WhatsApp Icon
Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran

Pekanbaru – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menggelar program Baznas Beraye 2026 yang ditujukan untuk membantu anak-anak yatim di Pekanbaru, Minggu (8/3/2026).

Program belanja baju lebaran dan kebutuhan sekolah ini menyasar sebanyak 1.000 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru. Melalui program tersebut, para penerima manfaat diberikan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyebutkan bahwa pihaknya mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk program ini. Setiap anak yatim menerima voucher belanja senilai Rp1 juta yang dapat digunakan untuk membeli pakaian lebaran maupun kebutuhan sekolah di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman.

“Dana sebesar Rp1 miliar kita alokasikan pada program ini, dengan harapan dapat memberi kesan mendalam dan keberkahan bagi anak yatim di Pekanbaru. Kami berharap anak-anak dapat ikut bergembira dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Masriadi Hasan.

Masriadi menjelaskan bahwa dana yang disalurkan dalam program tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Riau serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Ia juga berharap program Baznas Beraye dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat terbantu.

“Kami berharap program ini dapat memicu besaran zakat, infak, dan sedekah di Riau, sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat tersantuni. Kita juga mendoakan para muzakki agar selalu diberi keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau, memberikan apresiasi terhadap program yang dilaksanakan oleh Baznas Riau tersebut.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Baznas Riau melalui berbagai program sosial dinilai sangat membantu dalam meringankan tugas pemerintah dalam memperhatikan masyarakat yang membutuhkan.

“Kami sangat mengapresiasi program yang dijalankan Baznas Riau. Karena menyantuni anak-anak kurang beruntung merupakan tanggung jawab pemerintah dan tugas tersebut telah diringankan oleh Baznas Riau,” ujar Zulkifli.

Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para anak yatim dan keluarga mereka, serta menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Semoga ini bermanfaat bagi anak yatim dan keluarganya. Mudah-mudahan anak-anak kita bergembira, dan kita terjauhkan dari orang yang mendustakan agama,” tutupnya.

 

08/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”

Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menyalurkan bantuan sosial senilai Rp4,25 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dalam kegiatan “Baznas Beraye 2026” yang digelar di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (8/3/2026).

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari zakat masyarakat serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Total dana sebesar Rp4,25 miliar itu kemudian disalurkan melalui beberapa program yang ditujukan untuk membantu kelompok mustahik selama bulan Ramadan.

Salah satu program yang dijalankan adalah bantuan belanja baju raya bagi 1.000 anak yatim di Kota Pekanbaru dengan total anggaran Rp1 miliar. Melalui program ini, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp1 juta agar dapat merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idulfitri.

Selain itu, Baznas Riau juga menyalurkan bantuan konsumtif Ramadan dhuafa sebesar Rp2 miliar kepada 2.000 pekerja paruh waktu, tenaga kebersihan, petugas keamanan, serta tenaga lepas yang bekerja di berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

Dalam program lainnya, Baznas Riau turut menyiapkan program “Ramadan Berkah” berupa paket sembako bagi keluarga kurang mampu. Sebanyak 250 keluarga menerima paket bantuan senilai Rp500 ribu per paket dengan total anggaran Rp1,25 miliar. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap program-program sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengajak anak-anak yatim yang hadir untuk mendoakan kesehatan serta kelancaran tugas Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam memimpin daerah. Ia juga berharap jajaran Baznas dapat terus menjalankan amanah dalam mengelola zakat umat sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat.

“Semoga anak-anak kita bergembira dan program ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya menutup kegiatan.

 

08/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali melaksanakan program Keteladanan Pimpinan Berzakat Tahun 2026 yang bertempat di Masjid Kampus Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Senin (02/03/2026).

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNILAK, Junaidi, M.Hum., beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNILAK menunaikan zakat maal yang diterima secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan.

 

Dalam sambutannya, Rektor UNILAK menyampaikan bahwa kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan budaya zakat di lingkungan akademik. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban personal yang memiliki dimensi sosial dan strategis dalam memperkuat solidaritas serta kepedulian di tengah masyarakat.

 

“Ketika pimpinan memberikan teladan, maka nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi akan tumbuh serta mengakar di tengah sivitas akademika,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen UNILAK dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan pembentukan karakter, termasuk dalam membangun kesadaran berzakat.

 

Ia menambahkan bahwa program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong peningkatan partisipasi zakat melalui contoh nyata dari para pemimpin institusi.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau, Ade Kurniawan, menyampaikan bahwa UNILAK merupakan kampus pertama yang melaksanakan kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya di UNILAK, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada tahun 2025.

 

BAZNAS Provinsi Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya di Provinsi Riau untuk turut serta membangun ekosistem zakat yang kuat, transparan, dan berkelanjutan.

 

 

02/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Rizaludin menjelaskan bahwa penggunaan ZIS memiliki aturan yang jelas dalam syariat Islam dan tidak dapat dialihkan untuk keperluan lain di luar asnaf yang telah ditetapkan. Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS harus berada dalam koridor syariah. Program MBG merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat dan diatur ketat sesuai syariat Islam. Rizaludin menekankan bahwa dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program di luar asnaf, termasuk program MBG. Pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) untuk tetap sesuai dengan ajaran agama, taat hukum, dan mendukung kepentingan bangsa. Program pendayagunaan ZIS di BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan termasuk dalam asnaf. Masyarakat diimbau agar tidak terpengaruh oleh informasi tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Rizaludin menegaskan bahwa seluruh dana zakat disalurkan dengan tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di Indonesia. BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan melakukan pelaporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.

