WhatsApp Icon
BAZNAS RIAU SERAH TERIMA EMPAT RUMAH LAYAK HUNI YANG NYAMAN UNTUK MUSTAHIK

PEKANBARU — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau meresmikan dan menyerahkan empat unit Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada keluarga mustahik, sebagai bentuk kepedulian dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak, aman, dan nyaman. Empat unit rumah tersebut terdiri dari tiga unit di Kecamatan Tenayan Raya dan satu unit di Kecamatan Rumbai (23/10/26).

Program ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan tempat tinggal layak. Melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS, diharapkan penerima manfaat dapat menempati rumah yang lebih baik sehingga tercipta lingkungan keluarga yang sehat dan mendukung kehidupan yang lebih sejahtera.

Peresmian dan serah terima rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Riau dan BKKBN Provinsi Riau. Sinergi kedua lembaga ini menjadi langkah bersama dalam mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga sekaligus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Riau.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Riau, Idris, S.E., Sy., M.H., yang mewakili BAZNAS Provinsi Riau bersama Tim RLHB BAZNAS Riau, serta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Muhammad Irzal, S.E., M.E.

Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap hunian yang lebih layak dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan penerima manfaat. Rumah yang aman dan nyaman diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan kesehatan keluarga, serta berkontribusi terhadap upaya percepatan penurunan stunting.

Selain itu, kepemilikan hunian yang layak diharapkan menjadi pijakan bagi keluarga mustahik untuk bangkit secara sosial dan ekonomi. Dengan lingkungan tempat tinggal yang lebih baik, keluarga dapat membangun kehidupan yang lebih sehat, harmonis, dan sejahtera.

BAZNAS Provinsi Riau juga berharap para penerima manfaat dapat merawat rumah yang telah diberikan dengan baik dan menjadikannya tempat membangun kebahagiaan bersama keluarga. BAZNAS turut menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk mendukung berbagai program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Riau dan BKKBN Provinsi Riau diharapkan terus berlanjut sehingga semakin banyak keluarga yang membutuhkan dapat memperoleh manfaat. Melalui pengelolaan zakat yang amanah dan sinergi berbagai pihak, BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

23/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RIAU HADIRKAN KEPEDULIAN BAGI ANAK PANTI ASUHAN DI TENGAH BENCANA ASAP

Pekanbaru - Memperingati Hari Pangan Sedunia, BAZNAS Provinsi Riau melalui Tim Bank Pangan menyalurkan bantuan sembako rutin kepada 18 panti asuhan dengan total 731 penerima manfaat di Kota Pekanbaru, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS Riau dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan anak-anak panti asuhan, khususnya di tengah kondisi kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru.

Selain menyalurkan bantuan sembako, Tim Bank Pangan BAZNAS Riau juga membagikan masker kepada anak-anak panti asuhan. Pemberian masker tersebut merupakan upaya untuk mendukung perlindungan kesehatan pernapasan anak-anak di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.

Melalui program Bank Pangan, BAZNAS Provinsi Riau berupaya menghadirkan bantuan pangan secara berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari panti asuhan sekaligus memberikan perhatian terhadap kesehatan anak-anak yang berada dalam pengasuhan.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Provinsi Riau terus berkomitmen menghadirkan program-program kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi penerima manfaat.

Melalui momentum Hari Pangan Sedunia, BAZNAS Riau berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan dan menghadapi berbagai kondisi darurat.

 

17/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RIAU RAIH GRAND BAZNAS AWARDS 2026 SEBAGAI BAZNAS PROVINSI TERBAIK

JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau meraih penghargaan BAZNAS Provinsi Terbaik dalam ajang GRAND BAZNAS Awards 2026 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Republik Indonesia. Penghargaan yang diterima di Jakarta, Kamis (15/10/2026), dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS tersebut menjadi pengakuan atas kinerja dan kontribusi BAZNAS Provinsi Riau dalam memperkuat pengelolaan zakat di tingkat nasional.

Mengusung tema “Konsolidasi Zakat Nasional yang Produktif dan Berdampak”, Rakornas BAZNAS 2026 menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas tata kelola, serta mengoptimalkan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Dr. H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan seluruh amil BAZNAS Provinsi Riau dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh amil BAZNAS Provinsi Riau. Penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Masriadi.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau, BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten/Kota, para muzaki, donatur, mitra, insan pers, akademisi, dunia usaha, serta seluruh pihak yang telah mendukung pengelolaan zakat di Provinsi Riau.

Masriadi menegaskan bahwa BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen menerapkan prinsip 3A, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI sebagai landasan dalam menjaga integritas, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta memperkuat kepercayaan masyarakat.

Ia berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam menghimpun serta menyalurkan zakat secara tepat sasaran.

Melalui pencapaian ini, BAZNAS Provinsi Riau berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat agar pengelolaan zakat semakin optimal serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi mustahik dan masyarakat di Provinsi Riau.

 

16/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
BAZNAS RIAU SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN UNTUK 89 SISWA SMK NEGERI 4 PEKANBARU

Pekanbaru, 1 Oktober 2026 — BAZNAS Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada 89 siswa SMK Negeri 4 Pekanbaru. Bantuan yang disalurkan tersebut memiliki total nilai sebesar Rp69.954.000.

Penyerahan bantuan pendidikan dilaksanakan di SMK Negeri 4 Pekanbaru dan dihadiri oleh Kepala SMKN 4 Pekanbaru, Junaidi, M.Pd., bersama para guru serta orang tua siswa penerima manfaat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memberikan dukungan kepada siswa yang membutuhkan agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dengan baik.

Bantuan pendidikan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan para siswa, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dukungan tersebut juga diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus belajar, meningkatkan prestasi, dan menyelesaikan pendidikan dengan baik.

BAZNAS Provinsi Riau melalui program bantuan pendidikan terus berupaya menghadirkan manfaat zakat secara tepat sasaran, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam mewujudkan generasi yang memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berkembang dan meraih masa depan.

Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Provinsi Riau berharap para penerima manfaat dapat menggunakan bantuan tersebut sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan pendidikan. Bantuan tersebut juga diharapkan menjadi bentuk nyata kepedulian dan kebermanfaatan zakat bagi masyarakat di Provinsi Riau.

Semoga bantuan pendidikan yang disalurkan BAZNAS Provinsi Riau memberikan manfaat, meringankan beban keluarga penerima, serta menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan dan penyaluran zakat.

 

01/10/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau
DALAM RANGKA MILAD KE-6 RUMAH RELAWAN DHUAFA, BAZNAS RIAU HADIRI SUNAT MASSAL

Pelalawan, 27 September 2026 — BAZNAS Provinsi Riau turut hadir dalam kegiatan sunat massal yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Milad ke-6 Rumah Relawan Dhuafa di Kabupaten Pelalawan, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan sunat massal tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Rumah Relawan Dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Kegiatan berlangsung meriah dan diikuti oleh sejumlah anak yang menjadi peserta sunat massal.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Riau diwakili oleh Wakil Ketua II, Jamaluddin, S.Ag., M.Sy. Kehadiran BAZNAS Riau merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.

