WhatsApp Icon
Baznas Riau Gelar Program Baznas Beraye 2026, 1.000 Anak Yatim Terima Voucher Belanja Lebaran

Pekanbaru – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menggelar program Baznas Beraye 2026 yang ditujukan untuk membantu anak-anak yatim di Pekanbaru, Minggu (8/3/2026).

Program belanja baju lebaran dan kebutuhan sekolah ini menyasar sebanyak 1.000 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Pekanbaru. Melalui program tersebut, para penerima manfaat diberikan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyebutkan bahwa pihaknya mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk program ini. Setiap anak yatim menerima voucher belanja senilai Rp1 juta yang dapat digunakan untuk membeli pakaian lebaran maupun kebutuhan sekolah di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman.

“Dana sebesar Rp1 miliar kita alokasikan pada program ini, dengan harapan dapat memberi kesan mendalam dan keberkahan bagi anak yatim di Pekanbaru. Kami berharap anak-anak dapat ikut bergembira dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Masriadi Hasan.

Masriadi menjelaskan bahwa dana yang disalurkan dalam program tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Riau serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Ia juga berharap program Baznas Beraye dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat terbantu.

“Kami berharap program ini dapat memicu besaran zakat, infak, dan sedekah di Riau, sehingga semakin banyak anak yatim yang dapat tersantuni. Kita juga mendoakan para muzakki agar selalu diberi keberkahan,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau, memberikan apresiasi terhadap program yang dilaksanakan oleh Baznas Riau tersebut.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak-anak yatim merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Baznas Riau melalui berbagai program sosial dinilai sangat membantu dalam meringankan tugas pemerintah dalam memperhatikan masyarakat yang membutuhkan.

“Kami sangat mengapresiasi program yang dijalankan Baznas Riau. Karena menyantuni anak-anak kurang beruntung merupakan tanggung jawab pemerintah dan tugas tersebut telah diringankan oleh Baznas Riau,” ujar Zulkifli.

Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para anak yatim dan keluarga mereka, serta menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Semoga ini bermanfaat bagi anak yatim dan keluarganya. Mudah-mudahan anak-anak kita bergembira, dan kita terjauhkan dari orang yang mendustakan agama,” tutupnya.

 

08/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
Baznas Riau Salurkan Bantuan Rp4,25 Miliar Melalui Program “Baznas Beraye 2026”

Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau menyalurkan bantuan sosial senilai Rp4,25 miliar kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dalam kegiatan “Baznas Beraye 2026” yang digelar di Sukaramai Trade Center, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Ahad (8/3/2026).

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menjelaskan bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari zakat masyarakat serta zakat para ASN dan PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Total dana sebesar Rp4,25 miliar itu kemudian disalurkan melalui beberapa program yang ditujukan untuk membantu kelompok mustahik selama bulan Ramadan.

Salah satu program yang dijalankan adalah bantuan belanja baju raya bagi 1.000 anak yatim di Kota Pekanbaru dengan total anggaran Rp1 miliar. Melalui program ini, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp1 juta agar dapat merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idulfitri.

Selain itu, Baznas Riau juga menyalurkan bantuan konsumtif Ramadan dhuafa sebesar Rp2 miliar kepada 2.000 pekerja paruh waktu, tenaga kebersihan, petugas keamanan, serta tenaga lepas yang bekerja di berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

Dalam program lainnya, Baznas Riau turut menyiapkan program “Ramadan Berkah” berupa paket sembako bagi keluarga kurang mampu. Sebanyak 250 keluarga menerima paket bantuan senilai Rp500 ribu per paket dengan total anggaran Rp1,25 miliar. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi langkah Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap program-program sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengajak anak-anak yatim yang hadir untuk mendoakan kesehatan serta kelancaran tugas Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam memimpin daerah. Ia juga berharap jajaran Baznas dapat terus menjalankan amanah dalam mengelola zakat umat sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat.

“Semoga anak-anak kita bergembira dan program ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya menutup kegiatan.

 

08/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Laksanakan Keteladanan Pimpinan Berzakat 2026 di UNILAK

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali melaksanakan program Keteladanan Pimpinan Berzakat Tahun 2026 yang bertempat di Masjid Kampus Universitas Lancang Kuning (UNILAK), Senin (02/03/2026).

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNILAK, Junaidi, M.Hum., beserta jajaran pimpinan universitas. Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNILAK menunaikan zakat maal yang diterima secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan.

 

Dalam sambutannya, Rektor UNILAK menyampaikan bahwa kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dan budaya zakat di lingkungan akademik. Ia menegaskan bahwa zakat merupakan kewajiban personal yang memiliki dimensi sosial dan strategis dalam memperkuat solidaritas serta kepedulian di tengah masyarakat.

 

“Ketika pimpinan memberikan teladan, maka nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi akan tumbuh serta mengakar di tengah sivitas akademika,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen UNILAK dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi dan pembentukan karakter, termasuk dalam membangun kesadaran berzakat.

 

Ia menambahkan bahwa program Keteladanan Pimpinan Berzakat merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam mendorong peningkatan partisipasi zakat melalui contoh nyata dari para pemimpin institusi.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau, Ade Kurniawan, menyampaikan bahwa UNILAK merupakan kampus pertama yang melaksanakan kegiatan Keteladanan Pimpinan Berzakat pada Ramadhan 1447 H/2026 M. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya di UNILAK, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada tahun 2025.

 

BAZNAS Provinsi Riau berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya di Provinsi Riau untuk turut serta membangun ekosistem zakat yang kuat, transparan, dan berkelanjutan.

 

 

02/03/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RI Menegaskan Dana Zakat Tidak Dimanfaatkan untuk Program MBG

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. Rizaludin menjelaskan bahwa penggunaan ZIS memiliki aturan yang jelas dalam syariat Islam dan tidak dapat dialihkan untuk keperluan lain di luar asnaf yang telah ditetapkan. Rizaludin menegaskan bahwa ZIS hanya boleh diberikan kepada delapan golongan penerima (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Seluruh proses penghimpunan dan pendistribusian zakat di BAZNAS harus berada dalam koridor syariah. Program MBG merupakan program pemerintah yang didanai melalui anggaran negara, sedangkan dana ZIS berasal dari amanah masyarakat dan diatur ketat sesuai syariat Islam. Rizaludin menekankan bahwa dana zakat tidak boleh dialihkan untuk program di luar asnaf, termasuk program MBG. Pengelolaan zakat di BAZNAS berpedoman pada prinsip 3A (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) untuk tetap sesuai dengan ajaran agama, taat hukum, dan mendukung kepentingan bangsa. Program pendayagunaan ZIS di BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan bagi kelompok rentan termasuk dalam asnaf. Masyarakat diimbau agar tidak terpengaruh oleh informasi tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Rizaludin menegaskan bahwa seluruh dana zakat disalurkan dengan tepat sasaran bagi fakir miskin dan kelompok rentan di Indonesia. BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan melakukan pelaporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.

27/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kab. Bogor
Tanggapan Baznas RI Terkait Kontroversi Penyaluran Dana Zakat ke MBG untuk 8 Golongan Penerima Manfaat

Semarang - Terdapat kekhawatiran publik terkait dana zakat yang disinyalir dialihkan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan ini. Kontroversi ini muncul setelah munculnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa zakat digunakan untuk membiayai program pemerintah tersebut. Namun demikian, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, telah membantah klaim tersebut dengan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang mengalihkan zakat untuk MBG. Al Asyhar menegaskan bahwa zakat harus diberikan sesuai dengan ketentuan syariat Islam, sebagaimana diatur dalam Q.S. At-Taubah ayat 60.

Klarifikasi terbaru datang dari BAZNAS RI. Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., menegaskan bahwa penggunaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) memiliki panduan yang jelas. Dia menekankan bahwa ZIS tidak boleh dialihkan ke program lain selain delapan asnaf yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.

“Kami pastikan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS tidak digunakan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Semuanya didistribusikan sesuai dengan delapan asnaf yang telah ditentukan,” kata Rizaludin dalam pernyataan tertulis di Jakarta.

Rizaludin kembali menjelaskan bahwa delapan asnaf tersebut meliputi fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Ia menegaskan bahwa kategori ini menjadi pedoman yang harus diikuti dalam pengelolaan zakat di BAZNAS.

Dia juga menjelaskan bahwa program MBG dan pengelolaan zakat memiliki sumber pendanaan yang berbeda. MBG didanai oleh anggaran negara, sedangkan ZIS merupakan amanah masyarakat yang diatur oleh syariat Islam.

