WhatsApp Icon
BAZNAS Provinsi Riau Serahkan Bantuan UKT bagi 123 Mahasiswa Universitas Riau

Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Riau Cerdas. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada 123 mahasiswa Universitas Riau (UNRI) untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Universitas Riau dan dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., kepada Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, S.E., M.Si. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Riau, pimpinan Universitas Riau, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Riau, serta para mahasiswa penerima manfaat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan bantuan pendidikan dengan total nilai Rp173.727.500 yang diperuntukkan bagi 123 mahasiswa Universitas Riau. Bantuan ini merupakan hasil penghimpunan dana zakat yang dikelola BAZNAS bersama UPZ Universitas Riau sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu bidang prioritas dalam pendayagunaan dana zakat. Menurutnya, zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang unggul, berilmu, dan berakhlak.

"Melalui bantuan UKT ini, kami berharap para mahasiswa dapat lebih fokus menjalani perkuliahan tanpa terbebani oleh persoalan biaya pendidikan. Semoga bantuan yang berasal dari dana zakat para muzaki ini menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi dan menyelesaikan studi tepat waktu," ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Riau menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Riau atas sinergi yang terus terjalin dalam mendukung akses pendidikan bagi mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan BAZNAS menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata dalam memastikan mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap dapat melanjutkan pendidikannya.

Program bantuan UKT ini diberikan satu kali kepada setiap penerima, sehingga pada setiap periode penyaluran akan menjangkau mahasiswa yang berbeda. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat zakat dan memberikan kesempatan kepada lebih banyak mahasiswa untuk memperoleh bantuan pendidikan.

Melalui Program Riau Cerdas, BAZNAS Provinsi Riau terus berkomitmen menghadirkan program-program yang produktif dan berkelanjutan di bidang pendidikan. Dengan dukungan para muzaki serta sinergi bersama berbagai mitra, BAZNAS berharap manfaat zakat dapat dirasakan semakin luas, sekaligus melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.

 

15/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Wujud Produktivitas Zakat, BAZNAS Riau Hadiri Panen Lele Kelompok Tani Binaan

Indragiri Hulu – BAZNAS Provinsi Riau menghadiri panen perdana budidaya 50.000 ekor ikan lele milik Kelompok Tani Bina Bahari Sejahtera di Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pemberdayaan ekonomi produktif yang dijalankan BAZNAS melalui bantuan permodalan dan pembinaan kepada para mustahik.

Program budidaya lele tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Riau dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui pengembangan usaha produktif berbasis zakat. Selain memberikan bantuan modal, BAZNAS juga melakukan pendampingan agar usaha yang dijalankan mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi para penerima manfaat.

Ketua Kelompok Tani Bina Bahari Sejahtera, Mulyadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas dukungan yang telah diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi motivasi bagi kelompok tani untuk terus mengembangkan usaha budidaya lele sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok maupun masyarakat sekitar.

Ia berharap program pemberdayaan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan taraf hidupnya.

Kegiatan panen perdana ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hulu, Suci Rahmiani Ade, beserta sejumlah unsur pemerintah daerah dan pihak terkait sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi produktif berbasis zakat di Kabupaten Indragiri Hulu.

Momentum panen perdana tersebut menjadi gambaran bahwa dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga dikelola secara produktif untuk menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi mustahik. Melalui program ini, para penerima manfaat didorong untuk berkembang menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi.

BAZNAS Provinsi Riau berharap keberhasilan budidaya lele Kelompok Tani Bina Bahari Sejahtera dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat di berbagai daerah. Dengan demikian, zakat dapat semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan mustahik yang mandiri, berdaya, dan pada akhirnya mampu bertransformasi menjadi muzaki.

 

13/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Teguhkan Komitmen Pada Pendidikan dan Transparansi (Launching Program Pendidikan dan Penyerahan Laporan Keungan 2025 Kepada Pemerintah Provinsi Riau)

Pekanbaru – BAZNAS Provinsi Riau secara resmi meluncurkan Program Bantuan Pendidikan Tahun 2026 pada pembukaan kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) yang diselenggarakan BAZNAS RI melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat BAZNAS) bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Riau di Pekanbaru, Selasa (7/7/2026).

Peluncuran program ditandai dengan penyerahan bantuan pendidikan secara simbolis oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, kepada para penerima manfaat. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan Laporan Keuangan BAZNAS Provinsi Riau Tahun 2025 kepada Pemerintah Provinsi Riau sebagai wujud komitmen dalam menerapkan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Program Bantuan Pendidikan Tahun 2026 mencakup tiga skema bantuan dengan total anggaran mencapai Rp10,818 miliar, terdiri atas Beasiswa Tuah Riau (BESTARI) senilai Rp2.048.000.000, Bantuan Pendidikan Luar Negeri sebesar Rp1.600.000.000, serta Bantuan Pendidikan Dalam Negeri senilai Rp7.170.000.000.

Dalam sambutannya, Zulkifli Syukur mengapresiasi pelaksanaan BAZNAS Strategic Development yang dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BAZNAS di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Menurutnya, pengelolaan zakat harus dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya ditentukan oleh besarnya penghimpunan dana, tetapi juga oleh kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang baik, data yang akurat, strategi penghimpunan yang tepat, penyaluran yang terukur, serta komunikasi publik yang mampu membangun kepercayaan masyarakat.

Menutup sambutannya, Zulkifli menegaskan bahwa penguatan kelembagaan BAZNAS merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.

