WhatsApp Icon
BAZNAS Provinsi Riau Serahkan Bantuan UKT bagi 123 Mahasiswa Universitas Riau

Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Riau Cerdas. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada 123 mahasiswa Universitas Riau (UNRI) untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Universitas Riau dan dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., kepada Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, S.E., M.Si. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Riau, pimpinan Universitas Riau, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Riau, serta para mahasiswa penerima manfaat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan bantuan pendidikan dengan total nilai Rp173.727.500 yang diperuntukkan bagi 123 mahasiswa Universitas Riau. Bantuan ini merupakan hasil penghimpunan dana zakat yang dikelola BAZNAS bersama UPZ Universitas Riau sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu bidang prioritas dalam pendayagunaan dana zakat. Menurutnya, zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang unggul, berilmu, dan berakhlak.

"Melalui bantuan UKT ini, kami berharap para mahasiswa dapat lebih fokus menjalani perkuliahan tanpa terbebani oleh persoalan biaya pendidikan. Semoga bantuan yang berasal dari dana zakat para muzaki ini menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi dan menyelesaikan studi tepat waktu," ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Riau menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Riau atas sinergi yang terus terjalin dalam mendukung akses pendidikan bagi mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan BAZNAS menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata dalam memastikan mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap dapat melanjutkan pendidikannya.

Program bantuan UKT ini diberikan satu kali kepada setiap penerima, sehingga pada setiap periode penyaluran akan menjangkau mahasiswa yang berbeda. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat zakat dan memberikan kesempatan kepada lebih banyak mahasiswa untuk memperoleh bantuan pendidikan.

Melalui Program Riau Cerdas, BAZNAS Provinsi Riau terus berkomitmen menghadirkan program-program yang produktif dan berkelanjutan di bidang pendidikan. Dengan dukungan para muzaki serta sinergi bersama berbagai mitra, BAZNAS berharap manfaat zakat dapat dirasakan semakin luas, sekaligus melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.

 

15/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Wujud Produktivitas Zakat, BAZNAS Riau Hadiri Panen Lele Kelompok Tani Binaan

Indragiri Hulu – BAZNAS Provinsi Riau menghadiri panen perdana budidaya 50.000 ekor ikan lele milik Kelompok Tani Bina Bahari Sejahtera di Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pemberdayaan ekonomi produktif yang dijalankan BAZNAS melalui bantuan permodalan dan pembinaan kepada para mustahik.

Program budidaya lele tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Riau dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui pengembangan usaha produktif berbasis zakat. Selain memberikan bantuan modal, BAZNAS juga melakukan pendampingan agar usaha yang dijalankan mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi para penerima manfaat.

Ketua Kelompok Tani Bina Bahari Sejahtera, Mulyadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas dukungan yang telah diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi motivasi bagi kelompok tani untuk terus mengembangkan usaha budidaya lele sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok maupun masyarakat sekitar.

Ia berharap program pemberdayaan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan taraf hidupnya.

Kegiatan panen perdana ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hulu, Suci Rahmiani Ade, beserta sejumlah unsur pemerintah daerah dan pihak terkait sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi produktif berbasis zakat di Kabupaten Indragiri Hulu.

Momentum panen perdana tersebut menjadi gambaran bahwa dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga dikelola secara produktif untuk menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi mustahik. Melalui program ini, para penerima manfaat didorong untuk berkembang menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi.

BAZNAS Provinsi Riau berharap keberhasilan budidaya lele Kelompok Tani Bina Bahari Sejahtera dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat di berbagai daerah. Dengan demikian, zakat dapat semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan mustahik yang mandiri, berdaya, dan pada akhirnya mampu bertransformasi menjadi muzaki.

 

13/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Teguhkan Komitmen Pada Pendidikan dan Transparansi (Launching Program Pendidikan dan Penyerahan Laporan Keungan 2025 Kepada Pemerintah Provinsi Riau)

Pekanbaru – BAZNAS Provinsi Riau secara resmi meluncurkan Program Bantuan Pendidikan Tahun 2026 pada pembukaan kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) yang diselenggarakan BAZNAS RI melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat BAZNAS) bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Riau di Pekanbaru, Selasa (7/7/2026).

Peluncuran program ditandai dengan penyerahan bantuan pendidikan secara simbolis oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, kepada para penerima manfaat. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan Laporan Keuangan BAZNAS Provinsi Riau Tahun 2025 kepada Pemerintah Provinsi Riau sebagai wujud komitmen dalam menerapkan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Program Bantuan Pendidikan Tahun 2026 mencakup tiga skema bantuan dengan total anggaran mencapai Rp10,818 miliar, terdiri atas Beasiswa Tuah Riau (BESTARI) senilai Rp2.048.000.000, Bantuan Pendidikan Luar Negeri sebesar Rp1.600.000.000, serta Bantuan Pendidikan Dalam Negeri senilai Rp7.170.000.000.

Dalam sambutannya, Zulkifli Syukur mengapresiasi pelaksanaan BAZNAS Strategic Development yang dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BAZNAS di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Menurutnya, pengelolaan zakat harus dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya ditentukan oleh besarnya penghimpunan dana, tetapi juga oleh kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang baik, data yang akurat, strategi penghimpunan yang tepat, penyaluran yang terukur, serta komunikasi publik yang mampu membangun kepercayaan masyarakat.

Menutup sambutannya, Zulkifli menegaskan bahwa penguatan kelembagaan BAZNAS merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.

"Penguatan BAZNAS bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan bagian dari upaya membangun Riau yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing," tutupnya.

Melalui peluncuran Program Bantuan Pendidikan Tahun 2026 dan penguatan kapasitas kelembagaan melalui BAZNAS Strategic Development, BAZNAS Provinsi Riau terus mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan sebagai investasi untuk mencetak generasi unggul di masa depan.

 

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Riau Jadi Lokasi Pertama Pelaksanaan BAZNAS Strategic Development

Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat BAZNAS) bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Riau menggelar BAZNAS Strategic Development (BSD) bagi pimpinan BAZNAS se-Provinsi Riau di Pekanbaru, pada 7–9 Juli 2026. Provinsi Riau menjadi daerah pertama pelaksanaan program yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pimpinan BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Kegiatan dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, serta dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, MA, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, serta para Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, tata kelola kelembagaan, strategi penghimpunan dan pendistribusian zakat, hingga penguatan komunikasi publik. Materi tersebut disusun untuk mendukung terwujudnya pengelolaan zakat yang profesional, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Zulkifli Syukur mengapresiasi penyelenggaraan BAZNAS Strategic Development yang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan BAZNAS di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan zakat juga ditentukan oleh kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang baik, data yang akurat, strategi penghimpunan yang tepat, penyaluran yang terukur, serta komunikasi publik yang mampu membangun kepercayaan masyarakat.

"Penguatan BAZNAS bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan bagian dari upaya membangun Riau yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menjelaskan bahwa BAZNAS Strategic Development merupakan program yang secara khusus disiapkan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan pimpinan BAZNAS agar mampu menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Program BAZNAS Strategic Development ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mampu menjalankan peran sebagai amil yang profesional serta berintegritas," katanya.

Lebih lanjut, Zainut menjelaskan bahwa melalui pelatihan ini para pimpinan diharapkan memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai tugas dan fungsi kelembagaan, kerangka hukum pengelolaan zakat, serta mampu menyusun strategi penghimpunan, pendistribusian, dan komunikasi publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pelaksanaan BAZNAS Strategic Development di Riau diharapkan menjadi model penguatan kapasitas kelembagaan yang dapat diterapkan di berbagai daerah lainnya. Dengan peningkatan kompetensi para pimpinan BAZNAS, pengelolaan zakat diharapkan semakin profesional, akuntabel, dan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.

 

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Kolaborasi untuk Kemaslahatan Umat, BAZNAS Riau Hadiri Peletakan Batu Pertama Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak

SIAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menghadiri kegiatan Launching Bulan Wakaf Nasional yang dirangkaikan dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Siak tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi berbagai pihak untuk menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Siak, Wakil Bupati Siak, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Siak, Kapolres Siak, para camat, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), pengurus BAZNAS Kabupaten Siak, serta berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran para pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan program wakaf dan pelayanan sosial yang berkelanjutan.

BAZNAS Provinsi Riau diwakili langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masradi Hasan, Lc., M.Sha. Dalam kesempatan tersebut, beliau turut mengikuti rangkaian kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah Kesehatan yang ditandai dengan pemasangan batu pertama di lokasi pembangunan.

Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak direncanakan menjadi fasilitas pendukung bagi masyarakat, khususnya pasien dan keluarga pasien yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan atau perawatan kesehatan. Kehadiran rumah singgah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Siak, Kementerian Agama, BAZNAS Kabupaten Siak, serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan rumah singgah tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang kuat merupakan kunci keberhasilan dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi umat.

Selain menjadi bagian dari peringatan Bulan Wakaf Nasional, pembangunan Rumah Singgah Kesehatan ini juga merupakan wujud nyata pemanfaatan dana sosial keagamaan yang produktif dan berorientasi pada pelayanan kemanusiaan. Melalui pengelolaan yang amanah dan profesional, wakaf diharapkan mampu menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus mendorong penguatan gerakan wakaf sebagai salah satu pilar pembangunan umat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, program-program berbasis wakaf diharapkan dapat berkembang lebih luas dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui momentum Launching Bulan Wakaf Nasional dan peletakan batu pertama Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak, diharapkan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat dalam menghadirkan pelayanan sosial yang semakin berkualitas serta mewujudkan kemaslahatan yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Siak dan Provinsi Riau.

 