Selain pelaksanaan sunat massal, kegiatan juga diwarnai dengan berbagai rangkaian acara yang melibatkan para peserta dan masyarakat. Anak-anak peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang dikemas dalam suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan.

BAZNAS Provinsi Riau mengapresiasi pelaksanaan kegiatan sosial yang digagas Rumah Relawan Dhuafa tersebut. Kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak diharapkan dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Pada momentum Milad ke-6 ini, BAZNAS Provinsi Riau turut menyampaikan ucapan selamat kepada Rumah Relawan Dhuafa. Semoga semangat kepedulian, kerelawanan, dan berbagi kepada sesama terus tumbuh serta memberikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata semangat bersama dalam menghadirkan kepedulian dan membantu masyarakat yang membutuhkan, sejalan dengan semangat “Hidup untuk Membantu.”

 

27/09/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Riau

Berita Terbaru

BAZNAS Riau bersinergi dengan Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA)
BAZNAS Riau bersinergi dengan Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA)
Telah berlangsung Penandatanganan MoU antara BAZNAS Provnsi Riau dengan Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) terkait dengan Kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi di Bidang Pendidikan, Bidang Penelitian, dan Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat bertempat di Ruang Transit BAZNAS Provinsi Riau. Selasa, 22 Oktober 2024. Ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha dalam sambutannya "selamat bergabung dengan BAZNAS Provinsi Riau, sinergi ini akan sangat diperlukan untuk menjalankan fungsi kitas sebagai stakeholder". Ini adalah hal yang sangat strategis dan berharap setelah naskah kerjasama ini ditandatangani ada tindak lanjut berupa action yang dilakukan oleh para pihak. Oleh sebab itu kepada pihak yang terlibat dalam merealisasikan kerjasama ini diharapkan benar-benar bisa mengisinya secara kreatif sehingga bermanfaat bagi para pihak. Rektor Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) Dr. Rifa Yanti, mengucapkan terima kasih karena keterbukaan BAZNAS Provinsi Riau dalam menyambut kami sangat luar biasa. Ia mengatakan dari Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA) akan mensupport kerjasama antara kedua belah pihak dengan harapan bisa segera terealisasi kerjasama ini dan bisa memberikan warna baru di Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah (IKTA).
BERITA22/10/2024 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Kembali Salurkan Bantuan Hutang Pendidikan
BAZNAS Provinsi Riau Kembali Salurkan Bantuan Hutang Pendidikan
Alhamdulillah, BAZNAS Provinsi Riau Kembali Melakukan Penyaluran Program Bantuan Pendidikan? Pada Jumat (18/10) BAZNAS Provinsi Riau melakukan penyaluran program bantuan pendidikan berupa bantuan hutang pendidikan yang dipusatkan di SMA Negeri 2 Lubuk Dalam Kabupaten Siak mewakili 13 SMA/SMK Negeri se-Kabupaten Siak. Penyaluran sebesar Rp 55.300.000 ini diberikan kepada 79 penerim manfaat. Dalam kesempatan ini juga bersamaan dengan kegiatan Sosialisasi Gerakan Siak Berinfak dan Bersedekah (SIKAH) oleh BAZNAS Kab. Siak. Turut hadir Waka III BAZNAS Provinsi Riau H. Mester Hasuhunan Hamzah, S.Ag., MH, Waka I BAZNAS Kab. Siak Syukron Wahib, M. Pd, Kepala sekolah SMA N 2 Lubuk Dalam Kabupaten Siak, Tim dari BAZNAS Provinsi Riau dan Tim dari BAZNAS Kab. Siak, serta siswa penerima manfaat. Semoga dengan bantuan ini siswa dan siswi penerima manfaat dapat melanjutkan kegiatan belajar dengan nyaman dan kami ucapkan terimaksasih kepada seluruh muzaki yang bsudah berzakat melalui BAZNAS Provinsi Riau. Berkat zakat Anda, kami mampu menyalurkannya kepada yang membutuhkan.
BERITA18/10/2024 | Markom BAZNAS Riau
230 juta, BAZNAS Provinsi Riau Salurkan Bantuan Program Intervensi Stunting Kepada Ibu Hamil dan Balita Beresiko Stunting di kota Pekanbaru
230 juta, BAZNAS Provinsi Riau Salurkan Bantuan Program Intervensi Stunting Kepada Ibu Hamil dan Balita Beresiko Stunting di kota Pekanbaru
Program ini merupakan kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Riau dengan Tim Percepatanan Penurunan Stunting (TPPS) dan BKKBN Provinsi Riau. Dalam kesempatan ini hadir Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Riau Jamaluddin, S.Ag., M.Sy, membuka acara sekaligus launching penyaluran program. Dimana peyaluran program ini akan berlangsung selama 3 bulan. Jumlah balita beresiko stunting sebanyak 77 penerima manfaat dan jumlah ibu hamil sebanyak 75 penerima manfaat. Dalam kesempatan ini juga diberi materi pembekalan pencegahan stunting oleh Dr. Alti Idah Anugerah. Beliau menjelaskan 6 langkah pencegahan stunting sejak ibu hamil hingga 1000 hari pertama kehidupan dan rekomendasi gizi bagi ibu hamil. Penyaluran untuk ibu hamil berbentuk uang tunai, telur sepapan, sembako dan beras 5kg. Sedangkan penyaluran untuk balita beresiko stunting berbentuk vitamin, sembako, susu formula dan beras 10kg. Turut hadir Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Dra Mardalena Wati Yulia M. Si, Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting Hj. Fariza, SH. MH, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau dan Satgas Stunting Provinsi Riau.
BERITA10/10/2024 | Markom BAZNAS Riau
Menyalurkan Bantuan Hutang Pendidikan, BAZNAS Provinsi Riau Berkontribusi Aktif Dalam Mencerdaskan Anak Bangsa
Menyalurkan Bantuan Hutang Pendidikan, BAZNAS Provinsi Riau Berkontribusi Aktif Dalam Mencerdaskan Anak Bangsa
Pada Rabu (9/10) lalu, BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan program Riau cerdas berupa bantuan hutang pendidikan kepada 26 siswa SMA N 18 Pekanbaru. Bantuan hutang pendidikan ini diterima langsung oleh kepala sekolah SMA N 16 Pekanbaru Ibuk Dr. Wan Rosita lalu dibagikan kepada 26 siswa-siswi sebanyak Rp 700.000 perorang dengan total penyaluran berjumlah Rp 18.200.000. Semoga dengan bantuan ini siswa dan siswi penerima manfaat dapat melanjutkan kegiatan belajar dengan nyaman dan kami ucapkan terimaksasih kepada seluruh muzaki yang bsudah berzakat melalui BAZNAS Provinsi Riau. Berkat zakat Anda, kami mampu menyalurkannya kepada yang membutuhkan. Turut hadir Kabag Pendidtribusian dan Pendayagunaan Muhammad Naser, S.Kom, Staf Riau Cerdas Ari Kurniawan, S.E, Stakeholder SMA N 18 Pekanbaru dan 26 siswa penerima manfaat.
BERITA10/10/2024 | Markom BAZNAS Riau
UPAYA MENINGKATKAN LITERASI ZAKAT DI PROVINSI RIAU, BAZNAS RIAU ADAKAN RAPAT KOORDINASI UPZ 2024
UPAYA MENINGKATKAN LITERASI ZAKAT DI PROVINSI RIAU, BAZNAS RIAU ADAKAN RAPAT KOORDINASI UPZ 2024
Rapat Koordinasi (RAKOR) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Provinsi Riau 2024 ditaja dengan tema “Peran UPZ Dalam Meningkatkan Literasi Zakat Di Provinsi Riau” pada Kamis (03/10/2024) bertujuan memperkuat kerjasama dan harmonisasi pengelolaan zakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong efisiensi dalam pengumpulan dan distribusi dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Provinsi Riau. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI KH. Achmad Sudrajat, LC, MA. Turut hadir seluruh Pimpinan BAZNAS Provinsi Riau, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Provinsi Riau Dr. H. Kasmidin, Lc.MA, Kasi Zakat Kanwil Kemenag Provinsi Riau H. Jon Efendi, LC, MA, Penggurus UPZ BAZNAS Provinsi Riau serta Amil Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Riau. “BAZNAS Provinsi Riau selalu mendapatkan penghargaan ditingkat nasional. Ini salah satu bukti bahwa UPZ turut berperan penting dalam pengelolaan zakat di Provinsi Riau. Bukan hanya pengelolaan zakat, UPZ ini juga menjadi bagian terdepan untuk memberikan literasi kepada Masyarakat.” ujar Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI KH. Achmad Sudrajat, LC, MA. Dalam sambutannya juga, KH. Achmad Sudrajat, LC, MA juga mengatakan bahwa akan diagendakan pertemuan nasional UPZ se-Indonesia di tahun depan agar semua penggerak zakat bersatu bersama dan saling menguatkan di dalam pergerakan zakat. “Alhamdulillah tahun lalu BAZNAS Provinsi Riau berhasil menggumpulkan zakat sebanyak 63 Miliar. Hal ini tentu saja tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan pengurus UPZ yang senantiasa memberikan dukungan penuh kepada pengelolaan zakat di Provinsi Riau salah satunya payroll system ASN. Jika pengumpulan zakat meningkat, maka penerima manfaat di Provinsi Riau akan meningkat.” ujar Ketua BAZNAS Provinsi Riau H. Masriadi Hasan, Lc.M.Sha dalam sambutannya. Acara RAKOR UPZ dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada muzaki perorangan teladan dan muzaki badan yang berkontribusi terbaik selama 2024. Selanjutnya dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh Wakil Ketua I Bidang Penfumpula Dr. Yahanan, M.sy. Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI KH. Achmad Sudrajat, LC, MA sebagai narasumber Meningkatkan Literasi Zakat Di Provinsi Riau dan Sekretaris Komisi Fatwa MUI Provinsi Riau Dr. H. Kasmidin, Lc.MA sebagai narasumber Fatwa MUI No.3 tahun 2003 Tentang Zakat Penghasilan
BERITA04/10/2024 | Markom BAZNAS Riau
Studi Edukasi Manajemen Pengelolaan Zakat Di Riau, Mahasiswa UIN SUSKA Riau kunjungi BAZNAS Provinsi Riau
Studi Edukasi Manajemen Pengelolaan Zakat Di Riau, Mahasiswa UIN SUSKA Riau kunjungi BAZNAS Provinsi Riau
BAZNAS Provinsi Riau menerima kunjungan mahasiswa program studi Manajemen Dakwah UIN SUSKA Riau dalam rangka Studi Edukasi Manajemen Pengelolaan Zakat di Riau. Kegiatan yang berlangsung selama 2 jam ini dilaksanakan di Aula BAZNAS Provinsi Riau di ikuti sebanyak 34 mahasiswa Program studi Manajemen Dakwah. Adapun pemateri dari BAZNAS Riau Wakil Ketua I Bapak Dr. Yahanan. M. Sy Dalam penyampaian nya Dr. Yahanan, M. Sy memulai penjelasan tentang BAZNAS sebagai lembaga yg di bentuk oleh pemerintah berdasarkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2011 Tentang pengelola zakat.Kemudian dijelaskan data Pengumpulan dan Penyaluran zakat di Provinsi Riau.Dalam pengelolaan zakat, infak dan sedekah BAZNAS berperinsip pada 3A, Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI. Dr. Yahanan berharap mahasiswa yg hadir pada studi edukasi ini mengerti tentang manajemen pengelolaan zakat oleh BAZNAS Provinsi Riau dan membantu menyampaikan informasi ini ke masyarakat.
BERITA02/10/2024 | Markom BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Jalin Kerjasama terkait Bank Pangan dalam pengelolaan Gerakan Selamatkan Pangan Provinsi Riau
BAZNAS Provinsi Riau Jalin Kerjasama terkait Bank Pangan dalam pengelolaan Gerakan Selamatkan Pangan Provinsi Riau
Pekanbaru - BAZNAS Provinsi Riau Jalin Kerjasama terkait Bank Pangan dalam pengelolaan Gerakan Selamatkan Pangan Provinsi Riau dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Riau, Asosiasi Jasa Boga Indonesia Provinsi Riau, TPPKK, Dinas Pangan, Tanaman Pangan & Holtikultura Provinsi Riau. Badan Pangan Nasional memiliki program Gerakan Selamatkan Pangan (GSP), program ini akan berkaitan dengan selamat pangan. Selamat pangan ini untuk mengedukasi dan mencegah masyarakat berprilaku konsumsi yang berlebih, sehingga konsumsi yang berlebih akan menjadi sampah, maka dari itu dilakukan pencegahan surplus makanan. Gerakan Selamatkan Pangan (GSP) ini ditangani oleh Dinas Pangan, Tanaman Pangan & Holtikultura Provinsi Riau, BAZNAS Provinsi Riau Kerjasama dengan GSP (Gerakan Selamatkan Pangan) dengan tageline selamatkan pangan. BAZNAS Provinsi Riau berkolaborasi dalam program GSP yang diinisiasi oleh pemerintah, nantinya BAZNAS sebagai eksukutor dalam program ini, salah satunya isu boros pangan dan isu memanfaatkan makanan berlebih atau yang terbuang. Propgram Bank Pangan BAZNAS akan menyalurkan paket logistic makanan pada masyrakat miskin, ekstream dan anak-anak berisiko stunting, pemberdayaan ekonomi dalam menyelamatkan sampah-sampah makanan dengan budidaya maggot, maggot ini bisa mengurai sampah makanan menjadi sumber pakan bagi peternak lele, kambing dan lainnya. Bank Pangan ini adalah program ketahanan pangan untuk pemerataan akses pangan perlidungan sumber pangan dan pencapaian ketahanan pangan. Misinya menciptakan akses pangan yang lebih adil bagi semua orang terutama masyarakat miskin dan memerangi gizi buruk pada masa anak-anak dan membantu meningkatkan produktivitas petani di Provinsi Riau.
BERITA01/10/2024 | Humas BAZNAS Riau
PROGRES SANITASI AIR DI BANGKO KERJASAMA BAZNAS RIAU DENGAN BKKBN Riau dan KOREM 031 WIRABIMA
PROGRES SANITASI AIR DI BANGKO KERJASAMA BAZNAS RIAU DENGAN BKKBN Riau dan KOREM 031 WIRABIMA
Pekanbaru- BAZNAS Provinsi Riau lakukan Penandatanganan Mou dan Talkshow bersama BKKBN riau dan KOREM 031 WIRABIMA di Aula Danrem 031/Wira Bima, Pekanbaru, pada Jumat (27/9/2024). Kepala Perwakilan BKKBN Riau, Mardalena Wati Yulia, menyatakan bahwa hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan Provinsi Riau memiliki angka stunting sebesar 13,6 persen, menjadikannya salah satu dari tiga provinsi dengan angka stunting terendah di Indonesia. "Meski angka tersebut tergolong rendah, kita tetap harus waspada karena masih ada keluarga yang berisiko stunting. Salah satu faktor utama penyebab stunting adalah sanitasi yang tidak layak," jelas Mardalena. Komandan Korem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Sugiyono, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi pembangunan sumur bor di Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, didasarkan pada kebutuhan mendesak masyarakat akan air bersih, kondisi geografis, serta permintaan dari masyarakat dan pemerintah daerah. "Program ini akan terus berlanjut di lokasi-lokasi lain yang juga membutuhkan air bersih. Kolaborasi ini penting karena Korem hanya bertugas melaksanakan pembangunan, sementara pendanaan berasal dari Baznas," terang Brigjen Sugiyono. Ia juga menambahkan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap krisis air bersih yang dialami oleh banyak wilayah terpencil di Indonesia. "Akses yang terbatas terhadap air bersih dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit yang ditularkan melalui air tercemar. Program ini juga bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional," lanjut Sugiyono. Selain itu, ia menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat lokal dalam mengelola sumber daya air, agar mereka dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah mereka. Terkait progres pembangunan sumur bor di Rokan Hilir, Sugiyono menjelaskan bahwa pengeboran sumur sudah mencapai kedalaman 300 meter dan selesai 100 persen. Pembuatan tower bak penampungan air sudah mencapai 25 persen, sementara fasilitas distribusi air masih dalam tahap awal. Ketua Baznas Provinsi Riau, Masriadi Hasan, mengaku sangat tertarik dengan program ini sejak pertama kali mendengar rencana kerja samanya. "Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar air bersih," ujarnya. Masriadi juga berharap kolaborasi ini dapat diperluas ke wilayah-wilayah lain di Riau yang masih membutuhkan akses air bersih. Dengan adanya sinergi antara Korem 031/Wira Bima, BKKBN Riau, dan Baznas Riau, diharapkan masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih dapat segera merasakan manfaat besar dari program ini.
BERITA30/09/2024 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau Dukung Resolusi Hasil Rakornas Tahun 2024
BAZNAS Riau Dukung Resolusi Hasil Rakornas Tahun 2024
BALIKPAPAN – BAZNAS Provinsi Riau dukung Resolusi Hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 yang digelar di Balikpapan pada 25-27 September 2024. Pada Rapat Koordinasi ini menghasilkan 17 resolusi yang disepakati seluruh peserta, sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat serta meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan. Resolusi tersebut dibacakan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional KH Achmad Sudrajat, Lc., MA., MA, di hadapan Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, jajaran pimpinan Baznas lain serta para Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota beserta jajarannya. Adapun 17 resolusi Rakornas BAZNAS 2024 sebagai berikut: 1. Menyepakati target pengumpulan ZIS-DSKL nasional tahun 2025 sebesar Rp 50 triliun terdiri dari pengumpulan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ se-Indonesia (On Balance Sheet) sebesar Rp12.7 Triliun dan pencatatan zakat di masyarakat (Off Balance Sheet) sebesar Rp37.3 Triliun; 2. Menyepakati 3,4 juta Mustahik Zakat Nasional berbasis KK/BNBA (By Name By Address), dengan target Penerima Manfaat Nasional sebanyak 84 juta jiwa, serta target pengentasan Kemiskinan Nasional sebanyak 1,8 juta jiwa pada tahun 2025; 3. Kembali memperkuat peran dan fungsi BAZNAS melalui empat penguatan: 1) Penguatan Kelembagaan, Organisasi, dan Manajemen BAZNAS seluruh Indonesia, 2) Penguatan SDM Pimpinan dan Amil Zakat, 3) Penguatan infrastruktur dan transformasi digital, dan 4) Penguatan jaringan seluruh stakeholder pengelola zakat; 4. Memperkuat status BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural khususnya dalam mendorong Pemerintah untuk melaksanakan regulasi mengenai pembiayaan yang berasal dari APBN/APBD untuk mendukung operasional BAZNAS sebagaimana arahan Menteri Dalam Negeri; 5. Mengoptimalkan realisasi penerimaan zakat dari potensi Rp 327 Triliun melalui perluasan jaringan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dengan membentuk UPZ di seluruh OPD, Kecamatan, dan Desa dengan melaporkan perkembangannya kepada BAZNAS RI dan Kemendagri secara berkala; 6. Mendorong aktivitas interkoneksi Sistem Manajemen Informasi BAZNAS dan Sistem Informasi Pemerintah dalam memudahkan pengelolaan zakat; 7. Memprioritaskan penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, pengentasan kemiskinan BPS dan Transformasi Mustahik menjadi Muzaki yang berkolaborasi dengan data Pemerintah dan terintegrasi dalam SIMBA dalam rangka sukses Asta Cita; 8. Menyepakati 10 program prioritas Nasional yaitu Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Microfinance, Desa/Kampung Zakat, Santripeneur, Beasiswa BAZNAS, Z-Chicken, Z-Mart, Rumah Layak Huni, Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana; 9. Redistribusi penguatan penyaluran dari BAZNAS RI ke BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota melalui integrasi program penyaluran Pusat dan Daerah dengan fokus utama pemerataan penyaluran di seluruh daerah untuk memastikan manfaat zakat tersebar secara adil dan merata di berbagai wilayah; 10. Sinkronisasi perencanaan pelaksanaan program pendistribusian serta pendayagunaan zakat dengan perencanaan pembangunan pemerintah sebagaimana tercantum dalam Asta Cita sebagai upaya strategis untuk memastikan keselarasan program-program zakat dengan prioritas pembangunan nasional; 11. Meningkatkan kualitas tata kelola layanan dan pengelolaan zakat dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) BAZNAS, komitmen laporan teraudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), dan pembentukan SAI (Satuan Audit Internal) untuk memastikan pengelolaan zakat yang lebih profesional, transparan, sistematis, dan sesuai dengan standar yang berlaku; 12. Berkomitmen untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas kelembagaan melalui pengukuran dengan Indeks Zakat Nasional, sebagai upaya mewujudkan tata kelola zakat yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan umat; 13. Berkomitmen untuk menyampaikan pelaporan secara rutin dan transparan melalui Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan meningkatkan kepercayaan publik dalam pengelolaan zakat; 14. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota siap menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis melalui program penguatan mustahik dalam hal penyediaan sumber daya dan bahan pangan yang diperlukan yang didapat dari hasil produksi para pengusaha mustahik seperti program lumbung pangan, balai ternak, dan UMKM binaan BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia; 15. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, serta BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan reputasi lembaga dengan menerapkan prinsip aman syar`i, aman regulasi, dan aman NKRI, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta menegakkan etika dan integritas; 16. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen menjaga netralitas dan profesionalitas menjelang dan di dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2024; 17. BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ mengucapkan terimakasih atas arahan, motivasi, dan dukungan dari Bapak Presiden Joko Widodo yang telah membesarkan Pengelolaan Zakat Nasional serta siap melanjutkan agenda pembangunan Indonesia pada pemerintahan Bapak Prabowo Subianto. RAKORNAS BAZNAS Tahun 2024 diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan peran lembaga zakat dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.
BERITA30/09/2024 | Humas BAZNAS Riau
Mendukung UMKM Riau, BAZNAS Provinsi Riau Adakan Kurasi Produk
Mendukung UMKM Riau, BAZNAS Provinsi Riau Adakan Kurasi Produk
Pekanbaru - BAZNAS Provinsi riau adakan kurasi untuk produk UMKM di Hotel Cititel tanggal 25 September 2024 dengan peserta sebanyak 100 mustahik, yang telah dipilih dari masing-masing daerah yang sudah mengikuti program BIDARI yaitu Pekanbaru, Dumai, Kampar, Siak dan Meranti. Acara ini adalah lanjutan dari program Bina Daya Riau yang bertujuan untuk memfasilitasi izin usaha serta standarisasi produk UMKM binaan BAZNAS Provinsi Riau. Dalam kegiatan ini seluruh peserta di coaching satu persatu untuk kelanjutan tentang kualitas, produksi, legalitas, desain kemasan dan pemasaran. Setelah melakukan coaching masing-masing produk dinilai dan diberikan saran untuk melakukan perbaikan pada produknya. Kepala Bidang Penerangan Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah, Sofyan mendukung program bidari ini “Program ini sangat bermanfaat untuk mustahik, saya mewakili KEMENAG sangat mendukung adanya program BIDARI yang ditaja oleh BAZNAS Provinsi Riau” ucapnya. Pada acara kurasi ini dihadiri oleh Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Riau, Enik Afriyanti dalam sambutannya menyampaikan bahwa “BAZNAS menjadi salah satu alternatif upaya pengentasan kemiskinan san pemerataan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan program pemerintah Provinsi Riau”. Selanjutnya kami mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS RI karena telah mempercayakan dan memfasilitasi UMKM binaan BAZNAS Provinsi Riau dalam kegiatan kurasi ini, tentu kami merasa bangga karena Provinsi Riau sampai saat ini masih menjadi salah satu provinsi yang dipercaya oleh BAZNAS RI untuk melaksanakan program-program kolaborasi BAZNAS RI.
BERITA26/09/2024 | Humas BAZNAS Riau
Launching Kampung Zakat Desa Boncah Mahang, BAZNAS Provinsi Riau salurkan secara simbolis bantuan sebesar 200 jt.
Launching Kampung Zakat Desa Boncah Mahang, BAZNAS Provinsi Riau salurkan secara simbolis bantuan sebesar 200 jt.
Bathin Solapan - Desa Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan - Bengkalis telah resmi menjadi Kampung Zakat setelah diresmikan oleh Bupati Bengkalis Kasmarni ditandai dengan pemotongan pita dan pembukaan tirai papan plang kampung zakat tepat di Halaman Masjid Agung Al-Mukminin, Kamis, 19 September 2024. Dalam kata sambutan Bupati Bengkalis, Kasmarni menyampaikan “Rasanya memang sudah sepantasnya desa ini dijadikan sebagai Kampung Zakat. Karena Desa Boncah Mahang merupakan desa yang memiliki letak yang sangat strategis, serta memiliki masyarakat dengan sifatnya yang heterogen, namun menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi," ujar Bupati Kasmarni. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Bengkalis Ismail megungkapkan bahwa Program Kampung Zakat merupakan upaya untuk memberdayakan masyarakat desa melalui dana zakat yang dikelola secara profesional dan transparan. Kemenag bekerja sama dengan BAZNAS, Lembaga Amil Zakat dan stakeholder terkait telah membentuk Project Management Unit untuk akselerasi pengembangan zakat dan wakaf. Ismail berharap, langkah-langkah tersebut dapat memberi dampak signifikan dalam mengurangi kesenjangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya umat Islam di Indonesia. Program ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk mencapai Indonesia yang lebih makmur dan adil. Untuk mensuport Kampung Zakat Desa Boncah Mahang, BAZNAS Provinsi Riau kolaborasi dengan KEMENAG RI ikut berpartispasi dalam mensukseskan kampung zakat ini dengan memberikan bantuan secara simbolis sebesar 200.000.000, bantuan ini diserahkan ke desa dan akan dikelola oleh desa. Kampung zakat ini diharpkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat yang berada di bawah kemiskinan untuk memperoleh hak dasarnya, baik itu dibidang pendidikan, kesejahteraan, sembako tercukupi, perlindungan sosial, pembinaan mental sekaligus membuka lapangan pekerjaan sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan masyarkat Desa Boncah Mahang.
BERITA24/09/2024 | Humas BAZNAS Riau
KONSISTEN GUNAKAN SiMBA BAZNAS PROVINSI RIAU RAIH OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN LAPORAN KEUANGAN 2023
KONSISTEN GUNAKAN SiMBA BAZNAS PROVINSI RIAU RAIH OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN LAPORAN KEUANGAN 2023
PEKANBARU (13/9/24) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan periode tahun 2023. Laporan Keuangan BAZNAS Provinsi Riau ini di Audit oleh Kantor Akuntan Publik Moch. Zainuddin, Sukmadi & Rekan, diserahkan pada Jumat (6/09/24). Penyerahan dilakukan di Kantor BAZNAS Provinsi Riau, dalam penyerahan turut hadir Wakil Ketua III H, Mester Hasuhunan Hamzah, S.Ag., MH, Wakil Ketua IV, Drs. H. M. Aziz, MM., MA, Kepala Bagian Idris, SE.,Sy dan Kepala Bagian Keuangan Ardi Rahamadany S.,S.T. Sejak tahun 2016 BAZNAS Provinsi Riau selalu meraih Opini WTP untuk laporan keuangan, Opini WTP merupakan yang tertinggi dalam audit laporan keuangan dari auditor independen Kantor Akuntan Publik (KAP). Opini WTP dalam laporan keuangan BAZNAS Provinsi Riau menjadi bukti pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan BAZNAS telah sesuai dengan aturan dan regulasi penilaian standar keuangan. “Dan Alhamdulillah, hari ini kami menerima hasil audit Akuntan Publik dari laporan keuangan 2023, hasil yang memuaskan tentunya dan kami merasa bangga karena dapat konsisten sejak 2020 telah menggunakan SiMBA untuk KAP” ujar Ardi selaku Kepala Bagian Keuangan & Pelaporan. SiMBA atau sistem informasi BAZNAS merupakan aplikasi berbasis website yang digunakan oleh BAZNAS seluruh Indonesia yang memuat pencatatan keuangan BAZNAS, namun tidak semua BAZNAS menggunakan SiMBA untuk laporan keuangan auditnya. BAZNAS Provinsi Riau membuktikan bahwa SiMBA dapat di gunakan untuk menyiapkan laporan keuangan yang dapat di audit oleh KAP. “Mudah-mudahan banyak BAZNAS lain yang juga mulai menggunakan SiMBA untuk laporan KAP nya” ujar Ardi
BERITA13/09/2024 | Humas
BAZNAS Riau selenggarakan Program BIDARI di Kabupaten Kampar
BAZNAS Riau selenggarakan Program BIDARI di Kabupaten Kampar
Bangkinang – Penjabat (Pj) Bupati Kampar Hambali SE MBA MH yang diwakili Plt Kadis Perindustrian dan Naker Sasminedi SKm M,Si secara resmi membuka kegiatan "Bina Daya Riau: Pelatihan Kewirausahaan Mustahik" yang di taja BAZNAS Provinsi Riau dan BAZNAS Kabupaten Kampar berlangsung di Gedung Stanum Bangkinang, Kamis (12/9/2024) Program pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang difokuskan kepada mustahik atau penerima zakat agar dapat lebih mandiri dan meningkatkan taraf hidup melalui kewirausahaan. Dalam sambutannya, Plt Kadis Perindustrian dan Naker Sasminedi menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan kewirausahaan. "Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi para mustahik untuk mengembangkan potensi diri dan memulai usaha yang berkelanjutan. Dengan keterampilan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu menciptakan peluang usaha yang pada akhirnya akan meningkatkan taraf hidup mereka," ujar Sasminedi. Di akhir acara pembukaan, Sasminedi berharap kepada para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. "Jangan pernah menyerah, teruslah belajar dan berusaha. Kesuksesan itu datang dari kerja keras dan kemauan untuk terus berkembang," tutup Kadis. Sementara itu ketua BAZNAS Kampar Purwadi SP M,Si menjelaskan Bina Daya Riau merupakan program yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau dan BAZNAS Kabupaten Kampar bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para mustahik dengan keterampilan dasar dalam bidang kewirausahaan, seperti manajemen usaha, pemasaran, serta pengelolaan keuangan, denga sumber dana seluruhnya dari BAZNAS Provinsi Riau. "Kami sangat mengapresiasi dukungan dari PEMDA Kampar dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap sinergi ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dan mampu meningkatkan kesejahteraannya," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Kampar dalam sambutannya. Sementara itu Wakil Ketua II Baznas Riau Jamaluddin S. Ag menyatakan Pelatihan ini akan berlangsung selama dua hari dengan rangkaian kegiatan berupa seminar, diskusi, dan praktik langsung terkait pengembangan usaha mikro dan kecil. Para peserta juga akan diberikan akses pendampingan lanjutan setelah pelatihan untuk memastikan keberlanjutan usaha yang dibangun. "Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 107 peserta yang berasal dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Kampar. Selama pelatihan, peserta akan dibimbing oleh para narasumber dari BAZNAS Provinsi Riau Budi Ariadi dan Dwi Happy Alda. Materi yang disampaikan juga disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat, sehingga diharapkan pelatihan ini dapat langsung diaplikasikan dalam usaha mereka, gunakan pelatihan ini untuk meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Produk" Tutup Jamaluddin. (DiskominfoKampar/RyD)
BERITA12/09/2024 | Humas BAZNAS Riau
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Penyelenggara Restorative "RJ Multi Guna" di Provinsi Riau
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Penyelenggara Restorative "RJ Multi Guna" di Provinsi Riau
Pekanbaru - BAZNAS Provinsi Riau bersama KEJATI Riau, Dinas Ketenaga Kerjaan & Transmigrasi Provinsi Riau, Unit Pelayanan Pelatihan Kerja Kementrian Tenaga Kerja RI di Pekanbaru, RSJ Tampan Provisi Riau dan Lembaga Adat Melayu Riau lakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Penyelenggara Restorative "RJ Multi Guna" di Provinsi Riau, kegiatan ini dilakukan di kantor Kejaksaan Tinggi Riau, kegiatan ini juga dihadiri KEJARI dan LAM Kab/Kota Provinsi Riau. Restorative justice adalah sebuah proses dimana semua pihak yang berkepentingan dalam pelanggaran tertentu bertemu bersama untuk menyelesaikan secara bersama-sama untuk menyelesaikan secara bersama-sama begaimana menyelesaikan akibat dari pelanggaran tersebut demi kepentingan masa depan, RJ Multi Guna ini untuk pemulihan narapidana yang ada di Provinsi Riau agar bisa diterima di masyarkat dalam kegiatan yang produktif. Dalam pembukaan kegiatan ini WAKAJATI Riau, Rini Hartatie, SH., MH menyampaikan bahwa "BAZNAS