WhatsApp Icon
MELALUI PROGRAM TEBUS IJAZAH, BAZNAS PROVINSI RIAU BANTU SISWA KURANG MAMPU

Pekanbaru — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau bersama Dinas Pendidikan Provinsi Riau melaksanakan penyerahan ijazah melalui Program Bantuan Tebus Ijazah yang berlangsung di SMK Telkom Pekanbaru, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, Lc., M. Sha., bersama Kabag Pendistribusian dan jajaran staf BAZNAS Provinsi Riau.

Program Bantuan Tebus Ijazah merupakan salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat BAZNAS Provinsi Riau di bidang pendidikan. Program ini ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang masih memiliki kendala biaya sehingga ijazahnya belum dapat diambil.

Sepanjang tahun 2026, Program Tebus Ijazah BAZNAS Provinsi Riau telah menyalurkan bantuan dengan total Rp1.698.734.800 kepada 297 orang penerima manfaat.

Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan solusi bagi siswa dan keluarga kurang mampu yang menghadapi kendala biaya administrasi pendidikan. Dengan diterimanya ijazah, para penerima manfaat memiliki dokumen pendidikan yang diperlukan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran zakat dalam membantu masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

Menurutnya, ijazah bukan sekadar dokumen kelulusan, tetapi juga menjadi salah satu modal penting bagi seseorang untuk melanjutkan pendidikan dan mendapatkan kesempatan kerja yang lebih baik.

“Melalui program ini, kita ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja hanya karena terkendala biaya,” ujarnya.

Program Tebus Ijazah juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Provinsi Riau dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemanfaatan dana zakat tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar mustahik, tetapi juga untuk membuka akses pendidikan dan meningkatkan kemandirian penerima manfaat.

Dengan adanya sinergi antara BAZNAS Provinsi Riau dan Dinas Pendidikan Provinsi Riau, diharapkan semakin banyak siswa dari keluarga kurang mampu yang dapat memperoleh haknya atas dokumen pendidikan dan memiliki kesempatan lebih luas untuk meraih masa depan yang lebih baik.

BAZNAS Riau terus berkomitmen menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan dan peningkatan kesejahteraan mustahik.

 

09/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
MEMBANGUN SINERGI KEBAIKAN, BAZNAS PROVINSI RIAU BENTUK UPZ UNIVERSITAS AL - KIFAYAH

Pekanbaru, 2 September 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau terus memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga dan institusi dalam mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Al-Kifayah Riau.

Pembentukan UPZ tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) UPZ dalam kegiatan sosialisasi pengelolaan dan pengumpulan ZIS yang dilaksanakan di lingkungan Universitas Al-Kifayah Riau, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, dosen, serta staf Universitas Al-Kifayah Riau. Sementara dari BAZNAS Provinsi Riau hadir Wakil Ketua IV, Assoc. Prof. Dr. Yahanan, M.Sy, yang turut memberikan sosialisasi mengenai pengelolaan dan pengumpulan ZIS melalui UPZ.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Riau menyampaikan bahwa keberadaan UPZ memiliki peran penting dalam memperluas jaringan pengumpulan zakat sekaligus meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi.

Melalui UPZ Universitas Al-Kifayah Riau, potensi zakat, infak, dan sedekah yang berasal dari lingkungan kampus diharapkan dapat dihimpun secara lebih terarah, tertib, amanah, dan profesional.

Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Riau, Assoc. Prof. Dr. Yahanan, M.Sy, menyampaikan bahwa pembentukan UPZ bukan hanya berkaitan dengan penghimpunan dana ZIS, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun sinergi dalam menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.

“UPZ merupakan bagian penting dalam memperkuat pengumpulan zakat. Kami berharap sinergi bersama Universitas Al-Kifayah Riau dapat terus berkembang, sehingga potensi zakat di lingkungan perguruan tinggi dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Pembentukan UPZ Universitas Al-Kifayah Riau menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Riau dengan dunia pendidikan dalam membangun ekosistem zakat yang semakin kuat.

Perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai zakat. Tidak hanya melalui penghimpunan ZIS, tetapi juga melalui edukasi, literasi, serta keterlibatan civitas akademika dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

BAZNAS Riau berharap keberadaan UPZ Universitas Al-Kifayah Riau dapat menjadi wadah untuk mengoptimalkan potensi ZIS sekaligus memperkuat kepedulian sosial di lingkungan kampus.

Dana ZIS yang dihimpun nantinya akan dikelola bersama BAZNAS sesuai ketentuan yang berlaku dan diarahkan untuk mendukung berbagai program BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, baik melalui bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan maupun program sosial lainnya.

Dengan terbentuknya UPZ Universitas Al-Kifayah Riau, BAZNAS Provinsi Riau kembali menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memperkuat pengelolaan zakat.

Melalui sinergi kebaikan antara BAZNAS dan perguruan tinggi, zakat diharapkan tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga menjadi kekuatan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan umat di Provinsi Riau.

 

02/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
SEMARAKKAN KEMERDEKAAN, BAZNAS RIAU SALURKAN BANTUAN BERSAMA KANWIL KEMENAG RIAU

Pekanbaru, 21 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau turut berpartisipasi dalam kegiatan Pembinaan Mustahik dan Distribusi Zakat yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan tersebut mengusung tema “Kemenag Berdampak untuk Umat.”