27/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bogor
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat

Semarang - Terdapat kekhawatiran publik terkait dana zakat yang disinyalir dialihkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini. Kontroversi ini muncul setelah munculnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa zakat digunakan untuk membiayai program pemerintah tersebut. Namun demikian, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, telah membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang mengalihkan zakat untuk MBG. Al Asyhar menegaskan bahwa zakat harus diberikan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sebagaimana diatur dalam Q.S. At-Taubah ayat 60.

Klarifikasi terbaru datang dari BAZNAS RI. Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menegaskan bahwa penggunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) memiliki panduan yang jelas. Dia menekankan bahwa ZIS tidak boleh dialihkan ke program lain selain delapan asnaf yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.

“Kami pastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS tidak digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Semuanya didistribusikan sesuai dengan delapan asnaf yang telah ditentukan,” kata Rizaludin dalam pernyataan tertulis di Jakarta.

Rizaludin kembali menjelaskan bahwa delapan asnaf tersebut meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menegaskan bahwa kategori ini menjadi pedoman yang harus diikuti dalam pengelolaan zakat di BAZNAS.

Dia juga menjelaskan bahwa program MBG dan pengelolaan zakat memiliki sumber pendanaan yang berbeda. MBG didanai oleh anggaran negara, sedangkan ZIS merupakan amanah masyarakat yang diatur oleh syariat Islam.

“Oleh karena itu, dana zakat tidak bisa dialihkan ke program di luar asnaf, termasuk MBG,” tegasnya.

Pengelolaan zakat di BAZNAS didasari oleh prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sebagai standar untuk mematuhi aturan agama dan hukum.

Rizaludin juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang meragukan. Dia menjamin bahwa dana zakat akan disalurkan dengan tepat kepada fakir miskin dan penerima manfaat lainnya di seluruh Indonesia.

“Kami mengelola zakat dengan transparan dan akuntabel melalui pelaporan dan audit berkala. Laporan lengkap dapat diakses melalui situs resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” tambahnya.

