WhatsApp Icon
BAZNAS Provinsi Riau Serahkan Bantuan UKT bagi 123 Mahasiswa Universitas Riau

Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui Program Riau Cerdas. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada 123 mahasiswa Universitas Riau (UNRI) untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Universitas Riau dan dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., kepada Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, S.E., M.Si. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Riau, pimpinan Universitas Riau, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Riau, serta para mahasiswa penerima manfaat.

Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan bantuan pendidikan dengan total nilai Rp173.727.500 yang diperuntukkan bagi 123 mahasiswa Universitas Riau. Bantuan ini merupakan hasil penghimpunan dana zakat yang dikelola BAZNAS bersama UPZ Universitas Riau sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu bidang prioritas dalam pendayagunaan dana zakat. Menurutnya, zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang unggul, berilmu, dan berakhlak.

"Melalui bantuan UKT ini, kami berharap para mahasiswa dapat lebih fokus menjalani perkuliahan tanpa terbebani oleh persoalan biaya pendidikan. Semoga bantuan yang berasal dari dana zakat para muzaki ini menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi dan menyelesaikan studi tepat waktu," ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Riau menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Riau atas sinergi yang terus terjalin dalam mendukung akses pendidikan bagi mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan BAZNAS menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata dalam memastikan mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap dapat melanjutkan pendidikannya.

Program bantuan UKT ini diberikan satu kali kepada setiap penerima, sehingga pada setiap periode penyaluran akan menjangkau mahasiswa yang berbeda. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat zakat dan memberikan kesempatan kepada lebih banyak mahasiswa untuk memperoleh bantuan pendidikan.

Melalui Program Riau Cerdas, BAZNAS Provinsi Riau terus berkomitmen menghadirkan program-program yang produktif dan berkelanjutan di bidang pendidikan. Dengan dukungan para muzaki serta sinergi bersama berbagai mitra, BAZNAS berharap manfaat zakat dapat dirasakan semakin luas, sekaligus melahirkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.

 

15/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Wujud Produktivitas Zakat, BAZNAS Riau Hadiri Panen Lele Kelompok Tani Binaan

Indragiri Hulu – BAZNAS Provinsi Riau menghadiri panen perdana budidaya 50.000 ekor ikan lele milik Kelompok Tani Bina Bahari Sejahtera di Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (13/7/2026). Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pemberdayaan ekonomi produktif yang dijalankan BAZNAS melalui bantuan permodalan dan pembinaan kepada para mustahik.

Program budidaya lele tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Riau dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui pengembangan usaha produktif berbasis zakat. Selain memberikan bantuan modal, BAZNAS juga melakukan pendampingan agar usaha yang dijalankan mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi para penerima manfaat.

Ketua Kelompok Tani Bina Bahari Sejahtera, Mulyadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas dukungan yang telah diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi motivasi bagi kelompok tani untuk terus mengembangkan usaha budidaya lele sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok maupun masyarakat sekitar.

Ia berharap program pemberdayaan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan taraf hidupnya.

Kegiatan panen perdana ini turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hulu, Suci Rahmiani Ade, beserta sejumlah unsur pemerintah daerah dan pihak terkait sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi produktif berbasis zakat di Kabupaten Indragiri Hulu.

Momentum panen perdana tersebut menjadi gambaran bahwa dana zakat tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga dikelola secara produktif untuk menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi mustahik. Melalui program ini, para penerima manfaat didorong untuk berkembang menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi.

BAZNAS Provinsi Riau berharap keberhasilan budidaya lele Kelompok Tani Bina Bahari Sejahtera dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya lebih banyak program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat di berbagai daerah. Dengan demikian, zakat dapat semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan mustahik yang mandiri, berdaya, dan pada akhirnya mampu bertransformasi menjadi muzaki.

 

13/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Teguhkan Komitmen Pada Pendidikan dan Transparansi (Launching Program Pendidikan dan Penyerahan Laporan Keungan 2025 Kepada Pemerintah Provinsi Riau)

Pekanbaru – BAZNAS Provinsi Riau secara resmi meluncurkan Program Bantuan Pendidikan Tahun 2026 pada pembukaan kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) yang diselenggarakan BAZNAS RI melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat BAZNAS) bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Riau di Pekanbaru, Selasa (7/7/2026).

Peluncuran program ditandai dengan penyerahan bantuan pendidikan secara simbolis oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, kepada para penerima manfaat. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan Laporan Keuangan BAZNAS Provinsi Riau Tahun 2025 kepada Pemerintah Provinsi Riau sebagai wujud komitmen dalam menerapkan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Program Bantuan Pendidikan Tahun 2026 mencakup tiga skema bantuan dengan total anggaran mencapai Rp10,818 miliar, terdiri atas Beasiswa Tuah Riau (BESTARI) senilai Rp2.048.000.000, Bantuan Pendidikan Luar Negeri sebesar Rp1.600.000.000, serta Bantuan Pendidikan Dalam Negeri senilai Rp7.170.000.000.

Dalam sambutannya, Zulkifli Syukur mengapresiasi pelaksanaan BAZNAS Strategic Development yang dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BAZNAS di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Menurutnya, pengelolaan zakat harus dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Pengelolaan zakat harus dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya ditentukan oleh besarnya penghimpunan dana, tetapi juga oleh kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang baik, data yang akurat, strategi penghimpunan yang tepat, penyaluran yang terukur, serta komunikasi publik yang mampu membangun kepercayaan masyarakat.

Menutup sambutannya, Zulkifli menegaskan bahwa penguatan kelembagaan BAZNAS merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah.

"Penguatan BAZNAS bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan bagian dari upaya membangun Riau yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing," tutupnya.

Melalui peluncuran Program Bantuan Pendidikan Tahun 2026 dan penguatan kapasitas kelembagaan melalui BAZNAS Strategic Development, BAZNAS Provinsi Riau terus mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan sebagai investasi untuk mencetak generasi unggul di masa depan.

 

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Riau Jadi Lokasi Pertama Pelaksanaan BAZNAS Strategic Development

Pekanbaru – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat BAZNAS) bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Riau menggelar BAZNAS Strategic Development (BSD) bagi pimpinan BAZNAS se-Provinsi Riau di Pekanbaru, pada 7–9 Juli 2026. Provinsi Riau menjadi daerah pertama pelaksanaan program yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pimpinan BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Kegiatan dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, serta dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., Pimpinan BAZNAS RI Hj. Saidah Sakwan, MA, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, serta para Ketua dan Wakil Ketua BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan, tata kelola kelembagaan, strategi penghimpunan dan pendistribusian zakat, hingga penguatan komunikasi publik. Materi tersebut disusun untuk mendukung terwujudnya pengelolaan zakat yang profesional, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Zulkifli Syukur mengapresiasi penyelenggaraan BAZNAS Strategic Development yang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan BAZNAS di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Riau.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus dilaksanakan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis data agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan zakat juga ditentukan oleh kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang baik, data yang akurat, strategi penghimpunan yang tepat, penyaluran yang terukur, serta komunikasi publik yang mampu membangun kepercayaan masyarakat.

"Penguatan BAZNAS bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan bagian dari upaya membangun Riau yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menjelaskan bahwa BAZNAS Strategic Development merupakan program yang secara khusus disiapkan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan pimpinan BAZNAS agar mampu menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, berintegritas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Program BAZNAS Strategic Development ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mampu menjalankan peran sebagai amil yang profesional serta berintegritas," katanya.

Lebih lanjut, Zainut menjelaskan bahwa melalui pelatihan ini para pimpinan diharapkan memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai tugas dan fungsi kelembagaan, kerangka hukum pengelolaan zakat, serta mampu menyusun strategi penghimpunan, pendistribusian, dan komunikasi publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pelaksanaan BAZNAS Strategic Development di Riau diharapkan menjadi model penguatan kapasitas kelembagaan yang dapat diterapkan di berbagai daerah lainnya. Dengan peningkatan kompetensi para pimpinan BAZNAS, pengelolaan zakat diharapkan semakin profesional, akuntabel, dan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.

 

07/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Kolaborasi untuk Kemaslahatan Umat, BAZNAS Riau Hadiri Peletakan Batu Pertama Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak

SIAK – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menghadiri kegiatan Launching Bulan Wakaf Nasional yang dirangkaikan dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Kabupaten Siak tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi berbagai pihak untuk menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Siak, Wakil Bupati Siak, jajaran Kementerian Agama Kabupaten Siak, Kapolres Siak, para camat, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), pengurus BAZNAS Kabupaten Siak, serta berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran para pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan program wakaf dan pelayanan sosial yang berkelanjutan.

BAZNAS Provinsi Riau diwakili langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masradi Hasan, Lc., M.Sha. Dalam kesempatan tersebut, beliau turut mengikuti rangkaian kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Singgah Kesehatan yang ditandai dengan pemasangan batu pertama di lokasi pembangunan.

Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak direncanakan menjadi fasilitas pendukung bagi masyarakat, khususnya pasien dan keluarga pasien yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan atau perawatan kesehatan. Kehadiran rumah singgah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Siak, Kementerian Agama, BAZNAS Kabupaten Siak, serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan rumah singgah tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang kuat merupakan kunci keberhasilan dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi umat.

Selain menjadi bagian dari peringatan Bulan Wakaf Nasional, pembangunan Rumah Singgah Kesehatan ini juga merupakan wujud nyata pemanfaatan dana sosial keagamaan yang produktif dan berorientasi pada pelayanan kemanusiaan. Melalui pengelolaan yang amanah dan profesional, wakaf diharapkan mampu menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus mendorong penguatan gerakan wakaf sebagai salah satu pilar pembangunan umat. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, program-program berbasis wakaf diharapkan dapat berkembang lebih luas dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui momentum Launching Bulan Wakaf Nasional dan peletakan batu pertama Rumah Singgah Kesehatan BAZNAS Kabupaten Siak, diharapkan sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat dalam menghadirkan pelayanan sosial yang semakin berkualitas serta mewujudkan kemaslahatan yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Siak dan Provinsi Riau.

 

24/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau

Berita Terbaru

BAZNAS SALURKAN BANTUAN SANITASI UNTUK SANTRI PONDOK PESANTREN DI PEKANBARU TOTAL RP 500 JUTA
BAZNAS SALURKAN BANTUAN SANITASI UNTUK SANTRI PONDOK PESANTREN DI PEKANBARU TOTAL RP 500 JUTA
PEKANBARU- Jumat, 2 Desember 2022 wakil ketua satu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau Dr. Yahanan, M.Sy didampingi staf pendistribusian Musliadi, S.Ag menyalurkan bantuan sanitasi untuk para santri pondok pesantren Khairul Ummah & Baitul Quran Pekanbaru. Program ini merupakan program penyaluran zakat sempena peringatan hari santri nasional tahun 2022. Pemberian bantuan ini didasari adanya kasus santri yang menderita penyakit kulit akibat sanitasi pondok pesantren mereka yang belum layak dan juga banyak fasilitas MCK belum memadai untuk aktifitas mandi dan bersuci para santri. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Akram Mumtaz'Ilmi seorang santri pesantren Khairul Ummah "Selama ini kami untuk mandi saja terkadang harus antri bahkan untuk solat berjamaah kadang terlambat karna harus antri dalam berwudu" katanya. Dalam sambutanya di pesantren Baitul Quran Dr. Yahanan memotivasi para santri untuk terus giat menimba ilmu dan berharap kelak digenerasi mendatang akan muncul ulama-ulama hebat dari Riau. "Cukuplah saya waktu di pesantren dulu yang merasakan banyak santri yang kena kudis akibat air mandi nya tidak bersih, semoga dengan bantuan ini dapat memberikan rasa nyaman untuk para santri belajar di pesantren" katanya.Program bantuan pembangunan sanitasi ini direncanakan untuk 10 pesantren yang ada di Pekanbaru dan sekitarnya, masing-masing pesantren akan menerima bantuan sebesar 50 juta rupiah dengan total penyaluran Rp 500 juta rupiah. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan Musliadi selaku staf pendistribusian zakat BAZNAS Provinsi Riau. "Insyallah bantuan ini direncanakan untuk 10 pesantren, diantaranya pesantren Darul quran, Baitul Quran, Khairul Ummah 2, Al-Baidha', pondok pesantren Tahfidz Al-Quds, Darul Khair, Rutaf Al-Quran Ihdina, Arrumani Boarding School, pesantren Ulil Albab Al-Ja'afariyah dan Pesantren Uswatun Hasanah" katanya. (dfz)
BERITA07/12/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS RIAU SALURKAN ZAKAT KEPADA 128 MASYARAKAT SUKU SAKAI & SUKU BONAI
BAZNAS RIAU SALURKAN ZAKAT KEPADA 128 MASYARAKAT SUKU SAKAI & SUKU BONAI