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong agar zakat dapat memberikan manfaat nyata bagi umat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Dr. H. Muliardi, M.Pd., serta Kabid PenaisZawa, H. Mas Jekki Amri, S.Sos., MM. Ketiganya turut memberikan sambutan serta pembinaan kepada para mustahik atau penerima manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan 81 paket logistik keluarga dan karung beras 10 kilogram, dengan nilai bantuan sebesar Rp500.000 per paket.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan dan kebutuhan pokok keluarga.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., menyampaikan bahwa penyaluran zakat tidak hanya sebatas memberikan bantuan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menghadirkan kebermanfaatan zakat secara nyata bagi masyarakat.

Melalui sinergi antara BAZNAS Provinsi Riau dan Kanwil Kemenag Provinsi Riau, diharapkan pengelolaan dan pendistribusian zakat dapat terus memberikan dampak positif, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun kepedulian sosial. Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menghadirkan manfaat dan memperkuat solidaritas bagi sesama.

BAZNAS Riau terus berkomitmen untuk mengoptimalkan zakat agar semakin berdampak, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan umat.

 

21/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Semarak HUT Riau dan HUT RI, BAZNAS Riau Salurkan Beragam Bantuan untuk Mustahik

Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui penyaluran berbagai bantuan kepada mustahik dalam rangka Semarak HUT ke-69 Provinsi Riau dan HUT ke-81 Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Mengusung tema “BAZNAS Riau Berbagi, Indonesia Berdikari”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk berbagi sekaligus memperkuat komitmen BAZNAS Riau dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial.

Sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam penyaluran bantuan. BAZNAS Riau memberikan bantuan tugas akhir atau skripsi kepada 1.000 mahasiswa penerima manfaat. Selain itu, disalurkan pula Beasiswa Tuah Riau jalur afirmasi, berupa bantuan SPP selama delapan semester sekaligus biaya hidup bagi mahasiswa penerima manfaat.

Perhatian terhadap dunia pendidikan juga diberikan kepada siswa melalui program tebus ijazah. Sebanyak 297 siswa menerima bantuan untuk menebus ijazah yang masih tertahan. Bantuan ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi para penerima manfaat untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, mengatakan penyaluran berbagai bantuan tersebut sengaja dilaksanakan bertepatan dengan momentum peringatan HUT Riau dan HUT RI sebagai wujud rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap masyarakat.

"Kegiatan kita ini mengambil momentum perayaan HUT Riau dan HUT RI. Ini sebagai bentuk rasa syukur. Bantuan yang diberikan cukup banyak, terutama bantuan pendidikan dan ini yang terbesar diberikan," ujar Masriadi.

Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian besar karena dinilai sebagai bentuk pemberdayaan yang efektif untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Tidak hanya melalui bantuan pendidikan, BAZNAS Riau juga terus menghadirkan program sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Riau turut menyerahkan bantuan kaki palsu kepada enam pasien serta bantuan pembangunan rumah layak huni bagi 180 keluarga penerima manfaat. Berbagai bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan penerima manfaat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Riau, Yan Darmadi, menyampaikan apresiasi pemerintah daerah terhadap berbagai program yang dijalankan BAZNAS Riau. Menurutnya, bantuan yang disalurkan telah menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

"Pemerintah Riau sangat mengapresiasi BAZNAS Riau. Beberapa program yang ditaja tepat sasaran. Artinya, secara parsial ada semacam kepercayaan dari masyarakat dan ASN pemerintah Provinsi Riau maupun ASN kabupaten kota se-Riau terkait ke mana arah zakatnya, dan programnya langsung menyentuh kebutuhan masyarakat," kata Yan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, BAZNAS, ASN, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi tersebut, pengelolaan zakat diharapkan semakin optimal dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran berbagai bantuan dalam momentum HUT ke-69 Provinsi Riau dan HUT ke-81 Republik Indonesia ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Riau untuk terus menghadirkan program yang tidak hanya membantu meringankan beban mustahik, tetapi juga mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri di Provinsi Riau.

 

14/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Rayakan HUT Haluan Riau, BAZNAS Riau berbagi Sembako kepada 50 Penerima Manfaat

Pekanbaru, 3 Agustus 2026 – BAZNAS Provinsi Riau menghadiri undangan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Harian Haluan Riau yang mengusung tema "Peduli Anak Yatim dan Kaum Dhuafa". Pada kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau diwakili oleh Wakil Ketua II, H. Edidi Amran, Lc., M.A.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, jajaran BAZNAS Kota Pekanbaru, serta berbagai unsur masyarakat yang bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa.

Dalam rangkaian kegiatan, dilaksanakan penyaluran bantuan berupa paket sembako kepada 50 penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kesejahteraan anak yatim dan kaum dhuafa. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban penerima sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau, H. Edidi Amran, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi kepada Harian Haluan Riau atas komitmennya menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Momentum peringatan HUT ini tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan media, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial. Semoga sinergi antara media, pemerintah, dan lembaga zakat terus terjalin dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadirkan program-program sosial yang berdampak serta memperluas manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

 