27/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran
Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran
Pekanbaru – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menggelar program Baznas Beraye 2026 yang ditujukan untuk membantu anak-anak yatim di Pekanbaru, Minggu (8/3/2026). Program belanja baju lebaran dan kebutuhan sekolah ini menyasar sebanyak 1.000 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru. Melalui program tersebut, para penerima manfaat diberikan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyebutkan bahwa pihaknya mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk program ini. Setiap anak yatim menerima voucher belanja senilai Rp1 juta yang dapat digunakan untuk membeli pakaian lebaran maupun kebutuhan sekolah di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman. “Dana sebesar Rp1 miliar kita alokasikan pada program ini, dengan harapan dapat memberi kesan mendalam dan keberkahan bagi anak yatim di Pekanbaru. Kami berharap anak-anak dapat ikut bergembira dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Masriadi Hasan. Masriadi menjelaskan bahwa dana yang disalurkan dalam program tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Riau serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Ia juga berharap program Baznas Beraye dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat terbantu. “Kami berharap program ini dapat memicu besaran zakat, infak, dan sedekah di Riau, sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat tersantuni. Kita juga mendoakan para muzakki agar selalu diberi keberkahan,” tambahnya. Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau, memberikan apresiasi terhadap program yang dilaksanakan oleh Baznas Riau tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Baznas Riau melalui berbagai program sosial dinilai sangat membantu dalam meringankan tugas pemerintah dalam memperhatikan masyarakat yang membutuhkan. “Kami sangat mengapresiasi program yang dijalankan Baznas Riau. Karena menyantuni anak-anak kurang beruntung merupakan tanggung jawab pemerintah dan tugas tersebut telah diringankan oleh Baznas Riau,” ujar Zulkifli. Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para anak yatim dan keluarga mereka, serta menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri. “Semoga ini bermanfaat bagi anak yatim dan keluarganya. Mudah-mudahan anak-anak kita bergembira, dan kita terjauhkan dari orang yang mendustakan agama,” tutupnya.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menyalurkan bantuan sosial senilai Rp4,25 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dalam kegiatan “Baznas Beraye 2026” yang digelar di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (8/3/2026). Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari zakat masyarakat serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Total dana sebesar Rp4,25 miliar itu kemudian disalurkan melalui beberapa program yang ditujukan untuk membantu kelompok mustahik selama bulan Ramadan. Salah satu program yang dijalankan adalah bantuan belanja baju raya bagi 1.000 anak yatim di Kota Pekanbaru dengan total anggaran Rp1 miliar. Melalui program ini, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp1 juta agar dapat merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idulfitri. Selain itu, Baznas Riau juga menyalurkan bantuan konsumtif Ramadan dhuafa sebesar Rp2 miliar kepada 2.000 pekerja paruh waktu, tenaga kebersihan, petugas keamanan, serta tenaga lepas yang bekerja di berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Dalam program lainnya, Baznas Riau turut menyiapkan program “Ramadan Berkah” berupa paket sembako bagi keluarga kurang mampu. Sebanyak 250 keluarga menerima paket bantuan senilai Rp500 ribu per paket dengan total anggaran Rp1,25 miliar. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap program-program sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengajak anak-anak yatim yang hadir untuk mendoakan kesehatan serta kelancaran tugas Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam memimpin daerah. Ia juga berharap jajaran Baznas dapat terus menjalankan amanah dalam mengelola zakat umat sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat. “Semoga anak-anak kita bergembira dan program ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya menutup kegiatan.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali melaksanakan program Keteladanan Pimpinan Berzakat Tahun 2026 yang bertempat di Masjid Kampus Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Senin (02/03/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNILAK, Junaidi, M.Hum., beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNILAK menunaikan zakat maal yang diterima secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan. Dalam sambutannya, Rektor UNILAK menyampaikan bahwa kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan budaya zakat di lingkungan akademik. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban personal yang memiliki dimensi sosial dan strategis dalam memperkuat solidaritas serta kepedulian di tengah masyarakat. “Ketika pimpinan memberikan teladan, maka nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi akan tumbuh serta mengakar di tengah sivitas akademika,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen UNILAK dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan pembentukan karakter, termasuk dalam membangun kesadaran berzakat. Ia menambahkan bahwa program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong peningkatan partisipasi zakat melalui contoh nyata dari para pemimpin institusi. Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau, Ade Kurniawan, menyampaikan bahwa UNILAK merupakan kampus pertama yang melaksanakan kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya di UNILAK, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada tahun 2025. BAZNAS Provinsi Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya di Provinsi Riau untuk turut serta membangun ekosistem zakat yang kuat, transparan, dan berkelanjutan.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Rizaludin menjelaskan bahwa penggunaan ZIS memiliki aturan yang jelas dalam syariat Islam dan tidak dapat dialihkan untuk keperluan lain di luar asnaf yang telah ditetapkan. Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS harus berada dalam koridor syariah. Program MBG merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat dan diatur ketat sesuai syariat Islam. Rizaludin menekankan bahwa dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program di luar asnaf, termasuk program MBG. Pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) untuk tetap sesuai dengan ajaran agama, taat hukum, dan mendukung kepentingan bangsa. Program pendayagunaan ZIS di BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan termasuk dalam asnaf. Masyarakat diimbau agar tidak terpengaruh oleh informasi tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Rizaludin menegaskan bahwa seluruh dana zakat disalurkan dengan tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di Indonesia. BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan melakukan pelaporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.
BERITA27/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bogor
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat
Semarang - Terdapat kekhawatiran publik terkait dana zakat yang disinyalir dialihkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini. Kontroversi ini muncul setelah munculnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa zakat digunakan untuk membiayai program pemerintah tersebut. Namun demikian, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, telah membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang mengalihkan zakat untuk MBG. Al Asyhar menegaskan bahwa zakat harus diberikan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sebagaimana diatur dalam Q.S. At-Taubah ayat 60. Klarifikasi terbaru datang dari BAZNAS RI. Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menegaskan bahwa penggunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) memiliki panduan yang jelas. Dia menekankan bahwa ZIS tidak boleh dialihkan ke program lain selain delapan asnaf yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. “Kami pastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS tidak digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Semuanya didistribusikan sesuai dengan delapan asnaf yang telah ditentukan,” kata Rizaludin dalam pernyataan tertulis di Jakarta. Rizaludin kembali menjelaskan bahwa delapan asnaf tersebut meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menegaskan bahwa kategori ini menjadi pedoman yang harus diikuti dalam pengelolaan zakat di BAZNAS. Dia juga menjelaskan bahwa program MBG dan pengelolaan zakat memiliki sumber pendanaan yang berbeda. MBG didanai oleh anggaran negara, sedangkan ZIS merupakan amanah masyarakat yang diatur oleh syariat Islam. “Oleh karena itu, dana zakat tidak bisa dialihkan ke program di luar asnaf, termasuk MBG,” tegasnya. Pengelolaan zakat di BAZNAS didasari oleh prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sebagai standar untuk mematuhi aturan agama dan hukum. Rizaludin juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang meragukan. Dia menjamin bahwa dana zakat akan disalurkan dengan tepat kepada fakir miskin dan penerima manfaat lainnya di seluruh Indonesia. “Kami mengelola zakat dengan transparan dan akuntabel melalui pelaporan dan audit berkala. Laporan lengkap dapat diakses melalui situs resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” tambahnya.
BERITA27/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Indonesia Menegaskan Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS Indonesia Menegaskan Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul dari muzaki dan masyarakat tidak akan dipakai untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., selaku Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, menegaskan bahwa penggunaan ZIS harus sesuai dengan aturan yang telah ditentukan dalam syariat Islam dan tidak boleh dialihkan untuk keperluan lain. "Kami ingin klarifikasi bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang diserahkan kepada BAZNAS tidak akan digunakan sama sekali untuk program Makan Bergizi Gratis. Semuanya akan disalurkan demi kesejahteraan umat sesuai dengan delapan asnaf," kata Rizaludin dalam pernyataan resmi di Jakarta pada Senin (23/2/2026). Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ajaran Islam, antara lain fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menyoroti bahwa program MBG dan pengelolaan zakat berbeda secara kelembagaan dan sumber pendanaan. Program MBG didanai oleh anggaran negara, sementara dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang harus diatur dengan ketat sesuai syariat Islam. "Oleh karena itu, dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program yang diluar kategori asnaf, termasuk program MBG," jelasnya. Rizaludin juga mengungkapkan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS dijalankan dengan prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, menekankan pentingnya agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai dengan ajaran agama, tetapi juga hukum dan mendukung kepentingan bangsa. Dalam prakteknya, program pendistribusian dan pemanfaatan ZIS yang dikelola oleh BAZNAS difokuskan pada mengurangi kemiskinan, meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan untuk kelompok rentan yang termasuk dalam delapan asnaf. Rizaludin pun mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan mengenai penggunaan dana zakat. Ia menegaskan bahwa amanah para muzaki akan tetap terpenuhi dan seluruh dana zakat akan disalurkan tepat sasaran bagi fakir, miskin, dan kelompok rentan di seluruh wilayah Indonesia. "Kami (BAZNAS) melaksanakan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lengkap dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id," tutup Rizaludin.
BERITA27/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Riau dan BULOG Wilayah Riau–Kepri Teken MoU Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat
BAZNAS Riau dan BULOG Wilayah Riau–Kepri Teken MoU Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau (BAZNAS Riau) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perum BULOG Kantor Wilayah Riau dan Kepulauan Riau melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka memperkuat program ketahanan pangan masyarakat di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret sinergi antara lembaga pengelola zakat dan badan usaha milik negara yang memiliki peran vital dalam penyediaan dan stabilisasi pangan nasional. Kerja sama ini diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat program distribusi logistik berbasis zakat. Ketua BAZNAS Riau, Masriadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BAZNAS dan BULOG memiliki visi yang sejalan dalam membangun ketahanan pangan umat. “BULOG dan BAZNAS memiliki tujuan yang sama, yakni sama-sama berperan dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan. Melalui MoU ini, kami ingin memastikan bahwa bantuan pangan yang bersumber dari zakat dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Masriadi. Ia menambahkan bahwa sinergi ini akan memperkuat program-program pendistribusian bantuan sembako, beras, serta kebutuhan pokok lainnya kepada mustahik di berbagai kabupaten/kota di Riau dan Kepri. Sementara itu, Pimpinan Wilayah BULOG Riau–Kepri, Dani Satrio, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. BULOG memiliki tujuan utama memastikan ketersediaan kebutuhan ketahanan pangan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi MoU ini sebagai bentuk kolaborasi nyata untuk saling mendukung dan memperkuat kerja sama dalam mendistribusikan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Dani Satrio. Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk saling mendukung dalam penyediaan dan penyaluran bahan pangan, khususnya beras, dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Kolaborasi antara BAZNAS dan BULOG ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung program nasional dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Rayakan Milad ke-25 dengan Berbagi 500 Porsi Makanan Gratis kepada Pekerja Lapangan
BAZNAS Riau Rayakan Milad ke-25 dengan Berbagi 500 Porsi Makanan Gratis kepada Pekerja Lapangan
Pekanbaru — Dalam rangka memperingati Milad Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ke-25 pada 17 Januari 2026 lalu, BAZNAS Provinsi Riau melaksanakan serangkaian kegiatan sosial sebagai bentuk rasa syukur sekaligus komitmen dalam melayani umat dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Pada momentum milad tahun ini, salah satu agenda utama yang diselenggarakan ialah pembagian 500 porsi makanan gratis kepada para driver ojek online, tenaga kebersihan, pekerja lapangan, serta warga sekitar yang menjadi penerima manfaat. Kegiatan ini digelar sebagai wujud kepedulian BAZNAS terhadap para pekerja yang setiap hari berperan penting dalam kehidupan sosial masyarakat namun sering kali kurang mendapatkan perhatian. (Rabu, 23/01/2026). Pembagian makanan ini tidak hanya menjadi bentuk syukur atas perjalanan 25 tahun BAZNAS dalam menjalankan amanah umat, tetapi juga mencerminkan komitmen lembaga dalam memperluas jangkauan layanan sosial dan menghadirkan manfaat yang nyata. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat memberikan sedikit kelonggaran bagi para pekerja lapangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menghadirkan kebahagiaan pada momen milad. Para penerima manfaat tampak antusias dan menyambut kegiatan ini dengan senyum serta ucapan terima kasih. Banyak dari mereka mengapresiasi langkah BAZNAS karena dinilai hadir langsung di tengah masyarakat dan merangkul para pekerja lapangan yang setiap hari berjuang mencari nafkah untuk keluarga. Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari rangkaian program Milad BAZNAS ke-25 yang mengangkat semangat pelayanan, keberkahan, dan kolaborasi dalam menebar manfaat bagi masyarakat luas.
BERITA26/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Gandeng BRK Syariah untuk Penyaluran Bantuan Pendidikan Berbasis Virtual Account
BAZNAS Riau Gandeng BRK Syariah untuk Penyaluran Bantuan Pendidikan Berbasis Virtual Account
BAZNAS Provinsi Riau menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Bank Riau Kepri Syariah terkait layanan aplikasi Virtual Account untuk penyaluran dana bantuan pendidikan seragam sekolah tingkat SMA/SMK/SLB se-Provinsi Riau (22/01/2026).Penandatanganan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau H. Risman Yahya, MH, serta General Manager BRK Syariah, Ibu Rina Muthia Zuhra, beserta jajaran tim dari masing-masing instansi.Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa program bantuan seragam sekolah telah dijalankan BAZNAS sejak tahun 2024 dan telah menjangkau 2.200 siswa di lingkungan sekolah negeri."Pada tahun 2026, program ini disinergikan bersama Pemerintah Provinsi Riau sehingga dapat menjangkau 12.087 siswa SMA/ SMK/SLB di seluruh Provinsi Riau," ujarnya. Sementara itu, General Manager BRK Syariah, Ibu Rina Muthia Zuhra, menyampaikan bahwa kerja sama dengan BAZNAS Riau telah terjalin sejak lama. Melalui sinergi ini, BRK Syariah dipercaya sebagai mitra penyaluran bantuan seragam sekolah."Dengan kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi masyarakat Provinsi Riau," ujar pihak BRK Syariah.Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H. Risman Yahya, mengapresiasi sinergi yang terbangun. la menyampaikan terima kasih atas kontribusi BAZNAS Riau dalam mendukung program seragam sekolah gratis yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Riau.Sinergi ini diharapkan mampu memastikan penyaluran bantuan pendidikan berjalan lebih transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di Provinsi Riau.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
106 Mahasiswa UNRI Terima Bantuan UKT dari BAZNAS Provinsi Riau
106 Mahasiswa UNRI Terima Bantuan UKT dari BAZNAS Provinsi Riau
Pekanbaru, 14 Januari 2026 — BAZNAS Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan masyarakat melalui kegiatan penyaluran Bantuan Pendidikan Tunggakan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Pada kesempatan ini, sebanyak 106 mahasiswa Universitas Riau menerima bantuan dengan total penyaluran sebesar Rp 146.600.000. Selain itu, turut dilaksanakan agenda perpanjangan SK UPZ Universitas Riau sebagai bagian dari penguatan sinergi kelembagaan dalam optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan zakat. Acara ini dipusatkan di Aula Siak Sri Indrapura, Rektorat Universitas Riau, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, civitas akademika, serta para mahasiswa penerima manfaat. Pihak kampus diwakili oleh Wakil Rektor I, sementara BAZNAS Provinsi Riau hadir melalui Wakil Ketua I Dr. Yahanan, M.Sy, didampingi Tim Pendayagunaan dan Tim Pengumpulan. Penyerahan bantuan pendidikan tersebut disambut antusias oleh para penerima manfaat, mengingat tunggakan UKT sering kali menjadi kendala bagi mahasiswa dalam melanjutkan studi hingga menyelesaikan kewajibannya secara akademik. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban mahasiswa serta membuka jalan bagi mereka untuk menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Selain itu, sinergi bersama Universitas Riau diharapkan semakin memperkuat ekosistem zakat di lingkungan kampus, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
BERITA14/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Salurkan Bantuan ke-2 Pascabanjir di Aceh Tamiang
BAZNAS Riau Salurkan Bantuan ke-2 Pascabanjir di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau melaksanakan rangkaian kegiatan kemanusiaan dalam rangka membantu masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang pada 10–12 Januari 2026. Pada Sabtu, 10 Januari 2026, BAZNAS Provinsi Riau mengunjungi Islamic Centre Kabupaten Aceh Tamiang dan bertemu dengan Bapak Nurdin OK, S.Pd., M.Ag., selaku Kepala Baitul Mal Aceh Tamiang. Kunjungan ini dilakukan untuk menyalurkan bantuan sebanyak 3 ton beras bagi masyarakat yang terdampak banjir. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat meringankan beban masyarakat yang sedang berada dalam masa pemulihan pascabencana. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin, S.Ag., M.Sy, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Riau yang telah mempercayakan penyaluran bantuan kemanusiaan melalui BAZNAS. “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Provinsi Riau dalam menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Salurkan 3 Ton Beras untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
BAZNAS Riau Salurkan 3 Ton Beras untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Pekanbaru — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana alam. Kali ini, BAZNAS Riau menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 3 ton beras dan mushaf Al-Qur’an ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Riau sekaligus Kepala Pelaksana BAZNAS Riau, Idris, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat Riau yang dikumpulkan melalui BAZNAS. “Bantuan yang kami salurkan ini adalah bentuk kepercayaan dan amanah masyarakat Riau. Adapun bantuan yang kami bawa berupa 3 ton beras serta Al-Qur’an untuk saudara-saudara kita di Kabupaten Tapanuli Selatan yang terdampak bencana,” ujar Idris. Ia menambahkan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam masa pemulihan pascabencana yang masih berlangsung. Dalam kesempatan yang sama, Idris menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan atas dukungan dan pendampingan selama penyaluran bantuan di lapangan sehingga distribusi dapat berjalan tepat sasaran. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Tapanuli Selatan atas pendampingan dan kerja samanya dalam penyaluran bantuan ini,” sambungnya. Tak lupa, BAZNAS Provinsi Riau juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau yang terus mempercayakan penyaluran bantuan kemanusiaan melalui BAZNAS. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat Riau atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Provinsi Riau dalam menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tutup Idris.
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
Dari Titian Rentan Menjadi Akses Aman: BAZNAS Riau Bangun Jembatan Gantung di Nagari Batu Taba
Dari Titian Rentan Menjadi Akses Aman: BAZNAS Riau Bangun Jembatan Gantung di Nagari Batu Taba
Tanah Datar – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali hadir membawa solusi nyata. Kali ini, BAZNAS Provinsi Riau membangun jembatan gantung di Muaro Hijau, Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (11/1/2025). Pembangunan jembatan gantung tersebut berawal dari musibah bencana banjir bandang (gelodoh) yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Bencana itu menghanyutkan titian lama yang selama ini menjadi akses utama warga menuju area persawahan. Hilangnya akses tersebut tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga mengganggu roda perekonomian masyarakat. Wali Nagari Batu Taba menjelaskan bahwa luas lahan persawahan warga mencapai sekitar 96 hektare dan menjadi sumber utama penghidupan masyarakat. Tanpa titian penghubung, masyarakat terpaksa menempuh jalur memutar hingga 10 kilometer, padahal jarak sebenarnya hanya sekitar 30 meter jika terdapat jembatan penghubung. Melihat urgensi tersebut, BAZNAS Provinsi Riau melalui Wakil Ketua I, Assoc. Prof. Dr. Yahanan, M.Sy, menyalurkan bantuan dari para donatur, khususnya dari SMP dan SMA Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru, untuk pembangunan jembatan gantung yang diharapkan dapat memudahkan kembali akses para petani menuju lahan pertaniannya. “Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat menggerakkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat Nagari Batu Taba serta menjadi solusi jangka panjang bagi akses pertanian warga,” ujar Yahanan. Ia juga menyampaikan doa dan apresiasi kepada para donatur agar senantiasa diberkahi rezekinya atas kepedulian yang diberikan. Peletakan batu pertama pembangunan jembatan turut dihadiri oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Camat Batipuh Selatan, Kapolsek, Kepala KUA, Ketua dan Wakil Ketua I serta II BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Wali Nagari Batu Taba, dan tokoh masyarakat setempat. Pembangunan ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga menghadirkan harapan. Dari musibah yang menghanyutkan akses, kini tumbuh jembatan baru yang menghubungkan asa. Selaras dengan semangat kegiatan ini: “Dari Titian Menjadi Jembatan.”
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Laksanakan Pembersihan Lingkungan Pasca Banjir di Aceh Tamiang
BAZNAS Riau Laksanakan Pembersihan Lingkungan Pasca Banjir di Aceh Tamiang
BAZNAS Provinsi Riau terus melakukan langkah pemulihan pascabencana banjir dengan melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di Kampung Durian, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian respons kemanusiaan yang dilakukan setelah penyaluran bantuan logistik dan pangan kepada masyarakat terdampak bencana beberapa hari sebelumnya. Program ini juga menjadi bentuk implementasi tugas dan fungsi BAZNAS dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang berada dalam kondisi darurat maupun masa pemulihan. Akibat banjir yang terjadi, sejumlah akses dan area permukiman warga mengalami kerusakan dan dipenuhi lumpur serta material banjir yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Melalui kegiatan pembersihan ini, BAZNAS Provinsi Riau berupaya membantu masyarakat mempercepat proses pemulihan lingkungan serta mengurangi risiko kesehatan yang dapat muncul akibat kondisi lingkungan yang kotor pascabencana. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, tim BAZNAS Provinsi Riau turun langsung ke lapangan untuk melakukan pembersihan rumah warga, saluran air, serta fasilitas umum yang terdampak. Keterlibatan masyarakat setempat dalam proses ini menjadikan kegiatan tersebut tidak hanya sebagai upaya pemulihan fisik, tetapi juga sebagai bentuk penguatan sosial dan dukungan moral bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit. BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan bahwa tahapan pemulihan pascabencana merupakan bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitasnya secara normal. Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS berharap lingkungan yang lebih bersih, aman, dan nyaman dapat tercipta sehingga risiko gangguan kesehatan pascabencana dapat diminimalisir. BAZNAS juga mengharapkan setiap langkah pemulihan yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Aceh Tamiang. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi amal kebaikan serta membawa harapan baru bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.
BERITA12/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Salurkan 9 Ton Beras untuk Korban Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
BAZNAS Riau Salurkan 9 Ton Beras untuk Korban Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
BAZNAS Provinsi Riau kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana alam dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah daerah di Sumatera. Pada Jumat (9/1/2026), BAZNAS Riau menyalurkan total 9 ton beras untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., menyampaikan bahwa pada hari tersebut BAZNAS Riau secara resmi melepas tiga tim yang bertugas mengantarkan bantuan langsung ke lokasi terdampak bencana. “Hari ini kita melepas tiga tim untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Masriadi. Ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan terdiri dari masing-masing 3 ton beras untuk Aceh, 3 ton untuk Sumatera Utara, dan 3 ton untuk Sumatera Barat. Selain bantuan pangan, BAZNAS Riau juga menyalurkan mushaf Al-Qur’an guna membantu memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat terdampak. “Seluruh bantuan ini berasal dari masyarakat Provinsi Riau sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tambahnya. Sementara itu, Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Riau, Idris, yang turut serta dalam tim pengantaran bantuan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan ke wilayah-wilayah terdampak bencana. Untuk Aceh, bantuan disalurkan ke Kabupaten Aceh Tamiang; di Sumatera Utara ke Kabupaten Tapanuli Selatan; dan di Sumatera Barat ke Kabupaten Agam. Ia berharap proses pengantaran dan penyaluran bantuan dapat berjalan dengan lancar serta seluruh petugas diberikan keselamatan hingga bantuan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA09/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Lakukan Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Pekanbaru
BAZNAS Riau Lakukan Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Pekanbaru
BAZNAS Provinsi Riau melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru pada Kamis (08/01/2026). Kunjungan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., bersama Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin, S.Ag., M.Sy., serta Kepala Bagian Pendistribusian BAZNAS Provinsi Riau. Rombongan BAZNAS Provinsi Riau disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Dr. Silpia Rosalina, S.H., M.H. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan sebagai wujud silaturahmi serta penguatan hubungan antarinstansi. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat terus menjaga hubungan baik serta membangun komunikasi yang positif dengan Kejaksaan Negeri Pekanbaru. Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga secara profesional, transparan, dan berintegritas.
BERITA08/01/2026 | hu
Bank Pangan BAZNAS Riau Rutin Salurkan Bantuan Pangan ke 499 Penerima Manfaat
Bank Pangan BAZNAS Riau Rutin Salurkan Bantuan Pangan ke 499 Penerima Manfaat
Pekanbaru, 15 November 2025 — BAZNAS Provinsi Riau kembali melaksanakan penyaluran rutin Program Bank Pangan dengan menyalurkan bantuan pangan ke 11 panti asuhan di Kota Pekanbaru dengan total 499 penerima manfaat. Bantuan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk memastikan kebutuhan pangan anak-anak yatim dan dhuafa tetap terpenuhi dengan baik. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Riau, Assoc. Prof. Yahanan, M.Sy, bersama tim pendistribusian. Kehadiran beliau menjadi bentuk nyata komitmen BAZNAS Riau dalam memastikan bantuan sampai tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi penerima. Bantuan yang diberikan terdiri dari kebutuhan pangan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula, mie instan, susu, dan bahan kebutuhan harian lainnya. Program ini dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan mustahik di wilayah Riau. Dalam keterangannya, Assoc. Prof. Yahanan, M.Sy menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Riau. “Kami sangat berterima kasih kepada para muzaki yang terus mendukung program-program BAZNAS Riau. Berkat amanah dan kepercayaan Bapak/Ibu, bantuan pangan ini dapat tersalurkan secara rutin kepada panti asuhan yang membutuhkan. Semoga Allah membalas kebaikan para muzaki dengan pahala dan keberkahan yang berlipat,” ujarnya. Dengan penyaluran ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap Program Bank Pangan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat, sehingga ketahanan pangan masyarakat dhuafa di Provinsi Riau semakin kuat dan merata.
BERITA19/11/2025 | Markom BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Perkuat Sinergi Zakat Bersama SMK Nurul Falah Pekanbaru
BAZNAS Riau Perkuat Sinergi Zakat Bersama SMK Nurul Falah Pekanbaru
Pekanbaru, 14 November 2025 — Tim Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau melakukan kunjungan silaturahmi ke SMK Nurul Falah Pekanbaru sebagai upaya memperluas kemitraan sekaligus membuka ruang kolaborasi di sektor pendidikan. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi BAZNAS untuk berdialog langsung dengan pihak sekolah terkait potensi kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan. Dalam pertemuan tersebut, tim menjelaskan mekanisme pengajuan bantuan mulai dari alur, syarat, hingga ketentuan administrasi yang perlu dipenuhi. Penjelasan ini diberikan agar pihak sekolah dapat memahami proses dengan lebih terstruktur sehingga pengajuan kerja sama maupun bantuan di masa mendatang dapat berjalan optimal. Kunjungan ini disambut oleh Kepala SMK Nurul Falah Pekanbaru, Siti Jubaidah, yang mengapresiasi langkah BAZNAS Provinsi Riau dalam menjalin komunikasi dengan lingkungan pendidikan. Ia berharap kunjungan ini dapat menjadi pintu awal bagi terbentuknya program bermanfaat yang dapat membantu siswa serta masyarakat sekitar. Pada kesempatan tersebut, Ade Kurniawan, selaku Kepala Bagian Pengumpulan, menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan berbagai program kolaborasi dapat terbentuk bersama SMK Nurul Falah Pekanbaru ke depannya, seiring dengan semangat bersama untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada siswa dan lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, tim Pengumpulan berharap hubungan antara BAZNAS Provinsi Riau dan SMK Nurul Falah Pekanbaru dapat terbangun secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi berbagai program untuk umat ke depannya.
BERITA17/11/2025 | Markom BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Gelar Rapat Koordinasi UPZ 2025: “Menguatkan Unit Pengumpul Zakat, Mendukung Riau Bermarwah”
BAZNAS Provinsi Riau Gelar Rapat Koordinasi UPZ 2025: “Menguatkan Unit Pengumpul Zakat, Mendukung Riau Bermarwah”
Pekanbaru 30 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali melaksanakan Rapat Koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tahun 2025 dengan tema “Menguatkan Unit Pengumpul Zakat, Mendukung Riau Bermarwah.” Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, H. Zulkifli Syukur, MA, M.Si, mewakili Gubernur Riau. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS Riau yang terus berinovasi dan memperkuat sinergi bersama seluruh Unit Pengumpul Zakat di lingkungan pemerintah dan masyarakat. Momentum Penguatan Peran UPZ Rapat koordinasi ini menjadi ajang konsolidasi dan penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) agar lebih optimal dalam mendukung pengumpulan zakat, infak, dan sedekah di Provinsi Riau. Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat mekanisme kerja dan meningkatkan kolaborasi antar UPZ. “UPZ memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan layanan zakat hingga ke unit-unit terkecil di masyarakat. Melalui Rakor ini, kita ingin memastikan seluruh UPZ di Riau bergerak selaras dalam satu visi, yaitu menjadikan zakat sebagai kekuatan sosial ekonomi umat dan bagian dari semangat Riau Bermarwah,” ungkapnya. Tujuan Rapat Koordinasi UPZ 2025 Rakor UPZ 2025 ini diselenggarakan dengan dua tujuan utama: Memperkuat silaturahmi dan koordinasi antar-UPZ di lingkungan pemerintah daerah, lembaga, dan instansi di Provinsi Riau. Meningkatkan efektivitas dan profesionalitas kinerja UPZ dalam pengumpulan, pelaporan, dan pendayagunaan zakat di masing-masing unit. Komitmen dan Sinergi Berkelanjutan Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap seluruh Unit Pengumpul Zakat semakin solid dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Sinergi yang kuat antara BAZNAS dan UPZ menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola zakat yang amanah, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat Riau. Tunaikan Zakat Anda melalui: riau.baznas.go.id/bayarzakat Salurkan Sedekah Terbaik Anda melalui: donasi.online/baznasriau
BERITA30/10/2025 | Markom BAZNAS Riau
RAKORDA SE-PROVINSI RIAU, BAZNAS PERKUAT SINERGI DUKUNG ASTA CITA MENUJU RIAU BERMARWAH
RAKORDA SE-PROVINSI RIAU, BAZNAS PERKUAT SINERGI DUKUNG ASTA CITA MENUJU RIAU BERMARWAH
Dumai, 08–10 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Provinsi Riau menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tahun 2025 di Kota Dumai. Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan BAZNAS Mendukung Asta Cita Menuju Riau Bermarwah” ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi pengelolaan zakat di Bumi Lancang Kuning. Rakorda yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka langsung oleh Gubernur Riau dalam hal ini diwakilkan oleh Asistesn III, M. Job Kurniawan, Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM., MARS, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI KH. Achmad Sudrajat Lc.MA CRFM, seluruh pimpinan BAZNAS se-Provinsi Riau, Forkopimda Kota Dumai. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha menegaskan pentingnya kolaborasi untuk menjadikan zakat sebagai instrumen nyata dalam pengentasan kemiskinan. “Rakorda ini menjadi ajang bersatu dan bersinergi demi kemajuan zakat ke depan. Melalui pengelolaan zakat yang optimal, insya Allah kita mampu menghadirkan solusi nyata untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kota Dumai. Wali Kota Dumai H. Paisal, SKM., MARS menyampaikan apresiasinya terhadap peran zakat dan komitmennya untuk terus memperkuat kebijakan melalui program payroll zakat bagi aparatur pemerintah. “Zakat memiliki peran besar dalam mendukung program-program pemerintah dan memberi dampak langsung kepada masyarakat. Karena itu, kami sangat mendukung optimalisasi zakat, dan ke depan kami berharap pengelolaannya bisa semakin luas dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” tutur Paisal. Sementara itu, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI, KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA., CRFM, menekankan kembali pentingnya zakat sebagai salah satu penguat ekonomi umat. Menurutnya, zakat memiliki potensi luar biasa untuk menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, mulai dari membantu masyarakat kurang mampu, memberdayakan pelaku usaha kecil, hingga memberikan perlindungan bagi kelompok rentan seperti tenaga kerja migran yang mengalami kesulitan di luar negeri. Achmad Sudrajat juga menegaskan bahwa BAZNAS RI siap berkolaborasi dan mendukung penuh setiap program kebaikan yang diinisiasi oleh BAZNAS provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sinergi tersebut, lanjutnya, menjadi kunci untuk memperluas manfaat zakat dan memastikan penyalurannya semakin tepat sasaran serta berdampak bagi kemaslahatan umat. Rakorda secara resmi dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M. Job Kurniawan, yang hadir mewakili Gubernur Riau. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas peran strategis BAZNAS dalam mendukung visi Asta Cita Pemerintah Provinsi Riau menuju masyarakat yang bermarwah, maju, dan sejahtera. “Pemerintah Provinsi Riau mendukung penuh sinergi yang dibangun melalui Rakorda ini. Kami yakin, dengan kerja sama dan komitmen bersama, zakat dapat menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan Riau Bermarwah,” ujarnya. Melalui Rakorda ini, BAZNAS se-Provinsi Riau berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan profesionalisme pengelolaan zakat, serta memperluas manfaatnya bagi mustahik. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menghadirkan program-program pemberdayaan yang tepat sasaran demi terwujudnya masyarakat Riau yang lebih sejahtera.
BERITA08/10/2025 | Markom BAZNAS Riau
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat