WhatsApp Icon
PEMPROV RIAU DAN BAZNAS PROVINSI RIAU TANDATANGANI PKS BANTUAN JAMINAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN

Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau terkait program bantuan pembiayaan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu di Provinsi Riau, pada Kamis (16/04/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Kepala BPKAD Provinsi Riau, Kepala Bappeda Provinsi Riau, Inspektur Inspektorat Provinsi Riau, Kepala Bapenda Provinsi Riau, Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Kepala Biro Tata Pemerintahan, serta Kepala Biro Hukum.

Perjanjian kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan sinergi dan koordinasi antara para pihak dalam mendukung pembiayaan jaminan kesehatan melalui pemanfaatan dana zakat, khususnya bagi masyarakat fakir dan miskin di Provinsi Riau.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu golongan penerima zakat adalah fakir dan miskin. Fakir diartikan sebagai individu yang sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan hidupnya, sedangkan miskin adalah mereka yang memiliki penghasilan namun tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kelompok inilah yang menjadi sasaran utama dalam program bantuan pembiayaan jaminan kesehatan yang kita sinergikan melalui kerja sama ini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dalam perjanjian kerja sama.

Pemerintah Provinsi Riau bersama BAZNAS Provinsi Riau berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di daerah.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat miskin di Provinsi Riau yang terkendala dalam memperoleh layanan kesehatan akibat keterbatasan biaya.

 

16/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RIAU GELAR BUKA PUASA BERSAMA DAN SALURKAN SANTUNAN UNTUK 213 ANAK YATIM DI PEKANBARU

Pekanbaru, Selasa (17/3/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus penyaluran santunan kepada 213 anak yatim dari berbagai panti asuhan di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Provinsi Riau sebagai bentuk kepedulian dan upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, Wakil Ketua II Jamaluddin, para pendamping panti asuhan, serta seluruh anak yatim penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Riau menyalurkan santunan sebesar Rp300.000 per anak kepada 213 anak yatim. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka, khususnya dalam menyambut momen lebaran yang penuh kebahagiaan.

Ketua BAZNAS Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata amanah dari para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.

“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di bulan suci Ramadhan dan menjelang Idulfitri. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS Riau.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi pahala berlipat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga mempererat silaturahmi antara BAZNAS, anak-anak yatim, dan para pengelola panti asuhan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang acara, mencerminkan semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

 

BAZNAS Riau terus berkomitmen untuk menyalurkan amanah umat secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

17/03/2026 | Kontributor: Markom BAZNAS Riau
Gerakan Zakat Riau Menguat, PLT Gubernur Riau Beserta Forkopimda Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Provinsi Riau

Pekanbaru - Gerakan pembayaran zakat di Provinsi Riau terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan lembaga zakat. Kegiatan Gerakan Pembayaran Zakat digelar di Pekanbaru pada Jumat (13/3/2026) dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan daerah serta masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan zakat dari keluarga besar Alm. H. Awaloeddin dari RS Awal Bros Group kepada BAZNAS Provinsi Riau dengan nilai mencapai Rp800.000.000. Penyerahan ini menjadi salah satu kontribusi besar dalam mendukung berbagai program sosial dan kemasyarakatan di Provinsi Riau.

Selain gerakan zakat, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan dukungan terhadap Program Pembangunan Jembatan Presisi Tahap II di Provinsi Riau. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ketua BAZNAS Riau kepada perwakilan Kepolisian Daerah Riau sebagai mitra dalam pelaksanaan program Jembatan Presisi, yang bertujuan membantu membuka akses masyarakat di wilayah terpencil.

Plt Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pembangunan jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat karena dapat memperlancar mobilitas, aktivitas ekonomi, serta akses pendidikan dan kesehatan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau menegaskan bahwa dana zakat yang dihimpun akan dikelola secara transparan, profesional, dan tepat sasaran. Dana tersebut akan disalurkan untuk berbagai program kemasyarakatan, seperti bantuan sosial, pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, aparat keamanan, serta masyarakat dalam membangun Provinsi Riau yang lebih sejahtera, peduli, dan berkeadilan.

Dalam kegiatan tersebut, pembayaran zakat juga dilakukan secara simbolis oleh Plt Gubernur Riau bersama jajaran Forkopimda Riau kepada BAZNAS Provinsi Riau. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya aparatur pemerintah dan pejabat daerah, untuk menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.

 

13/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Salurkan Santunan Rp. 54 Juta untuk 124 Anak Yatim Dhuafa

Kandis — BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan santunan kepada 124 anak yatim dhuafa di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah Kandis. Total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut sebesar Rp54.000.000 (12/03/2026).

Kegiatan penyaluran santunan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS Provinsi Riau dalam mendukung dan membantu anak-anak yatim dhuafa. Bantuan diserahkan langsung kepada para penerima manfaat di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah Kandis.

Penyaluran santunan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima serta memberikan dukungan bagi anak-anak yatim dhuafa di lingkungan yayasan.

BAZNAS Provinsi Riau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzakki serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan penyaluran santunan ini dapat terlaksana dengan baik.

 

12/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Perkuat Budaya Berzakat di Kampus, BAZNAS Riau Lanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di UNRI

Pekanbaru – BAZNAS Provinsi Riau kembali melanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di lingkungan perguruan tinggi. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Universitas Riau (UNRI) dan disambut antusias oleh pimpinan serta sivitas akademika kampus.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNRI, Sri Indarti, beserta jajaran pimpinan universitas, Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UNRI, para Wakil Rektor, Ketua Program Studi, serta sivitas akademika UNRI. Dari BAZNAS Provinsi Riau, hadir Ketua BAZNAS Riau Masriadi Hasan, Wakil Ketua I BAZNAS Riau Yahanan, bersama tim pengumpulan BAZNAS Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua UPZ UNRI memaparkan perkembangan pengumpulan zakat di lingkungan kampus yang menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran sivitas akademika dalam menunaikan zakat melalui UPZ UNRI.

Meski demikian, potensi zakat di lingkungan Universitas Riau diperkirakan masih cukup besar, yakni sekitar Rp3 miliar per tahun. Dengan penguatan literasi zakat serta dukungan pimpinan kampus, potensi tersebut diharapkan dapat terus dioptimalkan secara bertahap. Saat ini, pengumpulan zakat melalui UPZ UNRI telah mencapai sekitar Rp1,2 miliar.

Rektor UNRI Sri Indarti dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan budaya berzakat di lingkungan kampus. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan nilai kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau Masriadi Hasan menyampaikan bahwa Program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong kesadaran berzakat melalui contoh langsung dari para pimpinan lembaga.

“Keteladanan pimpinan memiliki pengaruh besar dalam menumbuhkan kesadaran kolektif. Ketika pimpinan memberi contoh dalam menunaikan zakat, hal tersebut akan menginspirasi dan menggerakkan lebih banyak orang untuk ikut berzakat,” ujarnya.

Antusiasme sivitas akademika juga terlihat dalam kegiatan ini. Banyak pimpinan dan civitas kampus yang hadir serta turut menunaikan zakat melalui BAZNAS Riau sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan budaya berzakat di lingkungan perguruan tinggi.

 

Melalui Program Keteladanan Pimpinan Berzakat ini, BAZNAS Riau berharap sinergi dengan perguruan tinggi dapat terus diperkuat sehingga potensi zakat di lingkungan kampus dapat dioptimalkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

12/03/2026 | Kontributor: Markom BAZNAS Riau

Berita Terbaru

BAZNAS RIAU BERGERAK BERSAMA MAHASISWA RIAU KUMPULKAN 43 JUTA DONASI UNTUK KORBAN GEMPA CIANJUR
BAZNAS RIAU BERGERAK BERSAMA MAHASISWA RIAU KUMPULKAN 43 JUTA DONASI UNTUK KORBAN GEMPA CIANJUR
PEKANBARU- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau melalui bagian pengumpulan BAZNAS Riau melakukan aksi galang donasi peduli korban gempa Cianjur bersama mahasiwa-mahasiswa beberapa kampus di Pekanbaru Riau. "Kami mendapat kabar kondisi gempa di Cianjur pada tangga 21 November dan memutuskan bahwa ini bencana yang cukup serius dan harus jadi perhatian bersama. Ujar Ade Kurniawan SE selaku kepala bagian pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau. "Alhamdulillah berkat koordinasi yang baik kami bergerak dengan menggandeng mahasiwa relawan BAZNAS Riau yang turun kejalan untuk menggalang donasi mulai dari tanggal 23 November hingga terakhir itu di tanggal 30 November dan terkumpul total donasi sebesar Rp 43.899.600,- baik melalui donasi offline maupun dari kanal digital BAZNAS Riau" tambahnya. Gerakan tanggap bencana ini menjadi salah satu program besar BAZNAS sebagai lembaga yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan ummat sebagai bentuk eksistensi BAZNAS disaat bencana, dimana bencana menjadikan hampir semua korban jatuh miskin. Donasi ini akan di salurkan melalui layanan BAZNAS RI yang telah turun membantu korban dan akan di salurkan dalam bentuk, logistik, dapur umum untuk mensuplay makanan untuk para korban bencana dan bantuan fasilitas kesehatan dan penyelamatan korban. "Kita ada dua tahap penyaluran donasi 25 juta sudah kami salurkan sebelum ini bersama pemprov Riau pada tanggal 29 November lalu dan insyallah sisanya akan kami salurkan bersama BAZNAS se-Provinsi Riau" Ujar AdeAda sembilan kampus yang bekerjasama bersama BAZNAS Provinsi Riau dan berasal dari kampus UNRI, UIN Suska Riau, UMRI, AMIK Mahaputra Riau dan STAI Dinniyah, dan STAI Al-Azhar. (dfz)
BERITA19/12/2022 | Defli Zulfandi
WAKIL KETUA TIGA BAZNAS RIAU SAMPAIKAN MATERI OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT DALAM RAKOR UPZ BAZNAS PELALAWAN
WAKIL KETUA TIGA BAZNAS RIAU SAMPAIKAN MATERI OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT DALAM RAKOR UPZ BAZNAS PELALAWAN
PANGKALAN KERINCI- Mester Hasuhunan Hamzah, S.Ag selaku wakil ketua tiga bidang keuangan dan pelaporan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menghadiri acara "Harmonisasi Pengelolaan Zakat" Rapar Kordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS desa dan kecamatan se- Kabupaten Pelalawan pada Selasa, 12 Desember 2022. Kegiatan berlangsung di Hotel Fanbinari Pangkalan Kerinci. Kegiatan di mulai pada pukul sepuluh pagi. Dalam sambutanya ketua BAZNAS Pelalawan H. Karmani, S.Pdi menyampaikan ucapan syukur dan terimakasihnya atas seluruh pengurus UPZ kecamatan dan desa BAZNAS pelalawan yang telah mencurahkan tenaganya untuk menghimpun zakat selama ini. "Saya berharap pelaksanaan rapat kordinasi UPZ bisa dilaksanakan sebaik mungkin dan semaksimal mungkin dan bisa diikuti dengan sungguh-sungguh dalam rangka menambah ilmu kita dalam melaksanakan pengelolaan zakat ini" katanya. Beliau juga menambahkan bahwa nanti seluruh permohonan mustahik akan melalui UPZ desa untuk dapat di proses penyaluran bantuan. Kegiatan ini di hadiri oleh sekretaris dinas pembedayaan desa kabupaten Pelalawan selaku perwakilan pemerintah daerah, pimpinan BAZNAS Kabupaten Pelalawan dan anggota UPZ Desa se-kabupaten Pelalawan. Wakil ketua tiga BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan kepada anggota UPZ bahwa pekerjaan sebagai amil zakat ini merupakan tugas mulia "Jika memang tak dapat kita pungut zakatnya karna haul atau nisabnya kita bisa ajak bersedekah dan infak, memang sedikit memaksa tapi kita memaksa mereka masuk surga" ujarnya dengan berapi-api.Kegiatan pembukaan berakhir pada pukul 10.50 WIB kegiatan pemaparan materi dilanjutkan pada pukul 11.10 Wib dengan pemateri wakil ketua tiga BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan materi optimalisasi pengelolaan zakat. Dalam sesinya Mester H. Hamzah menyampaikan 4 kiat dalam optimalisasi pengelolaan zakat. "Ada 4 kiat optimalisasi yang pertama optimis, sinergitas, kolaborasi, dan kerja tim" katanya saat menutup sesinya. (dfz)
BERITA14/12/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS RIAU TEBAR BENIH UDANG VANAME PROGRAM ZAKAT PRODUKTIF MUSTAHIK KOTA DUMAI
BAZNAS RIAU TEBAR BENIH UDANG VANAME PROGRAM ZAKAT PRODUKTIF MUSTAHIK KOTA DUMAI
KOTA DUMAI- Dr. Yahanan, M.Sy selaku wakil ketua satu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau hadir prosesi penebaran perdana bibit udang vaname untuk tambak udang program zakat produktif mustahik desa Selinsing Kecamatan Bedang Kampai Kota Dumai, pada Sabtu, 10 Desember 2022. Program tambak udang ini merupakan sinergitas program zakat produktif antara BAZNAS Provinsi Riau dan BAZNAS Kota Dumai, untuk 45 orang mustahik sebagai penerima manfaat. Turut hadir pimpinan BAZNAS Kota Dumai, perangkat desa setempat termasuk lurah Pelitung. Program ini di danai menggunakan dana zakat dari BAZNAS Provinsi Riau yang mana BAZNAS Kota Dumai menjadi penyelenggara program. Mulai dari pembinaan petani, pendampingan, dan pelaporan dilakukan oleh BAZNAS Kota Dumai. Program ini di harapkan dapat menjadi usaha yang mendorong peningkatan kesejahteraan bagi para mustahik, yang di harapkan akan menjadi muzakki ataupun munfiq. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Dr. Yahanan dalam sambutanya,"Zakat sebagai penggerak ekonomi masyarakat untuk pengentasan kemiskinan. Mustahik yang hari ini di bantu dengan zakat, harapan kami setelah di bina bisa menjadi muzzaki atau paling tidak munfik. Agar zakat yang di kelola bisa bertumbuh. Harapan mustahik yang menerima zakat bisa lebih meningkatkan ibadahnya, berdo'a agar usaha yang di jalani sekarang bisa berkah" Katanya. (dfz)
BERITA10/12/2022 | Defli Zulfandi
PIMPINAN BAZNAS RIAU HADIRI PERESMIAN "KAMPUNG ZAKAT" DI DESA SUNGAI CINA KEPULAUAN MERANTI
PIMPINAN BAZNAS RIAU HADIRI PERESMIAN "KAMPUNG ZAKAT" DI DESA SUNGAI CINA KEPULAUAN MERANTI
KEPULAUAN MERANTI- Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) H. Masriadi Hasan, Lc.,M.Sha selaku ketua BAZNAS Provinsi Riau didampingi Dr. Yahanan, M.Sy selaku wakil ketua satu BAZNAS Provinsi Riau menghadiri Lounching "Kampung Zakat" di Desa Sungai Cina Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti pada Selasa 6 Desember 2022Kampung Zakat merupakan program Kementerian Agama (Kemenag) RI bersama-sama dengan BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk mengatasi permasalahan rakyat yang berhubungan dengan bidang dakwah, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Tarmizi Tohor menyampaikan “Program Kampung Zakat sebenarnya telah dijalankan sejak tahun 2018 - 2022, melibatkan 27 Baznas dan 25 LAZ, dan hari ini di Kepulaun Meranti, genap 19 titik,” jelas Tarmizi.Aspek sinergitas antar lembaga seperti BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat yang dikoordinir oleh Kementerian Agama diharapkan bisa menjadi gerakan baru dalam mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat, infak dan sedekah. "Kami tentunya akan mensuport program-program yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang zakat. Tentunya kami dari BAZNAS Riau menunggu hasil assisment tentang kajian kebutuhan strategis masyarakat untuk program-program kesejahteraan yang di butuhkan nantinya" ujar ketua BAZNAS Provinsi Riau. (dfz)
BERITA08/12/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS SALURKAN BANTUAN SANITASI UNTUK SANTRI PONDOK PESANTREN DI PEKANBARU TOTAL RP 500 JUTA
BAZNAS SALURKAN BANTUAN SANITASI UNTUK SANTRI PONDOK PESANTREN DI PEKANBARU TOTAL RP 500 JUTA
PEKANBARU- Jumat, 2 Desember 2022 wakil ketua satu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau Dr. Yahanan, M.Sy didampingi staf pendistribusian Musliadi, S.Ag menyalurkan bantuan sanitasi untuk para santri pondok pesantren Khairul Ummah & Baitul Quran Pekanbaru. Program ini merupakan program penyaluran zakat sempena peringatan hari santri nasional tahun 2022. Pemberian bantuan ini didasari adanya kasus santri yang menderita penyakit kulit akibat sanitasi pondok pesantren mereka yang belum layak dan juga banyak fasilitas MCK belum memadai untuk aktifitas mandi dan bersuci para santri. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Akram Mumtaz'Ilmi seorang santri pesantren Khairul Ummah "Selama ini kami untuk mandi saja terkadang harus antri bahkan untuk solat berjamaah kadang terlambat karna harus antri dalam berwudu" katanya. Dalam sambutanya di pesantren Baitul Quran Dr. Yahanan memotivasi para santri untuk terus giat menimba ilmu dan berharap kelak digenerasi mendatang akan muncul ulama-ulama hebat dari Riau. "Cukuplah saya waktu di pesantren dulu yang merasakan banyak santri yang kena kudis akibat air mandi nya tidak bersih, semoga dengan bantuan ini dapat memberikan rasa nyaman untuk para santri belajar di pesantren" katanya.Program bantuan pembangunan sanitasi ini direncanakan untuk 10 pesantren yang ada di Pekanbaru dan sekitarnya, masing-masing pesantren akan menerima bantuan sebesar 50 juta rupiah dengan total penyaluran Rp 500 juta rupiah. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan Musliadi selaku staf pendistribusian zakat BAZNAS Provinsi Riau. "Insyallah bantuan ini direncanakan untuk 10 pesantren, diantaranya pesantren Darul quran, Baitul Quran, Khairul Ummah 2, Al-Baidha', pondok pesantren Tahfidz Al-Quds, Darul Khair, Rutaf Al-Quran Ihdina, Arrumani Boarding School, pesantren Ulil Albab Al-Ja'afariyah dan Pesantren Uswatun Hasanah" katanya. (dfz)
BERITA07/12/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS RIAU SALURKAN ZAKAT KEPADA 128 MASYARAKAT SUKU SAKAI & SUKU BONAI
BAZNAS RIAU SALURKAN ZAKAT KEPADA 128 MASYARAKAT SUKU SAKAI & SUKU BONAI
BENGKALIS- Ketua bidang pengumpulan Dr. Yahanan, M.Sy Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mengunjungi masyarakat suku Sakai Pematang Pudu Duri kabupaten bengkalis pada hari Sabtu 3 Desember 2022 dalam program "Ustad Kujung Masyarakat Adat". BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan zakat konsumtif kepada 50 orang masyarakat suku Sakai sebesar 15 juta rupiah."Kami BAZNAS Provinsi Riau memang memiliki program pengentasan kemiskinan melalui pendidikan dan pembinaan keagamaan masyarakat daerah terpencil, masyarakat suku pedalaman, seperti pesantren Al-Hidayah BAZNAS Riau di pulau Mendul Kabupaten Pelalawan dan di pulau Rupat kabupaten Bengkalis" Ujar Dr. Yahanan dalam sambutanya. Kegiatan ini diadakan di balai adat Desa Pematang Pudu, Duri kabupaten Bengkalis ba'da ashar. Dihadiri tokoh masyarakat adat Datuk Seri Taufik Ikram Jamil yang merupakan ketua DPH LAM Provinsi Riau, Datuk Johan tokoh masyarakat suku Sakai , dan Datuk Kamarudin selaku ketua panitia. Tujuan dari kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk silahturahmi kepada masyarakat adat yang ada di Provinsi Riau khususnya masyarakat adat suku Sakai yang ada di Kabupaten Bengkalis ini. Hal ini sesuai yang disampaikan oleh Datuk Kamarudin selaku ketua panitia. Dalam sambutanya Datuk Johan sebagai tokoh masayrakat suku Sakai menyampaikan rasa syukurnya atas kunjungan dari LAM Provinsi Riau dan ucapan terimakasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas kunjunganya. "Kami merasa sangat bersyukur para datuk-datuk mengunjungi kami dan kepada BAZNAS terimakasih telah menyalurkan zakat kepada masyarakat kami yang memang sangat-sangat perlu perhatian" katanya. Ada 16 orang masyarakat Sakai terdiri dari janda dan para lansia yang hadir diserahkan bantuan konsumtif sebesar tiga ratus ribu rupiah. Diserahkan secara langsung, satu persatu oleh wakil ketua satu BAZNAS Provinsi Riau. Setiap masayarakat menyerahkan fotokopi KK dan KTP nya dan menandatangani amprah yang sudah di sediakan, sebagai bentuk tertib administrasi pengelolaan zakat yang tepat guna. Sedangkan 34 lainnya diserahkan secara langsung rumah ke rumah oleh Datuk Johan. ROKAN HULU-Keesokan harinya pada hari Ahad, 4 Desember 2022 rombongan LAMR dan BAZNAS Provinsi Riau menuju Kecamatan Bonai Darussalam Rokan Hulu. Kegiatan berlangsung di Balai Adat masyarakat suku Bonai pukul sepuluh pagi. Rombongan di sambut dengan sambutan adat dikalungkan bunga anyaman dari daun. Terlihat antusias dari banyaknya masyarakat suku Bonai yang hadir di Balai Adat, merekapun mempersiapkan makanan tempatan sebagai hidangan makan siang untuk para rombongan dan tamu yang datang. Dr. Yahanan menyerahkan bantuan komsumtif keapada 78 masyarakat suku Bonai. Dari 50 orang yang di rencanakan 4 orang tidak hadir dan tidak melengkapi berkas sehingga hanya 78 orang yang dapat disalurkan. Dalam sambutannya Datuk Ikram Jamil menyampaikan terimakasih keapada masyarakat suku Bonai atas antusianya dalam acara ini (dfz).
BERITA07/12/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS PROVINSI RIAU MENGGESA PEMKAB BENGKALIS TERAPKAN PAYROLL SYSTEM PEMOTONGAN ZAKAT ASN & KARYAWAN BUMD BENGKALIS Bupati : "Kami mendukung penuh"
BAZNAS PROVINSI RIAU MENGGESA PEMKAB BENGKALIS TERAPKAN PAYROLL SYSTEM PEMOTONGAN ZAKAT ASN & KARYAWAN BUMD BENGKALIS Bupati : "Kami mendukung penuh"
BENGKALIS- Wakil ketua bidang pengumpulan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau Dr. Yahanan, M.Sy hadir dalam acara Rapat Persiapan pelaksanaan Penerapan Payroll Sistem Pemotongan Zakat, Infak dan Sedekah bagi ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, yang diadakan di Wisma Daerah Sri Mahkota Kabupaten Bengkalis. Dihadiri Bupati Kabupaten Bengkalis Ibu Hj. Kasmarni, S.Sos, MMP dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah mendukung penuh inovasi yang dilakukan pimpinan Baznas kab Bengkalis untuk digitalisasi pengumpulan zakat melalui payroll system. "Kami akan terus mendukung inovasi yang diusulkan oleh BAZNAS Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan pengumpulan zakat secara digital dengan payroll system ini" katanya.BAZNAS Provinsi Riau menggesah BAZNAS kabupaten Bengkalis untuk melakukan payroll sistem dalam pengumpulan zakat ASN dan karyawan BUMD pada setiap instansi pemerintah daerah. Hal ini sejalan dengan yang disampikan oleh Dr. Yahanan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepala daerah tidak usah ragu tentang payung hukum atau regulasi yang mengatur payroll sistem sebab ada dalam UU no 23 tahun 2011, PP no 14 tahun 2014, Inpres no 3 tahun 2014 dan secara khusus ada dalam perbaznas no 2 tahun 2016. Bahkan secara syar'i terdapat dalam QS. At-taubah ayat 103. "Golnya payroll sistem ini menjadi torehan sejarah yang berisi pahala bagi kepala daerah" Ujarnya.Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis, H. Ismail, S.Sos dalam sambutannya dengan payroll sistem akan banyak masyarakat miskin di Kabupaten Bengkalis akan terbantu melalui dana Zakat sehingga dapat membantu program bupati kabupaten Bengkalis untuk mewujudkan visi BERMASA (Bermarwah, Maju, dan Sejahtera). (dfz)
BERITA29/11/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS RIAU SOSIALISASIKAN PROGRAM Z-MART KEPADA 25 ORANG MUSTAHIK TERPILIH. KETUA BAZNAS : Bapak Ibu semua adalah mitra kami
BAZNAS RIAU SOSIALISASIKAN PROGRAM Z-MART KEPADA 25 ORANG MUSTAHIK TERPILIH. KETUA BAZNAS : Bapak Ibu semua adalah mitra kami
Pekanbaru- (Selasa, 15/11/2022). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau mengundang 25 orang pemilik warung harian yang akan menerima bantuan program usaha produktif Z-Mart, yakni berupa pendampingan, branding dan bantuan modal usaha sebesar 25 juta. Dalam sambutanya ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc.M.Sha menyampaikan kami hanya sebagai penyalur bertanggung jawab mendistribusikan zakat kepada asnaf-asnaf zakat dengan berbagai macam program-progam yang mampu mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. "Bapak ibu kenapa kami sebut bapak ibu adalah mitra BAZNAS Riau adalah supaya kedepan hubungan kita terus berlanjut kami titipkan amanah ini (zakat) dari para muzakki untuk dapat di manfaatkan sebaik-baiknya agar muzaki-muzakki yang telah berzakat dapat melihat kebermanfaatan zakat yang telah mereka tunaikan" ujar Masriadi Hasan. Sosialisasi berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Riau turut mendampingi Idris, SE,Sy selaku kepala pelaksana, Enik Afriyanti S.Pi, M.Si Kepala Bagian pendistribusian dan pendayagunaan berserta staf pendistribusian dan staf pendayagunaan. Acara dimulai pada pukul sembilan pagi dihadiri oleh lebih dari 25 orang bapak-bapak dan ibu-ibu ada yang membawa anak-anaknya. Program Z-Mart ini adalah program bantuan usaha produktif yang bertujuan untuk mengembangkan usaha-usaha warung harian yang sudah berjalan namun sulit berkembang dan bersaing dikarenakan keterbatasan modal dan pengetahuan masayarakat "Jadi kami berkomitmen untuk memberikan pembinaan kepada mustahik-mustahik yang terpilih untuk dapat pembinaan dan pendampingan serta tambahan modal agar dapat menunjang kemajuan usahanya" Kata Gio selaku staf pendayagunaan BAZNAS Provinsi Riau "Nantinya bapak ibu akan diberikan 25 juta dari BAZNAS Provinsi Riau dimana 5 jutanya kita akan gunakan untuk branding usaha mulai dari penataan bangunan warung, kemudian plang nama yang natinya akan menggunakan brand Z-Mart sebagai mitra BAZNAS Provinsi Riau. Sisanya 20 juta lagi akan dibelanjakan untuk stock barang-barang jualan, dan kami mohon karena ini dana zakat jadi untuk tidak menjual hal-hal yang tidak baik sesperti minumal alkohol, rokok, dan barang-barang sejenis" Ujar Enik Afriyanti menjelaskan keapada para mustahik. (DFZ)
BERITA15/11/2022 | Defli Zulfandi
JALIN SILATURAHMI BAZNAS RIAU BERSAMA LAM PROVINSI RIAU BERGANDENG TANGAN UNTUK TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SUKU PEDALAMAN
JALIN SILATURAHMI BAZNAS RIAU BERSAMA LAM PROVINSI RIAU BERGANDENG TANGAN UNTUK TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SUKU PEDALAMAN
Pekanbaru- Senin, (7/11/2022) Ketua dan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau bapak H. Masriadi Hasan, Lc, M.Sha, bersama bapak Dr. Yahanan, M.Sy wakil ketua bidang pengumpulan, bapak Jamaluddin, S.Ag.,M.Sy selaku wakil ketua bidang pendistribusian dan pendayagunaan di dampingi Idris, SE. Sy kepala pelaksana dan Enik Afriyanti, S.Pi.,M.Si selaku kepala bagian pendistribusian dan pendayagunaan, menghadiri undangan Lembaga Adat Masyarakat (LAM) Provinsi Riau di kantor kesekretariatan LAM Provinsi Riau.Pertemuan dilaksanakan di ruangan Aula Mini kesekretariatan LAM Provinsi Riau pada pukul sembilan pagi, turut hadir ketua Masyarakat Adat (MKA) Provinsi Riau Datuk Sri H. Marjohan Yusuf, Datus Sri H. Taufik selaku ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAM Provinsi Riau. Dalam agenda ini, Datuk Sri H.Taufik Ikhram Jamil, menyampaikan bahwa masyarakat adat, bahkan di seluruh dunia menurut PBB merupakan kelompok masyarakat yang terpinggirkan akibat korban pembangunan. "Dan kalau kita melihat 80% dari 7% total kemiskinan di Riau ini, adalah masyarakat adat, tentunya kami berharap ada program kerjasama yang dapat kita jalin dari pertemuaan ini untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat adat ini" katanya. Beliau juga menambahkan pertemuan ini terinspirasi dari penyampaian rektor Universitas Muhammadiyah Riau bapak Dr. Syaidul Amin yang merupakan ketua BAZNAS Provinsi Riau periode lalu yang memaparkan kondisi masyarakat adat di dunia yang jauh dari kata sejahtera. Ketua BAZNAS Provinsi Riau menanggapi dengan pemaparan program-program BAZNAS Provinsi Riau yang sudah maupun yang sedang berjalan yang mana bersentuhan langsung dengan masyarakat suku pedalaman. "Di pulau Rupat Utara itu kita telah mendirikan Pondok Pesantren Al-Hidayah BAZNAS dan di Pulau Mendul dan insyallah kita akan mendirikan lagi di Pulau Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti. Kemudian, kita ada program Riau Cerdas yang mana program ini memberikan bantuan biaya pendidikan kepada seluruh anak-anak yang ada di Riau tanpa kecuali. Tahun ini kita sudah mendistribusikan program bantuan beasiswa untuk mahasiswa Timur Tengah senilai 2 miliyar, dan bantuan-bantuan hutang biaya pendidikan, bagi keluarga-keluarga yang kesulitan membayar tunggakan uang sekolah"."Salah satu program BAZNAS juga, kita punya Bidan BAZNAS yang kita tempatkan di Suku Talang Mamak untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat setempat, menginventarisir terkait kebutuhan-kebutuhan masyarakat disana dan memetakan wilayah-wilayah dakwah. Beliau kita gaji melalui dana zakat" ujarnya. Bapak Jamluddin, S.Ag.,M.Sy menambahkan bahwa program pesantren di pulau Rupat dan Mendul merupakan program BAZNAS yang bersentuhan langsung dengan suku pedalaman. "Seperti di pulau Rangsang daerah Sokop itu ada suku Akit maka harapan kami dengan adanya pesantren di daerah-daerah yang tiga T ini dapat menjangkau masyarakat-masyarakat pendalaman" katanya. "Begitu juga jika ada dari LAM Riau mempunya rekomendasi anak-anak yang berasal dari suku pedalaman ajukan ke kami biar kita bantu".Wakil ketua bidang pengumpulan Dr. Yahanan, M.Sy menyampaikan bahwa LAM Provinsi Riau masih merupakan anggota dari BAZNAS Provinsi Riau seusai dengan surat keterangan (SK) pembentukan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) yang masi berlaku hingga tahun 2023, namun dikarenakan beberapa pengurus sudah berganti maka perlu adanya pembaharuaan SK kedepanya untuk mendukung kerjasama program, baik pengumpulan maupun penyaluran zakat nantinya. "Kami mohon izin datuk-datuk sekalian, tolong kami di usulkan kembali nama-nama kepengurusan UPZ LAM yang baru sehingga kita bisa bersinergi. Bahkan harapan kami bukan hanya sinergi di tinggkat provinsi tapi sinergi BAZNAS dan LAM seluruh kabupaten kota" katanya. Beliau juga berharap dengan sinerginya BAZNAS dan LAM, berkat bantuan datuk-datuk yang ada di LAM provinsi Riau ini orang-orang kaya yang ada di Riau dapat berzakat ke BAZNAS provinsi Riau melalui UPZ LAM Riau. (DFZ)
BERITA07/11/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS PROVINSI RIAU PEDULI PENDIDIKAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI ANAK DAN WANITA KORBAN KEKERASAN. KETUA BAZNAS : Tandatangani PKS dengan Dinas P3AP2KB Provinsi Riau
BAZNAS PROVINSI RIAU PEDULI PENDIDIKAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI ANAK DAN WANITA KORBAN KEKERASAN. KETUA BAZNAS : Tandatangani PKS dengan Dinas P3AP2KB Provinsi Riau
Pekanbaru (Selasa 1/11/2022) - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau bapak H. Masriadi Hasan, Lc, M.Sha bersama wakil ketua bidang pendistribusian dan pendayagunaan bapak Jamaluddin, S. Ag., M.Sy mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Provinsi Riau untuk penandatanganan Perjanjian dan Kerjasama (PKS) dan konferensi kasus untuk peningkatan pelayanan UPT perlindungan perempuan dan anak tahun 2022.Ibu Hj. Fariza, SH.,MH selaku Kepala Dinas (Kadis) P3AP2KB mengatakan dalam sambutanya "Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk melindungi dan memenuhi hak perlindungan perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi dan perlindungan khusus. Berdasarkan data unit pelayanan teknis (UPT) PPA provinsi Riau terdapat selama tahun 2022 hingga bulan Oktober terdapat 133 kasus dengan 143 korban yang terdiri 108 korban anak dan 35 korban perempuan. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah, salah satu wujud meningkatkan pelayanan perlindungan anak adalah Peraturan Menteri (Permen) Pemberdayaan Prempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia No.2 Tahun 2022 tentang standar pelayanan perlindungan perempuan dan anak"Sebagai lembaga yang konsen pada kesejahteraan, tentu BAZNAS Provinsi Riau memilki tanggung jawab terhadap perlindungan ekonomi bagi masyarakat secara umum terutama perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen dalam perjanjian kerjasama ini akan memberikan bantuan pendidikan bagi anak korban kekerasan dan bantuan kemandirian ekonomi pada anak dan perempuan korban kekerasaan beserta keluarga yang terdampak. Hal ini tertuang dalam Pasal 2 Ruang Lingkup poin a dan b, pada surat perjanjian kerjasama (PKS) antara BAZNAS Provinsi Riau dengan Dinas P3AP2KB Provinsi RiauSejalan dengan yang disinggung oleh Kadis P3AP2KB dalam sambutanya "kami bersama BAZNAS Provinsi Riau akan bekerjasama dalam program pendampingan para korban kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tentunya perlu pendampingan dan perhatian baik secara ekonomi, pendidikan terutama bagi anak yang terdampak dan tentunya kita akan bantu kemandirian secara ekonomi" Ujar ibu Fariza. (DFZ)
BERITA01/11/2022 | Defli Zulfandi
PIMPINAN BAZNAS RIAU SAMBUT SILATURAHMI PIMPINAN BARU BAZNAS BENGKALIS BERSAMA KESRA PEMKAB BENGKALIS :  BAWA LIMA AGENDA
PIMPINAN BAZNAS RIAU SAMBUT SILATURAHMI PIMPINAN BARU BAZNAS BENGKALIS BERSAMA KESRA PEMKAB BENGKALIS : BAWA LIMA AGENDA
Pekanbaru (Jumat, 28/10/2022) - Ketua beserta pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyambut baik kedatangan rombongan pimpinan BAZNAS kabupaten Bengkalis beserta Kesra Pemkab Bengkalis, berkunjung di kantor BAZNAS Provinsi Riau. Tampak hadir Bapak Masriadi Hasan, Lc.,M.Sh selaku ketua BAZNAS Provinsi Riau, Bapak Dr. Yahanan, M.Sy wakil ketua bidang pengumpulan, wakil ketua bidang pendistribusian bapak Jamaludin, S.Ag.,M.Sy, wakil ketua bidang pelaporan dan keuangan turut mendampingi kepala pelaksana BAZNAS Provinsi Riau Bapak Idris,S.Sy bersama jajaran kepala bagian BAZNAS Provinsi Riau. Ismail, S.Sos selaku ketua BAZNAS Bengkalis menyampaikan dalam sambutanya maksud dan tujuan kunjungan dan silaturahmi ini, "Adapun beberapa agenda yang menjadi tujuan dari kedatangan kami ini, yang pertama adalah mengenai payroll system, yang kedua adalah lajutan pondok pesantren BAZNAS di pulau Rupat yang mana Kakanwil Kemenag Bengkalis meminta untuk diperhatikan oleh Pemda oleh MUI dan oleh Kemenag Bengkalis, kemudian yang ketiga tentang persiapan Rapat Kordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS yang insyallah di tahun 2023 Bengkalis telah di tetapkan sebagai tuan rumah dan yang keempat menganai tindak lanjut hasil survei pendayagunaan zakat dan yang terakhir nanti tentang LAZ Ibadurahman" Diskusi dibuka dengan pembahasan mengenai penerapan payroll system zakat ASN, Dr. Yahanan, M.Sy menjelaskan bahwa "Bengkalis sudah jauh lebih baik dari sisi regulasi untuk mendukung penerapan payroll system ini, sebab Kabupaten Bengkalis sudah punya Perda, hanya saja perlu segera di optimalkan". Kemudian Beliau menjelaskan peran pemerintahan daerah sangat efektif dalam meningkatkan pengumpulan zakat "kami pimpinan di BAZNAS hanya teknis pak kabag kesra, kami bersinergi dengan BPKAD, Bank Riau Kepri, dan PT. Taspen" Dr. Yahanan juga menjelaskan mengenai LAZ PHR dan Ibadurahman "kita harus bersinergi dengan Laz-laz yang ada, namun jika ada laz yang belum mendapat kan izin resmi maka perlu di surati agar segera dapat izin resmi dari BAZNAS, jika memang laz sudah lebih dulu menggarab zakat misal di perusahaan seperti laz PHR maka tidak masalah, tapi jika dapat keluar intruksi dari bupati mengenai semua zakat karyawan harus ke BAZNAS maka itu bisa sebagai strategi dalam meningkatkan pengumpulan".Lebih kurang dua jam pertemuan berlangsung dari pukul sembilan emoat puluh menit hingga pukul sebelas siang, pertemuan di tutup setelah rombongan BAZNAS Bengkalis dan Sekda Pemkab Bengkalis berpamitan dan berforo bersama. (DFZ)
BERITA29/10/2022 | Defli Zulfandi
WAKA SATU BAZNAS RIAU LAKUKAN PEMBINAAN BAZNAS ROHUL
WAKA SATU BAZNAS RIAU LAKUKAN PEMBINAAN BAZNAS ROHUL
Rokan Hulu (19/10/2022) - Dr. Yahanan, M, Sy, selaku wakil ketua (Waka) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau melakukan pembinaan ke BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu (ROHUL), terkait sosialisasi payroll system pengumpulan zakat ASN, pembinaan penggunaan Sistem Informasi BAZNAS (SiMBA) dan penyaluran program pendayagunaan.Dalam sambutan pembukaanya Dr. Yahanan, M. Sy, menerangkan pentingnya penggunaan aplikasi SiMBA dalam menjaga kepatuhan administrasi pelaporan keuangan. "Sesuai dengan surat edaran ketua BAZNAS pusat nomor satu tahun 2022 pada point satu isinya di tujukan untuk seluruh BAZNAS seluruh Indonesia baik provinsi maupun kabupaten kota bahkan Lembaga Amil Zakat atau LAZ wajib menggunakan SiMBA, jika sudah wajib maka kita tidak bisa menolak lagi" ujar Dr. Yahanan dalam sambutanya di hadapan pimpinan dan staf BAZNAS ROHUL. "Dan karena ini merupakan kewajiban dari BAZNAS pusat maka kami selaku BAZNAS Provinsi berkewajiban mendampingi, maka dari itulah insyallah hari ini dan besok tim SiMBA kami akan memaparkan mengenai penggunaan SiMBA untuk pelaporan keuangan yang lebih baik" pungkasnya. Pertemuan ini berlangsung di ruangan aula kantor BAZNAS ROHUL, di hadiri langsung oleh Plh. H. Zulkifli selaku waka empat bidang kesekretariatan yang saat ini di tunjuk sebagai pengganti ketua BAZNAS ROHUL sementara, kemudian hadir waka satu bidang pengumpulan Agus Triono, S.Sos. M.Pd, Dr. H. Nofrizal, Lc, MH selaku waka dua bidang pendistribusian, waka tiga bidang perencanaan, pelaporan dan keuangan Dr. H. Armen, ZA dan staf BAZNAS ROHUL. Sosialisasi dimulai pukul sembilan di pandu langsung Tim SiMBa BAZNAS Provinsi Riau dipimpin langsung ada Plt. Kepala Bagian Keuangan dan pelaporan Ardi Rahmadany, ST dan Satuan Audit Internal Ferdiansyah, SE. Dr. Yahanan, M.Sy didampingi Agus Triono, S.Sos. M.Pd bergerak menunju Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) kabupaten ROHUL untuk melakukan sosialisasi teknis payroll system pengumpulan zakat ASN. (DFZ)
BERITA19/10/2022 | Defli Zulfandi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Riau.

Lihat Daftar Rekening →