"Penguatan BAZNAS bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan bagian dari upaya membangun Riau yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing," tutupnya.

Melalui peluncuran Program Bantuan Pendidikan Tahun 2026 dan penguatan kapasitas kelembagaan melalui BAZNAS Strategic Development, BAZNAS Provinsi Riau terus mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan sebagai investasi untuk mencetak generasi unggul di masa depan.

 

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Riau Jadi Lokasi Pertama Pelaksanaan BAZNAS Strategic Development

Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat BAZNAS) bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Riau menggelar BAZNAS Strategic Development (BSD) bagi pimpinan BAZNAS se-Provinsi Riau di Pekanbaru, pada 7–9 Juli 2026. Provinsi Riau menjadi daerah pertama pelaksanaan program yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pimpinan BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Kegiatan dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, serta dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, MA, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, serta para Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, tata kelola kelembagaan, strategi penghimpunan dan pendistribusian zakat, hingga penguatan komunikasi publik. Materi tersebut disusun untuk mendukung terwujudnya pengelolaan zakat yang profesional, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Zulkifli Syukur mengapresiasi penyelenggaraan BAZNAS Strategic Development yang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan BAZNAS di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan zakat juga ditentukan oleh kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang baik, data yang akurat, strategi penghimpunan yang tepat, penyaluran yang terukur, serta komunikasi publik yang mampu membangun kepercayaan masyarakat.

"Penguatan BAZNAS bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan bagian dari upaya membangun Riau yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menjelaskan bahwa BAZNAS Strategic Development merupakan program yang secara khusus disiapkan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan pimpinan BAZNAS agar mampu menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Program BAZNAS Strategic Development ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mampu menjalankan peran sebagai amil yang profesional serta berintegritas," katanya.

Lebih lanjut, Zainut menjelaskan bahwa melalui pelatihan ini para pimpinan diharapkan memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai tugas dan fungsi kelembagaan, kerangka hukum pengelolaan zakat, serta mampu menyusun strategi penghimpunan, pendistribusian, dan komunikasi publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pelaksanaan BAZNAS Strategic Development di Riau diharapkan menjadi model penguatan kapasitas kelembagaan yang dapat diterapkan di berbagai daerah lainnya. Dengan peningkatan kompetensi para pimpinan BAZNAS, pengelolaan zakat diharapkan semakin profesional, akuntabel, dan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.

 

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Kolaborasi untuk Kemaslahatan Umat, BAZNAS Riau Hadiri Peletakan Batu Pertama Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak

SIAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menghadiri kegiatan Launching Bulan Wakaf Nasional yang dirangkaikan dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Siak tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi berbagai pihak untuk menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Siak, Wakil Bupati Siak, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Siak, Kapolres Siak, para camat, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), pengurus BAZNAS Kabupaten Siak, serta berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran para pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan program wakaf dan pelayanan sosial yang berkelanjutan.

BAZNAS Provinsi Riau diwakili langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masradi Hasan, Lc., M.Sha. Dalam kesempatan tersebut, beliau turut mengikuti rangkaian kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah Kesehatan yang ditandai dengan pemasangan batu pertama di lokasi pembangunan.

Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak direncanakan menjadi fasilitas pendukung bagi masyarakat, khususnya pasien dan keluarga pasien yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan atau perawatan kesehatan. Kehadiran rumah singgah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Siak, Kementerian Agama, BAZNAS Kabupaten Siak, serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan rumah singgah tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang kuat merupakan kunci keberhasilan dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi umat.

Selain menjadi bagian dari peringatan Bulan Wakaf Nasional, pembangunan Rumah Singgah Kesehatan ini juga merupakan wujud nyata pemanfaatan dana sosial keagamaan yang produktif dan berorientasi pada pelayanan kemanusiaan. Melalui pengelolaan yang amanah dan profesional, wakaf diharapkan mampu menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus mendorong penguatan gerakan wakaf sebagai salah satu pilar pembangunan umat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, program-program berbasis wakaf diharapkan dapat berkembang lebih luas dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui momentum Launching Bulan Wakaf Nasional dan peletakan batu pertama Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak, diharapkan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat dalam menghadirkan pelayanan sosial yang semakin berkualitas serta mewujudkan kemaslahatan yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Siak dan Provinsi Riau.

 

24/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau

Berita Terbaru

Perkuat Budaya Berzakat di Kampus, BAZNAS Riau Lanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di UNRI
Perkuat Budaya Berzakat di Kampus, BAZNAS Riau Lanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di UNRI
Pekanbaru – BAZNAS Provinsi Riau kembali melanjutkan Program Keteladanan Pimpinan Berzakat di lingkungan perguruan tinggi. Kali ini kegiatan dilaksanakan di Universitas Riau (UNRI) dan disambut antusias oleh pimpinan serta sivitas akademika kampus. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNRI, Sri Indarti, beserta jajaran pimpinan universitas, Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UNRI, para Wakil Rektor, Ketua Program Studi, serta sivitas akademika UNRI. Dari BAZNAS Provinsi Riau, hadir Ketua BAZNAS Riau Masriadi Hasan, Wakil Ketua I BAZNAS Riau Yahanan, bersama tim pengumpulan BAZNAS Riau. Dalam kesempatan tersebut, Ketua UPZ UNRI memaparkan perkembangan pengumpulan zakat di lingkungan kampus yang menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Hal ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran sivitas akademika dalam menunaikan zakat melalui UPZ UNRI. Meski demikian, potensi zakat di lingkungan Universitas Riau diperkirakan masih cukup besar, yakni sekitar Rp3 miliar per tahun. Dengan penguatan literasi zakat serta dukungan pimpinan kampus, potensi tersebut diharapkan dapat terus dioptimalkan secara bertahap. Saat ini, pengumpulan zakat melalui UPZ UNRI telah mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Rektor UNRI Sri Indarti dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya penguatan budaya berzakat di lingkungan kampus. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan nilai kepedulian terhadap sesama. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau Masriadi Hasan menyampaikan bahwa Program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong kesadaran berzakat melalui contoh langsung dari para pimpinan lembaga. “Keteladanan pimpinan memiliki pengaruh besar dalam menumbuhkan kesadaran kolektif. Ketika pimpinan memberi contoh dalam menunaikan zakat, hal tersebut akan menginspirasi dan menggerakkan lebih banyak orang untuk ikut berzakat,” ujarnya. Antusiasme sivitas akademika juga terlihat dalam kegiatan ini. Banyak pimpinan dan civitas kampus yang hadir serta turut menunaikan zakat melalui BAZNAS Riau sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan budaya berzakat di lingkungan perguruan tinggi. Melalui Program Keteladanan Pimpinan Berzakat ini, BAZNAS Riau berharap sinergi dengan perguruan tinggi dapat terus diperkuat sehingga potensi zakat di lingkungan kampus dapat dioptimalkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA12/03/2026 | Markom BAZNAS Riau
BAZNAS Riau–BKKBN Tandatangani MoU, Perkuat Program Keluarga dan Pencegahan Stunting
BAZNAS Riau–BKKBN Tandatangani MoU, Perkuat Program Keluarga dan Pencegahan Stunting
Pekanbaru — BAZNAS Provinsi Riau menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan BKKBN dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Provinsi Riau Tahun 2026 yang digelar di Hotel Grand Central Pekanbaru. Penandatanganan kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antar lembaga guna mendukung program pembangunan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau (11/03/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Yusuf, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Muhammad Irzal, serta Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sestama BKKBN, Budi Setiyono, yang hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Dari BAZNAS Provinsi Riau, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Riau, Masriadi Hasan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Muhammad Irzal, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Riau atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia menilai kolaborasi antara BAZNAS dan BKKBN sangat strategis, terutama dalam mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan serta upaya percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Riau. Melalui penandatanganan MoU ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS dan BKKBN dapat semakin diperkuat, khususnya dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas keluarga, serta intervensi sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi langkah konkret dalam membangun kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan keluarga yang berkualitas, sehat, dan sejahtera di Provinsi Riau.
BERITA12/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran
Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran
Pekanbaru – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menggelar program Baznas Beraye 2026 yang ditujukan untuk membantu anak-anak yatim di Pekanbaru, Minggu (8/3/2026). Program belanja baju lebaran dan kebutuhan sekolah ini menyasar sebanyak 1.000 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru. Melalui program tersebut, para penerima manfaat diberikan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri. Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyebutkan bahwa pihaknya mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk program ini. Setiap anak yatim menerima voucher belanja senilai Rp1 juta yang dapat digunakan untuk membeli pakaian lebaran maupun kebutuhan sekolah di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman. “Dana sebesar Rp1 miliar kita alokasikan pada program ini, dengan harapan dapat memberi kesan mendalam dan keberkahan bagi anak yatim di Pekanbaru. Kami berharap anak-anak dapat ikut bergembira dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Masriadi Hasan. Masriadi menjelaskan bahwa dana yang disalurkan dalam program tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Riau serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Ia juga berharap program Baznas Beraye dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat terbantu. “Kami berharap program ini dapat memicu besaran zakat, infak, dan sedekah di Riau, sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat tersantuni. Kita juga mendoakan para muzakki agar selalu diberi keberkahan,” tambahnya. Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau, memberikan apresiasi terhadap program yang dilaksanakan oleh Baznas Riau tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Baznas Riau melalui berbagai program sosial dinilai sangat membantu dalam meringankan tugas pemerintah dalam memperhatikan masyarakat yang membutuhkan. “Kami sangat mengapresiasi program yang dijalankan Baznas Riau. Karena menyantuni anak-anak kurang beruntung merupakan tanggung jawab pemerintah dan tugas tersebut telah diringankan oleh Baznas Riau,” ujar Zulkifli. Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para anak yatim dan keluarga mereka, serta menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri. “Semoga ini bermanfaat bagi anak yatim dan keluarganya. Mudah-mudahan anak-anak kita bergembira, dan kita terjauhkan dari orang yang mendustakan agama,” tutupnya.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menyalurkan bantuan sosial senilai Rp4,25 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dalam kegiatan “Baznas Beraye 2026” yang digelar di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (8/3/2026). Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari zakat masyarakat serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Total dana sebesar Rp4,25 miliar itu kemudian disalurkan melalui beberapa program yang ditujukan untuk membantu kelompok mustahik selama bulan Ramadan. Salah satu program yang dijalankan adalah bantuan belanja baju raya bagi 1.000 anak yatim di Kota Pekanbaru dengan total anggaran Rp1 miliar. Melalui program ini, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp1 juta agar dapat merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idulfitri. Selain itu, Baznas Riau juga menyalurkan bantuan konsumtif Ramadan dhuafa sebesar Rp2 miliar kepada 2.000 pekerja paruh waktu, tenaga kebersihan, petugas keamanan, serta tenaga lepas yang bekerja di berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Dalam program lainnya, Baznas Riau turut menyiapkan program “Ramadan Berkah” berupa paket sembako bagi keluarga kurang mampu. Sebanyak 250 keluarga menerima paket bantuan senilai Rp500 ribu per paket dengan total anggaran Rp1,25 miliar. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap program-program sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengajak anak-anak yatim yang hadir untuk mendoakan kesehatan serta kelancaran tugas Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam memimpin daerah. Ia juga berharap jajaran Baznas dapat terus menjalankan amanah dalam mengelola zakat umat sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat. “Semoga anak-anak kita bergembira dan program ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya menutup kegiatan.
BERITA08/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali melaksanakan program Keteladanan Pimpinan Berzakat Tahun 2026 yang bertempat di Masjid Kampus Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Senin (02/03/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNILAK, Junaidi, M.Hum., beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNILAK menunaikan zakat maal yang diterima secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan. Dalam sambutannya, Rektor UNILAK menyampaikan bahwa kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan budaya zakat di lingkungan akademik. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban personal yang memiliki dimensi sosial dan strategis dalam memperkuat solidaritas serta kepedulian di tengah masyarakat. “Ketika pimpinan memberikan teladan, maka nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi akan tumbuh serta mengakar di tengah sivitas akademika,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen UNILAK dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan pembentukan karakter, termasuk dalam membangun kesadaran berzakat. Ia menambahkan bahwa program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong peningkatan partisipasi zakat melalui contoh nyata dari para pemimpin institusi. Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau, Ade Kurniawan, menyampaikan bahwa UNILAK merupakan kampus pertama yang melaksanakan kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya di UNILAK, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada tahun 2025. BAZNAS Provinsi Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya di Provinsi Riau untuk turut serta membangun ekosistem zakat yang kuat, transparan, dan berkelanjutan.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Rizaludin menjelaskan bahwa penggunaan ZIS memiliki aturan yang jelas dalam syariat Islam dan tidak dapat dialihkan untuk keperluan lain di luar asnaf yang telah ditetapkan. Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS harus berada dalam koridor syariah. Program MBG merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat dan diatur ketat sesuai syariat Islam. Rizaludin menekankan bahwa dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program di luar asnaf, termasuk program MBG. Pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) untuk tetap sesuai dengan ajaran agama, taat hukum, dan mendukung kepentingan bangsa. Program pendayagunaan ZIS di BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan termasuk dalam asnaf. Masyarakat diimbau agar tidak terpengaruh oleh informasi tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Rizaludin menegaskan bahwa seluruh dana zakat disalurkan dengan tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di Indonesia. BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan melakukan pelaporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.
BERITA27/02/2026 | Humas BAZNAS Kab. Bogor
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat
Semarang - Terdapat kekhawatiran publik terkait dana zakat yang disinyalir dialihkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini. Kontroversi ini muncul setelah munculnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa zakat digunakan untuk membiayai program pemerintah tersebut. Namun demikian, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, telah membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang mengalihkan zakat untuk MBG. Al Asyhar menegaskan bahwa zakat harus diberikan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sebagaimana diatur dalam Q.S. At-Taubah ayat 60. Klarifikasi terbaru datang dari BAZNAS RI. Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menegaskan bahwa penggunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) memiliki panduan yang jelas. Dia menekankan bahwa ZIS tidak boleh dialihkan ke program lain selain delapan asnaf yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. “Kami pastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS tidak digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Semuanya didistribusikan sesuai dengan delapan asnaf yang telah ditentukan,” kata Rizaludin dalam pernyataan tertulis di Jakarta. Rizaludin kembali menjelaskan bahwa delapan asnaf tersebut meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menegaskan bahwa kategori ini menjadi pedoman yang harus diikuti dalam pengelolaan zakat di BAZNAS. Dia juga menjelaskan bahwa program MBG dan pengelolaan zakat memiliki sumber pendanaan yang berbeda. MBG didanai oleh anggaran negara, sedangkan ZIS merupakan amanah masyarakat yang diatur oleh syariat Islam. “Oleh karena itu, dana zakat tidak bisa dialihkan ke program di luar asnaf, termasuk MBG,” tegasnya. Pengelolaan zakat di BAZNAS didasari oleh prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sebagai standar untuk mematuhi aturan agama dan hukum. Rizaludin juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang meragukan. Dia menjamin bahwa dana zakat akan disalurkan dengan tepat kepada fakir miskin dan penerima manfaat lainnya di seluruh Indonesia. “Kami mengelola zakat dengan transparan dan akuntabel melalui pelaporan dan audit berkala. Laporan lengkap dapat diakses melalui situs resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” tambahnya.
BERITA27/02/2026 | Admin Bidang Penghimpunan
BAZNAS Indonesia Menegaskan Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS Indonesia Menegaskan Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG
BAZNAS RI Tegaskan Zakat Tidak Digunakan untuk Program MBG Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang terkumpul dari muzaki dan masyarakat tidak akan dipakai untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., selaku Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, menegaskan bahwa penggunaan ZIS harus sesuai dengan aturan yang telah ditentukan dalam syariat Islam dan tidak boleh dialihkan untuk keperluan lain. "Kami ingin klarifikasi bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang diserahkan kepada BAZNAS tidak akan digunakan sama sekali untuk program Makan Bergizi Gratis. Semuanya akan disalurkan demi kesejahteraan umat sesuai dengan delapan asnaf," kata Rizaludin dalam pernyataan resmi di Jakarta pada Senin (23/2/2026). Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ajaran Islam, antara lain fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menyoroti bahwa program MBG dan pengelolaan zakat berbeda secara kelembagaan dan sumber pendanaan. Program MBG didanai oleh anggaran negara, sementara dana ZIS berasal dari amanah masyarakat yang harus diatur dengan ketat sesuai syariat Islam. "Oleh karena itu, dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program yang diluar kategori asnaf, termasuk program MBG," jelasnya. Rizaludin juga mengungkapkan bahwa pengelolaan zakat di BAZNAS dijalankan dengan prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, menekankan pentingnya agar pengelolaan zakat tidak hanya sesuai dengan ajaran agama, tetapi juga hukum dan mendukung kepentingan bangsa. Dalam prakteknya, program pendistribusian dan pemanfaatan ZIS yang dikelola oleh BAZNAS difokuskan pada mengurangi kemiskinan, meningkatkan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan untuk kelompok rentan yang termasuk dalam delapan asnaf. Rizaludin pun mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan mengenai penggunaan dana zakat. Ia menegaskan bahwa amanah para muzaki akan tetap terpenuhi dan seluruh dana zakat akan disalurkan tepat sasaran bagi fakir, miskin, dan kelompok rentan di seluruh wilayah Indonesia. "Kami (BAZNAS) melaksanakan tata kelola yang transparan dan akuntabel melalui pelaporan serta audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lengkap dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id," tutup Rizaludin.
BERITA27/02/2026 | Eman Suherman, S.Pd.I
BAZNAS Riau dan BULOG Wilayah Riau–Kepri Teken MoU Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat
BAZNAS Riau dan BULOG Wilayah Riau–Kepri Teken MoU Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat
Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau (BAZNAS Riau) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perum BULOG Kantor Wilayah Riau dan Kepulauan Riau melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka memperkuat program ketahanan pangan masyarakat di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret sinergi antara lembaga pengelola zakat dan badan usaha milik negara yang memiliki peran vital dalam penyediaan dan stabilisasi pangan nasional. Kerja sama ini diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat program distribusi logistik berbasis zakat. Ketua BAZNAS Riau, Masriadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa BAZNAS dan BULOG memiliki visi yang sejalan dalam membangun ketahanan pangan umat. “BULOG dan BAZNAS memiliki tujuan yang sama, yakni sama-sama berperan dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan. Melalui MoU ini, kami ingin memastikan bahwa bantuan pangan yang bersumber dari zakat dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Masriadi. Ia menambahkan bahwa sinergi ini akan memperkuat program-program pendistribusian bantuan sembako, beras, serta kebutuhan pokok lainnya kepada mustahik di berbagai kabupaten/kota di Riau dan Kepri. Sementara itu, Pimpinan Wilayah BULOG Riau–Kepri, Dani Satrio, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. BULOG memiliki tujuan utama memastikan ketersediaan kebutuhan ketahanan pangan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi MoU ini sebagai bentuk kolaborasi nyata untuk saling mendukung dan memperkuat kerja sama dalam mendistribusikan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Dani Satrio. Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk saling mendukung dalam penyediaan dan penyaluran bahan pangan, khususnya beras, dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Kolaborasi antara BAZNAS dan BULOG ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung program nasional dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BERITA11/02/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Rayakan Milad ke-25 dengan Berbagi 500 Porsi Makanan Gratis kepada Pekerja Lapangan
BAZNAS Riau Rayakan Milad ke-25 dengan Berbagi 500 Porsi Makanan Gratis kepada Pekerja Lapangan
Pekanbaru — Dalam rangka memperingati Milad Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) ke-25 pada 17 Januari 2026 lalu, BAZNAS Provinsi Riau melaksanakan serangkaian kegiatan sosial sebagai bentuk rasa syukur sekaligus komitmen dalam melayani umat dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Pada momentum milad tahun ini, salah satu agenda utama yang diselenggarakan ialah pembagian 500 porsi makanan gratis kepada para driver ojek online, tenaga kebersihan, pekerja lapangan, serta warga sekitar yang menjadi penerima manfaat. Kegiatan ini digelar sebagai wujud kepedulian BAZNAS terhadap para pekerja yang setiap hari berperan penting dalam kehidupan sosial masyarakat namun sering kali kurang mendapatkan perhatian. (Rabu, 23/01/2026). Pembagian makanan ini tidak hanya menjadi bentuk syukur atas perjalanan 25 tahun BAZNAS dalam menjalankan amanah umat, tetapi juga mencerminkan komitmen lembaga dalam memperluas jangkauan layanan sosial dan menghadirkan manfaat yang nyata. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat memberikan sedikit kelonggaran bagi para pekerja lapangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menghadirkan kebahagiaan pada momen milad. Para penerima manfaat tampak antusias dan menyambut kegiatan ini dengan senyum serta ucapan terima kasih. Banyak dari mereka mengapresiasi langkah BAZNAS karena dinilai hadir langsung di tengah masyarakat dan merangkul para pekerja lapangan yang setiap hari berjuang mencari nafkah untuk keluarga. Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari rangkaian program Milad BAZNAS ke-25 yang mengangkat semangat pelayanan, keberkahan, dan kolaborasi dalam menebar manfaat bagi masyarakat luas.
BERITA26/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Gandeng BRK Syariah untuk Penyaluran Bantuan Pendidikan Berbasis Virtual Account
BAZNAS Riau Gandeng BRK Syariah untuk Penyaluran Bantuan Pendidikan Berbasis Virtual Account
BAZNAS Provinsi Riau menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Bank Riau Kepri Syariah terkait layanan aplikasi Virtual Account untuk penyaluran dana bantuan pendidikan seragam sekolah tingkat SMA/SMK/SLB se-Provinsi Riau (22/01/2026).Penandatanganan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau H. Risman Yahya, MH, serta General Manager BRK Syariah, Ibu Rina Muthia Zuhra, beserta jajaran tim dari masing-masing instansi.Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa program bantuan seragam sekolah telah dijalankan BAZNAS sejak tahun 2024 dan telah menjangkau 2.200 siswa di lingkungan sekolah negeri."Pada tahun 2026, program ini disinergikan bersama Pemerintah Provinsi Riau sehingga dapat menjangkau 12.087 siswa SMA/ SMK/SLB di seluruh Provinsi Riau," ujarnya. Sementara itu, General Manager BRK Syariah, Ibu Rina Muthia Zuhra, menyampaikan bahwa kerja sama dengan BAZNAS Riau telah terjalin sejak lama. Melalui sinergi ini, BRK Syariah dipercaya sebagai mitra penyaluran bantuan seragam sekolah."Dengan kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi masyarakat Provinsi Riau," ujar pihak BRK Syariah.Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, H. Risman Yahya, mengapresiasi sinergi yang terbangun. la menyampaikan terima kasih atas kontribusi BAZNAS Riau dalam mendukung program seragam sekolah gratis yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Riau.Sinergi ini diharapkan mampu memastikan penyaluran bantuan pendidikan berjalan lebih transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di Provinsi Riau.
BERITA22/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
106 Mahasiswa UNRI Terima Bantuan UKT dari BAZNAS Provinsi Riau
106 Mahasiswa UNRI Terima Bantuan UKT dari BAZNAS Provinsi Riau
Pekanbaru, 14 Januari 2026 — BAZNAS Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan masyarakat melalui kegiatan penyaluran Bantuan Pendidikan Tunggakan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Pada kesempatan ini, sebanyak 106 mahasiswa Universitas Riau menerima bantuan dengan total penyaluran sebesar Rp 146.600.000. Selain itu, turut dilaksanakan agenda perpanjangan SK UPZ Universitas Riau sebagai bagian dari penguatan sinergi kelembagaan dalam optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan zakat. Acara ini dipusatkan di Aula Siak Sri Indrapura, Rektorat Universitas Riau, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, civitas akademika, serta para mahasiswa penerima manfaat. Pihak kampus diwakili oleh Wakil Rektor I, sementara BAZNAS Provinsi Riau hadir melalui Wakil Ketua I Dr. Yahanan, M.Sy, didampingi Tim Pendayagunaan dan Tim Pengumpulan. Penyerahan bantuan pendidikan tersebut disambut antusias oleh para penerima manfaat, mengingat tunggakan UKT sering kali menjadi kendala bagi mahasiswa dalam melanjutkan studi hingga menyelesaikan kewajibannya secara akademik. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban mahasiswa serta membuka jalan bagi mereka untuk menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Selain itu, sinergi bersama Universitas Riau diharapkan semakin memperkuat ekosistem zakat di lingkungan kampus, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
BERITA14/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Salurkan Bantuan ke-2 Pascabanjir di Aceh Tamiang
BAZNAS Riau Salurkan Bantuan ke-2 Pascabanjir di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau melaksanakan rangkaian kegiatan kemanusiaan dalam rangka membantu masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang pada 10–12 Januari 2026. Pada Sabtu, 10 Januari 2026, BAZNAS Provinsi Riau mengunjungi Islamic Centre Kabupaten Aceh Tamiang dan bertemu dengan Bapak Nurdin OK, S.Pd., M.Ag., selaku Kepala Baitul Mal Aceh Tamiang. Kunjungan ini dilakukan untuk menyalurkan bantuan sebanyak 3 ton beras bagi masyarakat yang terdampak banjir. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat meringankan beban masyarakat yang sedang berada dalam masa pemulihan pascabencana. Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin, S.Ag., M.Sy, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Riau yang telah mempercayakan penyaluran bantuan kemanusiaan melalui BAZNAS. “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Provinsi Riau dalam menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara kita yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Salurkan 3 Ton Beras untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
BAZNAS Riau Salurkan 3 Ton Beras untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Pekanbaru — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana alam. Kali ini, BAZNAS Riau menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 3 ton beras dan mushaf Al-Qur’an ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Riau sekaligus Kepala Pelaksana BAZNAS Riau, Idris, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah dari masyarakat Riau yang dikumpulkan melalui BAZNAS. “Bantuan yang kami salurkan ini adalah bentuk kepercayaan dan amanah masyarakat Riau. Adapun bantuan yang kami bawa berupa 3 ton beras serta Al-Qur’an untuk saudara-saudara kita di Kabupaten Tapanuli Selatan yang terdampak bencana,” ujar Idris. Ia menambahkan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam masa pemulihan pascabencana yang masih berlangsung. Dalam kesempatan yang sama, Idris menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan atas dukungan dan pendampingan selama penyaluran bantuan di lapangan sehingga distribusi dapat berjalan tepat sasaran. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Tapanuli Selatan atas pendampingan dan kerja samanya dalam penyaluran bantuan ini,” sambungnya. Tak lupa, BAZNAS Provinsi Riau juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Riau yang terus mempercayakan penyaluran bantuan kemanusiaan melalui BAZNAS. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat Riau atas kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS Provinsi Riau dalam menyalurkan bantuan bagi korban bencana alam. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tutup Idris.
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
Dari Titian Rentan Menjadi Akses Aman: BAZNAS Riau Bangun Jembatan Gantung di Nagari Batu Taba
Dari Titian Rentan Menjadi Akses Aman: BAZNAS Riau Bangun Jembatan Gantung di Nagari Batu Taba
Tanah Datar – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali hadir membawa solusi nyata. Kali ini, BAZNAS Provinsi Riau membangun jembatan gantung di Muaro Hijau, Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (11/1/2025). Pembangunan jembatan gantung tersebut berawal dari musibah bencana banjir bandang (gelodoh) yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Bencana itu menghanyutkan titian lama yang selama ini menjadi akses utama warga menuju area persawahan. Hilangnya akses tersebut tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga mengganggu roda perekonomian masyarakat. Wali Nagari Batu Taba menjelaskan bahwa luas lahan persawahan warga mencapai sekitar 96 hektare dan menjadi sumber utama penghidupan masyarakat. Tanpa titian penghubung, masyarakat terpaksa menempuh jalur memutar hingga 10 kilometer, padahal jarak sebenarnya hanya sekitar 30 meter jika terdapat jembatan penghubung. Melihat urgensi tersebut, BAZNAS Provinsi Riau melalui Wakil Ketua I, Assoc. Prof. Dr. Yahanan, M.Sy, menyalurkan bantuan dari para donatur, khususnya dari SMP dan SMA Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru, untuk pembangunan jembatan gantung yang diharapkan dapat memudahkan kembali akses para petani menuju lahan pertaniannya. “Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat menggerakkan kembali aktivitas perekonomian masyarakat Nagari Batu Taba serta menjadi solusi jangka panjang bagi akses pertanian warga,” ujar Yahanan. Ia juga menyampaikan doa dan apresiasi kepada para donatur agar senantiasa diberkahi rezekinya atas kepedulian yang diberikan. Peletakan batu pertama pembangunan jembatan turut dihadiri oleh Asisten I Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Sumatera Barat, Camat Batipuh Selatan, Kapolsek, Kepala KUA, Ketua dan Wakil Ketua I serta II BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Wali Nagari Batu Taba, dan tokoh masyarakat setempat. Pembangunan ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga menghadirkan harapan. Dari musibah yang menghanyutkan akses, kini tumbuh jembatan baru yang menghubungkan asa. Selaras dengan semangat kegiatan ini: “Dari Titian Menjadi Jembatan.”
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Laksanakan Pembersihan Lingkungan Pasca Banjir di Aceh Tamiang
BAZNAS Riau Laksanakan Pembersihan Lingkungan Pasca Banjir di Aceh Tamiang
BAZNAS Provinsi Riau terus melakukan langkah pemulihan pascabencana banjir dengan melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di Kampung Durian, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian respons kemanusiaan yang dilakukan setelah penyaluran bantuan logistik dan pangan kepada masyarakat terdampak bencana beberapa hari sebelumnya. Program ini juga menjadi bentuk implementasi tugas dan fungsi BAZNAS dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang berada dalam kondisi darurat maupun masa pemulihan. Akibat banjir yang terjadi, sejumlah akses dan area permukiman warga mengalami kerusakan dan dipenuhi lumpur serta material banjir yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Melalui kegiatan pembersihan ini, BAZNAS Provinsi Riau berupaya membantu masyarakat mempercepat proses pemulihan lingkungan serta mengurangi risiko kesehatan yang dapat muncul akibat kondisi lingkungan yang kotor pascabencana. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, tim BAZNAS Provinsi Riau turun langsung ke lapangan untuk melakukan pembersihan rumah warga, saluran air, serta fasilitas umum yang terdampak. Keterlibatan masyarakat setempat dalam proses ini menjadikan kegiatan tersebut tidak hanya sebagai upaya pemulihan fisik, tetapi juga sebagai bentuk penguatan sosial dan dukungan moral bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit. BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan bahwa tahapan pemulihan pascabencana merupakan bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitasnya secara normal. Melalui kegiatan tersebut, BAZNAS berharap lingkungan yang lebih bersih, aman, dan nyaman dapat tercipta sehingga risiko gangguan kesehatan pascabencana dapat diminimalisir. BAZNAS juga mengharapkan setiap langkah pemulihan yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Aceh Tamiang. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi amal kebaikan serta membawa harapan baru bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.
BERITA12/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Salurkan 9 Ton Beras untuk Korban Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
BAZNAS Riau Salurkan 9 Ton Beras untuk Korban Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
BAZNAS Provinsi Riau kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana alam dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah daerah di Sumatera. Pada Jumat (9/1/2026), BAZNAS Riau menyalurkan total 9 ton beras untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., menyampaikan bahwa pada hari tersebut BAZNAS Riau secara resmi melepas tiga tim yang bertugas mengantarkan bantuan langsung ke lokasi terdampak bencana. “Hari ini kita melepas tiga tim untuk menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Masriadi. Ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan terdiri dari masing-masing 3 ton beras untuk Aceh, 3 ton untuk Sumatera Utara, dan 3 ton untuk Sumatera Barat. Selain bantuan pangan, BAZNAS Riau juga menyalurkan mushaf Al-Qur’an guna membantu memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat terdampak. “Seluruh bantuan ini berasal dari masyarakat Provinsi Riau sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tambahnya. Sementara itu, Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Riau, Idris, yang turut serta dalam tim pengantaran bantuan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan ke wilayah-wilayah terdampak bencana. Untuk Aceh, bantuan disalurkan ke Kabupaten Aceh Tamiang; di Sumatera Utara ke Kabupaten Tapanuli Selatan; dan di Sumatera Barat ke Kabupaten Agam. Ia berharap proses pengantaran dan penyaluran bantuan dapat berjalan dengan lancar serta seluruh petugas diberikan keselamatan hingga bantuan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA09/01/2026 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Lakukan Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Pekanbaru
BAZNAS Riau Lakukan Silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Pekanbaru
BAZNAS Provinsi Riau melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru pada Kamis (08/01/2026). Kunjungan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., bersama Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau, Jamaluddin, S.Ag., M.Sy., serta Kepala Bagian Pendistribusian BAZNAS Provinsi Riau. Rombongan BAZNAS Provinsi Riau disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Dr. Silpia Rosalina, S.H., M.H. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan sebagai wujud silaturahmi serta penguatan hubungan antarinstansi. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap dapat terus menjaga hubungan baik serta membangun komunikasi yang positif dengan Kejaksaan Negeri Pekanbaru. Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing lembaga secara profesional, transparan, dan berintegritas.
BERITA08/01/2026 | hu
Bank Pangan BAZNAS Riau Rutin Salurkan Bantuan Pangan ke 499 Penerima Manfaat
Bank Pangan BAZNAS Riau Rutin Salurkan Bantuan Pangan ke 499 Penerima Manfaat
Pekanbaru, 15 November 2025 — BAZNAS Provinsi Riau kembali melaksanakan penyaluran rutin Program Bank Pangan dengan menyalurkan bantuan pangan ke 11 panti asuhan di Kota Pekanbaru dengan total 499 penerima manfaat. Bantuan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk memastikan kebutuhan pangan anak-anak yatim dan dhuafa tetap terpenuhi dengan baik. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Riau, Assoc. Prof. Yahanan, M.Sy, bersama tim pendistribusian. Kehadiran beliau menjadi bentuk nyata komitmen BAZNAS Riau dalam memastikan bantuan sampai tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi penerima. Bantuan yang diberikan terdiri dari kebutuhan pangan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula, mie instan, susu, dan bahan kebutuhan harian lainnya. Program ini dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan mustahik di wilayah Riau. Dalam keterangannya, Assoc. Prof. Yahanan, M.Sy menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Riau. “Kami sangat berterima kasih kepada para muzaki yang terus mendukung program-program BAZNAS Riau. Berkat amanah dan kepercayaan Bapak/Ibu, bantuan pangan ini dapat tersalurkan secara rutin kepada panti asuhan yang membutuhkan. Semoga Allah membalas kebaikan para muzaki dengan pahala dan keberkahan yang berlipat,” ujarnya. Dengan penyaluran ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap Program Bank Pangan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat, sehingga ketahanan pangan masyarakat dhuafa di Provinsi Riau semakin kuat dan merata.
BERITA19/11/2025 | Markom BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Perkuat Sinergi Zakat Bersama SMK Nurul Falah Pekanbaru
BAZNAS Riau Perkuat Sinergi Zakat Bersama SMK Nurul Falah Pekanbaru
Pekanbaru, 14 November 2025 — Tim Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau melakukan kunjungan silaturahmi ke SMK Nurul Falah Pekanbaru sebagai upaya memperluas kemitraan sekaligus membuka ruang kolaborasi di sektor pendidikan. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi BAZNAS untuk berdialog langsung dengan pihak sekolah terkait potensi kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan. Dalam pertemuan tersebut, tim menjelaskan mekanisme pengajuan bantuan mulai dari alur, syarat, hingga ketentuan administrasi yang perlu dipenuhi. Penjelasan ini diberikan agar pihak sekolah dapat memahami proses dengan lebih terstruktur sehingga pengajuan kerja sama maupun bantuan di masa mendatang dapat berjalan optimal. Kunjungan ini disambut oleh Kepala SMK Nurul Falah Pekanbaru, Siti Jubaidah, yang mengapresiasi langkah BAZNAS Provinsi Riau dalam menjalin komunikasi dengan lingkungan pendidikan. Ia berharap kunjungan ini dapat menjadi pintu awal bagi terbentuknya program bermanfaat yang dapat membantu siswa serta masyarakat sekitar. Pada kesempatan tersebut, Ade Kurniawan, selaku Kepala Bagian Pengumpulan, menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan berbagai program kolaborasi dapat terbentuk bersama SMK Nurul Falah Pekanbaru ke depannya, seiring dengan semangat bersama untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada siswa dan lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, tim Pengumpulan berharap hubungan antara BAZNAS Provinsi Riau dan SMK Nurul Falah Pekanbaru dapat terbangun secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi berbagai program untuk umat ke depannya.
BERITA17/11/2025 | Markom BAZNAS Riau
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Riau.

Lihat Daftar Rekening →