sebagai Kesejahteraan Sosial, semoga ini mampu membantu pemulihan narapidana masuk dalam ke masyarakat sebagai masyarakat yang produktivitas" Kepa Dinas Ketenaga Kerjaan Provinsi Riau H. Boby Rachmat S. STP, M.Si menyampaikan Setiap Kab/Kota ada BLK kementrian, BLK ini diharapkan bisa berguna untuk yang terdampak dan Pemulihan RJ Multi Guna, jangan sampai permasalah hukum sudah terdampak, terdampak pula pada masyarakat, kami juga memberikan pelatihan ke lapas-lapas sebagai barbershop dan membuat kue. Semoga RJ ini tidak menambah pengangguran dan beban pemerintah, semoga program ini terus berkelanjutan, harapan dan kami merasa senang hati adanya kerjasama ini semoga banyak manfaat. Untuk penguatan program ini Ketua BAZNAS Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha menyampaikan dalam pengelolaan Zakat, tidak hanya menjadikan orang miskin menjadi hidup, namun lebih ke pemberdayaan agar bisa menjadi level kehidupan yang lebih baik sehingga banyak bermanfaat bagi orang lain dan dengan adanya program ini semoga bisa bermanfaat bagi pemulihn narapidana. Terimkasih kepada pihak yang sudah berzakat dan berinfak ke BAZNAS untuk penguatan lembaga zakat dan pelebaran program untuk banyak ummat.
BERITA10/09/2024 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Provinsi Riau Melakukan Kegiatan PANEN RAYA
BAZNAS Provinsi Riau Melakukan Kegiatan PANEN RAYA
Siak- BAZNAS Provinsi Riau melakukan kegiatan PANEN RAYA Lumbung Pangan BAZNAS Kolaborasi BAZNAS Provinsi Riau dan BAZNAS Kabupaten Siak di Kampung Kemuning Muda, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak. Lumbung Pangan BAZNAS ini dengan luas lahan 3 hektare untuk musim ini berjumlah 12 mustahik. Hasil panen raya ini sebanyak 9 ton padi, ini akan diambil oleh Bank Pangan BAZNAS Provinsi Riau setelah menjadi beras dan akan dikelola, kontrak lahan lumbung pangan ini selama 5 tahun dan harapan kedepannya lumbung pangan ini akan tetap berlanjut sampai penerima manfaatnya bisa mandiri tanpa dibantu lagi oleh BAZNAS.Dalam kegiatan ini hadir Bupati Siak di wakili Asisten III H. Rozi Candra dalam sambutan menyampaikan terimakasih kepada BAZNAS Provinsi Riau yang telah melakukan Program Lumbung Pangan BAZNAS di Kabupaten Siak program ini terlaksana adanya kerjasama seluruh instrumen dan pemerintah. Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Riau H. Mester, S. Ag,. MH pada kesempatan ini menyampaikan ucapkan terimakasih kepada BAZNAS Kabupaten Siak telah menjalankan program Lumbung Pangan BAZNAS, Alhamdulillah hari ini bisa sama sama kita melaksanakan panen raya. Hadir juga dari BAZNAS Provinsi Riau Kepala Pelaksana Idris, SE. Sy dan staff pengumpulan Riki Hermanto.
BERITA10/09/2024 | Humas BAZNAS Riau
357 JUTA, BAZNAS PROVINSI RIAU SALURKAN BANTUAN SANITASI AIR BERSIH
357 JUTA, BAZNAS PROVINSI RIAU SALURKAN BANTUAN SANITASI AIR BERSIH
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau bekerjasama dengan BKKBN Riau dan KOREM 031 WIRABIMA dalam program Manunggal Air, titik air pertama kali dalam kerjasama dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir yakni di Kecamatan Bangko Pusako dengan nilai bantuan 357.000.000. Agenda penyerahan penyaluran dilakukan di Kantor BAZNAS Provinsi Riau dengan dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Riau, Dandim 0321, Pasiter Kodim, Litbang, Satgas dan BKKBN Provinsi Riau. Dalam sambutan ketua BAZNAS Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha menyampaikan bahwa kami bekerjasama dangan TNI dan BKKBN dalam program Manunggal Air, program ini merupakan program kolaborasi untuk menyediakan sumur bagi masyarakat Provinsi Riau yang terpilih untuk pertama ini adalah Kabupaten Rokan Hilir yang sangat membutuhkan, harapan kita program ini nanti akan bisa dinikmati masyarakat, karena tugas kita adalah menyampaikan segala amanah yang sudah diberikan terutama di BAZNAS Riau untuk dinikmati dan dirasakan masyarakat miskin sebagai mustahik zakat yang ada di Provinsi Riau. Dandim 0321, Nugraha mengucapkan syukur Alhamdulilah hari ini saya mewakili wilayah di Kecamatan Bangko-Rokan Hilir menerima bantuan sumur bor dari BAZNAS Provinsi Riau dan BKKBN, ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah untuk mengatasi kesulitan di Kabupaten Rokan Hilir dimana salah satu permasalahannya adalah air, dan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk sumur bor, karena didaerah pesisir kesulitan untuk mencari sumber air yang bagus. Dalam kegiatan ini BKKBN Riau, Sri Wahyuni menyampaikan Alhamdulillah untuk kegiatan ini, ini kita melanjutkan MoU dengan tingkat pusat dengan TNI terkait dengan TNI Manunggal Air, seluruh Provinsi yang ada di Indonesia di intruksikan untuk berpartispasi, dan kita Provinsi Riau melalui BAZNAS Provinsi Riau kita mendapatkan bantuan yang cukup besar dibandingkan dengan Provinsi yang lain kita mendapatkan anggaran 357 jt dari BAZNAS Provinsi Riau. Suwandi selaku Plt. Camat Bangko turut hadir menyampaikan terima kasih serta pesan dari masyarakat "Kami bersyukur adanya program ini. Karena air disini sulit dan masih berwarna merah kecoklatan. Semoga dengan program kami bisa menikmati air bersih"
BERITA06/09/2024 | Humas BAZNAS Riau
BANTUAN SANITASI AIR BERSIH BAZNAS PROVINSI RIAU
BANTUAN SANITASI AIR BERSIH BAZNAS PROVINSI RIAU
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Provinsi Riau bekerjasama dengan BKKBN Riau dan KOREM 031 WIRABIMA dalam program Manunggal Air, titik air pertama kali dalam kerjasama dilakukan di Kabupaten Rokan Hilir yakni di Kecamatan Bangko Pusako dengan nilai bantuan 357.000.000. Agenda penyerahan penyaluran dilakukan di Kantor BAZNAS Provinsi Riau dengan dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Riau, Dandim 0321, Pasiter Kodim, Litbang, Satgas dan BKKBN Provinsi Riau. Dalam sambutan ketua BAZNAS Riau, H. Masriadi Hasan, Lc., M.Sha menyampaikan bahwa kami bekerjasama dangan TNI dan BKKBN dalam program Manunggal Air, program ini merupakan program kolaborasi untuk menyediakan sumur bagi masyarakat Provinsi Riau yang terpilih untuk pertama ini adalah Kabupaten Rokan Hilir yang sangat membutuhkan, harapan kita program ini nanti akan bisa dinikmati masyarakat, karena tugas kita adalah menyampaikan segala amanah yang sudah diberikan terutama di BAZNAS Riau untuk dinikmati dan dirasakan masyarakat miskin sebagai mustahik zakat yang ada di Provinsi Riau. Dandim 0321, Nugraha mengucapkan syukur Alhamdulilah hari ini saya mewakili wilayah di Kecamatan Bangko-Rokan Hilir menerima bantuan sumur bor dari BAZNAS Provinsi Riau dan BKKBN, ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah untuk mengatasi kesulitan di Kabupaten Rokan Hilir dimana salah satu permasalahannya adalah air, dan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk sumur bor, karena didaerah pesisir kesulitan untuk mencari sumber air yang bagus. Dalam kegiatan ini BKKBN Riau, Sri Wahyuni menyampaikan Alhamdulillah untuk kegiatan ini, ini kita melanjutkan MoU dengan tingkat pusat dengan TNI terkait dengan TNI Manunggal Air, seluruh Provinsi yang ada di Indonesia di intruksikan untuk berpartispasi, dan kita Provinsi Riau melalui BAZNAS Provinsi Riau kita mendapatkan bantuan yang cukup besar dibandingkan dengan Provinsi yang lain kita mendapatkan anggaran 357 jt dari BAZNAS Provinsi Riau.
BERITA06/09/2024 | Humas BAZNAS Riau
Haluan Riau dan BAZNAS Riau Kembali Salurkan Bantuan untuk Kaum Duafa
Haluan Riau dan BAZNAS Riau Kembali Salurkan Bantuan untuk Kaum Duafa
Dalam rangkaian peringatan HUT ke-24, Media Haluan Riau bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau kembali menyalurkan bantuan kepada kaum duafa. Sebanyak 34 paket sembako dan uang tunai diserahkan di kantor media cetak tersebut, Jalan Tuanku Tambusai, Kamis 15 Agustus 2024. Penyaluran bantuan kali ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya telah diberikan 15 bantuan sembako kepada anak yatim dan kaum duafa pada Agustus lalu. Pemimpin Redaksi Haluan Riau, Doni Rahim, menyatakan bahwa program ini akan terus dilanjutkan hingga target 100 anak yatim dan kaum duafa tercapai. Program ini sebagai bentuk kepedulian Haluan terhadap anak yatim maupun kaum duafa,ujar Doni Rahim. Ia juga menambahkan bantuan beras satu karung seberat 5 kg untuk setiap penerima. Ditambah beras dari BAZNAS ini merupakan kepercayaan yang di berikan BAZNAS kepada Haluan Riau, lanjut Doni Rahim. Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Riau, Enik Efriyanti, menyebutkan bahwa total bantuan yang telah disalurkan mencapai 49 paket dari target 100 paket. Untuk periode kedua ini kita ada tambahan 5 kilogram beras yang kita serahkan kepada 34 kaum duafa hari ini. Beras ini merupakan beras yang diserahkan PT Riau Wisata Hati kepada BAZNAS. Jadi paket yang kita serahkan saat ini masing- masing penerima sembako senilai Rp 200 ribu, Uang Tunai Rp 300 ribu dan 5 kilogram beras, jelasnya. Kolabarosi antara media massa dan lembaga zakat ini menunjukkan sinergi positif dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan. Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban para penerima dan mempererat hubungan antara media, lembaga social, dan masyarakat.
BERITA16/08/2024 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau taja Bimbingan Teknis Rencana Kerja dan RKAT
BAZNAS Riau taja Bimbingan Teknis Rencana Kerja dan RKAT
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau taja BIMTEK Rencana Kerja dan RKAT, peserta bimbingan teknis terdiri dari perwakilan setiap BAZNAS Kabupaten dan Kota se-Riau. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen BAZNAS untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi para Amil Zakat dalam mengelola dana zakat dengan baik. Bimbingan teknis ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan mendalam kepada para Amil Zakat dalam menyusun dokumen perencanaan, terutama Rencana Kerja (RENJA) dan RKAT untuk tahun 2025. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah Riau. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai pada tanggal 14-16 Agustus 2024. Durasi yang cukup panjang ini dirancang untuk memastikan bahwa peserta bimtek dapat memahami dan mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dengan baik. Bimbingan teknis ini juga dihadiri oleh Direktur Perencanaa zakat, infaq, sedekah dan dana keagamaan lainnya BAZNAS RI dan dibuka oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Riau Drs. H. M. Aziz, MM., MA, beliau berharap peserta mengikuti bimbingan teknis ini sampai selesai dan memanfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin dan materi dari BAZNAS RI.
BERITA14/08/2024 | Humas BAZNAS Riau
BAZNAS Riau berikan bantuan Alat Tangkap Udang untuk Kelompok Panglima Bahari
BAZNAS Riau berikan bantuan Alat Tangkap Udang untuk Kelompok Panglima Bahari
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Bengkalis, 10 Agustus 2024 – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau salurkan bantuan Alat Tangkap Udang kelompok Panglima Minal Bahari, Kabupaten Bengkalis. Kelompok Panglima Minal Bahari memiliki anggota 10 orang yang beralamat di Desa Air Putih, Kec. Bengkalis-Kab. Bengkalis dan 10 orang anggota tersebut memang berprofesi sebagai nelayan kurang lebih sudah 10 tahun. Para nelayan ini dibantu dengan total 67.500.000, bantuan ini bukan dalam bentuk uang, namun penyerahannya dalam bentuk barang. Sebelum menyerahkan bantuan ini, BAZNAS Riau bekerjasama dengan BAZNAS Bengkalis untuk melakukan survey, survey ini dilakukan diawal tahun. Dalam survey tersebut ditemukan kendala bahwa kelompok Panglima Minal Bahari sudah memiliki jarring sebelumnya, namun jaring itu sudah rusak dan kesulitan untuk menjaring. Harapan kami, dengan adanya bantuan ini semoga dapat meringankan beban biaya bagi nelayan untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan mereka dan juga dapat memudahkan dalam aktivitas penangkapan udang. BAZNAS adalah badan pengelola zakat yang dibentuk pemerintah melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 8/2001. BAZNAS bertugas menghimpun dan menyalurkan dana zakat infak, sedekah (ZIS) dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) pada tingkat nasional. Kelahiran UU No. 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat nasional. BAZNAS sudah berdiri di 549 daerah (tingkat provinsi dan kabupaten/kota). riau.baznas.go.id/ @baznasprovriau Fb: BAZNAS Provinsi Riau.
BERITA10/08/2024 | Humas BAZNAS Riau
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Riau.

Lihat Daftar Rekening →