24/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau

Berita Terbaru

BAZNAS Provinsi Riau Serahkan Bantuan UKT bagi 123 Mahasiswa Universitas Riau
BAZNAS Provinsi Riau Serahkan Bantuan UKT bagi 123 Mahasiswa Universitas Riau
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Riau Cerdas. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada 123 mahasiswa Universitas Riau (UNRI) untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Universitas Riau dan dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., kepada Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, S.E., M.Si. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Riau, pimpinan Universitas Riau, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Riau, serta para mahasiswa penerima manfaat. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan bantuan pendidikan dengan total nilai Rp173.727.500 yang diperuntukkan bagi 123 mahasiswa Universitas Riau. Bantuan ini merupakan hasil penghimpunan dana zakat yang dikelola BAZNAS bersama UPZ Universitas Riau sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan. Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu bidang prioritas dalam pendayagunaan dana zakat. Menurutnya, zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang unggul, berilmu, dan berakhlak. "Melalui bantuan UKT ini, kami berharap para mahasiswa dapat lebih fokus menjalani perkuliahan tanpa terbebani oleh persoalan biaya pendidikan. Semoga bantuan yang berasal dari dana zakat para muzaki ini menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi dan menyelesaikan studi tepat waktu," ujarnya. Sementara itu, Rektor Universitas Riau menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Riau atas sinergi yang terus terjalin dalam mendukung akses pendidikan bagi mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan BAZNAS menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata dalam memastikan mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap dapat melanjutkan pendidikannya. Program bantuan UKT ini diberikan satu kali kepada setiap penerima, sehingga pada setiap periode penyaluran akan menjangkau mahasiswa yang berbeda. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat zakat dan memberikan kesempatan kepada lebih banyak mahasiswa untuk memperoleh bantuan pendidikan. Melalui Program Riau Cerdas, BAZNAS Provinsi Riau terus berkomitmen menghadirkan program-program yang produktif dan berkelanjutan di bidang pendidikan. Dengan dukungan para muzaki serta sinergi bersama berbagai mitra, BAZNAS berharap manfaat zakat dapat dirasakan semakin luas, sekaligus melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
BERITA15/07/2026 | Humas BAZNAS Riau
Wujud Produktivitas Zakat, BAZNAS Riau Hadiri Panen Lele Kelompok Tani Binaan
Wujud Produktivitas Zakat, BAZNAS Riau Hadiri Panen Lele Kelompok Tani Binaan
Indragiri Hulu – BAZNAS Provinsi Riau menghadiri panen perdana budidaya 50.000 ekor ikan lele milik Kelompok Tani Bina Bahari Sejahtera di Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pemberdayaan ekonomi produktif yang dijalankan BAZNAS melalui bantuan permodalan dan pembinaan kepada para mustahik. Program budidaya lele tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Riau dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui pengembangan usaha produktif berbasis zakat. Selain memberikan bantuan modal, BAZNAS juga melakukan pendampingan agar usaha yang dijalankan mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi para penerima manfaat. Ketua Kelompok Tani Bina Bahari Sejahtera, Mulyadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas dukungan yang telah diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi motivasi bagi kelompok tani untuk terus mengembangkan usaha budidaya lele sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok maupun masyarakat sekitar. Ia berharap program pemberdayaan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan taraf hidupnya. Kegiatan panen perdana ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hulu, Suci Rahmiani Ade, beserta sejumlah unsur pemerintah daerah dan pihak terkait sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi produktif berbasis zakat di Kabupaten Indragiri Hulu. Momentum panen perdana tersebut menjadi gambaran bahwa dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga dikelola secara produktif untuk menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi mustahik. Melalui program ini, para penerima manfaat didorong untuk berkembang menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi. BAZNAS Provinsi Riau berharap keberhasilan budidaya lele Kelompok Tani Bina Bahari Sejahtera dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat di berbagai daerah. Dengan demikian, zakat dapat semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan mustahik yang mandiri, berdaya, dan pada akhirnya mampu bertransformasi menjadi muzaki.
BERITA13/07/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Teguhkan Komitmen Pada Pendidikan dan Transparansi (Launching Program Pendidikan dan Penyerahan Laporan Keungan 2025 Kepada Pemerintah Provinsi Riau)
BAZNAS Riau Teguhkan Komitmen Pada Pendidikan dan Transparansi (Launching Program Pendidikan dan Penyerahan Laporan Keungan 2025 Kepada Pemerintah Provinsi Riau)
Pekanbaru – BAZNAS Provinsi Riau secara resmi meluncurkan Program Bantuan Pendidikan Tahun 2026 pada pembukaan kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) yang diselenggarakan BAZNAS RI melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat BAZNAS) bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Riau di Pekanbaru, Selasa (7/7/2026). Peluncuran program ditandai dengan penyerahan bantuan pendidikan secara simbolis oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, kepada para penerima manfaat. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan Laporan Keuangan BAZNAS Provinsi Riau Tahun 2025 kepada Pemerintah Provinsi Riau sebagai wujud komitmen dalam menerapkan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Program Bantuan Pendidikan Tahun 2026 mencakup tiga skema bantuan dengan total anggaran mencapai Rp10,818 miliar, terdiri atas Beasiswa Tuah Riau (BESTARI) senilai Rp2.048.000.000, Bantuan Pendidikan Luar Negeri sebesar Rp1.600.000.000, serta Bantuan Pendidikan Dalam Negeri senilai Rp7.170.000.000. Dalam sambutannya, Zulkifli Syukur mengapresiasi pelaksanaan BAZNAS Strategic Development yang dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BAZNAS di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Menurutnya, pengelolaan zakat harus dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. "Pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya ditentukan oleh besarnya penghimpunan dana, tetapi juga oleh kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang baik, data yang akurat, strategi penghimpunan yang tepat, penyaluran yang terukur, serta komunikasi publik yang mampu membangun kepercayaan masyarakat. Menutup sambutannya, Zulkifli menegaskan bahwa penguatan kelembagaan BAZNAS merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah. "Penguatan BAZNAS bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan bagian dari upaya membangun Riau yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing," tutupnya. Melalui peluncuran Program Bantuan Pendidikan Tahun 2026 dan penguatan kapasitas kelembagaan melalui BAZNAS Strategic Development, BAZNAS Provinsi Riau terus mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan sebagai investasi untuk mencetak generasi unggul di masa depan.
BERITA07/07/2026 | Humas BAZNAS Riau
Riau Jadi Lokasi Pertama Pelaksanaan BAZNAS Strategic Development
Riau Jadi Lokasi Pertama Pelaksanaan BAZNAS Strategic Development