03/08/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau

Berita Terbaru

Melalui JEMARI, BAZNAS Riau Perkuat Akses Air Bersih bagi Masyarakat
Melalui JEMARI, BAZNAS Riau Perkuat Akses Air Bersih bagi Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau secara resmi memperkenalkan program JEMARI (Jejak Mata Air Riau), sebuah langkah nyata untuk meningkatkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di daerah pinggiran hingga wilayah terpencil di Riau (26/04/2026). Program ini difokuskan pada sembilan lokasi strategis, yang meliputi empat titik di Kota Pekanbaru dan lima titik di Kabupaten Indragiri Hilir. Kehadiran program JEMARI diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih yang layak. Sebagai program berbasis pemberdayaan masyarakat, JEMARI tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana air bersih, tetapi juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keberlanjutan sumber air tersebut. Program ini akan direalisasikan di sembilan titik, yakni empat lokasi di Pekanbaru dan lima lainnya di Indragiri Hilir. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Provinsi Riau bekerja sama dengan LAZ Energi Kebaikan sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaat program sekaligus memastikan pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Ketua Yayasan Energi Kebaikan Rokan, Kukuh Kertasari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh BAZNAS Provinsi Riau. “Kami berterima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas kepercayaan untuk berkolaborasi dalam program ini. Semoga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Kami juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga serta merawat fasilitas dan sumber air ini agar tetap memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ungkapnya. Di sisi lain, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin S.Ag, M.Sy, menegaskan bahwa JEMARI memiliki makna yang lebih dari sekadar program bantuan. “JEMARI bukan hanya sekadar penyediaan air bersih, melainkan simbol jejak kebaikan yang kita bangun bersama. Sumber air ini merupakan bentuk rasa syukur yang perlu dijaga. Program ini juga mencerminkan semangat gotong royong dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik,” jelasnya. Sebagai upaya memperkuat aspek lingkungan, program ini juga dilengkapi dengan kegiatan penanaman pohon kelengkeng di sekitar sumber air dan wilayah penerima manfaat. Langkah ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan daya serap tanah, serta menciptakan ekosistem yang lebih hijau dan berkelanjutan. Melalui inisiatif ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan air bersih, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana.
BERITA26/04/2026 | Humas BAZNAS Riau
PEMPROV RIAU DAN BAZNAS PROVINSI RIAU TANDATANGANI PKS BANTUAN JAMINAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN
PEMPROV RIAU DAN BAZNAS PROVINSI RIAU TANDATANGANI PKS BANTUAN JAMINAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT MISKIN
Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau terkait program bantuan pembiayaan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu di Provinsi Riau, pada Kamis (16/04/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Kepala BPKAD Provinsi Riau, Kepala Bappeda Provinsi Riau, Inspektur Inspektorat Provinsi Riau, Kepala Bapenda Provinsi Riau, Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Kepala Biro Tata Pemerintahan, serta Kepala Biro Hukum. Perjanjian kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan sinergi dan koordinasi antara para pihak dalam mendukung pembiayaan jaminan kesehatan melalui pemanfaatan dana zakat, khususnya bagi masyarakat fakir dan miskin di Provinsi Riau. Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu golongan penerima zakat adalah fakir dan miskin. Fakir diartikan sebagai individu yang sudah tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan hidupnya, sedangkan miskin adalah mereka yang memiliki penghasilan namun tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. “Kelompok inilah yang menjadi sasaran utama dalam program bantuan pembiayaan jaminan kesehatan yang kita sinergikan melalui kerja sama ini,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati dalam perjanjian kerja sama. Pemerintah Provinsi Riau bersama BAZNAS Provinsi Riau berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di daerah. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat miskin di Provinsi Riau yang terkendala dalam memperoleh layanan kesehatan akibat keterbatasan biaya.
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RIAU GELAR BUKA PUASA BERSAMA DAN SALURKAN SANTUNAN UNTUK 213 ANAK YATIM DI PEKANBARU
BAZNAS RIAU GELAR BUKA PUASA BERSAMA DAN SALURKAN SANTUNAN UNTUK 213 ANAK YATIM DI PEKANBARU
Pekanbaru, Selasa (17/3/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus penyaluran santunan kepada 213 anak yatim dari berbagai panti asuhan di Kota Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor BAZNAS Provinsi Riau sebagai bentuk kepedulian dan upaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, Wakil Ketua II Jamaluddin, para pendamping panti asuhan, serta seluruh anak yatim penerima manfaat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Riau menyalurkan santunan sebesar Rp300.000 per anak kepada 213 anak yatim. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka, khususnya dalam menyambut momen lebaran yang penuh kebahagiaan. Ketua BAZNAS Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata amanah dari para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. “Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di bulan suci Ramadhan dan menjelang Idulfitri. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS Riau. “Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzaki. Semoga setiap kebaikan yang ditunaikan menjadi pahala berlipat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tambahnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga mempererat silaturahmi antara BAZNAS, anak-anak yatim, dan para pengelola panti asuhan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang acara, mencerminkan semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan. BAZNAS Riau terus berkomitmen untuk menyalurkan amanah umat secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA17/03/2026 | Markom BAZNAS Riau
Gerakan Zakat Riau Menguat, PLT Gubernur Riau Beserta Forkopimda Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Provinsi Riau
Gerakan Zakat Riau Menguat, PLT Gubernur Riau Beserta Forkopimda Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Provinsi Riau
Pekanbaru - Gerakan pembayaran zakat di Provinsi Riau terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan lembaga zakat. Kegiatan Gerakan Pembayaran Zakat digelar di Pekanbaru pada Jumat (13/3/2026) dengan melibatkan berbagai unsur pimpinan daerah serta masyarakat. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan zakat dari keluarga besar Alm. H. Awaloeddin dari RS Awal Bros Group kepada BAZNAS Provinsi Riau dengan nilai mencapai Rp800.000.000. Penyerahan ini menjadi salah satu kontribusi besar dalam mendukung berbagai program sosial dan kemasyarakatan di Provinsi Riau. Selain gerakan zakat, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan dukungan terhadap Program Pembangunan Jembatan Presisi Tahap II di Provinsi Riau. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Ketua BAZNAS Riau kepada perwakilan Kepolisian Daerah Riau sebagai mitra dalam pelaksanaan program Jembatan Presisi, yang bertujuan membantu membuka akses masyarakat di wilayah terpencil. Plt Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pembangunan jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat karena dapat memperlancar mobilitas, aktivitas ekonomi, serta akses pendidikan dan kesehatan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau menegaskan bahwa dana zakat yang dihimpun akan dikelola secara transparan, profesional, dan tepat sasaran. Dana tersebut akan disalurkan untuk berbagai program kemasyarakatan, seperti bantuan sosial, pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga zakat, aparat keamanan, serta masyarakat dalam membangun Provinsi Riau yang lebih sejahtera, peduli, dan berkeadilan. Dalam kegiatan tersebut, pembayaran zakat juga dilakukan secara simbolis oleh Plt Gubernur Riau bersama jajaran Forkopimda Riau kepada BAZNAS Provinsi Riau. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya aparatur pemerintah dan pejabat daerah, untuk menunaikan kewajiban zakat melalui lembaga resmi.
BERITA13/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Salurkan Santunan Rp. 54 Juta untuk 124 Anak Yatim Dhuafa
BAZNAS Provinsi Riau Salurkan Santunan Rp. 54 Juta untuk 124 Anak Yatim Dhuafa
Kandis — BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan santunan kepada 124 anak yatim dhuafa di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah Kandis. Total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut sebesar Rp54.000.000 (12/03/2026). Kegiatan penyaluran santunan ini merupakan bagian dari program sosial BAZNAS Provinsi Riau dalam mendukung dan membantu anak-anak yatim dhuafa. Bantuan diserahkan langsung kepada para penerima manfaat di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Al-Hikmah Kandis. Penyaluran santunan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para penerima serta memberikan dukungan bagi anak-anak yatim dhuafa di lingkungan yayasan. BAZNAS Provinsi Riau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzakki serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan penyaluran santunan ini dapat terlaksana dengan baik.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Perkuat Budaya Berzakat di Kampus, BAZNAS Riau Lanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di UNRI
Perkuat Budaya Berzakat di Kampus, BAZNAS Riau Lanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di UNRI
Pekanbaru – BAZNAS Provinsi Riau kembali melanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di lingkungan perguruan tinggi. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Universitas Riau (UNRI) dan disambut antusias oleh pimpinan serta sivitas akademika kampus. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNRI, Sri Indarti, beserta jajaran pimpinan universitas, Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UNRI, para Wakil Rektor, Ketua Program Studi, serta sivitas akademika UNRI. Dari BAZNAS Provinsi Riau, hadir Ketua BAZNAS Riau Masriadi Hasan, Wakil Ketua I BAZNAS Riau Yahanan, bersama tim pengumpulan BAZNAS Riau. Dalam kesempatan tersebut, Ketua UPZ UNRI memaparkan perkembangan pengumpulan zakat di lingkungan kampus yang menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran sivitas akademika dalam menunaikan zakat melalui UPZ UNRI. Meski demikian, potensi zakat di lingkungan Universitas Riau diperkirakan masih cukup besar, yakni sekitar Rp3 miliar per tahun. Dengan penguatan literasi zakat serta dukungan pimpinan kampus, potensi tersebut diharapkan dapat terus dioptimalkan secara bertahap. Saat ini, pengumpulan zakat melalui UPZ UNRI telah mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Rektor UNRI Sri Indarti dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan budaya berzakat di lingkungan kampus. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan nilai kepedulian terhadap sesama. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau Masriadi Hasan menyampaikan bahwa Program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong kesadaran berzakat melalui contoh langsung dari para pimpinan lembaga. “Keteladanan pimpinan memiliki pengaruh besar dalam menumbuhkan kesadaran kolektif. Ketika pimpinan memberi contoh dalam menunaikan zakat, hal tersebut akan menginspirasi dan menggerakkan lebih banyak orang untuk ikut berzakat,” ujarnya. Antusiasme sivitas akademika juga terlihat dalam kegiatan ini. Banyak pimpinan dan civitas kampus yang hadir serta turut menunaikan zakat melalui BAZNAS Riau sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan budaya berzakat di lingkungan perguruan tinggi. Melalui Program Keteladanan Pimpinan Berzakat ini, BAZNAS Riau berharap sinergi dengan perguruan tinggi dapat terus diperkuat sehingga potensi zakat di lingkungan kampus dapat dioptimalkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA12/03/2026 | Markom BAZNAS Riau
BAZNAS Riau–BKKBN Tandatangani MoU, Perkuat Program Keluarga dan Pencegahan Stunting
BAZNAS Riau–BKKBN Tandatangani MoU, Perkuat Program Keluarga dan Pencegahan Stunting
Pekanbaru — BAZNAS Provinsi Riau menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan BKKBN dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Provinsi Riau Tahun 2026 yang digelar di Hotel Grand Central Pekanbaru. Penandatanganan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antar lembaga guna mendukung program pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau (11/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Yusuf, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Muhammad Irzal, serta Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sestama BKKBN, Budi Setiyono, yang hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Dari BAZNAS Provinsi Riau, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Riau, Masriadi Hasan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Muhammad Irzal, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Riau atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia menilai kolaborasi antara BAZNAS dan BKKBN sangat strategis, terutama dalam mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan serta upaya percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Riau. Melalui penandatanganan MoU ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS dan BKKBN dapat semakin diperkuat, khususnya dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas keluarga, serta intervensi sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi langkah konkret dalam membangun kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan keluarga yang berkualitas, sehat, dan sejahtera di Provinsi Riau.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran
Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran
Pekanbaru – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menggelar program Baznas Beraye 2026 yang ditujukan untuk membantu anak-anak yatim di Pekanbaru, Minggu (8/3/2026). Program belanja baju lebaran dan kebutuhan sekolah ini menyasar sebanyak 1.000 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru. Melalui program tersebut, para penerima manfaat diberikan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyebutkan bahwa pihaknya mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk program ini. Setiap anak yatim menerima voucher belanja senilai Rp1 juta yang dapat digunakan untuk membeli pakaian lebaran maupun kebutuhan sekolah di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman. “Dana sebesar Rp1 miliar kita alokasikan pada program ini, dengan harapan dapat memberi kesan mendalam dan keberkahan bagi anak yatim di Pekanbaru. Kami berharap anak-anak dapat ikut bergembira dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Masriadi Hasan. Masriadi menjelaskan bahwa dana yang disalurkan dalam program tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Riau serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Ia juga berharap program Baznas Beraye dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat terbantu. “Kami berharap program ini dapat memicu besaran zakat, infak, dan sedekah di Riau, sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat tersantuni. Kita juga mendoakan para muzakki agar selalu diberi keberkahan,” tambahnya. Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau, memberikan apresiasi terhadap program yang dilaksanakan oleh Baznas Riau tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Baznas Riau melalui berbagai program sosial dinilai sangat membantu dalam meringankan tugas pemerintah dalam memperhatikan masyarakat yang membutuhkan. “Kami sangat mengapresiasi program yang dijalankan Baznas Riau. Karena menyantuni anak-anak kurang beruntung merupakan tanggung jawab pemerintah dan tugas tersebut telah diringankan oleh Baznas Riau,” ujar Zulkifli. Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para anak yatim dan keluarga mereka, serta menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri. “Semoga ini bermanfaat bagi anak yatim dan keluarganya. Mudah-mudahan anak-anak kita bergembira, dan kita terjauhkan dari orang yang mendustakan agama,” tutupnya.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menyalurkan bantuan sosial senilai Rp4,25 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dalam kegiatan “Baznas Beraye 2026” yang digelar di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (8/3/2026). Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari zakat masyarakat serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Total dana sebesar Rp4,25 miliar itu kemudian disalurkan melalui beberapa program yang ditujukan untuk membantu kelompok mustahik selama bulan Ramadan. Salah satu program yang dijalankan adalah bantuan belanja baju raya bagi 1.000 anak yatim di Kota Pekanbaru dengan total anggaran Rp1 miliar. Melalui program ini, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp1 juta agar dapat merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idulfitri. Selain itu, Baznas Riau juga menyalurkan bantuan konsumtif Ramadan dhuafa sebesar Rp2 miliar kepada 2.000 pekerja paruh waktu, tenaga kebersihan, petugas keamanan, serta tenaga lepas yang bekerja di berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Dalam program lainnya, Baznas Riau turut menyiapkan program “Ramadan Berkah” berupa paket sembako bagi keluarga kurang mampu. Sebanyak 250 keluarga menerima paket bantuan senilai Rp500 ribu per paket dengan total anggaran Rp1,25 miliar. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap program-program sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengajak anak-anak yatim yang hadir untuk mendoakan kesehatan serta kelancaran tugas Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam memimpin daerah. Ia juga berharap jajaran Baznas dapat terus menjalankan amanah dalam mengelola zakat umat sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat. “Semoga anak-anak kita bergembira dan program ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya menutup kegiatan.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali melaksanakan program Keteladanan Pimpinan Berzakat Tahun 2026 yang bertempat di Masjid Kampus Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Senin (02/03/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNILAK, Junaidi, M.Hum., beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNILAK menunaikan zakat maal yang diterima secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan. Dalam sambutannya, Rektor UNILAK menyampaikan bahwa kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan budaya zakat di lingkungan akademik. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban personal yang memiliki dimensi sosial dan strategis dalam memperkuat solidaritas serta kepedulian di tengah masyarakat. “Ketika pimpinan memberikan teladan, maka nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi akan tumbuh serta mengakar di tengah sivitas akademika,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen UNILAK dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan pembentukan karakter, termasuk dalam membangun kesadaran berzakat. Ia menambahkan bahwa program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong peningkatan partisipasi zakat melalui contoh nyata dari para pemimpin institusi. Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau, Ade Kurniawan, menyampaikan bahwa UNILAK merupakan kampus pertama yang melaksanakan kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya di UNILAK, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada tahun 2025. BAZNAS Provinsi Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya di Provinsi Riau untuk turut serta membangun ekosistem zakat yang kuat, transparan, dan berkelanjutan.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Rizaludin menjelaskan bahwa penggunaan ZIS memiliki aturan yang jelas dalam syariat Islam dan tidak dapat dialihkan untuk keperluan lain di luar asnaf yang telah ditetapkan. Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS harus berada dalam koridor syariah. Program MBG merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat dan diatur ketat sesuai syariat Islam. Rizaludin menekankan bahwa dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program di luar asnaf, termasuk program MBG. Pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) untuk tetap sesuai dengan ajaran agama, taat hukum, dan mendukung kepentingan bangsa. Program pendayagunaan ZIS di BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan termasuk dalam asnaf. Masyarakat diimbau agar tidak terpengaruh oleh informasi tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Rizaludin menegaskan bahwa seluruh dana zakat disalurkan dengan tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di Indonesia. BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan melakukan pelaporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.
BERITA27/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bogor
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat
Semarang - Terdapat kekhawatiran publik terkait dana zakat yang disinyalir dialihkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini. Kontroversi ini muncul setelah munculnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa zakat digunakan untuk membiayai program pemerintah tersebut. Namun demikian, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, telah membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang mengalihkan zakat untuk MBG. Al Asyhar menegaskan bahwa zakat harus diberikan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sebagaimana diatur dalam Q.S. At-Taubah ayat 60. Klarifikasi terbaru datang dari BAZNAS RI. Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menegaskan bahwa penggunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) memiliki panduan yang jelas. Dia menekankan bahwa ZIS tidak boleh dialihkan ke program lain selain delapan asnaf yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. “Kami pastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS tidak digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Semuanya didistribusikan sesuai dengan delapan asnaf yang telah ditentukan,” kata Rizaludin dalam pernyataan tertulis di Jakarta. Rizaludin kembali menjelaskan bahwa delapan asnaf tersebut meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menegaskan bahwa kategori ini menjadi pedoman yang harus diikuti dalam pengelolaan zakat di BAZNAS. Dia juga menjelaskan bahwa program MBG dan pengelolaan zakat memiliki sumber pendanaan yang berbeda. MBG didanai oleh anggaran negara, sedangkan ZIS merupakan amanah masyarakat yang diatur oleh syariat Islam. “Oleh karena itu, dana zakat tidak bisa dialihkan ke program di luar asnaf, termasuk MBG,” tegasnya. Pengelolaan zakat di BAZNAS didasari oleh prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sebagai standar untuk mematuhi aturan agama dan hukum. Rizaludin juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang meragukan. Dia menjamin bahwa dana zakat akan disalurkan dengan tepat kepada fakir miskin dan penerima manfaat lainnya di seluruh Indonesia. “Kami mengelola zakat dengan transparan dan akuntabel melalui pelaporan dan audit berkala. Laporan lengkap dapat diakses melalui situs resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” tambahnya.
BERITA27/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Indonesia Menegaskan Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS Indonesia Menegaskan Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul dari muzaki dan masyarakat tidak akan dipakai untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., selaku Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, menegaskan bahwa penggunaan ZIS harus sesuai dengan aturan yang telah ditentukan dalam syariat Islam dan tidak boleh dialihkan untuk keperluan lain. "Kami ingin klarifikasi bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang diserahkan kepada BAZNAS tidak akan digunakan sama sekali untuk program Makan Bergizi Gratis. Semuanya akan disalurkan demi kesejahteraan umat sesuai dengan delapan asnaf," kata Rizaludin dalam pernyataan resmi di Jakarta pada Senin (23/2/2026). Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ajaran Islam, antara lain fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menyoroti bahwa program MBG dan pengelolaan zakat berbeda secara kelembagaan dan sumber pendanaan. Program MBG didanai oleh anggaran negara, sementara dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang harus diatur dengan ketat sesuai syariat Islam. "Oleh karena itu, dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program yang diluar kategori asnaf, termasuk program MBG," jelasnya. Rizaludin juga mengungkapkan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS dijalankan dengan prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, menekankan pentingnya agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai dengan ajaran agama, tetapi juga hukum dan mendukung kepentingan bangsa. Dalam prakteknya, program pendistribusian dan pemanfaatan ZIS yang dikelola oleh BAZNAS difokuskan pada mengurangi kemiskinan, meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan untuk kelompok rentan yang termasuk dalam delapan asnaf. Rizaludin pun mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan mengenai penggunaan dana zakat. Ia menegaskan bahwa amanah para muzaki akan tetap terpenuhi dan seluruh dana zakat akan disalurkan tepat sasaran bagi fakir, miskin, dan kelompok rentan di seluruh wilayah Indonesia. "Kami (BAZNAS) melaksanakan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lengkap dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id," tutup Rizaludin.
BERITA27/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Riau dan BULOG Wilayah Riau–Kepri Teken MoU Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat
BAZNAS Riau dan BULOG Wilayah Riau–Kepri Teken MoU Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau (BAZNAS Riau) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perum BULOG Kantor Wilayah Riau dan Kepulauan Riau melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka memperkuat program ketahanan pangan masyarakat di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret sinergi antara lembaga pengelola zakat dan badan usaha milik negara yang memiliki peran vital dalam penyediaan dan stabilisasi pangan nasional. Kerja sama ini diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat program distribusi logistik berbasis zakat. Ketua BAZNAS Riau, Masriadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BAZNAS dan BULOG memiliki visi yang sejalan dalam membangun ketahanan pangan umat. “BULOG dan BAZNAS memiliki tujuan yang sama, yakni sama-sama berperan dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan. Melalui MoU ini, kami ingin memastikan bahwa bantuan pangan yang bersumber dari zakat dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Masriadi. Ia menambahkan bahwa sinergi ini akan memperkuat program-program pendistribusian bantuan sembako, beras, serta kebutuhan pokok lainnya kepada mustahik di berbagai kabupaten/kota di Riau dan Kepri. Sementara itu, Pimpinan Wilayah BULOG Riau–Kepri, Dani Satrio, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. BULOG memiliki tujuan utama memastikan ketersediaan kebutuhan ketahanan pangan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi MoU ini sebagai bentuk kolaborasi nyata untuk saling mendukung dan memperkuat kerja sama dalam mendistribusikan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Dani Satrio. Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk saling mendukung dalam penyediaan dan penyaluran bahan pangan, khususnya beras, dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Kolaborasi antara BAZNAS dan BULOG ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung program nasional dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Rayakan Milad ke-25 dengan Berbagi 500 Porsi Makanan Gratis kepada Pekerja Lapangan
BAZNAS Riau Rayakan Milad ke-25 dengan Berbagi 500 Porsi Makanan Gratis kepada Pekerja Lapangan
Pekanbaru — Dalam rangka memperingati Milad Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ke-25 pada 17 Januari 2026 lalu, BAZNAS Provinsi Riau melaksanakan serangkaian kegiatan sosial sebagai bentuk rasa syukur sekaligus komitmen dalam melayani umat dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Pada momentum milad tahun ini, salah satu agenda utama yang diselenggarakan ialah pembagian 500 porsi makanan gratis kepada para driver ojek online, tenaga kebersihan, pekerja lapangan, serta warga sekitar yang menjadi penerima manfaat. Kegiatan ini digelar sebagai wujud kepedulian BAZNAS terhadap para pekerja yang setiap hari berperan penting dalam kehidupan sosial masyarakat namun sering kali kurang mendapatkan perhatian. (Rabu, 23/01/2026). Pembagian makanan ini tidak hanya menjadi bentuk syukur atas perjalanan 25 tahun BAZNAS dalam menjalankan amanah umat, tetapi juga mencerminkan komitmen lembaga dalam memperluas jangkauan layanan sosial dan menghadirkan manfaat yang nyata. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat memberikan sedikit kelonggaran bagi para pekerja lapangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menghadirkan kebahagiaan pada momen milad. Para penerima manfaat tampak antusias dan menyambut kegiatan ini dengan senyum serta ucapan terima kasih. Banyak dari mereka mengapresiasi langkah BAZNAS karena dinilai hadir langsung di tengah masyarakat dan merangkul para pekerja lapangan yang setiap hari berjuang mencari nafkah untuk keluarga. Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari rangkaian program Milad BAZNAS ke-25 yang mengangkat semangat pelayanan, keberkahan, dan kolaborasi dalam menebar manfaat bagi masyarakat luas.
BERITA26/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Gandeng BRK Syariah untuk Penyaluran Bantuan Pendidikan Berbasis Virtual Account
BAZNAS Riau Gandeng BRK Syariah untuk Penyaluran Bantuan Pendidikan Berbasis Virtual Account
BAZNAS Provinsi Riau menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Bank Riau Kepri Syariah terkait layanan aplikasi Virtual Account untuk penyaluran dana bantuan pendidikan seragam sekolah tingkat SMA/SMK/SLB se-Provinsi Riau (22/01/2026).Penandatanganan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau H. Risman Yahya, MH, serta General Manager BRK Syariah, Ibu Rina Muthia Zuhra, beserta jajaran tim dari masing-masing instansi.Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa program bantuan seragam sekolah telah dijalankan BAZNAS sejak tahun 2024 dan telah menjangkau 2.200 siswa di lingkungan sekolah negeri."Pada tahun 2026, program ini disinergikan bersama Pemerintah Provinsi Riau sehingga dapat menjangkau 12.087 siswa SMA/ SMK/SLB di seluruh Provinsi Riau," ujarnya. Sementara itu, General Manager BRK Syariah, Ibu Rina Muthia Zuhra, menyampaikan bahwa kerja sama dengan BAZNAS Riau telah terjalin sejak lama. Melalui sinergi ini, BRK Syariah dipercaya sebagai mitra penyaluran bantuan seragam sekolah."Dengan kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi masyarakat Provinsi Riau," ujar pihak BRK Syariah.Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H. Risman Yahya, mengapresiasi sinergi yang terbangun. la menyampaikan terima kasih atas kontribusi BAZNAS Riau dalam mendukung program seragam sekolah gratis yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Riau.Sinergi ini diharapkan mampu memastikan penyaluran bantuan pendidikan berjalan lebih transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di Provinsi Riau.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
106 Mahasiswa UNRI Terima Bantuan UKT dari BAZNAS Provinsi Riau
106 Mahasiswa UNRI Terima Bantuan UKT dari BAZNAS Provinsi Riau
Pekanbaru, 14 Januari 2026 — BAZNAS Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan masyarakat melalui kegiatan penyaluran Bantuan Pendidikan Tunggakan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Pada kesempatan ini, sebanyak 106 mahasiswa Universitas Riau menerima bantuan dengan total penyaluran sebesar Rp 146.600.000. Selain itu, turut dilaksanakan agenda perpanjangan SK UPZ Universitas Riau sebagai bagian dari penguatan sinergi kelembagaan dalam optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan zakat. Acara ini dipusatkan di Aula Siak Sri Indrapura, Rektorat Universitas Riau, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, civitas akademika, serta para mahasiswa penerima manfaat. Pihak kampus diwakili oleh Wakil Rektor I, sementara BAZNAS Provinsi Riau hadir melalui Wakil Ketua I Dr. Yahanan, M.Sy, didampingi Tim Pendayagunaan dan Tim Pengumpulan. Penyerahan bantuan pendidikan tersebut disambut antusias oleh para penerima manfaat, mengingat tunggakan UKT sering kali menjadi kendala bagi mahasiswa dalam melanjutkan studi hingga menyelesaikan kewajibannya secara akademik. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban mahasiswa serta membuka jalan bagi mereka untuk menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Selain itu, sinergi bersama Universitas Riau diharapkan semakin memperkuat ekosistem zakat di lingkungan kampus, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
BERITA14/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Salurkan Bantuan ke-2 Pascabanjir di Aceh Tamiang
BAZNAS Riau Salurkan Bantuan ke-2 Pascabanjir di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau melaksanakan rangkaian kegiatan kemanusiaan dalam rangka membantu masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang pada 10–12 Januari 2026. Pada Sabtu, 10 Januari 2026, BAZNAS Provinsi Riau mengunjungi Islamic Centre Kabupaten Aceh Tamiang dan bertemu dengan Bapak Nurdin OK, S.Pd., M.Ag., selaku Kepala Baitul Mal Aceh Tamiang. Kunjungan ini dilakukan untuk menyalurkan bantuan sebanyak 3 ton beras bagi masyarakat yang terdampak banjir. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat meringankan beban masyarakat yang sedang berada dalam masa pemulihan pascabencana. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin, S.Ag., M.Sy, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Riau yang telah mempercayakan penyaluran bantuan kemanusiaan melalui BAZNAS. “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Provinsi Riau dalam menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Salurkan 3 Ton Beras untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
BAZNAS Riau Salurkan 3 Ton Beras untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Pekanbaru — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana alam. Kali ini, BAZNAS Riau menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 3 ton beras dan mushaf Al-Qur’an ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Riau sekaligus Kepala Pelaksana BAZNAS Riau, Idris, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat Riau yang dikumpulkan melalui BAZNAS. “Bantuan yang kami salurkan ini adalah bentuk kepercayaan dan amanah masyarakat Riau. Adapun bantuan yang kami bawa berupa 3 ton beras serta Al-Qur’an untuk saudara-saudara kita di Kabupaten Tapanuli Selatan yang terdampak bencana,” ujar Idris. Ia menambahkan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam masa pemulihan pascabencana yang masih berlangsung. Dalam kesempatan yang sama, Idris menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan atas dukungan dan pendampingan selama penyaluran bantuan di lapangan sehingga distribusi dapat berjalan tepat sasaran. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Tapanuli Selatan atas pendampingan dan kerja samanya dalam penyaluran bantuan ini,” sambungnya. Tak lupa, BAZNAS Provinsi Riau juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau yang terus mempercayakan penyaluran bantuan kemanusiaan melalui BAZNAS. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat Riau atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Provinsi Riau dalam menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tutup Idris.
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
Dari Titian Rentan Menjadi Akses Aman: BAZNAS Riau Bangun Jembatan Gantung di Nagari Batu Taba
Dari Titian Rentan Menjadi Akses Aman: BAZNAS Riau Bangun Jembatan Gantung di Nagari Batu Taba
Tanah Datar – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali hadir membawa solusi nyata. Kali ini, BAZNAS Provinsi Riau membangun jembatan gantung di Muaro Hijau, Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (11/1/2025). Pembangunan jembatan gantung tersebut berawal dari musibah bencana banjir bandang (gelodoh) yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Bencana itu menghanyutkan titian lama yang selama ini menjadi akses utama warga menuju area persawahan. Hilangnya akses tersebut tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga mengganggu roda perekonomian masyarakat. Wali Nagari Batu Taba menjelaskan bahwa luas lahan persawahan warga mencapai sekitar 96 hektare dan menjadi sumber utama penghidupan masyarakat. Tanpa titian penghubung, masyarakat terpaksa menempuh jalur memutar hingga 10 kilometer, padahal jarak sebenarnya hanya sekitar 30 meter jika terdapat jembatan penghubung. Melihat urgensi tersebut, BAZNAS Provinsi Riau melalui Wakil Ketua I, Assoc. Prof. Dr. Yahanan, M.Sy, menyalurkan bantuan dari para donatur, khususnya dari SMP dan SMA Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru, untuk pembangunan jembatan gantung yang diharapkan dapat memudahkan kembali akses para petani menuju lahan pertaniannya. “Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat menggerakkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat Nagari Batu Taba serta menjadi solusi jangka panjang bagi akses pertanian warga,” ujar Yahanan. Ia juga menyampaikan doa dan apresiasi kepada para donatur agar senantiasa diberkahi rezekinya atas kepedulian yang diberikan. Peletakan batu pertama pembangunan jembatan turut dihadiri oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Camat Batipuh Selatan, Kapolsek, Kepala KUA, Ketua dan Wakil Ketua I serta II BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Wali Nagari Batu Taba, dan tokoh masyarakat setempat. Pembangunan ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga menghadirkan harapan. Dari musibah yang menghanyutkan akses, kini tumbuh jembatan baru yang menghubungkan asa. Selaras dengan semangat kegiatan ini: “Dari Titian Menjadi Jembatan.”
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Riau.

Lihat Daftar Rekening →