“Oleh karena itu, dana zakat tidak bisa dialihkan ke program di luar asnaf, termasuk MBG,” tegasnya.

Pengelolaan zakat di BAZNAS didasari oleh prinsip 3A, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI, sebagai standar untuk mematuhi aturan agama dan hukum.

Rizaludin juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang meragukan. Dia menjamin bahwa dana zakat akan disalurkan dengan tepat kepada fakir miskin dan penerima manfaat lainnya di seluruh Indonesia.

“Kami mengelola zakat dengan transparan dan akuntabel melalui pelaporan dan audit berkala. Laporan lengkap dapat diakses melalui situs resmi BAZNAS, www.baznas.go.id,” tambahnya.

27/02/2026 | Kontributor: Admin Bidang Penghimpunan

Berita Terbaru

GUBRI BERSAMA KETUA BAZNAS RI RESMIKAN KANTOR DAN RUMAH SINGGAH II BAZNAS PROVINSI RIAU
GUBRI BERSAMA KETUA BAZNAS RI RESMIKAN KANTOR DAN RUMAH SINGGAH II BAZNAS PROVINSI RIAU
PEKANBARU-Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA bersama Gubernur Riau Syamsuar meresmikan secara langsung kantor BAZNAS Provinsi Riau, di Jalan Diponegoro Nomor 29 Pekanbaru, Jumat (9/6/2023). Peresmian kantor BAZNAS Riau ini ditandai dengan pengguntingan pita dan disaksikan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Riau, Masriadi Hasan dan tamu undangan lainnya. Noor Achmad menyebut dengan adanya gedung baru ini, diharapkan dapat mendorong kinerja BAZNAS Riau untuk memaksimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah. "Besar harapan kami agar gedung baru ini dapat menjadikan BAZNAS Riau terus bergerak maju, seperti yang selama ini dilakukan. Selain itu, dapat pula membantu program pengentasan kemiskinan di Riau, dengan bersinergi dengan Pemprov Riau," kata Noor. Ia mengungkapkan, berdasarkan kajian dari pusat, potensi zakat se-Provinsi Riau sebesar Rp7 triliun. Tentunya angka ini besar sekali, sehingga menurutnya untuk mengejar target BAZNAS sebesar Rp50 miliar masih sangat memungkinkan. "Dengan adanya kantor baru dan fasilitas yang memadai ini diharapkan BAZNAS Riau dapat mengejar target zakat yang sudah ditetapkan. Terima kasih Pak Gubernur sudah memberikan tanah yang cukup luas dan fasilitas yang memadai juga kantor yang cukup representatif, sehingga BAZNAS Riau akan bisa bekerja lebih baik lagi," kata Noor Achmad. Sementara itu, Gubernur Riau, Syamsuar berharap dengan adanya gedung tersebut, BAZNAS Riau bisa lebih baik dalam bekerja, serta membantu program-program Pemerintah Provinsi Riau. "Kami juga mengharapkan dukungan dari BAZNAS Riau dan Kabupaten/Kota agar kemiskinan masyarakat esktrem ini berkurang dan mengatasi permasalahan stunting. Selamat kepada BAZNAS Provinsi Riau, semoga dapat menambah semangat guna meningkatkan kinerja di masa yang akan datang," ucapnya. "Hari ini kita memberikan fasilitas kantor untuk BAZNAS Provinsi Riau sekaligus juga rumah singgah, di mana rumah singgah ini digunakan untuk kaum dhuafa dari daerah-daerah yang tidak punya keluarga di Pekanbaru," katanya. Pada peresmian kantor dan rumah singgah tersebut juga dilaksanakan pembukaan tirai dan peninjauan rumah singgah, serta peluncuran mobil ambulans dan armada BAZNAS Tanggap Bencana. Melalui peresmian kantor dan rumah singgah BAZNAS Provinsi Riau ini, diharapkan dapat membantu masyarakat yang kurang mampu dari luar daerah dan sekitar, baik dalam mempersiapkan rumah atau tempat tinggal sekaligus membantu transportasi untuk berobat ke Rumah Sakit Arifin Achmad Provinsi Riau dengan ambulans yang disediakan oleh BAZNAS Riau. "Sudah ada ambulans yang sudah disiapkan oleh BAZNAS Riau sekaligus fasilitas untuk masyarakat kita berobat," ujar Syamsuar. Pada peresmian kantor ini juga diberikan bantuan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa (PEMD) sebanyak Rp750 juta kepada 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau dengan total Rp9 miliar. (sumber: BAZNAS RI)
BERITA09/06/2023 | Defli Zulfandi
GUBERNUR RIAU HADIRI PELATAKAN BATU PERTAMA PESANTREN AL HIDAYAH BAZNAS RIAU III DESA TENGGAYUN RAYA KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
GUBERNUR RIAU HADIRI PELATAKAN BATU PERTAMA PESANTREN AL HIDAYAH BAZNAS RIAU III DESA TENGGAYUN RAYA KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI
TENGGAYUN RAYA- Pada hari Jum'at 14 April 2023 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau secara simbolis pelatakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Pesantren Al Hidayah BAZNAS Riau yang ke tiga di Desa Tenggayun Raya Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti yang di hadiri langsung oleh Drs. H. Syamsuar, M.Si gubernur Riau. Kepulauan Meranti menjadi yang ketiga sebagai prioritas pembagunan Pondok Pesantren di daerah terpencil dan daerah perbatasan setelah Pulau Mendul yang berada di Kabupaten Pelalawan, dan Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis. Pondok Pesantren Al-Hidayah Baznas Riau III menjadi harapan besar bersama, dan program ini sudah lama dari program BAZNAS Provinsi Riau sebelumnya untuk mempersiapkan lembaga pendidikan terutama di pulau terluar, terdepan, dan tertinggal. "Kita harapkan ke depan tidak hanya berakhir di tiga pulau ini, tapi pulau-pulau lain juga akan dibangun lembaga pendidikan BAZNAS," kata Gubernur Syamsuar. Bersamaan dengan itu, Ketua Baznas Provinsi Riau, Masriadi Hasan menyampaikan bahwa dalam agama islam, pendidikan adalah instrumen penting untuk menanggulangi persoalan-persoalan sosial dan kemiskinan dalam semua level tingkatan masyarakat. Oleh karena itu di dalam pendistribusian dan penyaluran serta pengelolaan zakat, pendirian pondok pesantren di Pulau terluar ini menjadi salah satu ikon yang sudah digerakkan sejak tahun-tahun sebelumnya. Masriadi Hasan juga menjelaskan bahwa pada tahun lalu tepatnya September 2022 Gubernur Syamsuar menyarankan agar dibangun pondok pesantren yang ketiga di Pulau Rangsang. "Pondok pesantren ini sudah lama digagas oleh Bapak Gubernur yakni September tahun lalu. Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan peletakan batu pertamanya," katanya. Ia berharap pondok pesantren ini dapat memberi sumbangan baik dalam bentuk keilmuan agama, pendidikan yang baik untuk masyarakat Rangsang Pesisir khususnya dan pulau rangsang pada umumnya dengan harapan anak anak mendapatkan pendidikan yang layak.(DFZ) <iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/XHPBljyd4E0" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe>
BERITA16/04/2023 | Defli Zulfandi
88 TENAGA KEBERSIHAN, KEAMANAN DAN 7 ORANG MAHASISWA UNRI DAPAT BANTUAN DARI BAZNAS PROVINSI RIAU
88 TENAGA KEBERSIHAN, KEAMANAN DAN 7 ORANG MAHASISWA UNRI DAPAT BANTUAN DARI BAZNAS PROVINSI RIAU
PEKANBARU- Bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Universitas Riau (UNRI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyalurkan 88 karung beras zakat fitrah ukuran 5 kg, 88 paket sembako dan uang tunai total Rp 44.000.000 kepada 88 tenaga kebersihan dan kemanan di lingkungan UNRI. Penyaluran ini diserahkan langsung oleh Wakil ketua dua Jamaluddin, S.Ag., M.Sy secara simbolis kepada Rektor UNRI Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, S.E, M.Si, yang kemudian diserahkan secara simbolis kepada penerima. Acara berlangsung di Masjid Arfa Unnas UNRI (12/04/2023) Dalam sambutanya ketua UPZ UNRI Dr. Padhil menyampaikan bahwa program penyaluran zakat ini bukan yang pertama kali yang dilakukan di UNRI, "untuk bapak ibu ketahui selain program hari ini BAZNAS Provinsi Riau telah sering menyalurkan program batuan seperti, ada bantuan UKT bagi mahasiwa yang kurang mampu, bantuan penulisan skripsi yang telah terlaksana dan dirasakan manfaatnya bagi civitas akademika di lingkungan UNRI" katanya. Rektor UNRI mengucapkan terimakasih dan merasa prihatin terhadap apa yang baru bisa di lakukan dalam meningkatkan pengumpulan zakat di UNRI yang tidak sebanding dengan apa yang telah diberikan BAZNAS Provinsi Riau terhadap UNRI. "Kami pastinya mengucapkan terimakasih yang tak terhingga sebab jika di lihat dari apa yang bisa kami upayakan pengumpulan zakat masi sangat jauh dari apa yang telah BAZNAS Provinsi Riau berikan" Ujarnya. Sebagai universitas yang telah menjadi UPZ BAZNAS Provinsi Riau UNRI tentu menjadi prioritas dalam program penyaluran zakat bagi BAZNAS Provins Riau hal ini seperti yang disampaikan Jamaluddin, S.Ag.,M.Sy. bahwa "Potensi zakat di UNRI sangat besar jika bisa optimal maka tentu bantuan yang bisa kita berikan jauh lebih besar dari yang kita lakukan saat ini, dan seluruh zakat yang bapak ibu serahkan ke BAZNAS akan kembali dirasaka oleh civitas akademika UNRI juga" Selain itu beliau juga menjelaskan bahwa BAZNAS Provinsi Riau juga memberikan bantuan kepada tujuh orang mahasiswa yang terpilih yang memiliki usaha produktif agar dapat terbantu dalam pengembangan usaha yang sedang dirintis "Kami berharap saat ini mungkin adek-adek dibantu dari dana zakat jika suatu saat nanti berkembang usahanya jangan lupa biasakan diri untuk bersedekah agar lebih banyak orang yang terbantu" katanya. (dfz)
BERITA12/04/2023 | Defli Zulfandi
BAZNAS RIAU TERIMA ZAKAT GUBERNUR, WAKIL GUBERNUR, PEJABAT PEMERINTAH DAN MASYARAKAT RIAU, TOTAL 3OO JUTA
BAZNAS RIAU TERIMA ZAKAT GUBERNUR, WAKIL GUBERNUR, PEJABAT PEMERINTAH DAN MASYARAKAT RIAU, TOTAL 3OO JUTA
PEKANBARU- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau pada hari Senin, 3 April 2023 menerima zakat Gubernur, Wakil Gubernur dan pejabat pemerintah, BUMN dan Rektor Universitas serta masyarakat RIau di Balai Pauh Janggi gedung daerah komplek kediaman gubernur di jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru. Acara di buka langsung oleh Drs. H. Syamsuar, M.Si selaku gubernur provinsi Riau, dalam sambutanya beliau menyampaikan bahwa ini merupakan arahan dari Presiden Republik Indonesia untuk bersinergi denga BAZNAS untuk dapat menyelesaikan kemiskinan ekstream yang ada di daerah. "Karena arahan langsung dari Bapak Presiden melalui zakat ini di harapkan dapat membantu program pemerintah dalam rangka menuntaskan kemiskinan ekstream, sesuai dengan harapan pemerintah pada tahun 2024 nol persen" katanya Ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc.,M.Sha menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah bersama BAZNAS Provinsi Riau selama ini telah memberikan dampak yang luar biasa bagi peningkatan pengumpulan zakat. "Dari awal pengumpulan BAZNAS Riau setahun hanya bekisar 18 milyar dengan adanya surat edaran dari gubernur Riau yang awalnya kita targetkan pengumpulan kita 35 milyar setahun namun berkat ghiroh masyarakat Riau dalam berzakat BAZNAS Riau dapat menghimpun zakat sebesar 39 milyar sepanjang tahun 2022" BAZNAS Provinsi Riau menyediakan 9 konter pembayaran zakat untuk memberikan layanan pembayaran zakat dalam acara ini.Sistem pembayaran selain menerima pembayaran tunai BAZNAS Provinsi Riau juga mengandeng Bank Riau Kepri Syariah dalam kegiatan ini, sebagai penyedia layanan pembayaran non-tunai, dengan menggunakan sistem pembayaran QRIS. Setidaknya ada 29 orang yang berzakat secara langsung. Pengumpulan sementara sebesar Rp 305.203.000, menurut keterangan Kepala Bagian Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau saudara Ade Kurniawan, SE, bahwa pengumpulan tahun ini lenih tinggi jika di bandingkan dengan tahun lalu yang hanya sebesar Rp 106 juta saja. (dfz)
BERITA03/04/2023 | Defli Zulfandi
ADAKAN LAYANAN REFLEKSI GRATIS BAGI JAMAAH TARAWIH BAZNAS PROVINSI RIAU BERDAYAKAN TUKANG PIJIT DIFABEL
ADAKAN LAYANAN REFLEKSI GRATIS BAGI JAMAAH TARAWIH BAZNAS PROVINSI RIAU BERDAYAKAN TUKANG PIJIT DIFABEL
PEKANBARU- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyediakan layanan Refleksi gratis yang melibatkan 5 tunanetra dan relawan bagi para jamaah tarawih di masjid agung annur dan Masjid Al Falah Darul Muthtaqin, Rabu (29/03/2023). Program ini di jadwalkan setiap hari Rabu, sabtu dan Ahad setelah sholat tarawih. Program Refleksi Gratis untuk Jamaah tarawih ini di maksudkan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Provinsi Riau terhadap kesehatan para jamaah dan juga untuk meberdayakan para tukang pijit dari teman-teman difabel. "Selain sebagai wadah syiar BAZNAS dengan memberikan layanan gratis untuk para jamaah, program ini juga sebagai bentuk perhatiaan BAZNAS Provinsi RIau terhadap kesejahteraan para tukang pijit penyitas disabilitas" Ujar Giovani jefri yang merupakan penyelenggara program. Program ini diharapkan dapat membantu para jamaah untuk tetap sehat dan bugar selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan dan Menarik minat jamaah. Program Refleksi gratis untuk Jamaah Terawih ini mendapatkan sambutan positif dari para jamaah. Mereka merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan yang disediakan oleh BAZNAS Provinsi Riau. Mereka juga mengapresiasi program tersebut karena dapat membantu mereka untuk tetap sehat selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Diharapkan dengan adanya program Refleksi gratis untuk Jamaah Terawih ini, para jamaah akan semakin mudah untuk mendapatkan layanan kesehatan yang diperlukan selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk melakukan hal yang sama dan memberikan kepedulian terhadap kesehatan para jamaah.
BERITA30/03/2023 | Defli Zulfandi
84 MAHASISWA UNRI TERIMA BANTUAN UKT DARI BAZNAS PROVINSI RIAU TOTAL RP 111 JUTA
84 MAHASISWA UNRI TERIMA BANTUAN UKT DARI BAZNAS PROVINSI RIAU TOTAL RP 111 JUTA
PEKANBARU- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyalurkan bantuan uang kuliah tunggal (UKT) kepada mahasiswa Universitas Riau (UNRI) pada Senin pagi 6 Maret 2023. Bantuan UKT ini merupakan program penyaluran zakat dalam bindang pendidikan yang diperuntukan bagi mahasiswa-mahasiswa yang kurang mampu melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UNRI. "Setidaknya ada tiga ratusan mahasiswa yang mendaftar yang kita seleksi sehingga dapat lah 84 mahasiswa yang lulus yang akan dibagikan pada hari ini" keterangan Dr. Fadhil yang merupakan ketua UPZ UNRI Penyerahan bantuan UKT ini diserahkan secara simbolis oleh Wakil ketua bidang tiga BAZNAS Provinsi Riau Mester H. Hamzah, S.Ag kepada rektor UNRI Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, SE.,M.Si yang turut hadir. Pada sambutanya beliau menyampaikan bahwa ada harapan besar dari BAZNAS bahwa kelak UNRI akan menjadi kampus percontohan yang mengoptimalkan pengumpulan zakat di lingkungan universitas. "Alhamdulillah hari ini kita dari BAZNAS menyalurkan bantuan dari dana zakat sebesar Rp 111.700.000 untuk 84 mahasiswa, meskipun ada tiga ratus yang mendaftar hanya 84 mahasiswa yang dapat kita bantu karena keterbatasan dana, tapi insyallah dengan bantuan buk Rektor jika nanti optimalisasi pengumpulan zakat menggunakan payroll sytem atau potong langsung bagi dosen dan karyawan dapat diterapkan, tentu akan lebih banyak lagi mahasiswa yang dapat kita bantu" katanya. Dr. Fadhil juga menambahkan bahwa bantuan dari BAZNAS Provinsi Riau ini sudah masuk ketiga kalinya, "kemaren bu rektor BAZNAS belum lama ini juga sudah memberikan bantuan UKT juga kepada mahasiswa kita dan pada bulan desember yang lalu juga menyalurkan bantuan skripsi kepada 188 mahasiswa dan alhamdulillah hanya berselang dua bulan sudah menyalurkan lagi bantuan UKT untuk 84 mahasiswa kita, jadi sangat luar biasa suport dari BAZNAS Provinsi Riau untuk UNRI meskipun pengumpulan kita masih sangat jauh dari apa yang sudah di salurkan BAZNAS" Menanggapi hal tersebut dalam sambutanya Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, SE.,M.Si menyambut baik dan mendukung untuk pengurus UPZ UNRI untuk dapat terus berinovasi dalam meningkatkan pengumpulan zakat di UNRI "Tentu menjadi inspirasi baru yang disampaikan oleh Pak Mester tadi bagi kami untuk meningkatkan pengumpulan zakat di lingkungan civitas akademika UNRI". Beliau juga mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS dan pengurus UPZ UNRI yang telah bekerja untuk membantu mahasiswa-mahasiswa yang kurang mampu, dan berpesan kepada mahasiswa untuk dapat belajar dengan sebaik-baiknya agar dapat selesai tepat waktu. (dfz)
BERITA06/03/2023 | Defli Zulfandi
13 MUSTAHIK MENERIMA BANTUAN HUTANG PENDIDIKAN, TOTAL 37 JUTA DARI BAZNAS PROVINSI RIAU
13 MUSTAHIK MENERIMA BANTUAN HUTANG PENDIDIKAN, TOTAL 37 JUTA DARI BAZNAS PROVINSI RIAU
PEKANBARU- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau pada Rabu tanggal 1 Maret 2023 menyalurkan bantuan hutang pendidikan kepada 13 mustahik. Bantuan hutang pendidikan ini merupakan batuan yang diberikan atas pengajuan permohonan mustahik yang di terima melalui layanan mustahik BAZNAS Provinsi Riau. Setelah melewati verifikasi berkas dan survei faktual yang dilakukan oleh amil BAZNAS, berkas permohonan baru bisa di cairkan jika hasil survei dinyatakan layak untuk dibantu. "Alhamdulillah hari ini ada tiga belas mustahik yang kita hubungi untuk datang ke kantor" Ujar Naser selaku staf pendistribusian BAZNAS Provinsi Riau. Selain itu menurut keterangannya bahwa bantuan ini terdiri dari bantuan hutang tunggakan 10 orang siswa SMAdan 3 lagi adalah tunggakan uang kuliah. "Total ada Rp 37.370.000 yang kita salurkan hari ini kepada tiga belas penerima manfaat" katanya Penyaluran bantuan ini dilaksanakan di aula kantor BAZNAS Provinsi Riau di jalan Diponegoro, kota pekabaru. Dihadiri langsung oleh wakil ketua bindang pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS Provinsi Ria bapak Jamaluddin, S.Ag,S.Sy didampingi oleh Kepala Pelaksana bapak Idris, SE,.Sy. Dalam sambutanya beliau menyampaikan harapan semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi penerima maupun bagi muzakki yang telah menitipkan zakatnya kepada BAZNAS Provinsi Riau. "Kita doakan mudah-mudahan para muzakki dilimpahkan keberkahan dari Allah, Amiim" katanya Ibu Sri salah satu penerima bantuan ini sambil terharu menyampaikan terimakasih kepada BAZNAS Provinsi Riau, beliau yang baru saja ditinggal wafat suaminya harus memutar otak untuk dapat membiayai anak laki-lakinya Yazid yang saat ini sedang berkuliah di Universitas Riau jurusan Teknik Lingkungan. "Saya tak menyangka pak alhamdulillah bisa dibantu sebesar itu dari BAZNAS, saya sudah bingung mau cari kemana lagi untuk melunasi UKT anak saya." ujaarnya dengan mata yang berkaca-kaca.(dfz)
BERITA01/03/2023 | Defli Zulfandi
GUNA MENANGGULANGI PEMBIAYAAN BEROBAT MASYARAKAT TIDAK MAMPU ASISTEN I GUBRI RENCANAKAN GUGUS TUGAS BERSAMA BAZNAS PROVINSI RIAU & INSTANSI TERKAIT. KETUA BAZNAS :”Kami siap membersamai”
GUNA MENANGGULANGI PEMBIAYAAN BEROBAT MASYARAKAT TIDAK MAMPU ASISTEN I GUBRI RENCANAKAN GUGUS TUGAS BERSAMA BAZNAS PROVINSI RIAU & INSTANSI TERKAIT. KETUA BAZNAS :”Kami siap membersamai”
PEKANBARU- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc.,M.Sha menghadiri undangan rapat dari Pemerintah Daerah Provinsi Riau yang diselenggarakan oleh Asisten I Gubernur Riau Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Drs. Masrul Kasmy.,M.SI, pada Kamis, 26 Januari 2023 di Kantor Gubernur Provinsi Riau. Selain BAZNAS Provinsi Riau beberapa orgaisasi pemerintah lain turut hadir seperti Dinas Kesehatan (DINKES) Provinsi Riau, Direktur Rumah Sakit Daerah (RSUD) Arifin Achmad drg. Wan Fajriatul Mamnunah, Sp. KG, direktur RSUD Petala Bumi, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Inspektorat, Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Riau, BPKAD (Badan Pengawasan Keuangan dan Aset Daerah) Provinsi Riau, dan perwakilan Dinas Sosial (DINSOS) Provinsi Riau. Dalam rapat disampaikan beberapa persoalan mengenai penanggulangan masyarakat yang tidak memiliki jaminan kesehatan, masyarakat tidak mampu yang selama ini menjadi beban untuk operasional rumah sakit daerah baik di RSUD Arifin Achmad, RSUD Petala Bumi bahkan RSJ Tampan. “ Ditahun 2021 ada 1,6 milyar di tahun 2022 ada 2,3 milyar hutang biaya pengobatan masyarakat yang tidak mampu di RSUD Arifin Achmad” ujar direktur RSUD Arifin Achmad. Beliau juga menyampaikan bahwa selama ini BAZNAS Provinsi Riau lah, yang telah banyak membantu pasien kami melalui dana zakat yang di himpun melalui UPZ (Unit pengumpul zakat) RSUD Arifin Achmad. “Dari zakat kami 1,8 milyar per Oktober, BAZNAS telah membantu kami, insyallah kedepan kami akan meningkatkan pengumpulan zakat jika selama ini baru gaji dan TPP saja kedepan kita usahakan untuk dana pengabdian masyarakat bagi para dokter dan tenaga kesehatan” katanya. Masalah lain juga dihadapi oleh RSJ Tampan terdapat 125 pasien yang sudah dinyatakan sehat namun tidak tau mau di pulangkan kemana, dan akhirnya selama bertahun-tahun makan dan minumnya ditanggung oleh rumah sakit. Menanggapi permasalahan yang disampaikan, Masrul Kasmy menyampaikan perlu adanya gugus tugas yang terdiri dari instansi-instansi terkait termasuk BAZNAS dan BWI sebagai lembaga yang fokus menangani masalah-masalah kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. “Benteng terakhir kita adalah BAZNAS namun kita dinas-dinas terkait OPD-OPD terkait memberikan dukungan administrasi agar bisa cepat dan segera dilengkapi, sukur-sukur sehari selesai agar bisa segera dibantu” katanya menanggapi permasalahan administrasi masayrakat yang tidak lengkap.Ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan menyampaikan bahwa BAZNAS siap mengambil peran dan membersamai rencana pembentukan gugus tugas ini, hanya saja beliau meminta bahwa dinas-dinas terkait juga mengupayakan bantuan yang bisa diberikan. “BAZNAS siap mendampingi semua kita untuk mengatasi kemiskinan. BAZNAS itu pintu terakhir untuk opsi pembiayaan setelah dinas dinas terkait mengupayakan” katanya. Pertemuan di tutup dengan catatan bahwa akan ada rapat lanjutan bersama dengan perwakilan dinas-dinas terkait perwakilan kabupaten dan kota baru akan dirumuskan gugus tugas untuk mengatasi pembiyaan kesahatan bagi masyarakat tidak mampu ini. (dfz)
BERITA26/01/2023 | Defli Zulfandi
43 MAHASISWA UNIVERSITAS ABDURRAB & STAI DINIYAH PEKANBARU DAPAT BANTUAN SKRIPSI BAZNAS PROVINSI RIAU TOTAL 86 JUTA
43 MAHASISWA UNIVERSITAS ABDURRAB & STAI DINIYAH PEKANBARU DAPAT BANTUAN SKRIPSI BAZNAS PROVINSI RIAU TOTAL 86 JUTA
PEKABARU-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali melakukan penyaluran bantuan penulisan skripsi, kali ini giliran Universitas Abdurrab dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Diniyah Pekanbaru. Sebanyak 21 mahasiswa Abdurrab dan 22 mahasiswa STAI Diniyah menerima bantuan penulisan skripsi sebesar dua juta per orang. BAZNAS Provinsi Riau yang diwakili oleh wakil ketua satu BAZNAS Provinsi Riau Dr. Yahanan, M.Sy mengunjungi kampus Universitas Abdurrab dan STAI Diniyah pada hari Rabu, 18 Januari 2023, untuk menyerahkan bantuan skripsi total Rp 86 juta. Isnawatina wakil rektor satu Universitas Abdurrab menyampaikan bahwa Universitas Abdurrab menyambut baik program BAZNAS Provinsi Riau ini. Menurut beliau program ini sangat membantu bagi universitas karena salah satu indikator keberhasilan universitas adalah jumlah mahasiswa yang menyelesaikan perkuliahan dengan tepat waktu. “Jadi jika sebelumnya ada kendala dibiaya untuk selesai tepat waktu, dengan adanya bantuan ini diharapkan adek-adek mahasiswa bisa menyelesaikan masa studinya dengan tepat waktu” katanya. Beliau juga menambahkan bahwa akan mengevaluasi yang mendapatkan bantuan ini apakah dapat menyelesaikan sesuai dengan masa studinya. Hal senada juga disampaikan oleh ketua yayasan STAI Diniyah yang di wakilkan oleh pak Yusri Kepala bidang pendidikan yayasan Diniyah Pekanbaru, bahwa pihak STAI juga akan memonitoring mahasiswa-mahasiswa yang menerima bantuan ini agar dapat segera menyelesaikan perkuliahanya agar dapat cepat mengimplementasikan ilmunya guna menunjang kesejahteraan keluarganya. Dalam sambutanya Dr. Yahanan berpesan bahwa program ini tidak akan ada jika tidak ada orang-orang yang dermawan menyalurkan zakat, infak dan sedekah. “Saya berharap kelak, dari adik-adik yang mendapatkan manfaat dari zakat ini belajarlah untuk berbagi. Sebab belum sampai kita berbuat baik kata Allah kalau belum sanggup kita memberikan sesuatu yang kita cintai“Beliau juga mengajak para mahasiswa untuk berinfak seikhlasnya guna pembangunan rumah sehat BAZNAS Riau yang nantinya akan memberikan fasilitas kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. (dfz)
BERITA18/01/2023 | Defli Zulfandi
BAZNAS PROVINSI RIAU GELAR RDP BERSAMA KOMISI V DPRD PROVINSI RIAU HASILKAN 3 REKOMENDASI
BAZNAS PROVINSI RIAU GELAR RDP BERSAMA KOMISI V DPRD PROVINSI RIAU HASILKAN 3 REKOMENDASI
PEKANBARU- Dr. Yahanan, M.Sy selaku wakil ketua bidang bersama Mester H. Hamzah, S.Ag wakil ketua bidang tiga Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Riau didampingi seluruh kepala bagian BAZNAS Provinsi Riau mengunjungi kantor Komisi V DPRD Provinsi Riau dalam agenda rapat dengar pendapat (RDP) bersama wakil ketua komisi V Dr. Hj. Karmila Sari, S.Kom, MM. beserta anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau, pada hari Kamis, 12 Januari 2023. Dalam pertemuan tersebut Dr. Yahanan menjelaskan program-program penyaluran zakat yang telah dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Riau sepanjang tahun 2022. “Kita sepanjang tahun 2022 bu dewan, telah menyalurkan zakat sebesar 29,9 milyar dengan 15 ribu penerima manfaat baik individu maupun lembaga yang telah kita bantu.Pengumpulan zakat kita masih jauh dari potensi zakat yang ada di Riau yang menurut kajian kita berjumlah 1,8 triliun jika di hitung keseluruhanya potensi zakat Provinsi Riau kurang lebih ada 8 triliun. tentunya dengan potensi yang sebesar ini tidak dapat kami sendiri yang mengupayakan perlu dukungan dari berbagai pihak termasuk dukungan DPRD Provinsi” Dalam tanggapanya Dr. Karmila menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS melalui program-programnya sangat bearti bagi masyarkat untuk terus fokus membantu. “Jadi pak kami menilai bagus ini memang harus terus di suport” ujarnya. Selain tu beberapa anggota komisi V yang hadir bergiliran menanggapi masukan dan evaluasi disampaikan kepada BAZNAS Provinsi Riau. “Sebagai masukan kedepan kiranya program-program ini dapat kita sinergikan dengan dinas-dinas terkait agar semakin banyak masyarakat yang terbantu lagi. Saya yakin potensi zakat di Riau in sangat besar, seperti pengusaha-pengusaha eksportir, pengusaha-pengusaha importir yang saat ini belum kita jangkau oleh BAZNAS, tentu ini perlu kita gali bu Waka untuk membantu BAZNAS agar bisa dapat potensi zakat yang besar itu” ujar Ade Hartati selaku anggota Komisi V. Beliau juga menyinggung pungutan CPO (Crude Palm Oil) yang di kelola oleh Badan Pengelola Kelapa Sawit yang sejatinya tidak terkena pajak. “Riau ini saja untuk pungutan CPO-nya itu setahun 6 Triliyun pak, kita tidak pernah berfikir 6 triliyun itu berapa zakatnya. Hampir setengah APBD Riau diambil dari Riau yang tidak dikembalikan ke kita karena masuk melalui Badan Pengelola Kelapa Sawit tidak terhitung pajak. Nah ini perlu kita kaji buk waka, bisa kita sinergikan dengan BAZNAS potensi kita luar biasa besar” katanya. Beliau menambahkan bahwa BAZNAS perlu membuat kajian mengenai potensi zakat mengenai pengusaha-pengusaha ekportir dan importir di Riau ini yang nantinya disampaikan kepada Komisi V dan Komisi V akan menjadwalkan rapat bersama dengan beberapa lembaga yang memiliki potensi-potensi zakat yang besar. Banyak saran dan masukan lain seperti idependensi penyaluran zakat dan transparansi menjadi masukan yang paling banyak di sampaikan dalam pertemuan tersebut bagi BAZNAS Provinsi Riau. Hasil dari pertemuan ini berupa 3 rekomendasi dari Komisi V DPRD Provinsi Riau kepada BAZNAS yakni sebagai berikut : Komisi V DPRD Provinsi Riau meminta kepada BAZNAS Provinsi Riau melakukan kajian dan pemetaan potensi zakat yang menjadi kewenangan secara menyeluruh di Provinsi Riau Komisi V DPRD Provinsi Riau meminta kepada BAZNAS Provinsi Riau untuk merancang draf Perda tentang zakat di Provinsi Riau Komisi V DPRD Provinsi Riau akan mengadakan rapat bersama dengan beberapa stake holder dalam rangka memaksimalkan potensi zakat, seperti Forum TJSP, Biro Kesra, Dinas Sosial dan instansi terkait lainya. (dfz)
BERITA12/01/2023 | Defli Zulfandi
1000 GURU MDTA SE-PEKANBARU DAPAT BANTUAN DARI BAZNAS PROVINSI RIAU TOTAL RP 1 MILYAR
1000 GURU MDTA SE-PEKANBARU DAPAT BANTUAN DARI BAZNAS PROVINSI RIAU TOTAL RP 1 MILYAR
PEKANBARU- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menyalurkan dana zakat untuk 1000 guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se Pekanbaru. Menurut keterangan dari Enik Afriyanti sekalu kepala bagian pendistribusian dan pendayagunaan BAZNAS Provinsi Riau bahwa, program ini dilakukan untuk meberikan perhatian untuk para guru-guru madrasah yang kebanyakan prasejahtera. "Alhamdulillah hari ini kita menyalurkan bantuan sebesar satu juta rupiah untuk 1000 guru MDTA yang ada di Pekanbaru, kita rencanakan akan disalurkan sebanyak 10 tahap dan hari ini sudah masuk hari ke 3 (Kamis, 29/12/22) penyaluaran dan insyallah direncanakan rampung di hari Jumat jika tidak ada perubahan" tuturnya. Penyaluran dilakukan di kantor utama BAZNAS Provinsi Riau di Jalan Sudirman pada pukul 08.30 WIB s/d pukul 16.00 WIB. Masing-masing penerima bantuan ini di beritahukan melalui pesan whatsapp dan telepon untuk datang disalurkan langsung kepada penerima. Ucapan syukur dengan raut bahagia terpancar dari wajah Ibu Sasnimar saat ditemui, beliau sudah 17 tahun menjadi guru di MDTA Nurul Salam. "Alhamdulillah hari ini saya dapat perhatian dari BAZNAS insyallah bantuan ini akan saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan saya sehari-hari. Terimakasih buat para muzakki yang telah berzakat di BAZNAS Provinsi Riau" kata Ibu Sasnimar. Pernyataan senada juga di sampaikan oleh bapak Irham Syah salah satu guru MDTA yang mendapat bantuan pada hari ini beliau sudah mengajar selama 6 tahun. "Alhamdulillah pak, saya sangat bersyukur di penghujung tahun 2022 ini pertama kali kami mendapat perhatian dari BAZNAS semoga kedepan semakin banyak lembaga-lembaga yang memperhatikan kesejahteraan bagi kami guru madrasah" ujarnya (dfz)
BERITA29/12/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS PROVINSI RIAUSALURKAN 1,4 MILIYAR UNTUK 200 PROGRAM USAHA PRODUKTIF MUSTAHIK
BAZNAS PROVINSI RIAUSALURKAN 1,4 MILIYAR UNTUK 200 PROGRAM USAHA PRODUKTIF MUSTAHIK
PEKANBARU- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau melakukan penyaluran zakat untuk modal usaha UMKM kepada 200 mustahik. Penyaluran ini disalurkan langsung di Kantor BAZNAS provinsi Riau di jalan Sudirman, Pekabaru. Penyaluran zakat ini dilakukan sebanyak 3 tahap, mustahik penerima di minta datang ke kantor untuk melakukan pencairan pada Kamis dan Jumat, 22 dan 23 Desember 2022.Menurut keterangan kepala bagian pendistribusian dan pendayagunaan zakat BAZNAS Provinsi Riau Enik Afriyanti program ini merupakan program yang di rencanakan untuk memberikan tambahan modal bagi para pedagang kecil yang ingin mengembangkan usahanya. "Kami bekerjasama dengan UPZ (unit pengumpul zakat) yang ada di OPD (organisasi pemerintah daerah) mencari mustahik penerima ada sekitar 187 mustahik yang merupakan rekomendasi dari UPZ dan sisanya dari jalur umum. Besaran bantuan tentunya berbeda-beda antara usaha yang satu degan yang lain dikarenakan kami menyeleksi sesuai dengan profil usaha yang diajukan, besaran bantuan 3 juta hingga 5 juta rupiah." katanyaDalam sambutanya wakil ketua tiga bidang pelaporan dan keuangan BAZNAS Provinsi Riau bapak Mester H. Hamzah, S.Ag menyampaikan pesan kepada para penerima bantuan ini dia berharap agar bantuan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha. Beliau juga menjelaskan bahwa semua bantuan ini dapat terealisasi berkat dukungan dan suport luar biasa dari pemerintah provinsi terutama bapak Syamsuar selaku gubernur provinsi Riau."Bantuan yang bapak ibu terima ini 85% nya adalah zakat yang di tunaikan oleh ASN Provinsi Riau jadi perlu bapak ibu ketahui BAZNAS hanya perantara saja. Berkat instruksi pak Gubernur kita Bapak Syamsuar maka mengalirlah dana zakat 2,8 Milyar sebulan ke rekening BAZNAS Provinsi Riau itulah yang kami salurkan kepada yang berhak menerimanya dalam bentuk program-program kesejahteraan. Jadi jangan lupa doakan kami BAZNAS dan terutama pak Gubernur untuk senantiasa di lindungi oleh Allah." UjarnyaIbu Nurani (42 th) salah satu penerima bantuan menyampaikan ucapan dan rasa syukurnya mendapat bantuan ini. "Saya itu pak tukang jual kueh kecil-kecilan dirumah keliling-keliling komplek perumahan dan saya bersyukur sekali dapat bantuan ini yang akan saya pakai untuk menambahkan modal saya membuat kue"katanya. (dfz)
BERITA29/12/2022 | Defli Zulfandi
188 MAHASISWA UNRI DAPAT BANTUAN SKRIPSI DARI BAZNAS PROVINSI RIAU TOTAL 376 JUTA. Bu Rektor : "Kita jadi terharu"
188 MAHASISWA UNRI DAPAT BANTUAN SKRIPSI DARI BAZNAS PROVINSI RIAU TOTAL 376 JUTA. Bu Rektor : "Kita jadi terharu"
PEKANBARU- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau melaksanakan penyaluran zakat untuk program bantuan skripsi kepada 188 mahasiswa kurang mampu Universitas Riau (UNRI) pada Selasa, 27 Desember 2022. Ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc, M.Sha bersama wakil ketua bidang dua Jamaluddin, S.Ag, M.Sy ikut hadir dan dihadiri langsung oleh rektor UNRI Prof. Dr. Hj. Sri Indarti, M.Si dan wakil rektor dua dan wakil rektor empat. Kegiatan berlangsung di gedung rektorat UNRI lantai 2 pada pukul satu siang. Dalam sambutan pembukaanya ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UNRI Dr. Padhil, ST.MT menyampaikan bahwa bantuan dari BAZNAS Riau yang disalurkan hari ini sangat jauh dari total zakat yang dapat UPZ UNRI kumpulkan."Bapak ibu sekalian, bantuan 376 juta ini itu sebenarnya jauh sekali diatas pengumpulan zakat kita di UNRI yang hanya 150 jutaan dan itu sudah di potong 56 jutaan untuk bantuan UKT yang lalu" katanya. Beliau juga menyampaikan harapanya dengan bantuan dari BAZNAS Riau yang luar biasa ini dapat menjadi motivasi bagi instansi kita untuk mendorong dosen-dosen di UNRI untuk dapat menunaikan zakatnya melalui UPZ UNRI. "Saya tidak khawatir dengan pribadi Bu Rektor, karena pertama kali UPZ UNRI berdiri beliaulah dosen pertama yang menunaikan zakat di UPZ dan zakatnya menjadi yang paling banyak diantara para muzakki yang lain bahkan sampai saat ini" tambahnya. Dalam sambutanya Prof. Sri Indarti menyampaikan ucapan terimakasih kepada BAZNAS Provinsi Riau dan berpesan kepada mahasiswa. "Mendengar apa yang disampaikan dari Dr. Padhil tadi, kita menjadi terharu sebab apa yang disalurkan hari ini 376 juta itu jauh sekali dari pengumpulan zakat kita yang hanya 150 jutaan. Tapi saya optimis apa yang telah di lakukan BAZNAS saat ini akan menjadi motivasi bagi kita untuk menyalurkan zakatnya. Dan kepada mahasiswa jadilah penyambung informasi, sampaikan bahwa zakat telah berkontribusi bagi mahasiswa" katanya.Program ini merupakan bagian dari program Riau Cerdas BAZNAS Provinsi Riau yang di peruntukan untuk meningkatkan kesejahteraan ummat melalui jalur pendidikan dan merupakan program yang mendapatkan porsi paling banyak dalam penyaluran dana zakat. Sebagaimana yang disampaikan Ketua BAZNAS Provinsi Riau dalam sambutanya. "Bagi saya tidak ada cara yang efektif untuk mengangkat ksejahteraan masyarakat selain melalui jalur pendidikan. Oleh karena itu program Riau Cerdas di BAZNAS Provinsi Riau merupakan program dengan porsi penyaluran paling besar, sebab dengan memperoleh pendidikan yang baik maka kita akan kritis dengan lingkungan terutama dengan nasib, kesejahteraan dirinya dan keluarga nya. " Ujarnya (dfz)
BERITA28/12/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS RIAU SALURKAN 5 TON BERAS UNTUK KORBAN BANJIR KECAMATAN BATU HAMPAR ROHIL
BAZNAS RIAU SALURKAN 5 TON BERAS UNTUK KORBAN BANJIR KECAMATAN BATU HAMPAR ROHIL
ROKAN HILIR- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc,. M.Sha mengunjungi korban banjir di Kecamatan Batu Hampar tepatnya di desa Bantaian kabupaten Rokan Hilir, Senin 26 Desember 2022. Program Riau Peduli ini merupakan sinergi dari BAZNAS Provinsi Riau bersama Pemerintah Daerah (PEMDA) Provinsi Riau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Dinas Sosial (DINSOS) Provins Riau dan Dinas Kesehatan (DINKES) Provinsi Riau. Banjir yang terjadi beberapa hari yang lalu menyebabkan warga harus mengungsi ke tenda-tenda pengungsian. Berdasarkan informasi ada 1514 jiwa warga yang terdampak dan ada 605 warga yang terpaksa mengungsi karena kondisi rumahnya yang masi terendam. BAZNAS Provinsi Riau dan PEMDA Provinsi Riau bersinergi untuk membantu para korban dengan menyalurkan logistik bahan makanan dan kebutuhan harian untuk para korban. "Alhamdulillah hari ini kami bisa mengunjungi korban banjir, melihat kondisi warga secara langsung di tenda-tenda pengungsian. Berkat dana zakat, kami BAZNAS Riau dapat cepat tanggap untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah" Ujar ketua BAZNAS. Menurut keterangan dari kepala bagian Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau Ade Kurniawan,SE, bantuan untuk korban banjir yang dibawa 1000 karung beras, 1000 pcs minyak goreng kemasan 2 liter, 1 ton gula pasir, kopi bubuk,teh, susu, sarden masing-masing 1000 pcs. Dan barang-barang harian seperti pempers lansia, pembalut wanita, minyak angin dan barang-barang kebutuhan lain. "Bantuan ini kita salurkan langsung kepada pemerintah daerah setempat, kepala desa dan di saksikan oleh sekeretaris kecamatan Batu Hampar" kata Ade dalam keteranganya (dfz)
BERITA27/12/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS RIAU BERGERAK BERSAMA MAHASISWA RIAU KUMPULKAN 43 JUTA DONASI UNTUK KORBAN GEMPA CIANJUR
BAZNAS RIAU BERGERAK BERSAMA MAHASISWA RIAU KUMPULKAN 43 JUTA DONASI UNTUK KORBAN GEMPA CIANJUR
PEKANBARU- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau melalui bagian pengumpulan BAZNAS Riau melakukan aksi galang donasi peduli korban gempa Cianjur bersama mahasiwa-mahasiswa beberapa kampus di Pekanbaru Riau. "Kami mendapat kabar kondisi gempa di Cianjur pada tangga 21 November dan memutuskan bahwa ini bencana yang cukup serius dan harus jadi perhatian bersama. Ujar Ade Kurniawan SE selaku kepala bagian pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau. "Alhamdulillah berkat koordinasi yang baik kami bergerak dengan menggandeng mahasiwa relawan BAZNAS Riau yang turun kejalan untuk menggalang donasi mulai dari tanggal 23 November hingga terakhir itu di tanggal 30 November dan terkumpul total donasi sebesar Rp 43.899.600,- baik melalui donasi offline maupun dari kanal digital BAZNAS Riau" tambahnya. Gerakan tanggap bencana ini menjadi salah satu program besar BAZNAS sebagai lembaga yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan ummat sebagai bentuk eksistensi BAZNAS disaat bencana, dimana bencana menjadikan hampir semua korban jatuh miskin. Donasi ini akan di salurkan melalui layanan BAZNAS RI yang telah turun membantu korban dan akan di salurkan dalam bentuk, logistik, dapur umum untuk mensuplay makanan untuk para korban bencana dan bantuan fasilitas kesehatan dan penyelamatan korban. "Kita ada dua tahap penyaluran donasi 25 juta sudah kami salurkan sebelum ini bersama pemprov Riau pada tanggal 29 November lalu dan insyallah sisanya akan kami salurkan bersama BAZNAS se-Provinsi Riau" Ujar AdeAda sembilan kampus yang bekerjasama bersama BAZNAS Provinsi Riau dan berasal dari kampus UNRI, UIN Suska Riau, UMRI, AMIK Mahaputra Riau dan STAI Dinniyah, dan STAI Al-Azhar. (dfz)
BERITA19/12/2022 | Defli Zulfandi
WAKIL KETUA TIGA BAZNAS RIAU SAMPAIKAN MATERI OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT DALAM RAKOR UPZ BAZNAS PELALAWAN
WAKIL KETUA TIGA BAZNAS RIAU SAMPAIKAN MATERI OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT DALAM RAKOR UPZ BAZNAS PELALAWAN
PANGKALAN KERINCI- Mester Hasuhunan Hamzah, S.Ag selaku wakil ketua tiga bidang keuangan dan pelaporan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau menghadiri acara "Harmonisasi Pengelolaan Zakat" Rapar Kordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS desa dan kecamatan se- Kabupaten Pelalawan pada Selasa, 12 Desember 2022. Kegiatan berlangsung di Hotel Fanbinari Pangkalan Kerinci. Kegiatan di mulai pada pukul sepuluh pagi. Dalam sambutanya ketua BAZNAS Pelalawan H. Karmani, S.Pdi menyampaikan ucapan syukur dan terimakasihnya atas seluruh pengurus UPZ kecamatan dan desa BAZNAS pelalawan yang telah mencurahkan tenaganya untuk menghimpun zakat selama ini. "Saya berharap pelaksanaan rapat kordinasi UPZ bisa dilaksanakan sebaik mungkin dan semaksimal mungkin dan bisa diikuti dengan sungguh-sungguh dalam rangka menambah ilmu kita dalam melaksanakan pengelolaan zakat ini" katanya. Beliau juga menambahkan bahwa nanti seluruh permohonan mustahik akan melalui UPZ desa untuk dapat di proses penyaluran bantuan. Kegiatan ini di hadiri oleh sekretaris dinas pembedayaan desa kabupaten Pelalawan selaku perwakilan pemerintah daerah, pimpinan BAZNAS Kabupaten Pelalawan dan anggota UPZ Desa se-kabupaten Pelalawan. Wakil ketua tiga BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan kepada anggota UPZ bahwa pekerjaan sebagai amil zakat ini merupakan tugas mulia "Jika memang tak dapat kita pungut zakatnya karna haul atau nisabnya kita bisa ajak bersedekah dan infak, memang sedikit memaksa tapi kita memaksa mereka masuk surga" ujarnya dengan berapi-api.Kegiatan pembukaan berakhir pada pukul 10.50 WIB kegiatan pemaparan materi dilanjutkan pada pukul 11.10 Wib dengan pemateri wakil ketua tiga BAZNAS Provinsi Riau menyampaikan materi optimalisasi pengelolaan zakat. Dalam sesinya Mester H. Hamzah menyampaikan 4 kiat dalam optimalisasi pengelolaan zakat. "Ada 4 kiat optimalisasi yang pertama optimis, sinergitas, kolaborasi, dan kerja tim" katanya saat menutup sesinya. (dfz)
BERITA14/12/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS RIAU TEBAR BENIH UDANG VANAME PROGRAM ZAKAT PRODUKTIF MUSTAHIK KOTA DUMAI
BAZNAS RIAU TEBAR BENIH UDANG VANAME PROGRAM ZAKAT PRODUKTIF MUSTAHIK KOTA DUMAI
KOTA DUMAI- Dr. Yahanan, M.Sy selaku wakil ketua satu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau hadir prosesi penebaran perdana bibit udang vaname untuk tambak udang program zakat produktif mustahik desa Selinsing Kecamatan Bedang Kampai Kota Dumai, pada Sabtu, 10 Desember 2022. Program tambak udang ini merupakan sinergitas program zakat produktif antara BAZNAS Provinsi Riau dan BAZNAS Kota Dumai, untuk 45 orang mustahik sebagai penerima manfaat. Turut hadir pimpinan BAZNAS Kota Dumai, perangkat desa setempat termasuk lurah Pelitung. Program ini di danai menggunakan dana zakat dari BAZNAS Provinsi Riau yang mana BAZNAS Kota Dumai menjadi penyelenggara program. Mulai dari pembinaan petani, pendampingan, dan pelaporan dilakukan oleh BAZNAS Kota Dumai. Program ini di harapkan dapat menjadi usaha yang mendorong peningkatan kesejahteraan bagi para mustahik, yang di harapkan akan menjadi muzakki ataupun munfiq. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Dr. Yahanan dalam sambutanya,"Zakat sebagai penggerak ekonomi masyarakat untuk pengentasan kemiskinan. Mustahik yang hari ini di bantu dengan zakat, harapan kami setelah di bina bisa menjadi muzzaki atau paling tidak munfik. Agar zakat yang di kelola bisa bertumbuh. Harapan mustahik yang menerima zakat bisa lebih meningkatkan ibadahnya, berdo'a agar usaha yang di jalani sekarang bisa berkah" Katanya. (dfz)
BERITA10/12/2022 | Defli Zulfandi
PIMPINAN BAZNAS RIAU HADIRI PERESMIAN "KAMPUNG ZAKAT" DI DESA SUNGAI CINA KEPULAUAN MERANTI
PIMPINAN BAZNAS RIAU HADIRI PERESMIAN "KAMPUNG ZAKAT" DI DESA SUNGAI CINA KEPULAUAN MERANTI
KEPULAUAN MERANTI- Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) H. Masriadi Hasan, Lc.,M.Sha selaku ketua BAZNAS Provinsi Riau didampingi Dr. Yahanan, M.Sy selaku wakil ketua satu BAZNAS Provinsi Riau menghadiri Lounching "Kampung Zakat" di Desa Sungai Cina Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti pada Selasa 6 Desember 2022Kampung Zakat merupakan program Kementerian Agama (Kemenag) RI bersama-sama dengan BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk mengatasi permasalahan rakyat yang berhubungan dengan bidang dakwah, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Tarmizi Tohor menyampaikan “Program Kampung Zakat sebenarnya telah dijalankan sejak tahun 2018 - 2022, melibatkan 27 Baznas dan 25 LAZ, dan hari ini di Kepulaun Meranti, genap 19 titik,” jelas Tarmizi.Aspek sinergitas antar lembaga seperti BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat yang dikoordinir oleh Kementerian Agama diharapkan bisa menjadi gerakan baru dalam mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat, infak dan sedekah. "Kami tentunya akan mensuport program-program yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang zakat. Tentunya kami dari BAZNAS Riau menunggu hasil assisment tentang kajian kebutuhan strategis masyarakat untuk program-program kesejahteraan yang di butuhkan nantinya" ujar ketua BAZNAS Provinsi Riau. (dfz)
BERITA08/12/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS SALURKAN BANTUAN SANITASI UNTUK SANTRI PONDOK PESANTREN DI PEKANBARU TOTAL RP 500 JUTA
BAZNAS SALURKAN BANTUAN SANITASI UNTUK SANTRI PONDOK PESANTREN DI PEKANBARU TOTAL RP 500 JUTA
PEKANBARU- Jumat, 2 Desember 2022 wakil ketua satu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau Dr. Yahanan, M.Sy didampingi staf pendistribusian Musliadi, S.Ag menyalurkan bantuan sanitasi untuk para santri pondok pesantren Khairul Ummah & Baitul Quran Pekanbaru. Program ini merupakan program penyaluran zakat sempena peringatan hari santri nasional tahun 2022. Pemberian bantuan ini didasari adanya kasus santri yang menderita penyakit kulit akibat sanitasi pondok pesantren mereka yang belum layak dan juga banyak fasilitas MCK belum memadai untuk aktifitas mandi dan bersuci para santri. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Akram Mumtaz'Ilmi seorang santri pesantren Khairul Ummah "Selama ini kami untuk mandi saja terkadang harus antri bahkan untuk solat berjamaah kadang terlambat karna harus antri dalam berwudu" katanya. Dalam sambutanya di pesantren Baitul Quran Dr. Yahanan memotivasi para santri untuk terus giat menimba ilmu dan berharap kelak digenerasi mendatang akan muncul ulama-ulama hebat dari Riau. "Cukuplah saya waktu di pesantren dulu yang merasakan banyak santri yang kena kudis akibat air mandi nya tidak bersih, semoga dengan bantuan ini dapat memberikan rasa nyaman untuk para santri belajar di pesantren" katanya.Program bantuan pembangunan sanitasi ini direncanakan untuk 10 pesantren yang ada di Pekanbaru dan sekitarnya, masing-masing pesantren akan menerima bantuan sebesar 50 juta rupiah dengan total penyaluran Rp 500 juta rupiah. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan Musliadi selaku staf pendistribusian zakat BAZNAS Provinsi Riau. "Insyallah bantuan ini direncanakan untuk 10 pesantren, diantaranya pesantren Darul quran, Baitul Quran, Khairul Ummah 2, Al-Baidha', pondok pesantren Tahfidz Al-Quds, Darul Khair, Rutaf Al-Quran Ihdina, Arrumani Boarding School, pesantren Ulil Albab Al-Ja'afariyah dan Pesantren Uswatun Hasanah" katanya. (dfz)
BERITA07/12/2022 | Defli Zulfandi
BAZNAS RIAU SALURKAN ZAKAT KEPADA 128 MASYARAKAT SUKU SAKAI & SUKU BONAI
BAZNAS RIAU SALURKAN ZAKAT KEPADA 128 MASYARAKAT SUKU SAKAI & SUKU BONAI
BENGKALIS- Ketua bidang pengumpulan Dr. Yahanan, M.Sy Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau bersama Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mengunjungi masyarakat suku Sakai Pematang Pudu Duri kabupaten bengkalis pada hari Sabtu 3 Desember 2022 dalam program "Ustad Kujung Masyarakat Adat". BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan zakat konsumtif kepada 50 orang masyarakat suku Sakai sebesar 15 juta rupiah."Kami BAZNAS Provinsi Riau memang memiliki program pengentasan kemiskinan melalui pendidikan dan pembinaan keagamaan masyarakat daerah terpencil, masyarakat suku pedalaman, seperti pesantren Al-Hidayah BAZNAS Riau di pulau Mendul Kabupaten Pelalawan dan di pulau Rupat kabupaten Bengkalis" Ujar Dr. Yahanan dalam sambutanya. Kegiatan ini diadakan di balai adat Desa Pematang Pudu, Duri kabupaten Bengkalis ba'da ashar. Dihadiri tokoh masyarakat adat Datuk Seri Taufik Ikram Jamil yang merupakan ketua DPH LAM Provinsi Riau, Datuk Johan tokoh masyarakat suku Sakai , dan Datuk Kamarudin selaku ketua panitia. Tujuan dari kegiatan ini dilaksanakan adalah untuk silahturahmi kepada masyarakat adat yang ada di Provinsi Riau khususnya masyarakat adat suku Sakai yang ada di Kabupaten Bengkalis ini. Hal ini sesuai yang disampaikan oleh Datuk Kamarudin selaku ketua panitia. Dalam sambutanya Datuk Johan sebagai tokoh masayrakat suku Sakai menyampaikan rasa syukurnya atas kunjungan dari LAM Provinsi Riau dan ucapan terimakasih kepada BAZNAS Provinsi Riau atas kunjunganya. "Kami merasa sangat bersyukur para datuk-datuk mengunjungi kami dan kepada BAZNAS terimakasih telah menyalurkan zakat kepada masyarakat kami yang memang sangat-sangat perlu perhatian" katanya. Ada 16 orang masyarakat Sakai terdiri dari janda dan para lansia yang hadir diserahkan bantuan konsumtif sebesar tiga ratus ribu rupiah. Diserahkan secara langsung, satu persatu oleh wakil ketua satu BAZNAS Provinsi Riau. Setiap masayarakat menyerahkan fotokopi KK dan KTP nya dan menandatangani amprah yang sudah di sediakan, sebagai bentuk tertib administrasi pengelolaan zakat yang tepat guna. Sedangkan 34 lainnya diserahkan secara langsung rumah ke rumah oleh Datuk Johan. ROKAN HULU-Keesokan harinya pada hari Ahad, 4 Desember 2022 rombongan LAMR dan BAZNAS Provinsi Riau menuju Kecamatan Bonai Darussalam Rokan Hulu. Kegiatan berlangsung di Balai Adat masyarakat suku Bonai pukul sepuluh pagi. Rombongan di sambut dengan sambutan adat dikalungkan bunga anyaman dari daun. Terlihat antusias dari banyaknya masyarakat suku Bonai yang hadir di Balai Adat, merekapun mempersiapkan makanan tempatan sebagai hidangan makan siang untuk para rombongan dan tamu yang datang. Dr. Yahanan menyerahkan bantuan komsumtif keapada 78 masyarakat suku Bonai. Dari 50 orang yang di rencanakan 4 orang tidak hadir dan tidak melengkapi berkas sehingga hanya 78 orang yang dapat disalurkan. Dalam sambutannya Datuk Ikram Jamil menyampaikan terimakasih keapada masyarakat suku Bonai atas antusianya dalam acara ini (dfz).
BERITA07/12/2022 | Defli Zulfandi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat