia juga menekankan bahwa tata kelola zakat yang baik harus dilakukan secara transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat dapat terus meningkat. Selain sesi bimbingan teknis, kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi interaktif antara peserta dengan pemateri. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan kendala dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan zakat di wilayah masing-masing. Melalui diskusi ini, diharapkan solusi yang tepat dapat ditemukan untuk meningkatkan efektivitas kerja UPZ. Kegiatan penguatan dan pelatihan ini disambut antusias oleh para peserta. Mereka mengapresiasi inisiatif BAZNAS Riau dalam memberikan pendampingan dan pelatihan yang dapat memperkaya wawasan serta meningkatkan kompetensi dalam pengelolaan zakat. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan UPZ BAZNAS di Rokan Hulu dapat semakin profesional dalam menjalankan tugasnya. Pengelolaan zakat yang lebih optimal akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang berhak menerima manfaat dari dana zakat yang terhimpun.
BERITA17/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
Zakat untuk Pendidikan: Bantuan bagi Mahasiswa Kurang Mampu di Universitas Riau (UNRI)
Zakat untuk Pendidikan: Bantuan bagi Mahasiswa Kurang Mampu di Universitas Riau (UNRI)
Pekanbaru - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menghadiri acara penyaluran bantuan tunggakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di lingkungan Universitas Riau (UNRI). Bantuan yang diberikan mencapai total Rp. 178.762.500 dan disalurkan kepada 103 mahasiswa penerima manfaat yang membutuhkan dukungan untuk melanjutkan pendidikan mereka. Kamis, 13/02/2025. Acara ini dihadiri oleh Rektor UNRI, Wakil Rektor III, Dekan dan Wakil Dekan, Dosen, serta mahasiswa penerima manfaat. Dalam sambutannya, Rektor UNRI Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, S.E., M.Si menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas upaya dalam membantu mahasiswa UNRI, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. "Pentingnya peran zakat dalam mendukung pendidikan dan berkomitmen untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat di lingkungan civitas akademika UNRI. Dengan jumlah dosen yang mencapai 1.300 orang, belum termasuk tenaga kependidikan, potensi zakat yang dapat dikumpulkan masih sangat besar. Rektor juga berpesan kepada mahasiswa penerima bantuan agar memanfaatkan dana yang diberikan dengan sebaik-baiknya dan terus bersemangat dalam meraih prestasi akademik" Ujar Sri Indarti. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masrdi Hasan, Lc., M.Sha dalam sambutannya turut mengapresiasi langkah UNRI dalam menyalurkan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UNRI. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Prof. Padil selaku Ketua UPZ UNRI yang telah berupaya keras dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat di lingkungan kampus. Ke depan, diharapkan sinergi antara BAZNAS dan UNRI dalam pengelolaan zakat dapat semakin ditingkatkan, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh mahasiswa yang membutuhkan" Ujar Masriadi. Dengan adanya bantuan zakat ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang dapat melanjutkan pendidikannya tanpa terkendala masalah keuangan. Semoga zakat yang disalurkan dapat menjadi sarana dalam mencerdaskan generasi muda, sehingga mereka yang sebelumnya tidak mampu, kini memiliki kesempatan untuk menjadi lebih mandiri dan berdaya.
BERITA14/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Riau Gelar Focus Group Discussion dan Serahkan Bantuan Peralatan Respon Bencana
BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Riau Gelar Focus Group Discussion dan Serahkan Bantuan Peralatan Respon Bencana
Pekanbaru – BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Aula Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana di wilayah Riau. FGD ini dipimpin oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau, Bapak Jamaluddin, S.Ag., M.Sy., didampingi oleh Komandan BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Riau, Idris, S.E.Sy., serta Koordinator Lapangan BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Riau, Ade Kurniawan, S.E. Turut hadir pimpinan BAZNAS se-Provinsi Riau serta komandan BAZNAS Tanggap Bencana dari berbagai daerah. Dalam sambutannya WAKA II BAZNAS Provinsi Riau menegaskan bahwa FGD ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momen strategis untuk memperkuat sinergi dalam penanganan bencana serta memastikan kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Riau. Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan dua unit tenda berukuran 4x6 meter sebagai peralatan respon bencana. Bantuan ini berasal dari BAZNAS RI sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas penanggulangan bencana di Riau. Selain itu, acara ini juga diisi dengan arahan dari pimpinan BAZNAS Provinsi Riau serta laporan dari perwakilan BAZNAS Tanggap Bencana se-Riau terkait berbagai kegiatan dan respons bencana yang telah dilaksanakan.
BERITA13/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
Z-Chiken: Membangun Kemandirian Mustahik
Z-Chiken: Membangun Kemandirian Mustahik
Pekanbaru - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau terus berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi. Salah satu upaya yang telah direalisasikan adalah pelatihan pembuatan ayam krispi yang diselenggarakan pada Desember lalu. Program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan usaha kepada penerima manfaat agar mampu mandiri secara ekonomi. Salah satu mustahik yang merasakan manfaat dari program ini adalah Ibu Dian Yunelfrita, warga Bringin Indah, Kecamatan Marpoyan Damai. Sebelum mendapatkan bantuan, Ibu Dian berjualan tela-tela sebagai sumber penghasilannya. Namun, ia kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada BAZNAS Riau dan mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan serta bantuan usaha dalam bentuk Z-Chiken, usaha ayam krispi yang dikembangkan oleh BAZNAS. Setelah beralih menjual ayam krispi Z-Chiken, Ibu Dian merasakan perubahan signifikan dalam pendapatannya. Ia mengungkapkan bahwa usahanya kini menghasilkan pendapatan yang lebih besar dibandingkan sebelumnya, dengan pendapata mencapai sekitar Rp 5.000.000 per bulan. “Terima kasih para muzzaki, berkat zakat yang diberikan, mustahik seperti saya bisa berdaya dan memiliki penghasilan yang lebih baik,” ujar Ibu Dian dengan penuh rasa syukur. Program pemberdayaan ekonomi seperti ini menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dikelola dengan baik mampu mengubah kehidupan mustahik. BAZNAS Riau terus mendorong inovasi dalam pemberdayaan ekonomi agar lebih banyak mustahik yang bisa mandiri dan meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
BERITA07/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Tingkatkan Literasi Zakat dalam Dialog Pekanbaru Pagi di PRO 1 RRI Pekanbaru
BAZNAS Riau Tingkatkan Literasi Zakat dalam Dialog Pekanbaru Pagi di PRO 1 RRI Pekanbaru
Pekanbaru - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau terus berupaya meningkatkan literasi zakat di tengah masyarakat melalui berbagai media, salah satunya melalui siaran di Radio Republik Indonesia (RRI). Dalam dialog Pekanbaru Pagi PRO 1 RRI Pekanbaru edisi 4 Februari 2025, Dr. Yahanan, M.Sy, selaku Wakil Ketua I Bagian Pengumpulan BAZNAS Riau, menjadi pemateri dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Masyarakat." Tema ini selaras dengan visi besar BAZNAS Riau, yaitu menjadi lembaga utama dalam menyejahterakan umat di Provinsi Riau. Dalam dialog tersebut, Dr. Yahanan, M.Sy menegaskan bahwa pengelolaan zakat yang optimal memiliki peran strategis dalam mengatasi kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui berbagai program unggulan seperti Riau Makmur, Riau Cerdas, Riau Peduli, Riau Sehat, dan Riau Dakwah, BAZNAS Riau berkomitmen untuk menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan sosial dan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat. Dengan sinergi yang kuat antara BAZNAS, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta masyarakat, diharapkan zakat dapat menjadi instrumen yang efektif dalam menciptakan kesejahteraan dan keberkahan bagi seluruh umat. Dalam menjalankan program-program yang sudah ditetapkan, BAZNAS Riau berpegang pada regulasi yang telah ditetapkan, sehingga setiap langkah yang diambil memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Regulasi ini menjadi pedoman dalam menyalurkan zakat agar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan mengikuti aturan yang ada, diharapkan distribusi zakat dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan dalam upaya mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di Provinsi Riau.
BERITA04/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan, BAZNAS RI Resmikan Rumah Sehat di Pesawaran
Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan, BAZNAS RI Resmikan Rumah Sehat di Pesawaran
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan BAZNAS Pesawaran meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) sebagai upaya mempermudah akses layanan kesehatan gratis bagi mustahik di Pesawaran, Provinsi Lampung. Hingga saat ini, terdapat 30 Rumah Sehat BAZNAS di berbagai daerah di Indonesia, dengan 23 RSB telah beroperasi penuh dan 7 lainnya dalam tahap persiapan peluncuran. Sejak awal beroperasi hingga Januari 2025, sebanyak lebih dari 362.690 jiwa telah memperoleh manfaat dari layanan kesehatan yang disediakan oleh Rumah Sehat BAZNAS di seluruh Indonesia. Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Bupati Pesawaran Dr. H. Dendi Ramadhona, ST.,M.,Tr.,IP, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H.M. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Ketua BAZNAS Provinsi Lampung DR. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., serta Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Hi. A. Hamid, S., S.H., M.M. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa kehadiran RSB di Kabupaten Pesawaran bertujuan untuk menjamin pelayanan kesehatan gratis bagi para mustahik. “Dengan adanya RSB Kabupaten Pesawaran ini, kami ingin agar mustahik dapat mendapatkan layanan kesehatan yang terbaik,” kata Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menjelaskan bahwa RSB hadir untuk memberikan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemberian vitamin, penyuluhan kesehatan, pendampingan medis, skrining kesehatan, khitanan massal, hingga operasi katarak. “Siapa pun yang memenuhi kriteria mustahik, akan langsung mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya,” ucap Kiai Noor. “Adanya RSB di Kabupaten Pesawaran ini merupakan wujud nyata BAZNAS untuk terus memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat miskin di Indonesia, khususnya melalui peningkatan akses kesehatan,” tambahnya. Bupati Kabupaten Pesawaran, Dr. H. Dendi Ramadhona, ST.,M.,Tr.,IP, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Pesawaran atas berdirinya Rumah Sehat BAZNAS di wilayahnya. Menurutnya, kesehatan merupakan kebutuhan mendasar bagi semua orang, namun masih banyak kaum duafa yang kesulitan mendapatkan layanan medis yang layak. “Hadirnya RSB Pesawaran ini merupakan kebanggaan masyarakat Kabupaten Pesawaran. Kami berharap dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat khususnya kaum duafa di Kabupaten Pesawaran,” imbuhnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid, S., S.H., M.M., juga mengungkapkan rasa syukur atas diresmikannya Rumah Sehat BAZNAS di daerahnya. “Kehadiran RSB Pesawaran diharapkan mampu memberikan akses pelayanan kesehatan gratis yang layak bagi para mustahik,” jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa RSB Pesawaran menjadi solusi nyata bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan akses layanan kesehatan berkualitas. Saat ini, 23 RSB yang telah beroperasi di antaranya berada di Sumatra Utara, Batam, Lampung Tengah, Pesawaran, Jakarta, Banten, Kota Bogor, Cirebon, Yogyakarta, Kendal, Sidoarjo, Sragen, Brebes, Karanganyar, Pangkal Pinang, Sambas, Berau, Makassar, Lombok, Bima, Palu, Parigi Moutong, dan Papua. Sementara itu, 7 RSB lainnya sedang dalam tahap persiapan peluncuran di Sarolangun, Kepulauan Riau, Palembang, Mamuju Tengah, Pohuwato, Kabupaten Bogor, dan Masjid Istiqlal.
BERITA04/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Gelar Seleksi SIMAK SCB untuk Tahun Ajaran 2025/2026
BAZNAS Riau Gelar Seleksi SIMAK SCB untuk Tahun Ajaran 2025/2026
Pekanbaru - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menggelar Seleksi Masuk Sekolah Cendekia BAZNAS (SIMAK SCB) untuk tahun ajaran 2025/2026. Seleksi ini diikuti oleh tujuh orang siswa yang berasal dari berbagai daerah di Riau, termasuk Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, dan Pekanbaru. Pelaksanaan seleksi ini bertujuan untuk menjaring siswa-siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan kesempatan belajar di Sekolah Cendekia BAZNAS, sebuah lembaga pendidikan berbasis beasiswa yang didirikan oleh BAZNAS. Sekolah ini dikenal dengan program unggulannya yang tidak hanya menekankan pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter Islami dan kepemimpinan. Proses seleksi berlangsung dengan ketat, mencakup berbagai tahapan ujian, seperti tes akademik, wawancara, serta penilaian terhadap latar belakang ekonomi calon siswa. Melalui seleksi ini, BAZNAS Riau berharap dapat memberikan peluang pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak berpotensi yang membutuhkan, sekaligus mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Dengan terselenggaranya seleksi ini, BAZNAS Riau menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan. Diharapkan, siswa yang lolos seleksi dapat menjalani pendidikan dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya di masa depan.
BERITA03/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
Kerjasama BAZNAS Riau bersama UPZ Syifa Budi Bangun Rumah Layak Huni
Kerjasama BAZNAS Riau bersama UPZ Syifa Budi Bangun Rumah Layak Huni
Pekanbaru - BAZNAS Riau bersama UPZ Syifa Budi menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan membangun rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan, penerima RLH ini salah satu wa Rumbai-Pekanbaru yaitu Bapak Penyambungan Tambunan, 01/01/2025. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak. UPZ Syifa Budi telah menunjukkan kepedulian yang luar biasa dalam mendukung program kemanusiaan dan kesejahteraan sosial sepanjang tahun 2024. Sebagai salah satu penyumbang infaq terbesar, UPZ Syifa Budi berhasil menghimpun dana sebesar Rp.508.947.968 pada tahun 2024 yang disalurkan langsung ke BAZNAS Provinsi Riau. Dana tersebut merupakan hasil dari semangat berbagi para siswa SMP dan SMA Syifa Budi melalui program "Satu Siswa Satu Dhuafa," sebuah inisiatif yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kedermawanan dan kepedulian sosial sejak dini. Melalui sinergi dan semangat gotong royong, bantuan yang diberikan tidak hanya sekadar membangun hunian, tetapi juga memberikan harapan baru bagi penerimanya. Kehadiran rumah yang lebih layak diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi keluarga penerima manfaat. Program ini sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan berbagi dengan sesama.
BERITA02/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau bersama YTWU Selenggarakan Pelatihan Da'i/Da'iyah
BAZNAS Riau bersama YTWU Selenggarakan Pelatihan Da'i/Da'iyah
BAZNAS Riau bersama Yayasan Tabung Wakaf Umat (YTWU) menyelenggarakan pelatihan da’i/da’iyah di Pesantren Nurul Azhar Palas-Rumbai, 01/02/2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan para da’i/da’iyah dalam menyampaikan dakwah Islam yang inspiratif dan penuh hikmah. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Nurul Azhar yang dibentuk oleh YTWU telah berperan aktif dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat. Sejak beroperasi, UPZ ini berinduk kepada BAZNAS Provinsi Riau, dengan total infak yang berhasil dikumpulkan pada tahun 2024 mencapai Rp830.908.556, yang seluruhnya telah disalurkan kepada BAZNAS Provinsi Riau. Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan wawasan keislaman, tetapi juga membekali para peserta dengan pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para da’i/da’iyah dapat semakin berperan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang sejuk serta memperkuat harmoni di tengah masyarakat. Zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting dalam kehidupan sosial, terutama dalam membantu mereka yang membutuhkan. Melalui semangat berbagi, beban hidup masyarakat kurang mampu dapat berkurang, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik. Selain itu, zakat, infak, dan sedekah juga berkontribusi dalam menciptakan kesejahteraan sosial yang lebih merata, memperkuat rasa kepedulian, serta meningkatkan kualitas hidup bersama. Dengan adanya budaya berbagi ini, diharapkan tumbuh solidaritas yang semakin kuat di tengah masyarakat, menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan penuh keberkahan.
BERITA01/02/2025 | Humas BAZNAS Riau
Melalui UPZ KANWIL KEMENAG Provinsi Riau, BAZNAS Riau salurkan Bantuan Usaha Produktif
Melalui UPZ KANWIL KEMENAG Provinsi Riau, BAZNAS Riau salurkan Bantuan Usaha Produktif
Pekanbaru - BAZNAS Provinsi Riau berpartisipasi dalam peringatan Isra Mi'raj di Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Riau dan menyalurkan bantuan usaha produktif sebesar Rp. 114.000.000 untuk 38 penerima manfaat melalui UPZ Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Riau. Jum'at, 24/01/2025. UPZ Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Riau berperan penting dalam pengelolaan zakat dan penyaluran bantuan sosial. Mereka aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk pengupulan zakat, penyaluran sembako dan peningkatan literasi zakat untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan, pada tahun 2024 UPZ Wilayah Kementrian Agama Provinsi Riau menyerahkan zakat sebanyak Rp. 129.941.084. Kegiatan UPZ diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau. Melalui program-program ini, UPZ berkontribusi dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya bantuan modal usaha ini, diharapkan usaha para mustahik dapat berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian mereka. Bantuan ini merupakan langkah konkret untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan. Ketua BAZNAS Provinsi Riau Masriadi Hasan dalam sambutannya menyampaikan "Mustahik produktif yang berhak menerima bantuan telah melalui proses survei kelayakan yang ketat. Kriteria yang ditetapkan memastikan bahwa penerima bantuan benar-benar memiliki usaha yang dijalankan di tempat tinggal mereka, hal ini bertujuan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan dapat memberikan manfaat maksimal". Harapannya, melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat untuk berzakat semakin meningkat. Manfaat zakat yang jelas terasa dalam kehidupan sehari-hari diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam program zakat, sehingga dapat membantu lebih banyak mustahik dan memperkuat solidaritas sosial di masyarakat. Hadir pada kegiatan tersebut Ketua dan PJ Riau Makmur BAZNAS Provinsi Riau, KAKANWIL Kementrian Agama Provinsi Riau, KABID PENAISZAWA dan ASN KANWIL Kementrian Agama Provinsi Riau.
BERITA24/01/2025 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau menggelar Panen Raya Lumbung Pangan Padi Tahap II di Kampung Kemuning Muda, Kecamatan Bungaraya.
BAZNAS Provinsi Riau menggelar Panen Raya Lumbung Pangan Padi Tahap II di Kampung Kemuning Muda, Kecamatan Bungaraya.
BAZNAS Provinsi Riau menggelar Panen Raya Lumbung Pangan Padi Tahap II di Kampung Kemuning Muda, Kecamatan Bungaraya. Lumbung pangan ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS Provinsi Riau dan BAZNAS Kabupaten Siak, yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberdayakan masyarakat melalui pola zakat produktif. Senin, (20/01/2025). Pada panen raya kali ini, seluas 3 hektar lahan padi yang dikelola dalam program Lumbung Pangan telah dipanen. Hasil panen yang didapat dari lahan yang dipanen kali ini mencapai 12,5 ton gabah basah dengan harga R5.600,-/Kg. Pada Panen Raya Lumbung Pangan kali ini meningkat dari musim lalu sebesar 9.487kg menjadi 12.560kg pada musim ini. Lumbung Pangan Padi ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan zakat secara produktif, dengan fokus pada pengembangan pertanian yang dapat memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat penerima manfaat. Selain itu, melalui program ini diharapkan para petani mendapatkan pelatihan dan dukungan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian mereka. Dengan adanya panen raya ini, BAZNAS PROPINSI RIAU berkomitmen untuk terus mengembangkan program Lumbung Pangan ke berbagai wilayah lainnya, guna mendukung program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi umat.
BERITA22/01/2025 | Humas BAZNAS Riau
Aksi Tanggap Bencana, BAZNAS Provinsi Riau Bantu Korban Terdampak Kebakaran
Aksi Tanggap Bencana, BAZNAS Provinsi Riau Bantu Korban Terdampak Kebakaran
Kandis - BAZNAS Provinsi Riau menyerahkan bantuan untuk meringakan beban korban kebakaran. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Riau H. Mester Hasuhunan Hamzah, S.Ag didampingi oleh Lurah Kandis Kota, Babinkamtibmas, Babinsa dan Ketua RT. setempat pada Selasa (21/01/2024). Kebakaran yang terjadi di Kandis, RT 004 dan RW 006, Kelurahan Kandis Kota-Riau pada tanggal 5 Januari 2025 diduga disebabkan oleh konsleting listrik dari salah satu rumah warga. Akibat insiden ini, tiga rumah terbakar habis menimbulkan kerugian yang signifikan bagi para penghuni. Kerugian yang dialami tiga rumah yang terbakar mengalami kerusakan total, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah dan penghuni rumah kehilangan tempat tinggal dan barang berharga. Tindakan penanggulangan tim pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan, proses pemadaman berlangsung hingga larut malam dan upaya penyelamatan dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas ke rumah lainnya.
BERITA21/01/2025 | Humas BAZNAS Riau
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat