WhatsApp Icon
Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran

Pekanbaru – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menggelar program Baznas Beraye 2026 yang ditujukan untuk membantu anak-anak yatim di Pekanbaru, Minggu (8/3/2026).

Program belanja baju lebaran dan kebutuhan sekolah ini menyasar sebanyak 1.000 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru. Melalui program tersebut, para penerima manfaat diberikan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyebutkan bahwa pihaknya mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk program ini. Setiap anak yatim menerima voucher belanja senilai Rp1 juta yang dapat digunakan untuk membeli pakaian lebaran maupun kebutuhan sekolah di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman.

“Dana sebesar Rp1 miliar kita alokasikan pada program ini, dengan harapan dapat memberi kesan mendalam dan keberkahan bagi anak yatim di Pekanbaru. Kami berharap anak-anak dapat ikut bergembira dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Masriadi Hasan.

Masriadi menjelaskan bahwa dana yang disalurkan dalam program tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Riau serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Ia juga berharap program Baznas Beraye dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat terbantu.

“Kami berharap program ini dapat memicu besaran zakat, infak, dan sedekah di Riau, sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat tersantuni. Kita juga mendoakan para muzakki agar selalu diberi keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau, memberikan apresiasi terhadap program yang dilaksanakan oleh Baznas Riau tersebut.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Baznas Riau melalui berbagai program sosial dinilai sangat membantu dalam meringankan tugas pemerintah dalam memperhatikan masyarakat yang membutuhkan.

“Kami sangat mengapresiasi program yang dijalankan Baznas Riau. Karena menyantuni anak-anak kurang beruntung merupakan tanggung jawab pemerintah dan tugas tersebut telah diringankan oleh Baznas Riau,” ujar Zulkifli.

Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para anak yatim dan keluarga mereka, serta menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Semoga ini bermanfaat bagi anak yatim dan keluarganya. Mudah-mudahan anak-anak kita bergembira, dan kita terjauhkan dari orang yang mendustakan agama,” tutupnya.

 

08/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”

Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menyalurkan bantuan sosial senilai Rp4,25 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dalam kegiatan “Baznas Beraye 2026” yang digelar di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (8/3/2026).

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari zakat masyarakat serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Total dana sebesar Rp4,25 miliar itu kemudian disalurkan melalui beberapa program yang ditujukan untuk membantu kelompok mustahik selama bulan Ramadan.

Salah satu program yang dijalankan adalah bantuan belanja baju raya bagi 1.000 anak yatim di Kota Pekanbaru dengan total anggaran Rp1 miliar. Melalui program ini, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp1 juta agar dapat merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idulfitri.

Selain itu, Baznas Riau juga menyalurkan bantuan konsumtif Ramadan dhuafa sebesar Rp2 miliar kepada 2.000 pekerja paruh waktu, tenaga kebersihan, petugas keamanan, serta tenaga lepas yang bekerja di berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

Dalam program lainnya, Baznas Riau turut menyiapkan program “Ramadan Berkah” berupa paket sembako bagi keluarga kurang mampu. Sebanyak 250 keluarga menerima paket bantuan senilai Rp500 ribu per paket dengan total anggaran Rp1,25 miliar. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap program-program sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengajak anak-anak yatim yang hadir untuk mendoakan kesehatan serta kelancaran tugas Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam memimpin daerah. Ia juga berharap jajaran Baznas dapat terus menjalankan amanah dalam mengelola zakat umat sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat.

“Semoga anak-anak kita bergembira dan program ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya menutup kegiatan.

 

08/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali melaksanakan program Keteladanan Pimpinan Berzakat Tahun 2026 yang bertempat di Masjid Kampus Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Senin (02/03/2026).

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNILAK, Junaidi, M.Hum., beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNILAK menunaikan zakat maal yang diterima secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan.

 

Dalam sambutannya, Rektor UNILAK menyampaikan bahwa kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan budaya zakat di lingkungan akademik. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban personal yang memiliki dimensi sosial dan strategis dalam memperkuat solidaritas serta kepedulian di tengah masyarakat.

 

“Ketika pimpinan memberikan teladan, maka nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi akan tumbuh serta mengakar di tengah sivitas akademika,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen UNILAK dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan pembentukan karakter, termasuk dalam membangun kesadaran berzakat.

 

Ia menambahkan bahwa program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong peningkatan partisipasi zakat melalui contoh nyata dari para pemimpin institusi.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau, Ade Kurniawan, menyampaikan bahwa UNILAK merupakan kampus pertama yang melaksanakan kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya di UNILAK, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada tahun 2025.

 

BAZNAS Provinsi Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya di Provinsi Riau untuk turut serta membangun ekosistem zakat yang kuat, transparan, dan berkelanjutan.

 

 

02/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Rizaludin menjelaskan bahwa penggunaan ZIS memiliki aturan yang jelas dalam syariat Islam dan tidak dapat dialihkan untuk keperluan lain di luar asnaf yang telah ditetapkan. Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS harus berada dalam koridor syariah. Program MBG merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat dan diatur ketat sesuai syariat Islam. Rizaludin menekankan bahwa dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program di luar asnaf, termasuk program MBG. Pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) untuk tetap sesuai dengan ajaran agama, taat hukum, dan mendukung kepentingan bangsa. Program pendayagunaan ZIS di BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan termasuk dalam asnaf. Masyarakat diimbau agar tidak terpengaruh oleh informasi tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Rizaludin menegaskan bahwa seluruh dana zakat disalurkan dengan tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di Indonesia. BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan melakukan pelaporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.

27/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bogor
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat

Semarang - Terdapat kekhawatiran publik terkait dana zakat yang disinyalir dialihkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini. Kontroversi ini muncul setelah munculnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa zakat digunakan untuk membiayai program pemerintah tersebut. Namun demikian, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, telah membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang mengalihkan zakat untuk MBG. Al Asyhar menegaskan bahwa zakat harus diberikan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sebagaimana diatur dalam Q.S. At-Taubah ayat 60.

Klarifikasi terbaru datang dari BAZNAS RI. Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menegaskan bahwa penggunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) memiliki panduan yang jelas. Dia menekankan bahwa ZIS tidak boleh dialihkan ke program lain selain delapan asnaf yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.

“Kami pastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS tidak digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Semuanya didistribusikan sesuai dengan delapan asnaf yang telah ditentukan,” kata Rizaludin dalam pernyataan tertulis di Jakarta.

Rizaludin kembali menjelaskan bahwa delapan asnaf tersebut meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menegaskan bahwa kategori ini menjadi pedoman yang harus diikuti dalam pengelolaan zakat di BAZNAS.

Dia juga menjelaskan bahwa program MBG dan pengelolaan zakat memiliki sumber pendanaan yang berbeda. MBG didanai oleh anggaran negara, sedangkan ZIS merupakan amanah masyarakat yang diatur oleh syariat Islam.

“Oleh karena itu, dana zakat tidak bisa dialihkan ke program di luar asnaf, termasuk MBG,” tegasnya.

Pengelolaan zakat di BAZNAS didasari oleh prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sebagai standar untuk mematuhi aturan agama dan hukum.

Rizaludin juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang meragukan. Dia menjamin bahwa dana zakat akan disalurkan dengan tepat kepada fakir miskin dan penerima manfaat lainnya di seluruh Indonesia.

“Kami mengelola zakat dengan transparan dan akuntabel melalui pelaporan dan audit berkala. Laporan lengkap dapat diakses melalui situs resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” tambahnya.

27/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

BAZNAS PROVINSI RIAU MENGGESA PEMKAB BENGKALIS TERAPKAN PAYROLL SYSTEM PEMOTONGAN ZAKAT ASN & KARYAWAN BUMD BENGKALIS Bupati : "Kami mendukung penuh"
BAZNAS PROVINSI RIAU MENGGESA PEMKAB BENGKALIS TERAPKAN PAYROLL SYSTEM PEMOTONGAN ZAKAT ASN & KARYAWAN BUMD BENGKALIS Bupati : "Kami mendukung penuh"
BENGKALIS- Wakil ketua bidang pengumpulan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau Dr. Yahanan, M.Sy hadir dalam acara Rapat Persiapan pelaksanaan Penerapan Payroll Sistem Pemotongan Zakat, Infak dan Sedekah bagi ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, yang diadakan di Wisma Daerah Sri Mahkota Kabupaten Bengkalis. Dihadiri Bupati Kabupaten Bengkalis Ibu Hj. Kasmarni, S.Sos, MMP dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah mendukung penuh inovasi yang dilakukan pimpinan Baznas kab Bengkalis untuk digitalisasi pengumpulan zakat melalui payroll system. "Kami akan terus mendukung inovasi yang diusulkan oleh BAZNAS Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan pengumpulan zakat secara digital dengan payroll system ini" katanya.BAZNAS Provinsi Riau menggesah BAZNAS kabupaten Bengkalis untuk melakukan payroll sistem dalam pengumpulan zakat ASN dan karyawan BUMD pada setiap instansi pemerintah daerah. Hal ini sejalan dengan yang disampikan oleh Dr. Yahanan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepala daerah tidak usah ragu tentang payung hukum atau regulasi yang mengatur payroll sistem sebab ada dalam UU no 23 tahun 2011, PP no 14 tahun 2014, Inpres no 3 tahun 2014 dan secara khusus ada dalam perbaznas no 2 tahun 2016. Bahkan secara syar'i terdapat dalam QS. At-taubah ayat 103. "Golnya payroll sistem ini menjadi torehan sejarah yang berisi pahala bagi kepala daerah" Ujarnya.Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis, H. Ismail, S.Sos dalam sambutannya dengan payroll sistem akan banyak masyarakat miskin di Kabupaten Bengkalis akan terbantu melalui dana Zakat sehingga dapat membantu program bupati kabupaten Bengkalis untuk mewujudkan visi BERMASA (Bermarwah, Maju, dan Sejahtera). (dfz)
BERITA29/11/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS RIAU SOSIALISASIKAN PROGRAM Z-MART KEPADA 25 ORANG MUSTAHIK TERPILIH. KETUA BAZNAS : Bapak Ibu semua adalah mitra kami
BAZNAS RIAU SOSIALISASIKAN PROGRAM Z-MART KEPADA 25 ORANG MUSTAHIK TERPILIH. KETUA BAZNAS : Bapak Ibu semua adalah mitra kami
Pekanbaru- (Selasa, 15/11/2022). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau mengundang 25 orang pemilik warung harian yang akan menerima bantuan program usaha produktif Z-Mart, yakni berupa pendampingan, branding dan bantuan modal usaha sebesar 25 juta. Dalam sambutanya ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc.M.Sha menyampaikan kami hanya sebagai penyalur bertanggung jawab mendistribusikan zakat kepada asnaf-asnaf zakat dengan berbagai macam program-progam yang mampu mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. "Bapak ibu kenapa kami sebut bapak ibu adalah mitra BAZNAS Riau adalah supaya kedepan hubungan kita terus berlanjut kami titipkan amanah ini (zakat) dari para muzakki untuk dapat di manfaatkan sebaik-baiknya agar muzaki-muzakki yang telah berzakat dapat melihat kebermanfaatan zakat yang telah mereka tunaikan" ujar Masriadi Hasan. Sosialisasi berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Riau turut mendampingi Idris, SE,Sy selaku kepala pelaksana, Enik Afriyanti S.Pi, M.Si Kepala Bagian pendistribusian dan pendayagunaan berserta staf pendistribusian dan staf pendayagunaan. Acara dimulai pada pukul sembilan pagi dihadiri oleh lebih dari 25 orang bapak-bapak dan ibu-ibu ada yang membawa anak-anaknya. Program Z-Mart ini adalah program bantuan usaha produktif yang bertujuan untuk mengembangkan usaha-usaha warung harian yang sudah berjalan namun sulit berkembang dan bersaing dikarenakan keterbatasan modal dan pengetahuan masayarakat "Jadi kami berkomitmen untuk memberikan pembinaan kepada mustahik-mustahik yang terpilih untuk dapat pembinaan dan pendampingan serta tambahan modal agar dapat menunjang kemajuan usahanya" Kata Gio selaku staf pendayagunaan BAZNAS Provinsi Riau "Nantinya bapak ibu akan diberikan 25 juta dari BAZNAS Provinsi Riau dimana 5 jutanya kita akan gunakan untuk branding usaha mulai dari penataan bangunan warung, kemudian plang nama yang natinya akan menggunakan brand Z-Mart sebagai mitra BAZNAS Provinsi Riau. Sisanya 20 juta lagi akan dibelanjakan untuk stock barang-barang jualan, dan kami mohon karena ini dana zakat jadi untuk tidak menjual hal-hal yang tidak baik sesperti minumal alkohol, rokok, dan barang-barang sejenis" Ujar Enik Afriyanti menjelaskan keapada para mustahik. (DFZ)
BERITA15/11/2022 | Defli Zulfandi
JALIN SILATURAHMI BAZNAS RIAU BERSAMA LAM PROVINSI RIAU BERGANDENG TANGAN UNTUK TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SUKU PEDALAMAN
JALIN SILATURAHMI BAZNAS RIAU BERSAMA LAM PROVINSI RIAU BERGANDENG TANGAN UNTUK TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SUKU PEDALAMAN
Pekanbaru- Senin, (7/11/2022) Ketua dan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau bapak H. Masriadi Hasan, Lc, M.Sha, bersama bapak Dr. Yahanan, M.Sy wakil ketua bidang pengumpulan, bapak Jamaluddin, S.Ag.,M.Sy selaku wakil ketua bidang pendistribusian dan pendayagunaan di dampingi Idris, SE. Sy kepala pelaksana dan Enik Afriyanti, S.Pi.,M.Si selaku kepala bagian pendistribusian dan pendayagunaan, menghadiri undangan Lembaga Adat Masyarakat (LAM) Provinsi Riau di kantor kesekretariatan LAM Provinsi Riau.Pertemuan dilaksanakan di ruangan Aula Mini kesekretariatan LAM Provinsi Riau pada pukul sembilan pagi, turut hadir ketua Masyarakat Adat (MKA) Provinsi Riau Datuk Sri H. Marjohan Yusuf, Datus Sri H. Taufik selaku ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAM Provinsi Riau. Dalam agenda ini, Datuk Sri H.Taufik Ikhram Jamil, menyampaikan bahwa masyarakat adat, bahkan di seluruh dunia menurut PBB merupakan kelompok masyarakat yang terpinggirkan akibat korban pembangunan. "Dan kalau kita melihat 80% dari 7% total kemiskinan di Riau ini, adalah masyarakat adat, tentunya kami berharap ada program kerjasama yang dapat kita jalin dari pertemuaan ini untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat adat ini" katanya. Beliau juga menambahkan pertemuan ini terinspirasi dari penyampaian rektor Universitas Muhammadiyah Riau bapak Dr. Syaidul Amin yang merupakan ketua BAZNAS Provinsi Riau periode lalu yang memaparkan kondisi masyarakat adat di dunia yang jauh dari kata sejahtera. Ketua BAZNAS Provinsi Riau menanggapi dengan pemaparan program-program BAZNAS Provinsi Riau yang sudah maupun yang sedang berjalan yang mana bersentuhan langsung dengan masyarakat suku pedalaman. "Di pulau Rupat Utara itu kita telah mendirikan Pondok Pesantren Al-Hidayah BAZNAS dan di Pulau Mendul dan insyallah kita akan mendirikan lagi di Pulau Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti. Kemudian, kita ada program Riau Cerdas yang mana program ini memberikan bantuan biaya pendidikan kepada seluruh anak-anak yang ada di Riau tanpa kecuali. Tahun ini kita sudah mendistribusikan program bantuan beasiswa untuk mahasiswa Timur Tengah senilai 2 miliyar, dan bantuan-bantuan hutang biaya pendidikan, bagi keluarga-keluarga yang kesulitan membayar tunggakan uang sekolah"."Salah satu program BAZNAS juga, kita punya Bidan BAZNAS yang kita tempatkan di Suku Talang Mamak untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat setempat, menginventarisir terkait kebutuhan-kebutuhan masyarakat disana dan memetakan wilayah-wilayah dakwah. Beliau kita gaji melalui dana zakat" ujarnya. Bapak Jamluddin, S.Ag.,M.Sy menambahkan bahwa program pesantren di pulau Rupat dan Mendul merupakan program BAZNAS yang bersentuhan langsung dengan suku pedalaman. "Seperti di pulau Rangsang daerah Sokop itu ada suku Akit maka harapan kami dengan adanya pesantren di daerah-daerah yang tiga T ini dapat menjangkau masyarakat-masyarakat pendalaman" katanya. "Begitu juga jika ada dari LAM Riau mempunya rekomendasi anak-anak yang berasal dari suku pedalaman ajukan ke kami biar kita bantu".Wakil ketua bidang pengumpulan Dr. Yahanan, M.Sy menyampaikan bahwa LAM Provinsi Riau masih merupakan anggota dari BAZNAS Provinsi Riau seusai dengan surat keterangan (SK) pembentukan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) yang masi berlaku hingga tahun 2023, namun dikarenakan beberapa pengurus sudah berganti maka perlu adanya pembaharuaan SK kedepanya untuk mendukung kerjasama program, baik pengumpulan maupun penyaluran zakat nantinya. "Kami mohon izin datuk-datuk sekalian, tolong kami di usulkan kembali nama-nama kepengurusan UPZ LAM yang baru sehingga kita bisa bersinergi. Bahkan harapan kami bukan hanya sinergi di tinggkat provinsi tapi sinergi BAZNAS dan LAM seluruh kabupaten kota" katanya. Beliau juga berharap dengan sinerginya BAZNAS dan LAM, berkat bantuan datuk-datuk yang ada di LAM provinsi Riau ini orang-orang kaya yang ada di Riau dapat berzakat ke BAZNAS provinsi Riau melalui UPZ LAM Riau. (DFZ)
BERITA07/11/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS PROVINSI RIAU PEDULI PENDIDIKAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI ANAK DAN WANITA KORBAN KEKERASAN. KETUA BAZNAS : Tandatangani PKS dengan Dinas P3AP2KB Provinsi Riau
BAZNAS PROVINSI RIAU PEDULI PENDIDIKAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI ANAK DAN WANITA KORBAN KEKERASAN. KETUA BAZNAS : Tandatangani PKS dengan Dinas P3AP2KB Provinsi Riau
Pekanbaru (Selasa 1/11/2022) - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau bapak H. Masriadi Hasan, Lc, M.Sha bersama wakil ketua bidang pendistribusian dan pendayagunaan bapak Jamaluddin, S. Ag., M.Sy mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Provinsi Riau untuk penandatanganan Perjanjian dan Kerjasama (PKS) dan konferensi kasus untuk peningkatan pelayanan UPT perlindungan perempuan dan anak tahun 2022.Ibu Hj. Fariza, SH.,MH selaku Kepala Dinas (Kadis) P3AP2KB mengatakan dalam sambutanya "Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk melindungi dan memenuhi hak perlindungan perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi dan perlindungan khusus. Berdasarkan data unit pelayanan teknis (UPT) PPA provinsi Riau terdapat selama tahun 2022 hingga bulan Oktober terdapat 133 kasus dengan 143 korban yang terdiri 108 korban anak dan 35 korban perempuan. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah, salah satu wujud meningkatkan pelayanan perlindungan anak adalah Peraturan Menteri (Permen) Pemberdayaan Prempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia No.2 Tahun 2022 tentang standar pelayanan perlindungan perempuan dan anak"Sebagai lembaga yang konsen pada kesejahteraan, tentu BAZNAS Provinsi Riau memilki tanggung jawab terhadap perlindungan ekonomi bagi masyarakat secara umum terutama perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen dalam perjanjian kerjasama ini akan memberikan bantuan pendidikan bagi anak korban kekerasan dan bantuan kemandirian ekonomi pada anak dan perempuan korban kekerasaan beserta keluarga yang terdampak. Hal ini tertuang dalam Pasal 2 Ruang Lingkup poin a dan b, pada surat perjanjian kerjasama (PKS) antara BAZNAS Provinsi Riau dengan Dinas P3AP2KB Provinsi RiauSejalan dengan yang disinggung oleh Kadis P3AP2KB dalam sambutanya "kami bersama BAZNAS Provinsi Riau akan bekerjasama dalam program pendampingan para korban kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tentunya perlu pendampingan dan perhatian baik secara ekonomi, pendidikan terutama bagi anak yang terdampak dan tentunya kita akan bantu kemandirian secara ekonomi" Ujar ibu Fariza. (DFZ)
BERITA01/11/2022 | Defli Zulfandi
PIMPINAN BAZNAS RIAU SAMBUT SILATURAHMI PIMPINAN BARU BAZNAS BENGKALIS BERSAMA KESRA PEMKAB BENGKALIS :  BAWA LIMA AGENDA
PIMPINAN BAZNAS RIAU SAMBUT SILATURAHMI PIMPINAN BARU BAZNAS BENGKALIS BERSAMA KESRA PEMKAB BENGKALIS : BAWA LIMA AGENDA
Pekanbaru (Jumat, 28/10/2022) - Ketua beserta pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyambut baik kedatangan rombongan pimpinan BAZNAS kabupaten Bengkalis beserta Kesra Pemkab Bengkalis, berkunjung di kantor BAZNAS Provinsi Riau. Tampak hadir Bapak Masriadi Hasan, Lc.,M.Sh selaku ketua BAZNAS Provinsi Riau, Bapak Dr. Yahanan, M.Sy wakil ketua bidang pengumpulan, wakil ketua bidang pendistribusian bapak Jamaludin, S.Ag.,M.Sy, wakil ketua bidang pelaporan dan keuangan turut mendampingi kepala pelaksana BAZNAS Provinsi Riau Bapak Idris,S.Sy bersama jajaran kepala bagian BAZNAS Provinsi Riau. Ismail, S.Sos selaku ketua BAZNAS Bengkalis menyampaikan dalam sambutanya maksud dan tujuan kunjungan dan silaturahmi ini, "Adapun beberapa agenda yang menjadi tujuan dari kedatangan kami ini, yang pertama adalah mengenai payroll system, yang kedua adalah lajutan pondok pesantren BAZNAS di pulau Rupat yang mana Kakanwil Kemenag Bengkalis meminta untuk diperhatikan oleh Pemda oleh MUI dan oleh Kemenag Bengkalis, kemudian yang ketiga tentang persiapan Rapat Kordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS yang insyallah di tahun 2023 Bengkalis telah di tetapkan sebagai tuan rumah dan yang keempat menganai tindak lanjut hasil survei pendayagunaan zakat dan yang terakhir nanti tentang LAZ Ibadurahman" Diskusi dibuka dengan pembahasan mengenai penerapan payroll system zakat ASN, Dr. Yahanan, M.Sy menjelaskan bahwa "Bengkalis sudah jauh lebih baik dari sisi regulasi untuk mendukung penerapan payroll system ini, sebab Kabupaten Bengkalis sudah punya Perda, hanya saja perlu segera di optimalkan". Kemudian Beliau menjelaskan peran pemerintahan daerah sangat efektif dalam meningkatkan pengumpulan zakat "kami pimpinan di BAZNAS hanya teknis pak kabag kesra, kami bersinergi dengan BPKAD, Bank Riau Kepri, dan PT. Taspen" Dr. Yahanan juga menjelaskan mengenai LAZ PHR dan Ibadurahman "kita harus bersinergi dengan Laz-laz yang ada, namun jika ada laz yang belum mendapat kan izin resmi maka perlu di surati agar segera dapat izin resmi dari BAZNAS, jika memang laz sudah lebih dulu menggarab zakat misal di perusahaan seperti laz PHR maka tidak masalah, tapi jika dapat keluar intruksi dari bupati mengenai semua zakat karyawan harus ke BAZNAS maka itu bisa sebagai strategi dalam meningkatkan pengumpulan".Lebih kurang dua jam pertemuan berlangsung dari pukul sembilan emoat puluh menit hingga pukul sebelas siang, pertemuan di tutup setelah rombongan BAZNAS Bengkalis dan Sekda Pemkab Bengkalis berpamitan dan berforo bersama. (DFZ)
BERITA29/10/2022 | Defli Zulfandi
WAKA SATU BAZNAS RIAU LAKUKAN PEMBINAAN BAZNAS ROHUL
WAKA SATU BAZNAS RIAU LAKUKAN PEMBINAAN BAZNAS ROHUL
Rokan Hulu (19/10/2022) - Dr. Yahanan, M, Sy, selaku wakil ketua (Waka) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau melakukan pembinaan ke BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu (ROHUL), terkait sosialisasi payroll system pengumpulan zakat ASN, pembinaan penggunaan Sistem Informasi BAZNAS (SiMBA) dan penyaluran program pendayagunaan.Dalam sambutan pembukaanya Dr. Yahanan, M. Sy, menerangkan pentingnya penggunaan aplikasi SiMBA dalam menjaga kepatuhan administrasi pelaporan keuangan. "Sesuai dengan surat edaran ketua BAZNAS pusat nomor satu tahun 2022 pada point satu isinya di tujukan untuk seluruh BAZNAS seluruh Indonesia baik provinsi maupun kabupaten kota bahkan Lembaga Amil Zakat atau LAZ wajib menggunakan SiMBA, jika sudah wajib maka kita tidak bisa menolak lagi" ujar Dr. Yahanan dalam sambutanya di hadapan pimpinan dan staf BAZNAS ROHUL. "Dan karena ini merupakan kewajiban dari BAZNAS pusat maka kami selaku BAZNAS Provinsi berkewajiban mendampingi, maka dari itulah insyallah hari ini dan besok tim SiMBA kami akan memaparkan mengenai penggunaan SiMBA untuk pelaporan keuangan yang lebih baik" pungkasnya. Pertemuan ini berlangsung di ruangan aula kantor BAZNAS ROHUL, di hadiri langsung oleh Plh. H. Zulkifli selaku waka empat bidang kesekretariatan yang saat ini di tunjuk sebagai pengganti ketua BAZNAS ROHUL sementara, kemudian hadir waka satu bidang pengumpulan Agus Triono, S.Sos. M.Pd, Dr. H. Nofrizal, Lc, MH selaku waka dua bidang pendistribusian, waka tiga bidang perencanaan, pelaporan dan keuangan Dr. H. Armen, ZA dan staf BAZNAS ROHUL. Sosialisasi dimulai pukul sembilan di pandu langsung Tim SiMBa BAZNAS Provinsi Riau dipimpin langsung ada Plt. Kepala Bagian Keuangan dan pelaporan Ardi Rahmadany, ST dan Satuan Audit Internal Ferdiansyah, SE. Dr. Yahanan, M.Sy didampingi Agus Triono, S.Sos. M.Pd bergerak menunju Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) kabupaten ROHUL untuk melakukan sosialisasi teknis payroll system pengumpulan zakat ASN. (DFZ)
BERITA19/10/2022 | Defli Zulfandi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat