Berita Terbaru
PEMPROV RIAU DAN BAZNAS PROVINSI RIAU TANDATANGANI PKS BANTUAN JAMINAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN
Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau terkait program bantuan pembiayaan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu di Provinsi Riau, pada Kamis (16/04/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Kepala BPKAD Provinsi Riau, Kepala Bappeda Provinsi Riau, Inspektur Inspektorat Provinsi Riau, Kepala Bapenda Provinsi Riau, Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Kepala Biro Tata Pemerintahan, serta Kepala Biro Hukum.
Perjanjian kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan sinergi dan koordinasi antara para pihak dalam mendukung pembiayaan jaminan kesehatan melalui pemanfaatan dana zakat, khususnya bagi masyarakat fakir dan miskin di Provinsi Riau.
Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu golongan penerima zakat adalah fakir dan miskin. Fakir diartikan sebagai individu yang sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan hidupnya, sedangkan miskin adalah mereka yang memiliki penghasilan namun tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kelompok inilah yang menjadi sasaran utama dalam program bantuan pembiayaan jaminan kesehatan yang kita sinergikan melalui kerja sama ini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dalam perjanjian kerja sama.
Pemerintah Provinsi Riau bersama BAZNAS Provinsi Riau berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di daerah.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat miskin di Provinsi Riau yang terkendala dalam memperoleh layanan kesehatan akibat keterbatasan biaya.
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RIAU GELAR BUKA PUASA BERSAMA DAN SALURKAN SANTUNAN UNTUK 213 ANAK YATIM DI PEKANBARU
Pekanbaru, Selasa (17/3/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus penyaluran santunan kepada 213 anak yatim dari berbagai panti asuhan di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Provinsi Riau sebagai bentuk kepedulian dan upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, Wakil Ketua II Jamaluddin, para pendamping panti asuhan, serta seluruh anak yatim penerima manfaat.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Riau menyalurkan santunan sebesar Rp300.000 per anak kepada 213 anak yatim. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka, khususnya dalam menyambut momen lebaran yang penuh kebahagiaan.
Ketua BAZNAS Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata amanah dari para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.
“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di bulan suci Ramadhan dan menjelang Idulfitri. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS Riau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi pahala berlipat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga mempererat silaturahmi antara BAZNAS, anak-anak yatim, dan para pengelola panti asuhan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang acara, mencerminkan semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.
BAZNAS Riau terus berkomitmen untuk menyalurkan amanah umat secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA17/03/2026 | Markom BAZNAS Riau
Gerakan Zakat Riau Menguat, PLT Gubernur Riau Beserta Forkopimda Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Provinsi Riau
Pekanbaru - Gerakan pembayaran zakat di Provinsi Riau terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan lembaga zakat. Kegiatan Gerakan Pembayaran Zakat digelar di Pekanbaru pada Jumat (13/3/2026) dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan daerah serta masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan zakat dari keluarga besar Alm. H. Awaloeddin dari RS Awal Bros Group kepada BAZNAS Provinsi Riau dengan nilai mencapai Rp800.000.000. Penyerahan ini menjadi salah satu kontribusi besar dalam mendukung berbagai program sosial dan kemasyarakatan di Provinsi Riau.
Selain gerakan zakat, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan dukungan terhadap Program Pembangunan Jembatan Presisi Tahap II di Provinsi Riau. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ketua BAZNAS Riau kepada perwakilan Kepolisian Daerah Riau sebagai mitra dalam pelaksanaan program Jembatan Presisi, yang bertujuan membantu membuka akses masyarakat di wilayah terpencil.
Plt Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pembangunan jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat karena dapat memperlancar mobilitas, aktivitas ekonomi, serta akses pendidikan dan kesehatan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau menegaskan bahwa dana zakat yang dihimpun akan dikelola secara transparan, profesional, dan tepat sasaran. Dana tersebut akan disalurkan untuk berbagai program kemasyarakatan, seperti bantuan sosial, pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, aparat keamanan, serta masyarakat dalam membangun Provinsi Riau yang lebih sejahtera, peduli, dan berkeadilan.
Dalam kegiatan tersebut, pembayaran zakat juga dilakukan secara simbolis oleh Plt Gubernur Riau bersama jajaran Forkopimda Riau kepada BAZNAS Provinsi Riau. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya aparatur pemerintah dan pejabat daerah, untuk menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Salurkan Santunan Rp. 54 Juta untuk 124 Anak Yatim Dhuafa
Kandis — BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan santunan kepada 124 anak yatim dhuafa di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah Kandis. Total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut sebesar Rp54.000.000 (12/03/2026).
Kegiatan penyaluran santunan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS Provinsi Riau dalam mendukung dan membantu anak-anak yatim dhuafa. Bantuan diserahkan langsung kepada para penerima manfaat di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah Kandis.
Penyaluran santunan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima serta memberikan dukungan bagi anak-anak yatim dhuafa di lingkungan yayasan.
BAZNAS Provinsi Riau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzakki serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan penyaluran santunan ini dapat terlaksana dengan baik.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Perkuat Budaya Berzakat di Kampus, BAZNAS Riau Lanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di UNRI
Pekanbaru – BAZNAS Provinsi Riau kembali melanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di lingkungan perguruan tinggi. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Universitas Riau (UNRI) dan disambut antusias oleh pimpinan serta sivitas akademika kampus.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNRI, Sri Indarti, beserta jajaran pimpinan universitas, Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UNRI, para Wakil Rektor, Ketua Program Studi, serta sivitas akademika UNRI. Dari BAZNAS Provinsi Riau, hadir Ketua BAZNAS Riau Masriadi Hasan, Wakil Ketua I BAZNAS Riau Yahanan, bersama tim pengumpulan BAZNAS Riau.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua UPZ UNRI memaparkan perkembangan pengumpulan zakat di lingkungan kampus yang menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran sivitas akademika dalam menunaikan zakat melalui UPZ UNRI.
Meski demikian, potensi zakat di lingkungan Universitas Riau diperkirakan masih cukup besar, yakni sekitar Rp3 miliar per tahun. Dengan penguatan literasi zakat serta dukungan pimpinan kampus, potensi tersebut diharapkan dapat terus dioptimalkan secara bertahap. Saat ini, pengumpulan zakat melalui UPZ UNRI telah mencapai sekitar Rp1,2 miliar.
Rektor UNRI Sri Indarti dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan budaya berzakat di lingkungan kampus. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan nilai kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau Masriadi Hasan menyampaikan bahwa Program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong kesadaran berzakat melalui contoh langsung dari para pimpinan lembaga.
“Keteladanan pimpinan memiliki pengaruh besar dalam menumbuhkan kesadaran kolektif. Ketika pimpinan memberi contoh dalam menunaikan zakat, hal tersebut akan menginspirasi dan menggerakkan lebih banyak orang untuk ikut berzakat,” ujarnya.
Antusiasme sivitas akademika juga terlihat dalam kegiatan ini. Banyak pimpinan dan civitas kampus yang hadir serta turut menunaikan zakat melalui BAZNAS Riau sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan budaya berzakat di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui Program Keteladanan Pimpinan Berzakat ini, BAZNAS Riau berharap sinergi dengan perguruan tinggi dapat terus diperkuat sehingga potensi zakat di lingkungan kampus dapat dioptimalkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA12/03/2026 | Markom BAZNAS Riau
BAZNAS Riau–BKKBN Tandatangani MoU, Perkuat Program Keluarga dan Pencegahan Stunting
Pekanbaru — BAZNAS Provinsi Riau menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan BKKBN dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Provinsi Riau Tahun 2026 yang digelar di Hotel Grand Central Pekanbaru. Penandatanganan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antar lembaga guna mendukung program pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau (11/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Yusuf, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Muhammad Irzal, serta Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sestama BKKBN, Budi Setiyono, yang hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Dari BAZNAS Provinsi Riau, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Riau, Masriadi Hasan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Muhammad Irzal, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Riau atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia menilai kolaborasi antara BAZNAS dan BKKBN sangat strategis, terutama dalam mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan serta upaya percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Riau.
Melalui penandatanganan MoU ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS dan BKKBN dapat semakin diperkuat, khususnya dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas keluarga, serta intervensi sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi langkah konkret dalam membangun kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan keluarga yang berkualitas, sehat, dan sejahtera di Provinsi Riau.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran
Pekanbaru – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menggelar program Baznas Beraye 2026 yang ditujukan untuk membantu anak-anak yatim di Pekanbaru, Minggu (8/3/2026).
Program belanja baju lebaran dan kebutuhan sekolah ini menyasar sebanyak 1.000 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru. Melalui program tersebut, para penerima manfaat diberikan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyebutkan bahwa pihaknya mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk program ini. Setiap anak yatim menerima voucher belanja senilai Rp1 juta yang dapat digunakan untuk membeli pakaian lebaran maupun kebutuhan sekolah di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman.
“Dana sebesar Rp1 miliar kita alokasikan pada program ini, dengan harapan dapat memberi kesan mendalam dan keberkahan bagi anak yatim di Pekanbaru. Kami berharap anak-anak dapat ikut bergembira dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Masriadi Hasan.
Masriadi menjelaskan bahwa dana yang disalurkan dalam program tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Riau serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.
Ia juga berharap program Baznas Beraye dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat terbantu.
“Kami berharap program ini dapat memicu besaran zakat, infak, dan sedekah di Riau, sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat tersantuni. Kita juga mendoakan para muzakki agar selalu diberi keberkahan,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau, memberikan apresiasi terhadap program yang dilaksanakan oleh Baznas Riau tersebut.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Baznas Riau melalui berbagai program sosial dinilai sangat membantu dalam meringankan tugas pemerintah dalam memperhatikan masyarakat yang membutuhkan.
“Kami sangat mengapresiasi program yang dijalankan Baznas Riau. Karena menyantuni anak-anak kurang beruntung merupakan tanggung jawab pemerintah dan tugas tersebut telah diringankan oleh Baznas Riau,” ujar Zulkifli.
Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para anak yatim dan keluarga mereka, serta menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Semoga ini bermanfaat bagi anak yatim dan keluarganya. Mudah-mudahan anak-anak kita bergembira, dan kita terjauhkan dari orang yang mendustakan agama,” tutupnya.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menyalurkan bantuan sosial senilai Rp4,25 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dalam kegiatan “Baznas Beraye 2026” yang digelar di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (8/3/2026).
Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari zakat masyarakat serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Total dana sebesar Rp4,25 miliar itu kemudian disalurkan melalui beberapa program yang ditujukan untuk membantu kelompok mustahik selama bulan Ramadan.
Salah satu program yang dijalankan adalah bantuan belanja baju raya bagi 1.000 anak yatim di Kota Pekanbaru dengan total anggaran Rp1 miliar. Melalui program ini, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp1 juta agar dapat merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idulfitri.
Selain itu, Baznas Riau juga menyalurkan bantuan konsumtif Ramadan dhuafa sebesar Rp2 miliar kepada 2.000 pekerja paruh waktu, tenaga kebersihan, petugas keamanan, serta tenaga lepas yang bekerja di berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.
Dalam program lainnya, Baznas Riau turut menyiapkan program “Ramadan Berkah” berupa paket sembako bagi keluarga kurang mampu. Sebanyak 250 keluarga menerima paket bantuan senilai Rp500 ribu per paket dengan total anggaran Rp1,25 miliar. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap program-program sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengajak anak-anak yatim yang hadir untuk mendoakan kesehatan serta kelancaran tugas Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam memimpin daerah. Ia juga berharap jajaran Baznas dapat terus menjalankan amanah dalam mengelola zakat umat sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat.
“Semoga anak-anak kita bergembira dan program ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya menutup kegiatan.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali melaksanakan program Keteladanan Pimpinan Berzakat Tahun 2026 yang bertempat di Masjid Kampus Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Senin (02/03/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNILAK, Junaidi, M.Hum., beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNILAK menunaikan zakat maal yang diterima secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan.
Dalam sambutannya, Rektor UNILAK menyampaikan bahwa kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan budaya zakat di lingkungan akademik. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban personal yang memiliki dimensi sosial dan strategis dalam memperkuat solidaritas serta kepedulian di tengah masyarakat.
“Ketika pimpinan memberikan teladan, maka nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi akan tumbuh serta mengakar di tengah sivitas akademika,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen UNILAK dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan pembentukan karakter, termasuk dalam membangun kesadaran berzakat.
Ia menambahkan bahwa program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong peningkatan partisipasi zakat melalui contoh nyata dari para pemimpin institusi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau, Ade Kurniawan, menyampaikan bahwa UNILAK merupakan kampus pertama yang melaksanakan kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya di UNILAK, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada tahun 2025.
BAZNAS Provinsi Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya di Provinsi Riau untuk turut serta membangun ekosistem zakat yang kuat, transparan, dan berkelanjutan.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Rizaludin menjelaskan bahwa penggunaan ZIS memiliki aturan yang jelas dalam syariat Islam dan tidak dapat dialihkan untuk keperluan lain di luar asnaf yang telah ditetapkan. Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS harus berada dalam koridor syariah. Program MBG merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat dan diatur ketat sesuai syariat Islam. Rizaludin menekankan bahwa dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program di luar asnaf, termasuk program MBG. Pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) untuk tetap sesuai dengan ajaran agama, taat hukum, dan mendukung kepentingan bangsa. Program pendayagunaan ZIS di BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan termasuk dalam asnaf. Masyarakat diimbau agar tidak terpengaruh oleh informasi tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Rizaludin menegaskan bahwa seluruh dana zakat disalurkan dengan tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di Indonesia. BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan melakukan pelaporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.
BERITA27/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bogor
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat
Semarang - Terdapat kekhawatiran publik terkait dana zakat yang disinyalir dialihkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini. Kontroversi ini muncul setelah munculnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa zakat digunakan untuk membiayai program pemerintah tersebut. Namun demikian, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, telah membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang mengalihkan zakat untuk MBG. Al Asyhar menegaskan bahwa zakat harus diberikan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sebagaimana diatur dalam Q.S. At-Taubah ayat 60.
Klarifikasi terbaru datang dari BAZNAS RI. Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menegaskan bahwa penggunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) memiliki panduan yang jelas. Dia menekankan bahwa ZIS tidak boleh dialihkan ke program lain selain delapan asnaf yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.
“Kami pastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS tidak digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Semuanya didistribusikan sesuai dengan delapan asnaf yang telah ditentukan,” kata Rizaludin dalam pernyataan tertulis di Jakarta.
Rizaludin kembali menjelaskan bahwa delapan asnaf tersebut meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menegaskan bahwa kategori ini menjadi pedoman yang harus diikuti dalam pengelolaan zakat di BAZNAS.
Dia juga menjelaskan bahwa program MBG dan pengelolaan zakat memiliki sumber pendanaan yang berbeda. MBG didanai oleh anggaran negara, sedangkan ZIS merupakan amanah masyarakat yang diatur oleh syariat Islam.
“Oleh karena itu, dana zakat tidak bisa dialihkan ke program di luar asnaf, termasuk MBG,” tegasnya.
Pengelolaan zakat di BAZNAS didasari oleh prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sebagai standar untuk mematuhi aturan agama dan hukum.
Rizaludin juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang meragukan. Dia menjamin bahwa dana zakat akan disalurkan dengan tepat kepada fakir miskin dan penerima manfaat lainnya di seluruh Indonesia.
“Kami mengelola zakat dengan transparan dan akuntabel melalui pelaporan dan audit berkala. Laporan lengkap dapat diakses melalui situs resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” tambahnya.
BERITA27/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Indonesia Menegaskan Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul dari muzaki dan masyarakat tidak akan dipakai untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., selaku Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, menegaskan bahwa penggunaan ZIS harus sesuai dengan aturan yang telah ditentukan dalam syariat Islam dan tidak boleh dialihkan untuk keperluan lain.
"Kami ingin klarifikasi bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang diserahkan kepada BAZNAS tidak akan digunakan sama sekali untuk program Makan Bergizi Gratis. Semuanya akan disalurkan demi kesejahteraan umat sesuai dengan delapan asnaf," kata Rizaludin dalam pernyataan resmi di Jakarta pada Senin (23/2/2026).
Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ajaran Islam, antara lain fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil.
Ia menyoroti bahwa program MBG dan pengelolaan zakat berbeda secara kelembagaan dan sumber pendanaan. Program MBG didanai oleh anggaran negara, sementara dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang harus diatur dengan ketat sesuai syariat Islam.
"Oleh karena itu, dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program yang diluar kategori asnaf, termasuk program MBG," jelasnya.
Rizaludin juga mengungkapkan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS dijalankan dengan prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, menekankan pentingnya agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai dengan ajaran agama, tetapi juga hukum dan mendukung kepentingan bangsa.
Dalam prakteknya, program pendistribusian dan pemanfaatan ZIS yang dikelola oleh BAZNAS difokuskan pada mengurangi kemiskinan, meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan untuk kelompok rentan yang termasuk dalam delapan asnaf.
Rizaludin pun mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan mengenai penggunaan dana zakat.
Ia menegaskan bahwa amanah para muzaki akan tetap terpenuhi dan seluruh dana zakat akan disalurkan tepat sasaran bagi fakir, miskin, dan kelompok rentan di seluruh wilayah Indonesia.
"Kami (BAZNAS) melaksanakan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lengkap dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id," tutup Rizaludin.
BERITA27/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Riau dan BULOG Wilayah Riau–Kepri Teken MoU Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau (BAZNAS Riau) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perum BULOG Kantor Wilayah Riau dan Kepulauan Riau melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka memperkuat program ketahanan pangan masyarakat di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret sinergi antara lembaga pengelola zakat dan badan usaha milik negara yang memiliki peran vital dalam penyediaan dan stabilisasi pangan nasional. Kerja sama ini diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat program distribusi logistik berbasis zakat.
Ketua BAZNAS Riau, Masriadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BAZNAS dan BULOG memiliki visi yang sejalan dalam membangun ketahanan pangan umat. “BULOG dan BAZNAS memiliki tujuan yang sama, yakni sama-sama berperan dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan. Melalui MoU ini, kami ingin memastikan bahwa bantuan pangan yang bersumber dari zakat dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Masriadi.
Ia menambahkan bahwa sinergi ini akan memperkuat program-program pendistribusian bantuan sembako, beras, serta kebutuhan pokok lainnya kepada mustahik di berbagai kabupaten/kota di Riau dan Kepri.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah BULOG Riau–Kepri, Dani Satrio, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut.
BULOG memiliki tujuan utama memastikan ketersediaan kebutuhan ketahanan pangan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi MoU ini sebagai bentuk kolaborasi nyata untuk saling mendukung dan memperkuat kerja sama dalam mendistribusikan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Dani Satrio.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk saling mendukung dalam penyediaan dan penyaluran bahan pangan, khususnya beras, dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di wilayah Riau dan Kepulauan Riau.
Kolaborasi antara BAZNAS dan BULOG ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung program nasional dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Rayakan Milad ke-25 dengan Berbagi 500 Porsi Makanan Gratis kepada Pekerja Lapangan
Pekanbaru — Dalam rangka memperingati Milad Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ke-25 pada 17 Januari 2026 lalu, BAZNAS Provinsi Riau melaksanakan serangkaian kegiatan sosial sebagai bentuk rasa syukur sekaligus komitmen dalam melayani umat dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Pada momentum milad tahun ini, salah satu agenda utama yang diselenggarakan ialah pembagian 500 porsi makanan gratis kepada para driver ojek online, tenaga kebersihan, pekerja lapangan, serta warga sekitar yang menjadi penerima manfaat. Kegiatan ini digelar sebagai wujud kepedulian BAZNAS terhadap para pekerja yang setiap hari berperan penting dalam kehidupan sosial masyarakat namun sering kali kurang mendapatkan perhatian. (Rabu, 23/01/2026).
Pembagian makanan ini tidak hanya menjadi bentuk syukur atas perjalanan 25 tahun BAZNAS dalam menjalankan amanah umat, tetapi juga mencerminkan komitmen lembaga dalam memperluas jangkauan layanan sosial dan menghadirkan manfaat yang nyata. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat memberikan sedikit kelonggaran bagi para pekerja lapangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menghadirkan kebahagiaan pada momen milad.
Para penerima manfaat tampak antusias dan menyambut kegiatan ini dengan senyum serta ucapan terima kasih. Banyak dari mereka mengapresiasi langkah BAZNAS karena dinilai hadir langsung di tengah masyarakat dan merangkul para pekerja lapangan yang setiap hari berjuang mencari nafkah untuk keluarga.
Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari rangkaian program Milad BAZNAS ke-25 yang mengangkat semangat pelayanan, keberkahan, dan kolaborasi dalam menebar manfaat bagi masyarakat luas.
BERITA26/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Gandeng BRK Syariah untuk Penyaluran Bantuan Pendidikan Berbasis Virtual Account
BAZNAS Provinsi Riau menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Bank Riau Kepri Syariah terkait layanan aplikasi Virtual Account untuk penyaluran dana bantuan pendidikan seragam sekolah tingkat SMA/SMK/SLB se-Provinsi Riau (22/01/2026).Penandatanganan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau H. Risman Yahya, MH, serta General Manager BRK Syariah, Ibu Rina Muthia Zuhra, beserta jajaran tim dari masing-masing instansi.Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa program bantuan seragam sekolah telah dijalankan BAZNAS sejak tahun 2024 dan telah menjangkau 2.200 siswa di lingkungan sekolah negeri."Pada tahun 2026, program ini disinergikan bersama Pemerintah Provinsi Riau sehingga dapat menjangkau 12.087 siswa SMA/ SMK/SLB di seluruh Provinsi Riau," ujarnya.
Sementara itu, General Manager BRK Syariah, Ibu Rina Muthia Zuhra, menyampaikan bahwa kerja sama dengan BAZNAS Riau telah terjalin sejak lama. Melalui sinergi ini, BRK Syariah dipercaya sebagai mitra penyaluran bantuan seragam sekolah."Dengan kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi masyarakat Provinsi Riau," ujar pihak BRK Syariah.Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H. Risman Yahya, mengapresiasi sinergi yang terbangun. la menyampaikan terima kasih atas kontribusi BAZNAS Riau dalam mendukung program seragam sekolah gratis yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Riau.Sinergi ini diharapkan mampu memastikan penyaluran bantuan pendidikan berjalan lebih transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di Provinsi Riau.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
106 Mahasiswa UNRI Terima Bantuan UKT dari BAZNAS Provinsi Riau
Pekanbaru, 14 Januari 2026 — BAZNAS Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan masyarakat melalui kegiatan penyaluran Bantuan Pendidikan Tunggakan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Pada kesempatan ini, sebanyak 106 mahasiswa Universitas Riau menerima bantuan dengan total penyaluran sebesar Rp 146.600.000. Selain itu, turut dilaksanakan agenda perpanjangan SK UPZ Universitas Riau sebagai bagian dari penguatan sinergi kelembagaan dalam optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan zakat.
Acara ini dipusatkan di Aula Siak Sri Indrapura, Rektorat Universitas Riau, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, civitas akademika, serta para mahasiswa penerima manfaat. Pihak kampus diwakili oleh Wakil Rektor I, sementara BAZNAS Provinsi Riau hadir melalui Wakil Ketua I Dr. Yahanan, M.Sy, didampingi Tim Pendayagunaan dan Tim Pengumpulan.
Penyerahan bantuan pendidikan tersebut disambut antusias oleh para penerima manfaat, mengingat tunggakan UKT sering kali menjadi kendala bagi mahasiswa dalam melanjutkan studi hingga menyelesaikan kewajibannya secara akademik.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban mahasiswa serta membuka jalan bagi mereka untuk menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Selain itu, sinergi bersama Universitas Riau diharapkan semakin memperkuat ekosistem zakat di lingkungan kampus, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
BERITA14/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Salurkan Bantuan ke-2 Pascabanjir di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau melaksanakan rangkaian kegiatan kemanusiaan dalam rangka membantu masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang pada 10–12 Januari 2026.
Pada Sabtu, 10 Januari 2026, BAZNAS Provinsi Riau mengunjungi Islamic Centre Kabupaten Aceh Tamiang dan bertemu dengan Bapak Nurdin OK, S.Pd., M.Ag., selaku Kepala Baitul Mal Aceh Tamiang. Kunjungan ini dilakukan untuk menyalurkan bantuan sebanyak 3 ton beras bagi masyarakat yang terdampak banjir.
Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat meringankan beban masyarakat yang sedang berada dalam masa pemulihan pascabencana.
Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin, S.Ag., M.Sy, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Riau yang telah mempercayakan penyaluran bantuan kemanusiaan melalui BAZNAS.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Provinsi Riau dalam menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Salurkan 3 Ton Beras untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Pekanbaru — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana alam. Kali ini, BAZNAS Riau menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 3 ton beras dan mushaf Al-Qur’an ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara.
Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Riau sekaligus Kepala Pelaksana BAZNAS Riau, Idris, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat Riau yang dikumpulkan melalui BAZNAS.
“Bantuan yang kami salurkan ini adalah bentuk kepercayaan dan amanah masyarakat Riau. Adapun bantuan yang kami bawa berupa 3 ton beras serta Al-Qur’an untuk saudara-saudara kita di Kabupaten Tapanuli Selatan yang terdampak bencana,” ujar Idris.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam masa pemulihan pascabencana yang masih berlangsung.
Dalam kesempatan yang sama, Idris menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan atas dukungan dan pendampingan selama penyaluran bantuan di lapangan sehingga distribusi dapat berjalan tepat sasaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Tapanuli Selatan atas pendampingan dan kerja samanya dalam penyaluran bantuan ini,” sambungnya.
Tak lupa, BAZNAS Provinsi Riau juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau yang terus mempercayakan penyaluran bantuan kemanusiaan melalui BAZNAS.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Riau atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Provinsi Riau dalam menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tutup Idris.
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
Dari Titian Rentan Menjadi Akses Aman: BAZNAS Riau Bangun Jembatan Gantung di Nagari Batu Taba
Tanah Datar – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali hadir membawa solusi nyata. Kali ini, BAZNAS Provinsi Riau membangun jembatan gantung di Muaro Hijau, Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (11/1/2025).
Pembangunan jembatan gantung tersebut berawal dari musibah bencana banjir bandang (gelodoh) yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Bencana itu menghanyutkan titian lama yang selama ini menjadi akses utama warga menuju area persawahan. Hilangnya akses tersebut tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga mengganggu roda perekonomian masyarakat.
Wali Nagari Batu Taba menjelaskan bahwa luas lahan persawahan warga mencapai sekitar 96 hektare dan menjadi sumber utama penghidupan masyarakat. Tanpa titian penghubung, masyarakat terpaksa menempuh jalur memutar hingga 10 kilometer, padahal jarak sebenarnya hanya sekitar 30 meter jika terdapat jembatan penghubung.
Melihat urgensi tersebut, BAZNAS Provinsi Riau melalui Wakil Ketua I, Assoc. Prof. Dr. Yahanan, M.Sy, menyalurkan bantuan dari para donatur, khususnya dari SMP dan SMA Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru, untuk pembangunan jembatan gantung yang diharapkan dapat memudahkan kembali akses para petani menuju lahan pertaniannya.
“Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat menggerakkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat Nagari Batu Taba serta menjadi solusi jangka panjang bagi akses pertanian warga,” ujar Yahanan.
Ia juga menyampaikan doa dan apresiasi kepada para donatur agar senantiasa diberkahi rezekinya atas kepedulian yang diberikan.
Peletakan batu pertama pembangunan jembatan turut dihadiri oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Camat Batipuh Selatan, Kapolsek, Kepala KUA, Ketua dan Wakil Ketua I serta II BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Wali Nagari Batu Taba, dan tokoh masyarakat setempat.
Pembangunan ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga menghadirkan harapan. Dari musibah yang menghanyutkan akses, kini tumbuh jembatan baru yang menghubungkan asa. Selaras dengan semangat kegiatan ini: “Dari Titian Menjadi Jembatan.”
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Laksanakan Pembersihan Lingkungan Pasca Banjir di Aceh Tamiang
BAZNAS Provinsi Riau terus melakukan langkah pemulihan pascabencana banjir dengan melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di Kampung Durian, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian respons kemanusiaan yang dilakukan setelah penyaluran bantuan logistik dan pangan kepada masyarakat terdampak bencana beberapa hari sebelumnya. Program ini juga menjadi bentuk implementasi tugas dan fungsi BAZNAS dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang berada dalam kondisi darurat maupun masa pemulihan.
Akibat banjir yang terjadi, sejumlah akses dan area permukiman warga mengalami kerusakan dan dipenuhi lumpur serta material banjir yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Melalui kegiatan pembersihan ini, BAZNAS Provinsi Riau berupaya membantu masyarakat mempercepat proses pemulihan lingkungan serta mengurangi risiko kesehatan yang dapat muncul akibat kondisi lingkungan yang kotor pascabencana.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, tim BAZNAS Provinsi Riau turun langsung ke lapangan untuk melakukan pembersihan rumah warga, saluran air, serta fasilitas umum yang terdampak. Keterlibatan masyarakat setempat dalam proses ini menjadikan kegiatan tersebut tidak hanya sebagai upaya pemulihan fisik, tetapi juga sebagai bentuk penguatan sosial dan dukungan moral bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.
BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan bahwa tahapan pemulihan pascabencana merupakan bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitasnya secara normal. Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS berharap lingkungan yang lebih bersih, aman, dan nyaman dapat tercipta sehingga risiko gangguan kesehatan pascabencana dapat diminimalisir.
BAZNAS juga mengharapkan setiap langkah pemulihan yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Aceh Tamiang. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi amal kebaikan serta membawa harapan baru bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.
BERITA12/01/2026 | Humas BAZNAS Riau

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Riau.
Lihat Daftar Rekening →