BENGKALIS- Ketua bidang pengumpulan Dr. Yahanan, M.Sy Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mengunjungi masyarakat suku Sakai Pematang Pudu Duri kabupaten bengkalis pada hari Sabtu 3 Desember 2022 dalam program "Ustad Kujung Masyarakat Adat". BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan zakat konsumtif kepada 50 orang masyarakat suku Sakai sebesar 15 juta rupiah."Kami BAZNAS Provinsi Riau memang memiliki program pengentasan kemiskinan melalui pendidikan dan pembinaan keagamaan masyarakat daerah terpencil, masyarakat suku pedalaman, seperti pesantren Al-Hidayah BAZNAS Riau di pulau Mendul Kabupaten Pelalawan dan di pulau Rupat kabupaten Bengkalis" Ujar Dr. Yahanan dalam sambutanya. Kegiatan ini diadakan di balai adat Desa Pematang Pudu, Duri kabupaten Bengkalis ba'da ashar. Dihadiri tokoh masyarakat adat Datuk Seri Taufik Ikram Jamil yang merupakan ketua DPH LAM Provinsi Riau, Datuk Johan tokoh masyarakat suku Sakai , dan Datuk Kamarudin selaku ketua panitia. Tujuan dari kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk silahturahmi kepada masyarakat adat yang ada di Provinsi Riau khususnya masyarakat adat suku Sakai yang ada di Kabupaten Bengkalis ini. Hal ini sesuai yang disampaikan oleh Datuk Kamarudin selaku ketua panitia. Dalam sambutanya Datuk Johan sebagai tokoh masayrakat suku Sakai menyampaikan rasa syukurnya atas kunjungan dari LAM Provinsi Riau dan ucapan terimakasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas kunjunganya. "Kami merasa sangat bersyukur para datuk-datuk mengunjungi kami dan kepada BAZNAS terimakasih telah menyalurkan zakat kepada masyarakat kami yang memang sangat-sangat perlu perhatian" katanya. Ada 16 orang masyarakat Sakai terdiri dari janda dan para lansia yang hadir diserahkan bantuan konsumtif sebesar tiga ratus ribu rupiah. Diserahkan secara langsung, satu persatu oleh wakil ketua satu BAZNAS Provinsi Riau. Setiap masayarakat menyerahkan fotokopi KK dan KTP nya dan menandatangani amprah yang sudah di sediakan, sebagai bentuk tertib administrasi pengelolaan zakat yang tepat guna. Sedangkan 34 lainnya diserahkan secara langsung rumah ke rumah oleh Datuk Johan. ROKAN HULU-Keesokan harinya pada hari Ahad, 4 Desember 2022 rombongan LAMR dan BAZNAS Provinsi Riau menuju Kecamatan Bonai Darussalam Rokan Hulu. Kegiatan berlangsung di Balai Adat masyarakat suku Bonai pukul sepuluh pagi. Rombongan di sambut dengan sambutan adat dikalungkan bunga anyaman dari daun. Terlihat antusias dari banyaknya masyarakat suku Bonai yang hadir di Balai Adat, merekapun mempersiapkan makanan tempatan sebagai hidangan makan siang untuk para rombongan dan tamu yang datang. Dr. Yahanan menyerahkan bantuan komsumtif keapada 78 masyarakat suku Bonai. Dari 50 orang yang di rencanakan 4 orang tidak hadir dan tidak melengkapi berkas sehingga hanya 78 orang yang dapat disalurkan. Dalam sambutannya Datuk Ikram Jamil menyampaikan terimakasih keapada masyarakat suku Bonai atas antusianya dalam acara ini (dfz).
BERITA07/12/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS PROVINSI RIAU MENGGESA PEMKAB BENGKALIS TERAPKAN PAYROLL SYSTEM PEMOTONGAN ZAKAT ASN & KARYAWAN BUMD BENGKALIS Bupati : "Kami mendukung penuh"
BAZNAS PROVINSI RIAU MENGGESA PEMKAB BENGKALIS TERAPKAN PAYROLL SYSTEM PEMOTONGAN ZAKAT ASN & KARYAWAN BUMD BENGKALIS Bupati : "Kami mendukung penuh"
BENGKALIS- Wakil ketua bidang pengumpulan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau Dr. Yahanan, M.Sy hadir dalam acara Rapat Persiapan pelaksanaan Penerapan Payroll Sistem Pemotongan Zakat, Infak dan Sedekah bagi ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, yang diadakan di Wisma Daerah Sri Mahkota Kabupaten Bengkalis. Dihadiri Bupati Kabupaten Bengkalis Ibu Hj. Kasmarni, S.Sos, MMP dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah mendukung penuh inovasi yang dilakukan pimpinan Baznas kab Bengkalis untuk digitalisasi pengumpulan zakat melalui payroll system. "Kami akan terus mendukung inovasi yang diusulkan oleh BAZNAS Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan pengumpulan zakat secara digital dengan payroll system ini" katanya.BAZNAS Provinsi Riau menggesah BAZNAS kabupaten Bengkalis untuk melakukan payroll sistem dalam pengumpulan zakat ASN dan karyawan BUMD pada setiap instansi pemerintah daerah. Hal ini sejalan dengan yang disampikan oleh Dr. Yahanan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepala daerah tidak usah ragu tentang payung hukum atau regulasi yang mengatur payroll sistem sebab ada dalam UU no 23 tahun 2011, PP no 14 tahun 2014, Inpres no 3 tahun 2014 dan secara khusus ada dalam perbaznas no 2 tahun 2016. Bahkan secara syar'i terdapat dalam QS. At-taubah ayat 103. "Golnya payroll sistem ini menjadi torehan sejarah yang berisi pahala bagi kepala daerah" Ujarnya.Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis, H. Ismail, S.Sos dalam sambutannya dengan payroll sistem akan banyak masyarakat miskin di Kabupaten Bengkalis akan terbantu melalui dana Zakat sehingga dapat membantu program bupati kabupaten Bengkalis untuk mewujudkan visi BERMASA (Bermarwah, Maju, dan Sejahtera). (dfz)
BERITA29/11/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS RIAU SOSIALISASIKAN PROGRAM Z-MART KEPADA 25 ORANG MUSTAHIK TERPILIH. KETUA BAZNAS : Bapak Ibu semua adalah mitra kami
BAZNAS RIAU SOSIALISASIKAN PROGRAM Z-MART KEPADA 25 ORANG MUSTAHIK TERPILIH. KETUA BAZNAS : Bapak Ibu semua adalah mitra kami
Pekanbaru- (Selasa, 15/11/2022). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau mengundang 25 orang pemilik warung harian yang akan menerima bantuan program usaha produktif Z-Mart, yakni berupa pendampingan, branding dan bantuan modal usaha sebesar 25 juta. Dalam sambutanya ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc.M.Sha menyampaikan kami hanya sebagai penyalur bertanggung jawab mendistribusikan zakat kepada asnaf-asnaf zakat dengan berbagai macam program-progam yang mampu mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. "Bapak ibu kenapa kami sebut bapak ibu adalah mitra BAZNAS Riau adalah supaya kedepan hubungan kita terus berlanjut kami titipkan amanah ini (zakat) dari para muzakki untuk dapat di manfaatkan sebaik-baiknya agar muzaki-muzakki yang telah berzakat dapat melihat kebermanfaatan zakat yang telah mereka tunaikan" ujar Masriadi Hasan. Sosialisasi berlangsung di Kantor BAZNAS Provinsi Riau turut mendampingi Idris, SE,Sy selaku kepala pelaksana, Enik Afriyanti S.Pi, M.Si Kepala Bagian pendistribusian dan pendayagunaan berserta staf pendistribusian dan staf pendayagunaan. Acara dimulai pada pukul sembilan pagi dihadiri oleh lebih dari 25 orang bapak-bapak dan ibu-ibu ada yang membawa anak-anaknya. Program Z-Mart ini adalah program bantuan usaha produktif yang bertujuan untuk mengembangkan usaha-usaha warung harian yang sudah berjalan namun sulit berkembang dan bersaing dikarenakan keterbatasan modal dan pengetahuan masayarakat "Jadi kami berkomitmen untuk memberikan pembinaan kepada mustahik-mustahik yang terpilih untuk dapat pembinaan dan pendampingan serta tambahan modal agar dapat menunjang kemajuan usahanya" Kata Gio selaku staf pendayagunaan BAZNAS Provinsi Riau "Nantinya bapak ibu akan diberikan 25 juta dari BAZNAS Provinsi Riau dimana 5 jutanya kita akan gunakan untuk branding usaha mulai dari penataan bangunan warung, kemudian plang nama yang natinya akan menggunakan brand Z-Mart sebagai mitra BAZNAS Provinsi Riau. Sisanya 20 juta lagi akan dibelanjakan untuk stock barang-barang jualan, dan kami mohon karena ini dana zakat jadi untuk tidak menjual hal-hal yang tidak baik sesperti minumal alkohol, rokok, dan barang-barang sejenis" Ujar Enik Afriyanti menjelaskan keapada para mustahik. (DFZ)
BERITA15/11/2022 | Defli Zulfandi
JALIN SILATURAHMI BAZNAS RIAU BERSAMA LAM PROVINSI RIAU BERGANDENG TANGAN UNTUK TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SUKU PEDALAMAN
JALIN SILATURAHMI BAZNAS RIAU BERSAMA LAM PROVINSI RIAU BERGANDENG TANGAN UNTUK TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SUKU PEDALAMAN
Pekanbaru- Senin, (7/11/2022) Ketua dan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau bapak H. Masriadi Hasan, Lc, M.Sha, bersama bapak Dr. Yahanan, M.Sy wakil ketua bidang pengumpulan, bapak Jamaluddin, S.Ag.,M.Sy selaku wakil ketua bidang pendistribusian dan pendayagunaan di dampingi Idris, SE. Sy kepala pelaksana dan Enik Afriyanti, S.Pi.,M.Si selaku kepala bagian pendistribusian dan pendayagunaan, menghadiri undangan Lembaga Adat Masyarakat (LAM) Provinsi Riau di kantor kesekretariatan LAM Provinsi Riau.Pertemuan dilaksanakan di ruangan Aula Mini kesekretariatan LAM Provinsi Riau pada pukul sembilan pagi, turut hadir ketua Masyarakat Adat (MKA) Provinsi Riau Datuk Sri H. Marjohan Yusuf, Datus Sri H. Taufik selaku ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAM Provinsi Riau. Dalam agenda ini, Datuk Sri H.Taufik Ikhram Jamil, menyampaikan bahwa masyarakat adat, bahkan di seluruh dunia menurut PBB merupakan kelompok masyarakat yang terpinggirkan akibat korban pembangunan. "Dan kalau kita melihat 80% dari 7% total kemiskinan di Riau ini, adalah masyarakat adat, tentunya kami berharap ada program kerjasama yang dapat kita jalin dari pertemuaan ini untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat adat ini" katanya. Beliau juga menambahkan pertemuan ini terinspirasi dari penyampaian rektor Universitas Muhammadiyah Riau bapak Dr. Syaidul Amin yang merupakan ketua BAZNAS Provinsi Riau periode lalu yang memaparkan kondisi masyarakat adat di dunia yang jauh dari kata sejahtera. Ketua BAZNAS Provinsi Riau menanggapi dengan pemaparan program-program BAZNAS Provinsi Riau yang sudah maupun yang sedang berjalan yang mana bersentuhan langsung dengan masyarakat suku pedalaman. "Di pulau Rupat Utara itu kita telah mendirikan Pondok Pesantren Al-Hidayah BAZNAS dan di Pulau Mendul dan insyallah kita akan mendirikan lagi di Pulau Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti. Kemudian, kita ada program Riau Cerdas yang mana program ini memberikan bantuan biaya pendidikan kepada seluruh anak-anak yang ada di Riau tanpa kecuali. Tahun ini kita sudah mendistribusikan program bantuan beasiswa untuk mahasiswa Timur Tengah senilai 2 miliyar, dan bantuan-bantuan hutang biaya pendidikan, bagi keluarga-keluarga yang kesulitan membayar tunggakan uang sekolah"."Salah satu program BAZNAS juga, kita punya Bidan BAZNAS yang kita tempatkan di Suku Talang Mamak untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat setempat, menginventarisir terkait kebutuhan-kebutuhan masyarakat disana dan memetakan wilayah-wilayah dakwah. Beliau kita gaji melalui dana zakat" ujarnya. Bapak Jamluddin, S.Ag.,M.Sy menambahkan bahwa program pesantren di pulau Rupat dan Mendul merupakan program BAZNAS yang bersentuhan langsung dengan suku pedalaman. "Seperti di pulau Rangsang daerah Sokop itu ada suku Akit maka harapan kami dengan adanya pesantren di daerah-daerah yang tiga T ini dapat menjangkau masyarakat-masyarakat pendalaman" katanya. "Begitu juga jika ada dari LAM Riau mempunya rekomendasi anak-anak yang berasal dari suku pedalaman ajukan ke kami biar kita bantu".Wakil ketua bidang pengumpulan Dr. Yahanan, M.Sy menyampaikan bahwa LAM Provinsi Riau masih merupakan anggota dari BAZNAS Provinsi Riau seusai dengan surat keterangan (SK) pembentukan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) yang masi berlaku hingga tahun 2023, namun dikarenakan beberapa pengurus sudah berganti maka perlu adanya pembaharuaan SK kedepanya untuk mendukung kerjasama program, baik pengumpulan maupun penyaluran zakat nantinya. "Kami mohon izin datuk-datuk sekalian, tolong kami di usulkan kembali nama-nama kepengurusan UPZ LAM yang baru sehingga kita bisa bersinergi. Bahkan harapan kami bukan hanya sinergi di tinggkat provinsi tapi sinergi BAZNAS dan LAM seluruh kabupaten kota" katanya. Beliau juga berharap dengan sinerginya BAZNAS dan LAM, berkat bantuan datuk-datuk yang ada di LAM provinsi Riau ini orang-orang kaya yang ada di Riau dapat berzakat ke BAZNAS provinsi Riau melalui UPZ LAM Riau. (DFZ)
BERITA07/11/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS PROVINSI RIAU PEDULI PENDIDIKAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI ANAK DAN WANITA KORBAN KEKERASAN. KETUA BAZNAS : Tandatangani PKS dengan Dinas P3AP2KB Provinsi Riau
BAZNAS PROVINSI RIAU PEDULI PENDIDIKAN DAN KEMANDIRIAN EKONOMI ANAK DAN WANITA KORBAN KEKERASAN. KETUA BAZNAS : Tandatangani PKS dengan Dinas P3AP2KB Provinsi Riau
Pekanbaru (Selasa 1/11/2022) - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau bapak H. Masriadi Hasan, Lc, M.Sha bersama wakil ketua bidang pendistribusian dan pendayagunaan bapak Jamaluddin, S. Ag., M.Sy mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Provinsi Riau untuk penandatanganan Perjanjian dan Kerjasama (PKS) dan konferensi kasus untuk peningkatan pelayanan UPT perlindungan perempuan dan anak tahun 2022.Ibu Hj. Fariza, SH.,MH selaku Kepala Dinas (Kadis) P3AP2KB mengatakan dalam sambutanya "Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk melindungi dan memenuhi hak perlindungan perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi dan perlindungan khusus. Berdasarkan data unit pelayanan teknis (UPT) PPA provinsi Riau terdapat selama tahun 2022 hingga bulan Oktober terdapat 133 kasus dengan 143 korban yang terdiri 108 korban anak dan 35 korban perempuan. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah, salah satu wujud meningkatkan pelayanan perlindungan anak adalah Peraturan Menteri (Permen) Pemberdayaan Prempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia No.2 Tahun 2022 tentang standar pelayanan perlindungan perempuan dan anak"Sebagai lembaga yang konsen pada kesejahteraan, tentu BAZNAS Provinsi Riau memilki tanggung jawab terhadap perlindungan ekonomi bagi masyarakat secara umum terutama perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen dalam perjanjian kerjasama ini akan memberikan bantuan pendidikan bagi anak korban kekerasan dan bantuan kemandirian ekonomi pada anak dan perempuan korban kekerasaan beserta keluarga yang terdampak. Hal ini tertuang dalam Pasal 2 Ruang Lingkup poin a dan b, pada surat perjanjian kerjasama (PKS) antara BAZNAS Provinsi Riau dengan Dinas P3AP2KB Provinsi RiauSejalan dengan yang disinggung oleh Kadis P3AP2KB dalam sambutanya "kami bersama BAZNAS Provinsi Riau akan bekerjasama dalam program pendampingan para korban kekerasan terhadap perempuan dan anak yang tentunya perlu pendampingan dan perhatian baik secara ekonomi, pendidikan terutama bagi anak yang terdampak dan tentunya kita akan bantu kemandirian secara ekonomi" Ujar ibu Fariza. (DFZ)
BERITA01/11/2022 | Defli Zulfandi
PIMPINAN BAZNAS RIAU SAMBUT SILATURAHMI PIMPINAN BARU BAZNAS BENGKALIS BERSAMA KESRA PEMKAB BENGKALIS :  BAWA LIMA AGENDA
PIMPINAN BAZNAS RIAU SAMBUT SILATURAHMI PIMPINAN BARU BAZNAS BENGKALIS BERSAMA KESRA PEMKAB BENGKALIS : BAWA LIMA AGENDA
Pekanbaru (Jumat, 28/10/2022) - Ketua beserta pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyambut baik kedatangan rombongan pimpinan BAZNAS kabupaten Bengkalis beserta Kesra Pemkab Bengkalis, berkunjung di kantor BAZNAS Provinsi Riau. Tampak hadir Bapak Masriadi Hasan, Lc.,M.Sh selaku ketua BAZNAS Provinsi Riau, Bapak Dr. Yahanan, M.Sy wakil ketua bidang pengumpulan, wakil ketua bidang pendistribusian bapak Jamaludin, S.Ag.,M.Sy, wakil ketua bidang pelaporan dan keuangan turut mendampingi kepala pelaksana BAZNAS Provinsi Riau Bapak Idris,S.Sy bersama jajaran kepala bagian BAZNAS Provinsi Riau. Ismail, S.Sos selaku ketua BAZNAS Bengkalis menyampaikan dalam sambutanya maksud dan tujuan kunjungan dan silaturahmi ini, "Adapun beberapa agenda yang menjadi tujuan dari kedatangan kami ini, yang pertama adalah mengenai payroll system, yang kedua adalah lajutan pondok pesantren BAZNAS di pulau Rupat yang mana Kakanwil Kemenag Bengkalis meminta untuk diperhatikan oleh Pemda oleh MUI dan oleh Kemenag Bengkalis, kemudian yang ketiga tentang persiapan Rapat Kordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS yang insyallah di tahun 2023 Bengkalis telah di tetapkan sebagai tuan rumah dan yang keempat menganai tindak lanjut hasil survei pendayagunaan zakat dan yang terakhir nanti tentang LAZ Ibadurahman" Diskusi dibuka dengan pembahasan mengenai penerapan payroll system zakat ASN, Dr. Yahanan, M.Sy menjelaskan bahwa "Bengkalis sudah jauh lebih baik dari sisi regulasi untuk mendukung penerapan payroll system ini, sebab Kabupaten Bengkalis sudah punya Perda, hanya saja perlu segera di optimalkan". Kemudian Beliau menjelaskan peran pemerintahan daerah sangat efektif dalam meningkatkan pengumpulan zakat "kami pimpinan di BAZNAS hanya teknis pak kabag kesra, kami bersinergi dengan BPKAD, Bank Riau Kepri, dan PT. Taspen" Dr. Yahanan juga menjelaskan mengenai LAZ PHR dan Ibadurahman "kita harus bersinergi dengan Laz-laz yang ada, namun jika ada laz yang belum mendapat kan izin resmi maka perlu di surati agar segera dapat izin resmi dari BAZNAS, jika memang laz sudah lebih dulu menggarab zakat misal di perusahaan seperti laz PHR maka tidak masalah, tapi jika dapat keluar intruksi dari bupati mengenai semua zakat karyawan harus ke BAZNAS maka itu bisa sebagai strategi dalam meningkatkan pengumpulan".Lebih kurang dua jam pertemuan berlangsung dari pukul sembilan emoat puluh menit hingga pukul sebelas siang, pertemuan di tutup setelah rombongan BAZNAS Bengkalis dan Sekda Pemkab Bengkalis berpamitan dan berforo bersama. (DFZ)
BERITA29/10/2022 | Defli Zulfandi
WAKA SATU BAZNAS RIAU LAKUKAN PEMBINAAN BAZNAS ROHUL
WAKA SATU BAZNAS RIAU LAKUKAN PEMBINAAN BAZNAS ROHUL
Rokan Hulu (19/10/2022) - Dr. Yahanan, M, Sy, selaku wakil ketua (Waka) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau melakukan pembinaan ke BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu (ROHUL), terkait sosialisasi payroll system pengumpulan zakat ASN, pembinaan penggunaan Sistem Informasi BAZNAS (SiMBA) dan penyaluran program pendayagunaan.Dalam sambutan pembukaanya Dr. Yahanan, M. Sy, menerangkan pentingnya penggunaan aplikasi SiMBA dalam menjaga kepatuhan administrasi pelaporan keuangan. "Sesuai dengan surat edaran ketua BAZNAS pusat nomor satu tahun 2022 pada point satu isinya di tujukan untuk seluruh BAZNAS seluruh Indonesia baik provinsi maupun kabupaten kota bahkan Lembaga Amil Zakat atau LAZ wajib menggunakan SiMBA, jika sudah wajib maka kita tidak bisa menolak lagi" ujar Dr. Yahanan dalam sambutanya di hadapan pimpinan dan staf BAZNAS ROHUL. "Dan karena ini merupakan kewajiban dari BAZNAS pusat maka kami selaku BAZNAS Provinsi berkewajiban mendampingi, maka dari itulah insyallah hari ini dan besok tim SiMBA kami akan memaparkan mengenai penggunaan SiMBA untuk pelaporan keuangan yang lebih baik" pungkasnya. Pertemuan ini berlangsung di ruangan aula kantor BAZNAS ROHUL, di hadiri langsung oleh Plh. H. Zulkifli selaku waka empat bidang kesekretariatan yang saat ini di tunjuk sebagai pengganti ketua BAZNAS ROHUL sementara, kemudian hadir waka satu bidang pengumpulan Agus Triono, S.Sos. M.Pd, Dr. H. Nofrizal, Lc, MH selaku waka dua bidang pendistribusian, waka tiga bidang perencanaan, pelaporan dan keuangan Dr. H. Armen, ZA dan staf BAZNAS ROHUL. Sosialisasi dimulai pukul sembilan di pandu langsung Tim SiMBa BAZNAS Provinsi Riau dipimpin langsung ada Plt. Kepala Bagian Keuangan dan pelaporan Ardi Rahmadany, ST dan Satuan Audit Internal Ferdiansyah, SE. Dr. Yahanan, M.Sy didampingi Agus Triono, S.Sos. M.Pd bergerak menunju Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) kabupaten ROHUL untuk melakukan sosialisasi teknis payroll system pengumpulan zakat ASN. (DFZ)
BERITA19/10/2022 | Defli Zulfandi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Riau.

Lihat Daftar Rekening →