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat BAZNAS) bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Riau menggelar BAZNAS Strategic Development (BSD) bagi pimpinan BAZNAS se-Provinsi Riau di Pekanbaru, pada 7–9 Juli 2026. Provinsi Riau menjadi daerah pertama pelaksanaan program yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pimpinan BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Kegiatan dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, serta dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, MA, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, serta para Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, tata kelola kelembagaan, strategi penghimpunan dan pendistribusian zakat, hingga penguatan komunikasi publik. Materi tersebut disusun untuk mendukung terwujudnya pengelolaan zakat yang profesional, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dalam sambutannya, Zulkifli Syukur mengapresiasi penyelenggaraan BAZNAS Strategic Development yang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan BAZNAS di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau. Ia menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan zakat juga ditentukan oleh kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang baik, data yang akurat, strategi penghimpunan yang tepat, penyaluran yang terukur, serta komunikasi publik yang mampu membangun kepercayaan masyarakat. "Penguatan BAZNAS bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan bagian dari upaya membangun Riau yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing," ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menjelaskan bahwa BAZNAS Strategic Development merupakan program yang secara khusus disiapkan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan pimpinan BAZNAS agar mampu menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Program BAZNAS Strategic Development ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mampu menjalankan peran sebagai amil yang profesional serta berintegritas," katanya. Lebih lanjut, Zainut menjelaskan bahwa melalui pelatihan ini para pimpinan diharapkan memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai tugas dan fungsi kelembagaan, kerangka hukum pengelolaan zakat, serta mampu menyusun strategi penghimpunan, pendistribusian, dan komunikasi publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pelaksanaan BAZNAS Strategic Development di Riau diharapkan menjadi model penguatan kapasitas kelembagaan yang dapat diterapkan di berbagai daerah lainnya. Dengan peningkatan kompetensi para pimpinan BAZNAS, pengelolaan zakat diharapkan semakin profesional, akuntabel, dan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.
BERITA07/07/2026 | Humas BAZNAS Riau
Kolaborasi untuk Kemaslahatan Umat, BAZNAS Riau Hadiri Peletakan Batu Pertama Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak
Kolaborasi untuk Kemaslahatan Umat, BAZNAS Riau Hadiri Peletakan Batu Pertama Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak
SIAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menghadiri kegiatan Launching Bulan Wakaf Nasional yang dirangkaikan dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Siak tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi berbagai pihak untuk menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat. Acara ini dihadiri oleh Bupati Siak, Wakil Bupati Siak, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Siak, Kapolres Siak, para camat, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), pengurus BAZNAS Kabupaten Siak, serta berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran para pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan program wakaf dan pelayanan sosial yang berkelanjutan. BAZNAS Provinsi Riau diwakili langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masradi Hasan, Lc., M.Sha. Dalam kesempatan tersebut, beliau turut mengikuti rangkaian kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah Kesehatan yang ditandai dengan pemasangan batu pertama di lokasi pembangunan. Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak direncanakan menjadi fasilitas pendukung bagi masyarakat, khususnya pasien dan keluarga pasien yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan atau perawatan kesehatan. Kehadiran rumah singgah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Ketua BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Siak, Kementerian Agama, BAZNAS Kabupaten Siak, serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan rumah singgah tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang kuat merupakan kunci keberhasilan dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi umat. Selain menjadi bagian dari peringatan Bulan Wakaf Nasional, pembangunan Rumah Singgah Kesehatan ini juga merupakan wujud nyata pemanfaatan dana sosial keagamaan yang produktif dan berorientasi pada pelayanan kemanusiaan. Melalui pengelolaan yang amanah dan profesional, wakaf diharapkan mampu menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus mendorong penguatan gerakan wakaf sebagai salah satu pilar pembangunan umat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, program-program berbasis wakaf diharapkan dapat berkembang lebih luas dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui momentum Launching Bulan Wakaf Nasional dan peletakan batu pertama Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak, diharapkan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat dalam menghadirkan pelayanan sosial yang semakin berkualitas serta mewujudkan kemaslahatan yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Siak dan Provinsi Riau.
BERITA24/06/2026 | Humas BAZNAS Riau
Cetak Generasi Qurani, Pondok Pesantren Al-Hidayah BAZNAS Riau II Rupat Utara Gelar Wisuda untuk 17 Santri dan Santriwati
Cetak Generasi Qurani, Pondok Pesantren Al-Hidayah BAZNAS Riau II Rupat Utara Gelar Wisuda untuk 17 Santri dan Santriwati
RUPAT UTARA – Pondok Pesantren Al-Hidayah BAZNAS Riau II Rupat Utara kembali menorehkan capaian penting dalam upaya mencetak generasi Qurani melalui pelaksanaan Wisuda Santri dan Santriwati Angkatan II yang digelar pada Senin, 15 Juni 2026. Sebanyak 17 santri dan santriwati mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Kegiatan wisuda tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masridi Hasan, Lc., M.Sha., didampingi Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Riau, Idris, S.E., Sy., serta dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para orang tua santri. Dalam sambutannya, Dr. H. Masridi Hasan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas capaian yang telah diraih. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap berdirinya dan perkembangan Pondok Pesantren Al-Hidayah BAZNAS Riau II, mulai dari para pewakaf tanah, pemerintah daerah, hingga para pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, keberadaan pondok pesantren ini merupakan salah satu ikhtiar BAZNAS Provinsi Riau dalam memanfaatkan dana zakat secara produktif dan berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda. Melalui pendidikan pesantren, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga berakhlak mulia, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Saat ini, Pondok Pesantren Al-Hidayah BAZNAS telah hadir di tiga wilayah di Provinsi Riau, yakni di Pulau Mendol, Kabupaten Pelalawan; Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis; dan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kehadiran pesantren di wilayah-wilayah tersebut menjadi bentuk nyata komitmen BAZNAS Provinsi Riau dalam memperluas akses pendidikan keagamaan bagi masyarakat, khususnya di daerah kepulauan dan wilayah yang membutuhkan dukungan pendidikan berbasis pesantren. Melalui momentum wisuda ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap para santri dan santriwati dapat terus mengembangkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren. Ilmu tersebut diharapkan menjadi bekal dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan, memperkuat syiar Islam, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat dan daerah. Wisuda Angkatan II Pondok Pesantren Al-Hidayah BAZNAS Riau II Rupat Utara menjadi bukti bahwa sinergi antara pengelolaan zakat, dukungan masyarakat, dan semangat pendidikan mampu melahirkan generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan siap menjadi penerus bangsa yang membawa keberkahan bagi umat.
BERITA15/06/2026 | Humas BAZNAS Riau
Zakat Menguatkan Pendidikan, BAZNAS Riau Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 92 Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis
Zakat Menguatkan Pendidikan, BAZNAS Riau Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 92 Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis
BENGKALIS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada 92 mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dalam sebuah kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan BAZNAS, civitas akademika, serta para mahasiswa penerima manfaat. Program bantuan pendidikan ini merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat di bidang pendidikan yang bertujuan membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala oleh keterbatasan ekonomi. Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap para mahasiswa dapat lebih fokus dalam menjalani proses perkuliahan dan terus meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik. Penyaluran bantuan pendidikan kepada 92 mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis menjadi bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Riau dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan merata bagi generasi muda. Pendidikan diyakini merupakan salah satu instrumen penting dalam memutus mata rantai kemiskinan serta menciptakan generasi yang mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau juga mengajak para mahasiswa penerima manfaat untuk memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan sebaik-baiknya sebagai sarana untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang berintegritas dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Melalui berbagai program di bidang pendidikan, BAZNAS Provinsi Riau terus berkomitmen menghadirkan manfaat nyata dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Sinergi antara BAZNAS, lembaga pendidikan, dan masyarakat diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang unggul, berilmu, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Riau. Penyaluran bantuan pendidikan kepada mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam membangun masa depan bangsa melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Riau
Wujudkan Hunian yang Layak, BAZNAS Riau Salurkan Program Rumah Layak Huni untuk Masyarakat Indragiri Hilir
Wujudkan Hunian yang Layak, BAZNAS Riau Salurkan Program Rumah Layak Huni untuk Masyarakat Indragiri Hilir
TEMBILAHAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Kabupaten Indragiri Hilir. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Kamis, 11 Juni 2026, kepada salah satu penerima manfaat, Ibu Yuniati, di Tembilahan. Program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan salah satu program unggulan di bidang kemanusiaan yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar dapat memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak huni. Kehadiran program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi penerima manfaat beserta keluarganya. Pada tahun 2026, BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan bantuan RLHB berupa 5 unit rumah baru dan 8 unit renovasi rumah bagi masyarakat yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir. Bantuan tersebut merupakan hasil pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang diamanahkan oleh para muzaki dan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Penyerahan bantuan secara simbolis turut dihadiri oleh Bupati Indragiri Hilir beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan BAZNAS Kabupaten Indragiri Hilir, tokoh masyarakat, serta perwakilan BAZNAS Provinsi Riau. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bukti sinergi dan kepedulian bersama dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program pemberdayaan dan kemanusiaan. Melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat. Rumah yang layak tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi terciptanya kehidupan keluarga yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. BAZNAS Provinsi Riau terus berkomitmen menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan memastikan bahwa dana zakat yang dihimpun dapat dikelola secara amanah, profesional, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat di Provinsi Riau.
BERITA11/06/2026 | Humas BAZNAS Riau
SINERGI UNTUK KELUARGA SEJAHTERA, BAZNAS RIAU BERSAMA BKKBN RESMIKAN BANTUAN RUMAH LAYAK HUNI.
SINERGI UNTUK KELUARGA SEJAHTERA, BAZNAS RIAU BERSAMA BKKBN RESMIKAN BANTUAN RUMAH LAYAK HUNI.
PEKANBARU – BAZNAS Provinsi Riau bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Riau melaksanakan peletakan batu pertama Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini menjadi simbol dimulainya pembangunan ulang rumah milik pasangan Efendi dan Sri Maryani yang berlokasi di Kota Pekanbaru. Program ini merupakan hasil sinergi antara BAZNAS Provinsi Riau dan Perwakilan BKKBN Provinsi Riau dalam mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Melalui kolaborasi tersebut, bantuan sebesar Rp80 juta disalurkan untuk membangun hunian yang lebih layak, sehat, dan aman bagi keluarga penerima manfaat. Peletakan batu pertama tersebut dihadiri oleh Plt. Ditormas Dr. Yuni Hastutiningsih, SKM., M.Kes., Ditbalnak dr. Fabiola Tazrina Tazir, MAPS., Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Mhd. Irzal, SE., M.E., Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Syamsuir, SH., M.IP., serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Pekanbaru Dr. Chairani, S.STP., M.S. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Mhd. Irzal menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, termasuk tempat tinggal yang layak, merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan mewujudkan keluarga yang berkualitas. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar program-program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak yang nyata. Sementara itu, Penanggung Jawab Program BAZNAS Provinsi Riau, Rifatul Mahfuzah, ST., M.URP, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama yang baik antara BAZNAS Provinsi Riau dan Perwakilan BKKBN Provinsi Riau. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam aspek pemenuhan kebutuhan tempat tinggal yang layak. “Program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan salah satu program unggulan dalam bidang kemanusiaan dan sosial yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan rumah yang lebih baik, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa Program RLHB merupakan salah satu turunan dari Program Riau Peduli BAZNAS Provinsi Riau yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai bentuk bantuan sosial. Program ini secara khusus menyasar masyarakat kurang mampu yang masih tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak huni, sehingga membutuhkan dukungan untuk memperoleh tempat tinggal yang lebih sehat dan manusiawi. Melalui pembangunan rumah layak huni ini, keluarga penerima manfaat diharapkan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dengan lingkungan tempat tinggal yang mendukung kesehatan dan kenyamanan. Kondisi hunian yang layak juga diyakini dapat berkontribusi terhadap upaya pencegahan stunting, karena anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang lebih sehat dan mendukung perkembangan mereka. BAZNAS Provinsi Riau terus berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah guna membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan. Sinergi bersama BKKBN dalam Program RLHB ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana dana zakat dapat memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat. Dengan dimulainya pembangunan rumah tersebut, diharapkan keluarga Efendi dan Sri Maryani segera dapat menempati hunian yang lebih layak, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan bebas stunting di Provinsi Riau.
BERITA09/06/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Salurkan Bantuan Rp197 Juta untuk 9 Pasien Rujukan ke Jakarta
BAZNAS Riau Salurkan Bantuan Rp197 Juta untuk 9 Pasien Rujukan ke Jakarta
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui Program Riau Sehat. Pada Kamis (4/6), BAZNAS Riau menyalurkan bantuan dana zakat sebesar Rp197.338.000 kepada sembilan pasien rujukan yang akan menjalani pengobatan lanjutan di Jakarta. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Riau terhadap masyarakat dhuafa yang menghadapi kendala ekonomi saat harus menjalani perawatan medis di luar daerah. Kesembilan pasien tersebut terdiri dari tujuh anak-anak dan dua orang dewasa yang akan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program kesehatan yang secara konsisten dijalankan BAZNAS Riau untuk mendukung masyarakat yang membutuhkan biaya pendampingan selama proses pengobatan. "Hari ini kita ikut melepas sembilan pasien rujukan ke Jakarta. Sebagai lembaga pengelola zakat, BAZNAS Riau memiliki program untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan biaya selama menjalani perawatan, baik di dalam maupun di luar Provinsi Riau," ujar Masriadi Hasan. Ia menjelaskan, dana bantuan yang disalurkan tidak digunakan untuk biaya pengobatan karena telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Bantuan tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan pendamping pasien selama berada di Jakarta. "Dana sebesar Rp197 juta ini akan digunakan untuk kebutuhan transportasi, tiket pesawat, biaya makan dan minum, serta biaya tempat tinggal selama proses pengobatan berlangsung. Sementara biaya medis sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan," jelasnya. Masriadi menambahkan, program ini merupakan hasil sinergi antara BAZNAS Riau dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan. "Ini adalah bentuk kolaborasi yang baik antara Dinas Kesehatan dan BAZNAS Riau. Kami saling bersinergi untuk membantu masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya mereka yang tergolong kurang mampu. Sebab, sasaran utama penerima manfaat zakat adalah masyarakat miskin yang membutuhkan dukungan dan bantuan," tambahnya. Prosesi pelepasan pasien dilaksanakan melalui VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Keberangkatan para pasien beserta pendamping diharapkan dapat memperlancar proses pengobatan sehingga mereka dapat segera memperoleh penanganan medis yang optimal. Melalui Program Riau Sehat, BAZNAS Provinsi Riau terus berupaya menghadirkan manfaat nyata dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh para muzaki. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi ujian kesehatan, sekaligus memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak.
BERITA05/06/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Pertahankan Opini WTP Ke-9 Berturut-turut
BAZNAS Riau Pertahankan Opini WTP Ke-9 Berturut-turut
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2025. Predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut diberikan setelah proses audit independen yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Moch. Zainuddin, Sukmadi & Rekan. Pencapaian ini semakin mengukuhkan komitmen BAZNAS Provinsi Riau dalam menjaga tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Sejak tahun 2016, BAZNAS Provinsi Riau secara konsisten berhasil mempertahankan Opini WTP, sehingga raihan tahun ini menjadi Opini WTP yang ke-9 secara berturut-turut. Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM, dan Umum BAZNAS Provinsi Riau, H. Eddi Amran, Lc., M.A., menyampaikan bahwa keberhasilan meraih Opini WTP merupakan bukti nyata bahwa pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan BAZNAS Provinsi Riau telah sesuai dengan standar akuntansi dan regulasi keuangan yang berlaku. “Alhamdulillah, pencapaian ini menjadi bukti komitmen kami dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Opini WTP yang kami raih secara konsisten sejak tahun 2016 merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam menjaga amanah para muzaki dan masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi lembaga, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengelolaan, serta pendistribusian zakat yang lebih tepat sasaran dan berdampak luas bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfik, mitra, serta masyarakat yang selama ini telah memberikan kepercayaan dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Provinsi Riau. Kepercayaan yang terus diberikan menjadi energi dan semangat bagi BAZNAS Provinsi Riau untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan dan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan tata kelola yang baik dan akuntabel, BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen untuk terus menjaga amanah umat serta memperkuat peran zakat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau.
BERITA03/06/2026 | Humas BAZNAS Riau
DUKUNG PENUH DUNIA PENDIDIKAN PROVINSI RIAU, BAZNAS RIAU HADIRI ANUGERAH PENDIDIKAN 2026
DUKUNG PENUH DUNIA PENDIDIKAN PROVINSI RIAU, BAZNAS RIAU HADIRI ANUGERAH PENDIDIKAN 2026
Pekanbaru, 20 Mei 2026 – BAZNAS Provinsi Riau menghadiri kegiatan Anugerah Pendidikan Provinsi Riau 2026 yang diselenggarakan di Balai Serindit, Komplek Kediaman Gubernur Riau, Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi bagi insan pendidikan yang telah memberikan kontribusi dan dedikasi terbaik dalam memajukan dunia pendidikan di Provinsi Riau. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh pendidikan, kepala sekolah, guru, pelajar, serta sejumlah instansi dan lembaga yang memiliki perhatian terhadap perkembangan pendidikan di Provinsi Riau. Kehadiran BAZNAS Provinsi Riau menjadi bentuk nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, turut menyerahkan penghargaan kepada para penerima anugerah di beberapa kategori pendidikan. Penghargaan diberikan kepada insan pendidikan yang dinilai berprestasi dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. Adapun penghargaan tersebut di antaranya diberikan pada kategori siswa SMA/SMK/MA terbaik, kategori guru daerah terpencil terbaik yang diraih oleh Rosmiatin dari MA Darul Ulum Rupat Utara, serta kategori prestasi SLB terbaik yang diberikan kepada Febriani Sisma dari SLB Negeri Pelalawan. Penyerahan penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras dan pengabdian para tenaga pendidik maupun peserta didik dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Tidak hanya menghadiri dan menyerahkan penghargaan, BAZNAS Provinsi Riau juga memberikan perhatian khusus terhadap fasilitas pendidikan di wilayah terpencil. Pada momentum tersebut, BAZNAS Provinsi Riau memberikan bantuan renovasi atap dan plafon untuk MA Darul Ulum Rupat Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap sarana dan prasarana pendidikan yang layak dan nyaman bagi para siswa dan tenaga pengajar. Ketua BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu sektor penting yang menjadi perhatian BAZNAS dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan lembaga sosial sangat diperlukan agar pemerataan pendidikan di Provinsi Riau dapat terus ditingkatkan. “BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan. Kami berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi para guru, pelajar, dan sekolah untuk terus berprestasi dan memberikan manfaat bagi daerah,” ujar Masriadi Hasan. Kegiatan Anugerah Pendidikan Provinsi Riau 2026 juga menjadi momentum memperkuat sinergi antar lembaga dalam membangun pendidikan yang lebih maju, inklusif, dan merata hingga ke daerah pelosok. Dengan adanya penghargaan dan dukungan nyata terhadap fasilitas pendidikan, diharapkan semangat para tenaga pendidik dan peserta didik semakin meningkat dalam menciptakan generasi unggul untuk masa depan Riau yang lebih baik.
BERITA20/05/2026 | Humas BAZNAS Riau
MELALUI PEMBINAAN BEASISWA TUAH RIAU, BAZNAS RIAU CETAK GENERASI QUR’ANI
MELALUI PEMBINAAN BEASISWA TUAH RIAU, BAZNAS RIAU CETAK GENERASI QUR’ANI
Pekanbaru, 09 Mei 2026 – BAZNAS Provinsi Riau melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Setoran Hafalan Mahasiswa Tahfidz Beasiswa Tuah Riau (BESTARI) dengan tema “Melalui Zakat Kita Muliakan Al-Qur’an, Mengukir Prestasi dan Membangun Peradaban.” Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan BAZNAS Riau dalam mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi dan berdaya. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau menyerahkan bantuan BESTARI sebesar Rp470.000.000 kepada 47 mahasiswa tahfidz sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan dan perjuangan para penghafal Al-Qur’an. Kegiatan ini juga diisi dengan setoran hafalan Al-Qur’an mahasiswa tahfidz yang didampingi langsung oleh para penguji. Melalui program ini, diharapkan para mahasiswa dapat terus menjaga hafalan serta menjadi generasi yang memberi manfaat bagi umat. Selain penyerahan bantuan, mahasiswa tahfidz juga mendapatkan pembinaan langsung dari pimpinan BAZNAS Provinsi Riau mengenai pengembangan diri serta pemahaman mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dalam membangun kepedulian sosial. Melalui pembinaan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap mahasiswa tahfidz tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga memiliki semangat untuk tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat.
BERITA09/05/2026 | MARKOM BAZNAS RIAU
Perkuat Pengelolaan Zakat, BAZNAS Riau Resmikan UPZ PONPES Teknologi Riau
Perkuat Pengelolaan Zakat, BAZNAS Riau Resmikan UPZ PONPES Teknologi Riau
Pekanbaru, 08 Mei 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada Pondok Pesantren Teknologi Riau sebagai upaya memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan pesantren. Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Riau, Yahanan, turut memberikan sosialisasi kepada para santri mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai bentuk kepedulian sosial dan pemberdayaan umat. Pimpinan Ponpes Teknologi Riau, Ahmad Mantiq Alimuddin, menyampaikan bahwa zakat memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan santri serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan pesantren. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau turut meresmikan kantor Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Ponpes Teknologi Riau. Kehadiran kantor UPZ ini diharapkan dapat menjadi sarana pendukung dalam memaksimalkan penghimpunan dan penyaluran zakat di lingkungan pesantren. Peresmian kantor UPZ ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Riau dalam memperluas jangkauan layanan zakat di berbagai lingkungan pendidikan. Dengan hadirnya UPZ Ponpes Teknologi Riau, diharapkan semangat berzakat, berinfak, dan bersedekah dapat terus tumbuh serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi santri dan masyarakat sekitar.
BERITA08/05/2026 | MARKOM BAZNAS RIAU
Rapat Kerja Teknis Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se-Provinsi Riau
Rapat Kerja Teknis Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se-Provinsi Riau
Selasa, 28 April 2026. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se-Provinsi Riau dengan mengusung tema “Sinergi dan Penguatan Tata Kelola Penyaluran di Provinsi Riau.” Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi forum strategis bagi seluruh pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Riau untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, serta meningkatkan kualitas pengelolaan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., menyampaikan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada penghimpunan, tetapi juga harus memastikan penyaluran yang efektif, produktif, dan berkelanjutan. “Kepercayaan muzaki akan terus tumbuh ketika penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Oleh karena itu, seluruh BAZNAS harus membangun sistem yang kuat dari hulu hingga hilir,” jelasnya. Rakernis ini juga menghadirkan Direktur Pendayagunaan dan Layanan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, yang memberikan penguatan terkait pentingnya tata kelola penyaluran ZIS yang profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, keberhasilan penyaluran zakat harus dimulai dari perencanaan yang matang, pelaksanaan yang terukur, pengendalian yang baik, hingga pelaporan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Riau Dr. Yahanan, M.Sy., Wakil Ketua II Jamaluddin, S.Ag., M.Sy., Wakil Ketua III H. Mester Hasuhunan Hamzah, S.Ag., M.H., Wakil Ketua IV H. Eddi Ambran, Lc., M.A., serta seluruh pimpinan BAZNAS se-Provinsi Riau. Melalui Rakernis ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap terwujud sinergi yang lebih kuat antar wilayah dalam menghadirkan program-program penyaluran yang inovatif, berkelanjutan, dan benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik.
BERITA28/04/2026 | MARKOM BAZNAS RIAU
Melalui JEMARI, BAZNAS Riau Perkuat Akses Air Bersih bagi Masyarakat
Melalui JEMARI, BAZNAS Riau Perkuat Akses Air Bersih bagi Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau secara resmi memperkenalkan program JEMARI (Jejak Mata Air Riau), sebuah langkah nyata untuk meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di daerah pinggiran hingga wilayah terpencil di Riau (26/04/2026). Program ini difokuskan pada sembilan lokasi strategis, yang meliputi empat titik di Kota Pekanbaru dan lima titik di Kabupaten Indragiri Hilir. Kehadiran program JEMARI diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih yang layak. Sebagai program berbasis pemberdayaan masyarakat, JEMARI tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana air bersih, tetapi juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keberlanjutan sumber air tersebut. Program ini akan direalisasikan di sembilan titik, yakni empat lokasi di Pekanbaru dan lima lainnya di Indragiri Hilir. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Provinsi Riau bekerja sama dengan LAZ Energi Kebaikan sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat program sekaligus memastikan pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Ketua Yayasan Energi Kebaikan Rokan, Kukuh Kertasari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Riau. “Kami berterima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas kepercayaan untuk berkolaborasi dalam program ini. Semoga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Kami juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga serta merawat fasilitas dan sumber air ini agar tetap memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ungkapnya. Di sisi lain, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin S.Ag, M.Sy, menegaskan bahwa JEMARI memiliki makna yang lebih dari sekadar program bantuan. “JEMARI bukan hanya sekadar penyediaan air bersih, melainkan simbol jejak kebaikan yang kita bangun bersama. Sumber air ini merupakan bentuk rasa syukur yang perlu dijaga. Program ini juga mencerminkan semangat gotong royong dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik,” jelasnya. Sebagai upaya memperkuat aspek lingkungan, program ini juga dilengkapi dengan kegiatan penanaman pohon kelengkeng di sekitar sumber air dan wilayah penerima manfaat. Langkah ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan daya serap tanah, serta menciptakan ekosistem yang lebih hijau dan berkelanjutan. Melalui inisiatif ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan air bersih, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana.
BERITA26/04/2026 | Humas BAZNAS Riau
PEMPROV RIAU DAN BAZNAS PROVINSI RIAU TANDATANGANI PKS BANTUAN JAMINAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN
PEMPROV RIAU DAN BAZNAS PROVINSI RIAU TANDATANGANI PKS BANTUAN JAMINAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN
Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau terkait program bantuan pembiayaan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu di Provinsi Riau, pada Kamis (16/04/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Kepala BPKAD Provinsi Riau, Kepala Bappeda Provinsi Riau, Inspektur Inspektorat Provinsi Riau, Kepala Bapenda Provinsi Riau, Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Kepala Biro Tata Pemerintahan, serta Kepala Biro Hukum. Perjanjian kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan sinergi dan koordinasi antara para pihak dalam mendukung pembiayaan jaminan kesehatan melalui pemanfaatan dana zakat, khususnya bagi masyarakat fakir dan miskin di Provinsi Riau. Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu golongan penerima zakat adalah fakir dan miskin. Fakir diartikan sebagai individu yang sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan hidupnya, sedangkan miskin adalah mereka yang memiliki penghasilan namun tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. “Kelompok inilah yang menjadi sasaran utama dalam program bantuan pembiayaan jaminan kesehatan yang kita sinergikan melalui kerja sama ini,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dalam perjanjian kerja sama. Pemerintah Provinsi Riau bersama BAZNAS Provinsi Riau berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di daerah. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat miskin di Provinsi Riau yang terkendala dalam memperoleh layanan kesehatan akibat keterbatasan biaya.
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RIAU GELAR BUKA PUASA BERSAMA DAN SALURKAN SANTUNAN UNTUK 213 ANAK YATIM DI PEKANBARU
BAZNAS RIAU GELAR BUKA PUASA BERSAMA DAN SALURKAN SANTUNAN UNTUK 213 ANAK YATIM DI PEKANBARU
Pekanbaru, Selasa (17/3/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus penyaluran santunan kepada 213 anak yatim dari berbagai panti asuhan di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Provinsi Riau sebagai bentuk kepedulian dan upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, Wakil Ketua II Jamaluddin, para pendamping panti asuhan, serta seluruh anak yatim penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Riau menyalurkan santunan sebesar Rp300.000 per anak kepada 213 anak yatim. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka, khususnya dalam menyambut momen lebaran yang penuh kebahagiaan. Ketua BAZNAS Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata amanah dari para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. “Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di bulan suci Ramadhan dan menjelang Idulfitri. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS Riau. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi pahala berlipat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga mempererat silaturahmi antara BAZNAS, anak-anak yatim, dan para pengelola panti asuhan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang acara, mencerminkan semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan. BAZNAS Riau terus berkomitmen untuk menyalurkan amanah umat secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA17/03/2026 | Markom BAZNAS Riau
Gerakan Zakat Riau Menguat, PLT Gubernur Riau Beserta Forkopimda Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Provinsi Riau
Gerakan Zakat Riau Menguat, PLT Gubernur Riau Beserta Forkopimda Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Provinsi Riau
Pekanbaru - Gerakan pembayaran zakat di Provinsi Riau terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan lembaga zakat. Kegiatan Gerakan Pembayaran Zakat digelar di Pekanbaru pada Jumat (13/3/2026) dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan daerah serta masyarakat. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan zakat dari keluarga besar Alm. H. Awaloeddin dari RS Awal Bros Group kepada BAZNAS Provinsi Riau dengan nilai mencapai Rp800.000.000. Penyerahan ini menjadi salah satu kontribusi besar dalam mendukung berbagai program sosial dan kemasyarakatan di Provinsi Riau. Selain gerakan zakat, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan dukungan terhadap Program Pembangunan Jembatan Presisi Tahap II di Provinsi Riau. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ketua BAZNAS Riau kepada perwakilan Kepolisian Daerah Riau sebagai mitra dalam pelaksanaan program Jembatan Presisi, yang bertujuan membantu membuka akses masyarakat di wilayah terpencil. Plt Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pembangunan jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat karena dapat memperlancar mobilitas, aktivitas ekonomi, serta akses pendidikan dan kesehatan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau menegaskan bahwa dana zakat yang dihimpun akan dikelola secara transparan, profesional, dan tepat sasaran. Dana tersebut akan disalurkan untuk berbagai program kemasyarakatan, seperti bantuan sosial, pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, aparat keamanan, serta masyarakat dalam membangun Provinsi Riau yang lebih sejahtera, peduli, dan berkeadilan. Dalam kegiatan tersebut, pembayaran zakat juga dilakukan secara simbolis oleh Plt Gubernur Riau bersama jajaran Forkopimda Riau kepada BAZNAS Provinsi Riau. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya aparatur pemerintah dan pejabat daerah, untuk menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Salurkan Santunan Rp. 54 Juta untuk 124 Anak Yatim Dhuafa
BAZNAS Provinsi Riau Salurkan Santunan Rp. 54 Juta untuk 124 Anak Yatim Dhuafa
Kandis — BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan santunan kepada 124 anak yatim dhuafa di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah Kandis. Total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut sebesar Rp54.000.000 (12/03/2026). Kegiatan penyaluran santunan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS Provinsi Riau dalam mendukung dan membantu anak-anak yatim dhuafa. Bantuan diserahkan langsung kepada para penerima manfaat di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah Kandis. Penyaluran santunan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima serta memberikan dukungan bagi anak-anak yatim dhuafa di lingkungan yayasan. BAZNAS Provinsi Riau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzakki serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan penyaluran santunan ini dapat terlaksana dengan baik.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Riau.

Lihat Daftar Rekening →